spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8036

‎Prediksi Susunan Pemain Persib kontra Persebaya

0
ilustrasi (web)

SURABAYA, FOKUSJabar.id : Persib Bandung menargetkan kemenangan pada pertandingan tandang Liga 1 2018 kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, malam ini (26/7/2018).

Pada pertandingan tersebut, tim kebanggaan Bobotoh tidak akan diperkuat oleh empat pemainnya yakni Jonathan Bauman, Febri Hariyadi, Patrich Wanggai dan Wildan Ramdani.

Meski begitu, pelatih Mario Gomez sudah mempersiapkan pemain pengganti, agar target mengamankan kemenangan dipertandingan tandang ini bisa terealisasikan.

Berikut ini prediksi susunan pemain Persib Bandung.
Kiper : M Natshir
Belakang: Ardi Idrus, Victor Igbonefo, Bojan Malisic, Supardi Nasir;
Tengah: Hariono, Oh In Kyun, Ghozali Siregar, Atep;
Depan: Ezechiel N’Douassel, Muchlis Hadi Ning.

(Arif/LIN)

Pemerkosa Sadis Mahasiswi Indonesia di Belanda berhasil Dibekuk

0
ilustrasi (web)

BELANDA, FOKUSJabar.id: Polisi Belanda berhasil menahan tersangka pelaku pemerkosaan mahasiswi asal Indonesia di Herman Bavinckstraat, Rotterdam, belanda. Rabu (26/7/2018) waktu setempat.

“Tersangka pemuda berusia 18 tahun asal Rotterdam ditangkap Selasa sore,” kata polisi, Rabu (25/7/2018).

Polisi menyebut peyelidikan masih berlangsung. Para penyelidik masih mengumpulkan saksi-saksi.

“Setiap orang sangat ingin menangkap tersangka secepatnya,” kata kepala penyelidik Albert Jansen seperti dilansir NLTimes. “Ini tidak mengurangi penderitaan korban, tapi kami berharap sedikitnya bisa membantu proses pemulihannya,” kata dia menambahkan.

Duta Besar RI untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja memastikan tersangka pelaku telah ditangkap.

“Dari info yang kami peroleh dari pihak kepolisian, sudah ada yang ditahan untuk didalami lebih lanjut oleh polisi sesuai ketentuan hukum di Belanda,” kata Dubes Puja , seperti dulansir CNN.

Saat kejadian, Korban bersepeda dari Stasiun Rotterdam Centraal ke rumahnya Sabtu (21/7/2018). Seusai mengunci sepeda setibanya di rumah sekitar pukul 5.30, dia diserang dengan rantai sepeda hingga tak sadarkan diri, lalu diperkosa.

Mahasiswi yang tidak disebut namanya demi menjaga privasi korban tersebut luka parah akibat serangan dan harus menjalani operasi.

(Agung/LIN)

Polisi Bongkar Sindikat Penjualan Wanita dengan Modus Kawin Kontrak ke Tiongkok

0
kapolda jabar Irjen Pol Agung (foto WEB)
kapolda jabar Irjen Pol Agung (foto WEB)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Belasan perempuan diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke Tiongkok dengan modus kawin kontrak. Dalam aksinya, para pelaku mencari korban ke beberapa daerah pinggiran di sejumlah wilayah melalui perantara. Para korban dijanjikan akan dinikahkan dan hidup enak bersama warga Tiongkok dengan uang bulanan besar.

Selain itu, mereka (korban) pun dijanjikan bisa pulang dua bulan sekali. Untuk memuluskan aksinya, para pelaku langsung membuat kesepakatan bersama orangtua dengan memberi uang Rp10 juta. Setelah deal, para korban dikumpulkan di apartemen Green Hills di DKI Jakarta, sekaligus menyelesaikan dokumen keberangkatan.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menegaskan bahwa pihaknya sudah menetapkan beberapa tersangka, seperti perempuan berinisial TDD alias V, seorang pria berinisial YH alias A dan pria berkebangsaan Tiongkok berinisial GCS alias AKI. Sementara warga Tiongkok lain berinisial TMK masih buron.

Sindikat yang sudah beroperasi sejak Desember 2017 ini semula berkomunikasi melalui aplikasi pesan telegram. Setelah ada pembicaraan tentang pemesanan perempuan, tersangka warga asal Tiongkok datang ke Indonesia.

TDD dan YH lalu mencari perempuan ke kampung di daerah Jabar seperti Purwakarta, Sukabumi dan Kabupaten Bandung. Selain di Jabar, mereka pun beroperasi di wilayah Tangerang, Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Pengakuan dari tersangka, sudah ada 18 orang yang berhasil direkrut. Dari jumlah itu, 12 orang di antaranya sudah dikirim ke Tiongkok. Sisanya berhasil diselamatkan oleh pihak kepolisian.

“Ada yang berhasil diselamatkan. Mereka kabur dari shelter di green apartemen. Mereka diberi tahu temannya yang sudah dikirim ke sana (Tiongkok) ternyata apa yang dijanjikan beda dengan kenyataannya,” kata Agung di Mapolda jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (26/7/2018).

“12 perempuan kadung take off ke Cina. Itulah kenapa menggunakan dua saluran interpol. Karena interpool itu bukan G to G tapi Police to Police. Saluran kedua tetap menggunakan kemlu (Kementerian Luar Negeri),” tambahnya.

Saat ini pihak Polda Jabar masih berkoordinasi dengan pihak terkait di Tiongkok, termasuk memberikan nomor Polda Jabar ke korban. KBRI dan LSO liaison officer pun sudah memeroses pembebasan korban.

Para korban, kata Agung, mengalami domestic violance, misalnya ketika mau istirahat tapi disuruh kerja. Meski begitu, Polda Jabar belum bisa mengetahui korban bekerja di bidang apa dan kemungkinan adanya kekerasan fisik.

“Makanya kita mengharapkan kedutaan di Tiongkok segera memberikan informasi. Apalagi, itu bukan domain kita, tapi domain pusat. Jadi kita menunggu pusat memberi informasi ke kita,” terangnya.

Pengakuan dari tersangka, para korban tidak dijadikan PSK, mereka dinikahkan. Tapi digilir, setelah dua atau tiga bulan, korban dinikahkan ke orang lain lagi.

Agung pun akan mendalami jumlah korban, karena dirinya tidak yakin dengan peryataan tersangka yang mengaku baru mendapatkan 18 perempuan.

“Sampai di sana memang dikawin kontrak dan pada saat diposiskan istri, mereka dijadikan pekerja paksa. Nah pekerja paksa ini detilnya kita sedang dalami. Ada satu yang di bawah umur, umur 15 tahun ini konsen kita dikembalikan,” imbuhnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi pun menyita barang bukti kejahatan, seperti enam unit telepon seluler (Ponsel), sejumlah uang rupiah dan Yuan, KTP, buku rekening, paspor, tiga lembar materai, rangkap dokumen pribadi korban dan rangkap surat perjanjian orangtua.

(LIN)

Bikers Brotherhood 1% Indonesia Mendaulat Emil sebagai Anggota Luar Biasa

0
Wali Kota Bandung yang juga Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih, Ridwan Kamil (Emil) (tengah) berfoto bersama puluhan anggota BB 1% Indonesia di Pendopo Kota Bandung. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) mendapat penghargaan sebagai anggota luar biasa dari klub motor gede (Moge) Bikers Brotherhood (BB) 1 % Indonesia.

Pemberitahuan pemberian penghargaan kepada Emil dilakukan puluhan pecinta Moge itu dengan mendatangi Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Rabu (25/7/2018).

Dalam pertemuan itu, Emil mengapresiasi penghargaan tersebut, selain akan dijadikan anggota luar biasa oleh BB 1% Indonesia, dirinya pun memberikan masukan agar BB 1% menjadi organisasi hobi otomotif yang punya kegiatan bermanfaat.

“Mendapat penghargaan sebagai anggota kehormatan, kedua saya memberikan nasehat agar menjadi organisasi hobi otomotif yang punya kegiatan bemanfaat, ada tema kebangsaan, ada tema lingkungan, sosial, pendidikan, dan lain sebagainya,” kata Emil di Pendopo Kota Bandung seusai bertemu dengan puluhan anggota BB 1 % Indonesia.

Emil pun mengusulkan agar klub BB 1 % Indonesia berpartisipasi dalam peningkatam ekonomi pariwisata.

Seperti di luar negeri adanya penyewaan motor jadul (zaman dulu) bagi para turis.

“Sehingga, harusnya mereka bisa mendapatkan income dari penyewaan motor motor ini kepada wisatawan. Saya lagi menantang mereka coba hitung berapa nilai ekonomi dari peluang industri motor. Ada dari Jaketnya, sepatu, dan lain-lain,”  kata Emil.

Tidak hanya itu, Emil pun menyarankan agar klub Moge bersejsrah ini membuat semacam museum motor, seperti di negara-negara yang pernah dia datangi.

“Satu tim motor bersejarah di Indonesia nggak ada salahnya membuat museum. Nanti akan saya carikan lokasinya untuk museum motor,” katanya.

Lebih lanjut Emil mengungkapkan bahwa puluhan anggota BB 1% Indonesia itu menitipkan program kepadanya selama dirinya menjabat Gubernur Jabar lima tahun ke depan.

Sementara itu, El Presidente Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia Pegi Diar  tidak menampik bahwa pihaknya mendaulat Ridwan Kamil sebagai anggota kehormatan Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia.

“Kami angkat beliau menjadi calon honorary member Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia,” kata Pegi Diar.

Pihaknya pun memberikan penghargaan atas atensi Ridwan Kamil kepada Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia selama menjabat sebagai Wali Kota Bandung.

“Kami juga mengucapkan selamat atas  terpilihnya Kang Emil sebagai Gubernur Jabar,” pungkasnya.

(Ibenk/LIN) 

Bacaleg NasDem Ini Apresiasi Majelis Taklim

0
bacaleg
Istighosah (Foto Bam's)

GARUT, FOKUSJabar.id: Sedikitnya 420 jamaah Majelis Taklim Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut menghadiri acara Istighosah di Masjid Jami Al-Mutmainah Wilayah Perkebunan Giriawas Cikajang, Rabu (25/7/2018).

Terpantau FOKUSJabar.id, salah satu Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Garut Daerah Pemilihan (Dapil) 4 dari Partai NasDem, Dede Saepuloh nampak hadir di tengah-tengah mereka.

BACA JUGA:

DPW PPP Jabar Gugat Balik Pengganggu Partai

Dede mengapresiasi atas terselenggaranya acara Syiar Islam tersebut. Karena menurutnya, pendidikan agama merupakan pondasi bangsa dan membawa peradaban.

“ Agama menjadikan nilai-nilai ketuhanan sebagai pondasi dalam membingkai peradaban,” ungkapnya.

Salah satu syarat yang harus di miliki untuk membangun Indonesia yang berkemajuan sambung Dede, para elite bangsa,  dengan dasar agama dan Pancasila  mampu memberikan teladan terbaik dalam kata dan tindakan.

(Bam’s)

Cegah Pungli, Pemprov Jabar Buat Inovasi

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.id : Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa mengatakan, pencegahan Pungutan Liar (Pungli) terus gencar dilakukan.

Hal tersebut dia tegaskan saat membuka Rapat Kerja Satgas Saber Pungli Provinsi Jawa Barat, di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (25/07/2018).

Itu pun berdasarkan pada Perpres Nomor 87 tahun 2016 tentang pembentukan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar yang dibentuk dari pusat, kementerian/lembaga dan sampai daerah.

“Upaya Pemerintah mewujudkan pelayanan yang berkualitas untuk masyarakat, tidak terlepas dari masalah adanya pungutan liar. Bukan hanya level instansi bahkan hingga RT/RW,” kata Iwa.

Menurutnya, pungli dinilai mengganggu, meresahkan dan memberatkan masyarakat. Serta menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah, dan tentunya menghambat perekonomian.

Maka, seiring hadirnya Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 700/kep.1089-inspt/2016 tanggal 4 September 2016 tentang pembentukan Satgas Saber Pungli Jabar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah pula meluncurkan beberapa program inovasi yang ditujukan untuk meminimalisir praktik pungutan liar (pungli) di lingkungannya.

Beberapa program tersebut, ungkap Iwa, juga telah ditetapkan sebagai ‘pilot project’ pencegahan korupsi untuk 17 provinsi di Indonesia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Adapun beberapa program tersebut meliputi E-Samsat Jabar, yang merupakan cara mudah bayar pajak pada sektor pendapatan.

“Sehingga, pembayaran terkait pajak kendaraan bisa langsung dilakukan secara mandiri, dan transparan via E-banking, M-banking, serta ATM, untuk meminimalisir praktek pungli yang kerap berlangsung ketika transaksi dilakukan secara konvensional,” katanya.

Pada sektor tunjangan pegawai, Pemprov Jabar menjalankan sistem manajemen tunjangan penghasilan pegawai (TPP). Sehingga tidak ada alasan ‘Kurang pemasukan’ bagi para ASN bila melakukan pungli.

“Kemudian Inovasi Satu Akses Pasti Simpatik Jabar pada sektor perizinan. Dengan kemudahan yang diberikan, menghindarkan praktek pungli maupun percaloan,” ungkap Iwa.

Pun Sapu bersih pungutan liar, selain oleh aparat, juga memerlukan peran aktif masyarakat.

“Kami juga akan terus berikan sosialisasi, pendidikan, dan penindakan,” tegasnya.

Menurut Iwa, apabila menemukan praktik pungli, masyarakat bisa melaporkan ke Call Center (022) 422-4856, e-mail via [email protected], SMS/WA 082117323561, lewat Facebook di Pungli Jabar, serta akun Instagram @saberpunglijabar.

(Bam’s)

Ini Tiga Usulan Jabar untuk Revitalisasi Sungai Ciliwung

0
(HUMAS JABAR)

JAKARTA, FOKUSJabar.id : Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusulkan tiga langkah untuk merevitalisasi Sungai Ciliwung. Usulan perbaikan dilakukan melalui pengelolaan sumber daya air.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Mochamad Iriawan mengatakan, perbaikan melalui revitalisasi sumber daya air ini bisa dilakukan melalui tiga hal. Yakni, integrasi kegiatan revitalisasi dari hulu hingga hilir, penanganan secara struktural dan nonstrauktural serta melalui koordinasi lintas sektor dan integrasi aspek kelembagaan dan sosial budaya.

” Kita harus integrasi kegiatan dari hulu sampai hilir. Kita tidak bisa berdiri sendiri, dari hulu hingga hilir berkesinambungan untuk pengelolaan sumber daya air yang ada,” kata Iriawan dalam Rapat Penataan Daerah Aliran Sungai Ciliwung di Sekretariat Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), Jalan Medan Merdeka Barat No15, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Selain itu, Iriawan juga mengusulkan agar ada sosialisasi, pengawasan dan penertiban bangunan liar. Seperti bangunan-bangunan villa di daerah hulu di Kabupaten Bogor.

” Ini harus menjadi perhatian kita bersama, bagaimana pemilik-pemilik villa yang memang tidak pada tempatnya mendirikan villa, harus sadar bahwa mereka menyumbangkan kesalahannya kepada masyarakat, sehingga terjadi permasalahan yang ada di Jakarta maupun yang ada di sekitarnya,” kata Iriawan dalam paparannya di hadapan Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Letjen TNI Doni Monardo.

“Harus ada sanksi sosial, pemilik villa diumumkan terus, baik di media, media sosial kemudian di TV dan lain sebagainya,” usulnya.

DAS Sungai Ciliwung merupakan salah satu dari 13 DAS yang dikategorikan DAS dalam kondisi kritis. Total luas DAS 347 km persegi atau 34.700 hektar. Sementara panjang sungai utamanya 124,1 km. Lokasinya ada di dua provinsi, satu kabupaten, dan tujuh kota.

DAS Ciliwung hulu luasnya mencapai 15.075,5 hektar yang berada di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. DAS Ciliwung tengah luasnya 15.706,1 hektar berada di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi. Sementara DAS Ciliwung hilir seluas 6.295,5 hektar berada di Provinsi DKI Jakarta.

Sementara permasalahan yang dihadapi di Sungai Ciliwung, yaitu adanya kebijakan pengelolaan hutan yang tidak tepat, lemahnya penegakkan hukum, dan alih fungsi lahan hutan menjadi kebun dan perkebunan. Selain itu, permasalah lain seperti penebangan pohon dan penambangan liar, pengelolaan hutan yang kurang efektif, padatnya pemukiman penduduk yang liar seperti perumahan dan villa, serta konflik kepemilikan lahan.

(Bam’s)