spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8034

Sonny Tamjid Siap Tingkatkan Kualitas Konsultan Inkindo

0
Calon Ketua Umum DPN Inkindo, Sonny BM Tamjid (tengah) diapit perwakilan pengurus DPP Inkindo Jabar. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Salah satu calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo), Sonny BM Tamjid mengatakan, kolaborasi menjadi hal penting bagi organisasi perusahaan jasa konsultan terbesar di Indonesia ini. Dengan kolaborasi, ribuan anggota Inkindo diyakini bisa bersaing di pasar bebas ASEAN (MEA).

‎”Kolaborasi itu penting dan harus dilakukan karena Inkindo tidak bisa berjalan ‎sendiri. Baik kolaborasi di internal Inkindo, maupun dengan pihak eksternal Inkindo,” ujar Sonny saat ditemui usai bertemu denga jajaran pengurus DPP Inkindo Jabar dan anggota di Coloni Corners, Jalan Sumatera Kota Bandung, Jumat (27/7/2018).

Sonny menambahkan, kolaborasi memiliki cakupan lebih luas dibandingkan kerjasama. Dimana kolaborasi akan mencakup lebih banyak pihak dan banyak hal dibandingkan dengan ‎kerjasama.

Secara internal, pihaknya akan menyiapkan badan khusus untuk memberikan pelatihan bagi para anggota Inkindo sebagai bentuk kolaborasi di internal. Badan tersebut, lanjutnya, akan memberikan berbagai training bagi para anggota Inkindo sehingga kualitas jasa konsultan di Indonesia pun meningkat.

“Dengan training tersebut, selain kualitas jasa konsultan meningkat, kedepan pun harus ada konsultas spesialis. Pemerintah sudah beri banyak kemudahan dan itu harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” terangnya.

Melalui kolaborasi yang dilakukan, Sonny meyakini pengusaha-pengusaha jasa konsultan yang kecil bisa terlindungi dan‎ mereka pun merasa terlindungi dengan bergabung di Inkindo. Penunjukan langsung yang bisa diterapkan di berbagai proyek pembangunan infrastruktur, harus bisa dirasakan oleh semua anggota.

“Kedepan pun, kita akan hilangkan kotak-kotak ‎yang saat ini ada di DPN maupun DPP. Saat ada program DPN yang tidak berjalan, bisa dikolaborasikan dengan DPP. Begitu pun jika ada program DPP yang tidak berjalan, DPN bisa ikut membantu,” tuturnya.

“Intinya, jangan malu untuk mengatakan saya tidak bisa dan saya butuh anda.‎ Jangan lagi malu katakan saya salah atau saya benar‎ karena itu harus berani katakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Kita semua, baik DPN maupun DPP, harus duduk sama rendah bediri sama tinggi. Saat kita semua sejajar, maka keterbukaan di setiap anggota akan terbangun‎,” tegasnya.

‎Wakil Ketua DPN Inkindo Bidang Pengembangan Organisasi, Leonardo Hehanusa menambahkan, tantangan jasa konsultan kedepan semakin besar karena itu harus ada kolaborasi ke arah lebih baik. Baik secara internal maupun eksternal.

‎”Kebijakan yang dilahirkan, bukan keinginan dari pengurus tapi juga dorongan pihak eksternal dalam rangka peningkatan kapasitas dan kompetensi anggota untuk menjawab tuntutan. Kedepan, konsultas harus lebih profesional dan harus berada di garis depan sebagai pionir serta inisiator dalam konsep pembangunan bangsa,” ujar Leo.

Menghadapi pasar bebas, Leo mengaku jika Indonesia memiliki hambatan dan keterbatasan dari sisi sumber daya manusia‎ meski Indonesia merupakan pasar terbesar di ASEAN. Untuk itu, peningkatan kapasitas, kompetensi, dan profesionalitas anggota sehingga bisa berpartisipasi dan bersaing ke depan.

“Kedepan, konsultan Indonesia tidak hanya ‘bermain’ di dalam negeri tapi juga di tataran internasional karena pendapatan terbesar negara maju itu dari jasa konsultan. Dengan pergantian pimpinan nasional‎, Inkindo harus mampu ikut berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Berpikir ke dalam untuk kepentingan anggota dan berpikir ke luar untuk kepentingan bangsa. Ini jadi tantangan bagi pengurus DPN Inkindo kedepan,” pungkasnya.

Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Provinsi (DPOP) Inkindo Jabar, Dodi‎ Ahmad Firdaus berharap, Ketua DPN Inkindo kedepan harus berani membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Seorang pemimpin harus mampu berinovasi atau mundur.

“Karena itu, Pak Sonny sebagai salah satu calon ketua harus lebih banyak mendengar dan berkonsultasi dengan para senior dalam membawa organisasi ini lebih baik kedepan. Semua program yang diajukan sudah sangat bagus, tapi ingat yang harus jadi prioritas utama,” tegas Dodi.

‎Organisasi yang menaungi pengusaha jasa konsultasi di 18 bidang ini, akan memilih Ketua DPN Inkindo yang baru pada gelaran Musyawarah Nasional (Munas) yang rencananya akan dilangsungkan di Semarang, Jateng, November 2018 mendatang.‎ Pemilihan Ketua DPN Inkindo kali ini, akan menggunakan sistem e-vote (electronic voting) dimana 6.318 anggota Inkindo dari 34 provinsi akan menyalurkan hak suaranya secara elektronik.

(ageng/bam’s)

Bawa Sabu ke dalam Lapas saat Besuk, Perempuan di Ciamis Diciduk Polisi

0
Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso (FOKUSJabar/ Riza M Irfansyah)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seorang perempuan berinsial IN (36) warga Kota Banjar, Jawa Barat diamankan Polisi Ciamis karena membawa 11 paket sabu saat akan besuk di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ciamis.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso menjelaskan terungkapnya kasus itu berdasarkan informasi bahwa ada praktik peredaran narkoba di Lapas Ciamis. Ternyata tersangkanya adalah perempuan yang akan membesuk narapidana di dalam lapas Ciamis. Kemudian Satnarkoba membuntuti tersangka dan langsung menggeledahnya.

Polisi berhasil menemukan 11 paket narkotika jenis sabu, seberat 7,10 gram. Sabu itu disimpan di dalam makanan kue semprong dan toples wafer stik. Sabu itu ternyata akan diberikan kepada napi berinisial RI (Ridwanuloh) (33) di dalam Lapas.

Polisi juga mengamankan RI pemesan sabu tersebut. Ia merupakan narapidana dalam kasus narkotika dengan vonis 5 tahun 1 bulan pada 2014 lalu.

“Berkat kesiapan petugas baik petugas Lapas kelas II B Ciamis dan Satnarkoba Polres Ciamis akhirnya dapat digagalkan. Tersangka langsung diamankan,” ujar Bismo di Mapolres Ciamis Jumat (27/7/2018).

Menurut Bismo, tersangka perempuan ini sering besuk di Lapas Ciamis karena di dalam Lapas ada kekasihnya berinisial RZ (Rizki).

Polisi masih terus mendalami proses transaksi peredaran narkoba ke dalam lapas itu. Diduga dilakukan melalui pesan pribadi di media sosial.

Menurut Bismo, peredaran narkoba ini merupakan jaringan narkotika antar Lapas. Karena barang tersebut dikirim dari seseorang yang kini ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) di wilayah Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah.

“Barang itu dari Nusakambangan. Dengan melalui beberapa modus atau kurir, sampai akhirnya ke Lapas Ciamis. Ini terus kita dalami,” jelas Bismo kepada detikcom.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, pasal 112 dengan ancaman pidana penjara 5 tahun hingga 20 tahun penjara.

(Riza M Irfansyah/DAR)

Gomez Nikmati Hasil di Putaran Pertama

0
ilustrasi (web)

SURABAYA, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung Mario Gomez mengaku sedang menikmati hasil yang diraih pasukannya pada putaran pertama Liga 1 2018 dan belum ingin melihat kekurang dan kelebihan timnya.

Persib berhasil mengamankan poin penuh pada pertandingan tandang Liga 1 2018 seusai menaklukkan Persebaya Surabaya 4-3 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Kamis (26/7/2018). Selain itu, kemenangan tersebut menjadikan Persib sebagai juara putaran pertama dengan mengoleksi 29 poin.

“Mungkin setelah minggu ini kami bisa bicara tentang kesalahan dan kelebihan. Saat ini kami hanya perlu menikmati, karena kami menempati puncak klasemen sementara,” kata Gomez.

Gomez mengaku bangga dengan hasil yang diraih pasukannya pada putaran pertama, terutama seusai melakoni pertandingan tandang kontra Barito Putera dan Persebaya Surabaya. Terlebih selain jadwal yang mepet, kedua laga itu pun mampu memberikan perlawanan.

“Saya bangga dengan pemain, mereka bekerja keras sebelumnya lawan Barito Putera dan sekarang di Stadion dan lapangan ini (GBT), sangat sulit bagi setiap tim, menang di sini tidak mudah, kami bisa membuat ini dan ini sangat penting dengan raihan tiga poin ini,” tegasnya.

(Arif/LIN)

Ghozali Akui Laga Kontra Persebaya Berlangsung Ketat

0
(foto web)

SURABAYA, FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor 4-3 pada pertandingan tandang Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Kamis (26/7/2018).

Keempat gol Persib dicetak oleh Supardi Nasir di menit ke-5 dan 22 serta Ghozali Siregar pada menit 53 dan 81.

Ghozali menuturkan, pertandingan menghadapi Persebaya sangat ketat, jual beli serangan diperagakan oleh kedua kesebelasan, sehingga tujuh gol bisa tercipta pada laga yang disaksikan puluhan ribu Bonek tersebut.

“Permainan tadi sangat berat buat kita dan Persebaya, banyak gol tiga gol (Persebaya) dan kita balas 4-2 dan akhirnya 4-3,” kata Ghozali seusai laga.

“Pertandingan sangat ketat, siapa yang melakukan kesalahan sedikit akan kebobolan,” tambahnya.

Persib sendiri dengan tambahan tiga poin dari pertandingan tersebut, untuk sementara menjadi pemuncak klasemen Liga 1 2018 dengan mengoleksi 29 poin dari 17 laga yang sudah dilakoninya.

(Arif/LIN)

‎Taklukkan Persebaya, Persib Sukses Puncaki Klasemen

0
(foto web)

SURABAYA, FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil mengakhiri paruh musih dengan memuncaki klasemen kompetisi Liga 1 2018. Persib puncaki klasemen setelah menaklukkan Pesebaya dengan skor tipis 4-3 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Kamis (26/7/2018) malam.

Tambahan tiga poin dari pertandingan tunda tersebut, membuat tim kebanggaan Bobotoh mengumpulkan 29 poin dari 17 pertandingan yang dilakoninya di putaran pertama.

Selain itu, pemain Persib Ezechiel Nduassel menjadi top skor sementara di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional dengan mengoleksi 13 pertandingan. Sedangkan Persebaya Surabaya yang gagal mengamankan poin di pertandingan kandangnya, harus puas berada di peringkat 13 dengan mengoleksi 22 poin.

Setelah pertandingan tersebut, skuad Maung Bandung akan memulai laga perdana di putaran kedua menghadapi PS TIRA di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (30/7/2018).

Rombongan Maung Bandung pun tidak kembali ke Bandung setelah pertandingan kontra Surabaya, Supardi cs langsung bertolak ke Bantul untuk persiapan menghadapi PS TIRA.

(Arif/LIN)

Gelombang Tinggi, Aktivitas Nelayan di Pantai Selatan Jabar Berhenti

0
Tampak perahu Nelayana Berlabuh, Tidak melaut takut gelombang tinggi (fokusjabar - Seda)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Selama sepekan terakhir, aktivitas nelayan di Pantai Selatan Jawa Barat sudah berhenti. Mereka terpaksa menghentikan aktivitasnya karena gelombang pasang tinggi hingga 6 meter.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar Jafar Ismail mengatakan, nelayan sudah mengetahui bahwa musim pancaroba sepekan terakhir ini akan menyebabkan gelombang tinggi terjadi. Terlebih Rabu (25/7/2018) lalu tinggi gelombang sangat membahayakan.

BACA JUGA:

Kadin Garut Rekrut Aktivis Antikorupsi, Pastikan Iklim Usaha Bersih dan Transparan

“Dari pantauan di Selatan, nelayan sudah tidak melaut sejak dua, tiga hari sampai seminggu ini. Mereka menunggu cuaca bagus. Bahaya kalau cuaca seperti ini masih tetap melaut,” kata dia di Bandung, Jumat (27/7/2018).

Dinas yang di pimpinya mendapatkan laporan bahwa tak hanya aktivitas melaut yang terganggu. Namun sejumlah kerusakan seperti warung dan rumah warga di wilayah Pangandaran serta Tasikmalaya pun terdampak.

Bahkan ada rumah yang rusak, ada yang mengungsi juga ke tempat yang lebih tinggi.

“Karena takut ada gelombang yang lebih besar lagi,” jelas dia.

Jafar berharap, cuaca buruk dan fenomena alam tersebut tidak berkepanjangan. Mengingat saat ini untuk kawasan Selatan, khususnya Pangandaran, ikan tengah banyak-banyaknya. Sama juga di daerah Rancabuaya, Garut masih belum musim, sudah ada ikan tongkol, layur baru pada keluar.

Namun dia memastikan meski aktivitas nelayan berhenti selama satu pekan, hal ini tidak akan berpengaruh besar pada produksi ikan tangkap di Jabar.

“Libur sepekan itu biasa bagi nelayan. Kecuali kalau dua bulan berturut-turut. Itu baru memengaruhi,” jelas dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar Dicky Saromi mengatakan, efek dahsyat gelombang pasang tersebut membuat aktivitas di bibir pantai selatan mengalami gangguan dan kerusakan parah.

“Kejadian ini melanda Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya hingga Pangandaran,” kata dia.

Kejadian yang terjadi sejak pukul 2 dini hari hingga 8 pagi tersebut, menurut dia terjadi secara berurutan di tiap daerah yang berada di kawasan tersebut.

Dicky mencatat bahwa gelombang pasang di Sukabumi mencapai 3,5-4 meter, lalu Garut 4-5 meter, kemudian Tasikmalaya 5 meter, dan Pangandaran 2-6 meter.

“Tertinggi di Cianjur dimana gelombang pasang mencapai sekitar 6,5 meter,” jelas dia.

Dampak paling serius menurut dia terjadi di Kecamatan Cipatujah dan Cikalong, Tasikmalaya. Ada sekitar 100 jiwa warga dari tiga desa saat ini mengungsi. Lalu ada sejumlah rumah di Cipatujah yang rusak terkena gelombang pasang.

“Di Desa Cimanuk, Cikalong ada tambak udang seluas 50 hektar, itu pun ikut terdampak,” tutur dia.

Pihaknya memastikan sudah membuat tenda pengungsian dan posko darurat. Selain itu, distribusi logistik pun sudah di lakukan. Saat ini pihaknya masih menghitung kerugian yang di alami warga di bibir pantai 6 kecamatan di Pangandaran yang terdampak, lalu di tiga kecamatan yang ada di Cianjur.

BACA JUGA:

Pusluhtan RI Perkuat Ketahanan Pangan di Kabupaten Garut

“Untuk Garut dan Sukabumi dampak masih di hitung. Tapi kami terus memantau,” tutur dia.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun meminta masyarakat di sepanjang pantai Selatan Jawa Barat untuk mewaspadai fenomena gelombang pasang yang bisa mencapai 6-9 meter.

(LIN)

Ini Pesan Jokowi kepada Lulusan IPDN

0
Presiden Jokowi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 1.456 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXV di kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (27/7/2017). Pelantikan tersebut menjadi tanda kesiapan para putra terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia untuk mendharmabaktikan pengabdiannya setelah empat tahun menjalani pendidikan.

Acara pelantikan dihadiri juga Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo serta sejumlah menteri kabinet kerja lainnya dan Penjabat Gubernur Jawa Barat M. Iriawan. Dalam sambutannya, Presiden mengucapkan selamat kepada para lulusan yang telah berhasil melalui perjuangan yang berat.

“Saudara harus melewati saringan, perjuangan panjangan sangat berat. Saya sangat paham, untuk diterima sebagai praja, harus melalui saringan yang ketat, mulai dari daerah hingga ke pusat,” kata Jokowi.

Dengan begitu, Presiden meyakini seluruh lulusan IPDN merupakan kader terbaik bangsa karena memiliki pikiran, mental, dan fisik yang sangat prima. Jokowi berpesan agar berbagai keunggulan yang dimiliki Praja ini digunakan hanya untuk pembangunan bangsa.

“Untuk melayani dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Sehingga, kata dia, pelantikan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan Praja, melainkan suatu peneguhan kewajiban dan tanggung jawab yang harus diemban Praja. Presiden optimistis para lulusan calon abdi negara ini mampu menjaga Pancasila dan keutuhan negara. Loyalitas mereka kepada Ibu Pertiwi tidak diragukan lagi, khususnya dalam memberi rasa keadilan dan kesejahteraan kepada masyarakat.

“Tunjukkan loyalitas dan integritas, harus mengabdi ke bangsa dan negara, yang menjaga Pancasila,” kata dia.

Di akhir sambutan, Presiden kembali mengucapkan rasa bangganya kepada seluruh Praja yang dilantik.

“Selamat bertugas Pamong Praja Muda. Jaga integritas, buatlah Indonesia maju dan berjaya,” katanya.

Sementara itu, Rektor IPDN Ermaya Suradinata mengatakan jumlah lulusan angkatan XXV ini terdiri dari Praja putri sebanyak 962, dan putra 494. Mereka merupakan putra-putri terbaik yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.

Dia menyebut bahwa para lulusan IPDN ini merasakan momentum yang membahagiakan setelah melalui pendidikan panjang selama empat tahun. Mereka telah menjalani proses pendidikan baik pengajaran, pelatihan dan pengasuhan (jarlitsus) dengan sistem pola sebar kumpul.

Sehingga, dia memastikan para Prajanya ini siap ditempatkan di seluruh wilayah Tanah Air. “Mereka sudah saling mengenal, memahami kebinekaan,” katanya.

Pada kesempatan ini, Presiden mengalungkan penghargaan kepada lulusan terbaik yakni Kartika Astha Bratha untuk Puspita Dewi Pertiwi Fitrah yang meraih IPK 3,705, serta Kartika Pradnya Utama untuk Adnan Handaru Anpio Tikoto yang meraih IPK 3,722. Selain itu, Joko Widodo pun menyematkan pin Purna, KPRM, dan pangkat kelulusan kepada dua lulusan terbaik itu.

(LIN)