spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8014

Kesehatan Ibu Menentukan 1000 Hari Pertama Kehidupan Si Kecil

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menjaga tumbuh kembang buah hati, si Kecil selama 1000 hari pertama, setiap bunda harus memahami pentingnya asupan nutrisi, tentunya akan lebih baik jika sesuai angka kecukupan gizi.

Survei demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) 2015, angka kematian ibu sebanyak 305 per 100 ribu kelahiran hidup.

Angka itu masih dianggap tinggi meski telah mengalami penurunan dibanding tahun 2012 sebanyak 309 per 100 ribu kelahiran hidup.

“Penurunan ini bisa dibilang sangat lambat dan tidak signifikan, sehingga angka kematian ibu melahirkan masih sangat membutuhkan perhatian,” kata dokter spesialis gizi klinik dr. Salli Fitriyanti, Sabtu (4/8/2018).

Adapun empat penyebab utama angka kematian ibu, yakni pendarahan, eklamsia, infeksi serta komplikasi dari aborsi atau persalinan.

Eklamsia disebabkan oleh faktor genetik, kegemukan dan diabetes, berupa peradangan atau inflamasi dalam tubuh yang menyebabkan aliran darah tidak lancar.

“Eklamsia ini bisa dicegah dengan mencukupi kebutuhan mikronutrien ibu, antara lain dengan antioksidan penting, seperti selenium, enzim 110, fish oil, vitamin C dan vitamin E, untuk kehamilan yang optimal,” kata dia.

Data nasional dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 pun menunjukkan bahwa prevalensi risiko kekurangan Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil sebanyak 24,2 persen.

KEK adalah status kurang gizi yang disebabkan oleh berkurangnya asupan nutrisi dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan gangguan yang akan terjadi pada kesehatan Ibu dan janin yang dikandungnya.

Kondisi KEK biasanya terjadi pada wanita usia subur yaitu 15-45 tahun. Adapun pencegahan resiko KEK pada ibu hamil bisa dilakukan sebelum kehamilan dengan statis gizi yang baik.

Pencapaian dan pengaturan berat badan yang ideal serta penerapan pola hidup yang sehat dan gizi seimbang sebelum, saat dan setelah periode kehamilan sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan janin optimal.

(LIN)

Zalnando Siap Antisipasi Wanggai 

0
Zalnando (Foto Web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemain belakang Sriwijaya FC, Zalnando siap menampilkan permainan terbaiknya pada laga tandang Liga 1 2018 menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, sore ini (4/8/2018).
Menurutnya, sebelum menghadapi tim berjuluk Maung Bandung, Sriwijaya FC sudah menyiapkan segala sesuatunya. Apalagi, Laskar Wong Kito memiliki target untuk mengamankan poin.
Selain itu, dia juga tak gentar berhadapan dengan mantan rekannya di Sriwijaya FC yakni Patrich Wanggai dan sudah mengetahui kekurangan dan kelebihannya.
Sebagai pemain belakang, Zalnando akan berusaha menjaga lini pertahanan Sriwijaya FC, agar pemain tim lawan tidak mudah menembus pertahanan timnya.
“Ya, saya profesional saja di lapangan. Pasti di pengalaman sebelumnya sudah mengenal karakter masing-masing, Insya Allah bisa (mengantisipasi),” tegasnya.
(Arif/Bam’s) 

Pelatih Sriwijaya FC Nilai Persib Tim Kuat 

0
Subangkit (Foto Web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung tidak akan diperkuat Ezehciel Ndouassel saat menghadapi Sriwijaya FC pada pertandingan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (4/8/2018).
Pemain asal Chad ini tidak bisa tampil karena mendapatkan hukuman sanksi larangan bermain. Selain Ezchiel, dua pemain lainnya Bojan Malisic dan Hariono juga dipastikan absen.
Menurut pelatih Sriwijaya FC, Subangkit, absennya beberapa pemain Persib tidak akan membuat kekuatan mereka berkurang. Karena, masih ada pemain lain yang bisa menggantikan peran yang absen.
“Saya kira, tanpa mereka Persib tetap tim bagus. Kalau gak ada bojan masih ada Indra. Ezechiel gak main masih ada Bauman dan Patrich, mereka masih punya banyak pilihan,” kata Subangkit.
Sriwijaya  FC pada pertandingan kali ini menargetkan kemenangan, sehingga Subangkit mengingatkan pasukannya untuk bekerja keras dan tidak menganggap enteng Persib.
(Arif/Bam’s) 

Subangkit Pastikan Sriwijaya FC Sudah Kondusif 

0
Subangkit (Foto Web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menjadi lawan tanding Sriwijaya FC pada pertandingan tandang kompetisi liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (4/8/2018).
Menurut pelatih Sriwijaya FC, Subangkit, sebelumnya timnya memang memiliki masalah internal. Dimana pelatih Rahmad Darmawan dan beberapa pemain andalannya memilih untuk hengkang.
Meski begitu, Subangkit yang masuk menggantikan posisi Rahmad Darmawan memastikan timnya sudah dalam kondisi kondusif dan siap menghadapi Persib Bandung.
” Kita tahu Sriwijaya punya beberapa problem. Tapi sekarang mereka tetap tim yang kuat, jadi ini akan tetap jadi game yang sulit bagi kita,” kata Subangkit.
Pada pertandingan tandang kali ini, Sriwijaya bertekad untuk mengamankan poin, apalagi sebelumnya memiliki modal yang cukup bagus seusai menaklukkan Borneo FC.
(Arif/Bam’s) 

Lagi, Komandan Kogasma Demokrat Gelar Orasi Politik “ Muda adalah Kekuatan “

0
Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu 2019 PD, AHY

JAKARTA, FOKUSJabar.id : Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu 2019 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato bertema ” Muda adalah Kekuatan,” Jumat (3/8/2018) malam di XXI Ballroom Djakarta Theater, Jakarta.

AHY berbicara dalam kapasitasnya sebagai Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute menegaskan, anak muda memiliki tiga kekuatan sehingga mampu mengukir sejarah bangsa. Ketiga kekuatan tersebut yakni, fisik yang kuat, mental yang kuat serta kapasitas intelektual yang tinggi.

Menurutnya, ketiga hal tersebut akan menghasilkan kreativitas, produktivitas dan karya. Selain itu, anak muda memiliki energi dan stamina yang kuat sehingga dapat melakukan berbagai kegiatan.

Untuk itu, dia bertekad akan terus menanamkan optimisme terhadap seluruh anak muda Indonesia dalam menghadapi perkembangan zaman dan revolusi industri 4.0.

” Kalau kita tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, maka akan kalah, hanya akan menjadi penonton,” ujarnya.

AHY meyakini, masa depan bangsa Indonesia ada di tangan anak muda. Baik di bidang politik, kebudayaan, ekonomi dan berbagi aspek kehidupan lainnya.

Muda tak hanya merujuk usia dan fisik, tapi juga  pola pikir dan perspektif. Orang pesimis, sambung AHY, akan selalu menyebut sebagai sosok yang belum berpengalaman, kurang teliti dan kurang sabar.

Tapi bagi orang yang optimistis, muda adalah kekuatan. Punya fisik dan mentalitas yang kuat, punya keberanian menghadapi tantangan.

“ Ketika anak muda memiliki tujuan, maka akan rela berkorban. Selain itu, anak muda memiliki kapasitas intelektual yang kuat, karena ingin selalu mencari tahu dan menambah wawasan,” beber anak sulung mantan Presiden Indonesia dua periode, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sebelumnya, AHY meIakukan orasi politiknya dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat, 11 Maret lalu di Sentul, Bogor. Tiga bulan berselang, AHY kembali berorasi dengan tema “ Dengarkan Suara Rakyat.”

(Bam’s)

Prediksi Susunan Pemain Persib kontra Sriwijaya FC

0
kamerun fokusjabar.id
foto web
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung harus kehilangan striker andalannya, Ezechiel Ndouassel pada pertandingan kandang menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (4/8/2018).
Pemain yang menggunakan nomor punggung 10 ini tidak bisa diturunkan karena mendapatkan sanksi larangan bermain sebanyak dua laga dari Komdis PSSI.
Absennya pemain yang merupakan top skor sementara tim Maung Bandung ini membuat pelatih Mario Gomez harus mempersiapkan striker lian untuk mangisi lini depan.
Posisi tersebut kemungkinan besar akan kembali diisi oleh Patrich Wanggai yang sebelumnya mencetak dua gol ke gawang PS TIRA pada laga tandang kompetisi Liga 1 2018.
Berikut ini prediksi susunan pemain Persib Bandung kontra Sriwijaya FC.
Muhammad Natshir, Victor Igbonefo, Indra Mustafa, Supardi Nasir, Ardi Idrus, Oh In-Kyun, Dedi Kusnandar, Agung Mulyadi, Ghozali Siregar, Patrich Wanggai, Jonathan Bauman.
(Arif/Bam’s) 

Jadi Destinasi Wisata Kelas Nasional, Situ Bagendit Mesti “Kolaborasi”

0
Situ Bagendit
Situ Bagendit Garut Berpotensi jadi Destinasi Wisata Berkelas Nasional dan Internasional (Foto Bam's)

GARUT, FOKUSJabar.id : Dalam rangka mewujudkan Situ Bagendit menjadi destinasi wisata berkelas nasional, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut telah membuat masterplan dan Detail Engineering Design (DED).

Demikian di katakan Kabid Pariwisata Disparbud Kabupaten Garut, Mamun. Menurutnya, Masterplan dan DED segera di sempurnakan dengan memetakan perencanaan untuk pembangunan dalam berbagai daya tarik. Di antaranya, fasilitas pariwisata dan usaha pariwisata (industri) dari arah utara, selatan, barat dan timur.

BACA JUGA:

Siapa Kampiun Super League 2025/26, Persib atau Borneo FC?

Dengan begitu, pembangunan pariwisata di Situ Bagendit membuka akses perekonomian masyarakat. Khususnya di lima desa yang ada di Kecamatan Banyuresmi.

Selanjutnya, mesti ada tindak lanjut dengan rencana aksi pembangunan  secara masif dengan menggunakan pendekatan Pembangunan Terpadu Pariwisata Berkelas Nasional (Peterpan) yang melibatkan dukungan dari pemerintah pusat, daerah, desa dan masyarakat sekitar serta investor.

“ Ada tiga kelompok komponen pembangunan yang harus di lakukan. Yakni, objek dan destinasi pariwisata, pembangunan infrastruktur pendukung dan pembangunan/peningkatan SDM pelaku usaha,” kata Mamun.

Pembangunan di lakukan melalui leading sektor Disparbud Kabupaten Garut berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Pariwisata.

Lokus pembangunannya di darat, air dan udara melalui program pengembangan destinasi wisata melalui kegiatan pengembangan destinasi wisata unggulan.

Sub-sub kegiatan pembangunan di darat antara lain, revitalisasi  kereta api mini (interior, eksterior, jalur), revitalisasi kolam renang menjadi taman air, pembangunan berbagai spot selfie, rumah pohon.

Wahana playing ground, sepeda wisata, wahana camping ground, revitalisasi sarana dan prasarana hiburan, Touris Information Center (TIC), sign Age, penataan taman, wahana Agro Wisata, wahana ekowisata dan jalur pejalan kaki.

Lalu, pengadaan sarana wisata olahraga air (water spot tourism), dari mulai kano, perahu naga, speed boat, UFO Boat dan Banana Boat. Sementara di udara pembangunan wahana bermain dari zipline hingga kereta gantung.

Kemudian untuk pembangunan infrastruktur pendukung di kerjakan Dinas PUPR Kabupaten, Provinsi  dan Kementerian PUPR guna memprioritaskan normalisasi air danau/situ.

BACA JUGA:

DPW PPP Jabar Gugat Balik Pengganggu Partai

Setelah itu, di lanjutkan dengan pembangunan dermaga wisata olahraga air, sepeda air,  rakit, jembatan antar pulau dan masjid terapung.

Dinas Perhubungan Kabupaten, Provinsi dan Kementerian Perhubungan melakukan pengelolaan dan penataan parkir, Penerangan Jalan Umum (PJU) serta papan penunjuk arah ke destinasi wisata Situ Bagendit dari berbagai arah akses pintu masuk.

Disperindag serta Dinas Koperasi dan UKM melakukan penataan dan pembangunan kios-kios/penataan pasar wisata yang ada di areal taman Marina.

Dinas Pertanian pembangunan fasilitas agro di sekitar lokasi serta Dinas Lingkungan Hidup, pembangunan TPS, pengadaan tempat sampah organik dan non organik, pengadaan lampu taman dan pengelolaan taman.

Dinas Perikanan dan Peternakan,  penataan zona penangkapan ikan, peralatan penangkapan ikan, pembangunan dan pengelolaan spot pancing. Dinas Komunikasi dan Informatika, pembangunan sarana dan prasarana akses informasi berbasis WiFi.

BACA JUGA:

Ikan Sapu-Sapu Dilarang, Ini Penjelasan KKP RI

“ Semua komponen pembangunan yang di lakukan berbagai sektor berkontribusi dalam percepatan terwujudnya destinasi wisata Situ Bagendit berkelas nasional atau internasional,” ungkapnya.

(Bam’s)