spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7995

Jabar – Malaysia Tingkatkan Kerjasama Bidang Pendidikan

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG , FOKUSjabar.co.id:`Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Malaysia segera meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, terutama pertukaran pelajar dan transfer pengetahuan. Selain meningkatkan angka pertukaran pelajar kedua negara, kerja sama lebih lanjut juga untuk menambah kualitas dan jenis studinya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa membahas hal tersebut pada pertemuan dengan Menteri Penasihat Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia, Mior Harris bin Mior Harun, dengan, di Gedung Sate, Senin (13/8).

Iwa mengatakan bersama Pengarah Education Malaysia Indonesia tersebut, pihaknya berupaya membuat payung hukum dan nota kesepahaman atas kerja sama di bidang pendidikan sehingga tidak lagi bersifat parsial.

“Dari Malaysia ingin ada kerja sama, sifatnya dipayungi pemerintah daerah, sebagaimana kerja sama kita dengan Shizuoka di Jepang. Di bawah MoU supaya terfokus,” kata Iwa di usai pertemuan, Senin (13/8/18).

Selama ini, katanya, terlaksana sejumlah program pendidikan yang dikerjakan Jabar bersama Malaysia, yakni pertukaran pelajar dan fasilitasi pendidikan warga Malaysia di Jawa Barat maupun sebaliknya.

“Ada sekitar 4.000 orang Malaysia yang bersekolah di Jawa Barat, dan ada 11 ribu orang kita di Malaysia. Ini perlu adanya perjanjian, sifatnya MoU. Di dalamnya ada rencana kerja dan aksi,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut pun dibahas masalah bantuan kedua belah pemerintah di bidang pendidikan, khususnya untuk pertukaran pelajar. Diupayakan, katanya, setiap negara anggota Asean menjalin kerja sama pendidikan dengan negara Asean lainnya, sebelum dengan negara lain.

“Tentunya ini akan meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja sama di bidang pendidikan. Pendidikannya lebih fokus. Misalnya, kira-kira apa yang di Malaysia tidak ada dan di Jabar ada, bisa dipelajari pelajar Malaysia, juga sebaliknya,” katanya.

Iwa menuturkan selama ini sejumlah SMA dan SMK di Jabar telah aktif melakukan kerja sama pendidikan, seperti pertukaran pelajar dengan negara lain. Contohnya, SMK Tanjungsari Sumedang yang telah bekerja sama dengan Jepang.

Tidak hanya mengenai pertukaran pelajar SMA dan SMK yang kini dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ujarnya, pihaknya pun menangani kerja sama pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Contohnya, menjembatani Universitas Padjadjaran dengan Universitas Shizuoka di Jepang supaya terjalin pertukaran pelajar. (DAR)

Laba Bersih bank bjb mencapai 903 Milyar dan Menjaga NPL di Level 1,6%

0
foto : Arsip DCS bjb

JAKARTA, FOKUSJabar.id : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (IDX : BJBR) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang baik. Kinerja bank bjb pada Triwulan II tahun 2018 berhasil membukukan laba bersih sebesar 903 milyar rupiah atau tumbuh sebesar 9,2% year on year. Total Aset bank bjb tercatat sebesar 113,4 triliun rupiah atau tumbuh sebesar 4,5% year on year. Selain itu bank bjb juga berhasil menyalurkan kredit sebesar 72,3 triliun rupiah.

Pada laporan Laba Rugi, Net Interest Income berhasil tumbuh sebesar 3,7% year on year, Fee Based Income berhasil tumbuh secara signifikan sebesar 20,3% year on year dan Biaya CKPN berhasil diturunkan sebesar 48,9% year on year. Di sisi pendanaan, dengan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan demi memahami masyarakat Indonesia didukung pengembangan teknologi yang baik untuk mempermudah layanan transaksi nasabah dengan cepat, bjb berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan total sebesar 88,8 triliun rupiah.

Berbagai indikator penting dalam rasio keuangan cukup terjaga dengan baik, selain profitabilitas bank yang positif, bank bjb juga secara konsisten berhasil menjaga tingkat efisiensi serta kualitas aset. Hal ini dipaparkan oleh Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris bank bjb dalam acara analyst meeting 2Q2018 yang bertempat di Glass House, Hotel Ritz Carlton Pacific Palace, Jakarta bersamaan dengan seluruh jajaran Direksi, Dewan Komisaris serta tamu undangan yang merupakan analis-analis pasar modal maupun pihak-pihak yang berkepentingan lainnya.

Ahmad Irfan menyampaikan, “pada triwulan II ini bank bjb berhasil membukukan laba bersih yang sangat baik mencapai 903 milyar atau tumbuh sebesar 9,2% year on year, berada diatas rata-rata industri perbankan per Mei 2018 sebesar 7,7% year on year, dan di triwulan II ini kami berhasil menjaga NPL pada level 1,6% lebih baik dibandingkan industri perbankan per Mei 2018 yang sebesar 2,79%. Adapun pertumbuhan kredit dan DPK tentunya kami menyesuaikan dengan situasi ekonomi nasional sehingga yang menjadi concern kami adalah bagaimana agar pertumbuhan kredit dan DPK ini dapat berjalan seimbang sehingga kami lebih efisien dalam mengelola Asset dan Liabilities. Target kita adalah bisnis yang berkualitas. Diharapkan, bank bjb tetap eksis di masa yang akan datang dan dapat masuk dalam jajaran 10 besar bank nasional yang berkinerja baik”.

Untuk kinerja bank bjb selanjutnya, diharapkan adanya peningkatan positif secara terus menerus dengan segala upaya yang dilakukan agar bank bjb selalu diterima oleh masyarakat Indonesia, tidak hanya di Provinsi Jawa Barat dan Banten saja melainkan di provinsi lainnya. Dengan banyaknya pengembangan dalam beberapa sektor untuk meningkatkan kualitas bank bjb, Ahmad Irfan yakin bank bjb dapat bersaing dengan bank – bank nasional lainnya.

(HW)

Luar Biasa..! Timnas U-23 Menang Telak atas China Taipei

0

BEKASI, FOKUSJabar.id : Timnas Indonesia U-23 berhasil mengamankan poin penuh pada pertandingan perdana babak penyisihan Grup A Asian Games 2018, seusai menaklukkan China Taipei 4-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (12/8/2018).

Bermain di depan ribuan supporter, Timnas Indonesia mampu menekan pertahanan China Taipei sejak wasit meniupkan tanda kick off pertandingan dimulai. Selain itu, tim besutan pelatih Luis Milla beberapa kali mendapatkan peluang.

Hanya saja, peluang yang didapat skuad Garuda masih belum bisa dimaksimalkan oleh Beto maupun Lilipaly. Babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia tidak mengendurkan serangannya, mereka kembali membangun serangan ke jatung pertahanan China Taipei. Gol yang ditungu-tunggu akhirnya tiba pada menit 67.

Gol pembuka kemenangan Indonesia pada laga tersebut dicetak oleh Lilipaly. Skuad Garuda menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui Beto.

Lilipaly kembali menyumbangkan gol melalui bicycle kick setelah memanfaatkan umpan dari Rezali Hehanusa, yang membuat skor kembali bertambah menjadi 3-0.

Memasuki masa injury time, Timnas memperlebar skor menjadi 4-0, gol keempat Skuad Garuda dicetak oleh Hargianto. Gol tersebut tercipta melalui sepakan jarak jauh yang tidak bisa dibendung penjaga gawang, skor tersebut bertahan hingga laga usai.

(Arif/DAR)

Disiapkan Lawan PSKC Kim Senang

0
Gelandang Persib, Kim Jeffrey Kurniawan. (foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kim Kurniawan dipastikan akan dimainkan melawan PSKC Cimahi di  Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, Rabu (15/8/2018).

Selain Kim, ada 15 pemain. 12 diantaranya adalah I Made Wirawan, Tony Sucipto, Henhen Herdiana, Al Amin Syukur Fisabillah, Atep, Agung Mulyadi, Puja Abdillah, Kim Jeffrey Kurniawan, Eka Ramdani, Airlangga, Muchlis Hadi Ning dan Muchmad Wildan Ramdhani, serta tambahan tiga pemain dari Diklat Persib.

Menjadi salah satu pemain yang disiapkan untuk menghadapi PSKC, Kim mengaku senang. Pasalnya, jika diturunkan laga tersebut akan menjadi debutnya setelah sebelumnya absen, karena patah tulang fibula.

Selain itu, pemain yang menggunakan nomor punggung 23 ini sudah siap jika pelatih memberikan kesempatan bermain padanya dan siap membawa tim kebanggaan Bobotoh meraih hasil maksimal.

“Senang akhirnya ada kesempatan untuk merasakan pertandingan lagi. Setelah sekian lama. Walaupun dibilang second team yang akan main dan banyak pemain muda, saya juga langsung bilang, saya siap, saya ingin main,” ucap Kim dikutip laman Persib, Minggu (12/8/2018).

(Arif/DAR)

Wali Kota Tasikmalaya Siap Dipanggil KPK

0
Foto Seda

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengaku tenang dan siap jika dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memenuhi panggilan sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana suap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada  RAPBN-P 2018.

Budi Budiman akan menjadi saksi dari tersangka pejabat Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo yang terkena OTT KPK beberapa waktu lalu.  KPK menduga ada keterkaitan dengan orang nomor satu di Kota Santri tersebut.

” Jika nanti saya mendapat surat panggilan dari KPK tidak akan dipersoalkan dan tenang-tenang saja. Sebagai warga negara taat hukum, saya siap memenuhi panggilan kapan saja diperlukan untuk jadi saksi,” sebut Budi Budiman.

Terkait OTT Yaya Purnomo, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya telah memenuhi panggilan sebagai saksi, Selasa (7/8/2018) lalu. Yakni, Kepala Sub Bagian Perlengkapan Umum Sekretariat Daerah Kota Tasik, Galuh Wijaya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Cecep Zainal Kholis, Sekretaris Dinas PUPR Kota Tasikmalaya, Adang Mulyana termasuk  Ajudan Wali Kota, Pepi Nurcahyadi.

Pemeriksaan saksi-saksi dilakukan setelah KPK menemukan sejumlah dokumen penganggaran dari Kota Tasikmalaya. Kemudian dokumen tersebut diamankan KPK sebagai hasil serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi terkait kasus dugaan suap.

Selain Yaya, KPK juga telah menetapkan tiga tersangka lainnya. Yakni, anggota Komisi XI DPR RI, Amin Santono, kontraktor terduga pemberi suap, Ahmad Ghiasti dan seorang perantara Eka Kamaluddin.

Budi mengakui bahwa dirinya memang pernah menitipkan dokumen usulan terkait APBN-P 2018 dan usulan 2019 kepada Yaya Purnomo.

” Saya memang menitipkan dokumen pengusulan APBN-P kepada tersangka. Itu juga telah sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” tuturnya.

(Seda/Bam’s)

Timnas U-16 Juara, Gomez Ucapkan Selamat 

0
Gomez (Foto Arif)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Timnas Indonesia U-16 berhasil menjadi juara Piala AFF U-16 2018, setelah menaklukkan Timnas Thailand lewat adu penalti 4-3 (1-1) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (11/8/2018).
Keberhasilan Timnas U-16 meraih hasil maksimal di ajang tersebut mendapatkan apresiasi dari pelatih Persib, Mario Gomez.
“Saya ucapkan selamat karena kalian telah menjuarai Piala AFF U-16. Selamat untuk semua pemain, pelatih dan juga para pihak yang turut berandil besar dalam keberhasilan ini. Semoga ini jadi awal yang baik untuk masa depan kalian di dunia sepakbola profesional,” ucap Gomez dikutip laman Persib, Minggu (12/8/2018).
Mantan pelatih Johor Darul Ta’zim ini menambahkan, penampilan Timnas 16 pada Piala AFF cukup konsisten. Selain itu, mereka mampu menampilkan semangat juang yang tinggi, sehingga mampu meraih hasil maksimal.
“Saya suka dengan semangat juang anak-anak muda ini. Mereka begitu tampil penuh semangat. Tentu saya salut dengan perjuangan kalian, karena di babak semifinal (versus Malaysia) dan final mereka memiliki lawan yang terkuat di Asia Tenggara, dan mereka mampu menuntaskan dengan gelar juara,” pungkas Gomez.
(Arif/Bam’s)

Pemain Asing Persib Bandung Pulang Kampung 

0
Gomez
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Rombongan Persib Bandung sudah kembali ke Kota Bandung, Sabtu (11/8/2018) setelah melakoni pertandingan Liga 1 2018 menghadapi Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (10/8/2018).
Seusai laga, tim kebanggaan Bobotoh meliburkan aktivitas latihan dan akan kembali berkumpul Selasa (14/8/2018) untuk persiapan menghadapi PSKC di Tasikmalaya, Rabu (15/8/2018).
Mayoritas pemain yang sering tampil di Liga 1 2018 tidak disiapkan untuk lawan PSKC. Waktu libur yang cukup panjang tersebut dimanfaatkan striker Jonathan Bauman serta asisten pelatih Fernando Soler pulang kampung ke Argentina.
” Ya, Bauman dan Soler sudah pulang sejak malam kemarin. Setelah pertandingan (kontra Mitra Kukar, Jumat 10 Agustus). Mereka bertolak menuju Argentina,” kata pelatih Persib, Mario Gomez dikutip laman Persib, Minggu (12/8/2018).
Selain itu, pemain asing lainnya juga memilih untuk menikmati libur di kampung halamannya. Kecuali, Oh In-Kyun yang masih berada di Indonesia.
” Bojan (Malisic) ke Serbia dan Ezechiel (N’douassel) ke Chad. Kalau Oh In-Kyun sepertinya dia masih berada di Indonesia,” jelasnya.
(Arif/Bam’s)