spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7994

Mundur di Pileg, Ini Kata Aher

0
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher seusai melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Gasibu Bandung, Selasa (2/5/2018). (FOKUSJabar/Ibenk)
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ahmad Heryawan (Aher) buka suara soal pengunduran dirinya dalam kontestasi caleg 2019. Dia pun menjelaskan soal tugas khusus dari PKS yang diberikan padanya terkait Pilpres sampai isu kursi Wagub DKI Jakarta.

Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengisahkan bahwa keikutsertaan di bursa Pileg 2019 adalah titah partai. Aher pun  menurutinya dengan merampungkan berkas pendaftaran.

Namun, pada malam di tanggal 31 Juli, Aher dihubungi Wasekjen DPP PKS Abdul Hakim untuk mengundurkan diri, karena ada penugasan khusus dari DPP untuk dirinya.

Aher mengungkapkan, saat itu penugasan yang dimaksud besar kemungkinan berkaitan dengan Pilpres dimana dia menjadi salah satu kandidat Prabowo yang belum menentukan wakilnya.

Pasalnya, ada aturan dari KPU yang melarang Bacaleg masuk Bacapres atau Bacawapres.

“Bisa jadi dalam rangka itu (Aher ditunjuk jadi Calon Wakil Presiden menemani Prabowo). Saat itu kan masih ada kemungkinan kader PKS maju jadi Cawapres,” kata dia di rumah kontrakannya di Komplek Setra Duta, Kota Bandung, Senin (13/8/2018).

Soal tugas tersebut momentumnya dia sebut sudah lewat. Pasalnya, Prabowo bersama partai koalisi sepakat memilih Sandiaga Uno sebagai Cawapres yang maju.

Sementara jika tugas yang dimaksud soal menduduki kursi Wagub DKI Jakarta, Aher mengaku belum mengetahui.

“Kalau dikaitkan dengan DKI Jakarta saya tidak tahu. Belum dapat informasinya. Saya juga tak mau berandai-andai,” kata dia.

Namun sebagai kader, dirinya memastikan akan mengikuti instrukai apapun yang disampaikan pengurus partai seperti yang dijalaninya selama ini.

“Selama ini saya bekerja sesuai dari penugasan partai. Jadi caleg saya ikuti, diperintah jadi Cagub sudah dua kali, Alhamdulillah menang. Kalau diitung-itung udah 20 tahun saya mengikuti instruksi partai. Dari umur 33 tahun sampai 52 tahun,” ucapnya sambil tertawa.

Saat ini, Aher sedang menikmati hari-hari tanpa jabatan publik yang mengikatnya.

“Saya sekarang santai. Orang bilang akan ada force power syndrome, saya nggak ngerasain itu. Sedang menikmati hari-hari lah,” pungkas dia.

(LIN)

Pemkot Bandung dan bank bjb “Beberes Bandung” Sambut HUT RI ke-73 & Sukseskan Gelaran Asian Games 2018

0
Foto : Arsip DCS bjb

BANDUNG – Dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 dan pagelaran Asian Games ke-18, Pemerintah Kota Bandung mengadakan kegiatan Beberes Bandung yang dilaksanakan pada tanggal 11-12 Agustus 2018 di seluruh penjuru Kota Bandung. Acara ini turut dihadiri oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil beserta Istri Atalia Kamil, Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan serta masyarakat yang turut mengikuti rangkaian kegiatan Beberes Bandung.

Beberes Bandung merupakan momentum kerja bakti seluruh warga Kota Bandung mulai dari mengepel, mengecat trotoar, menyiram pohon, menanam bunga, mengecat pembatas jalan, menyapu taman, dan lain lain kemudian berakhir dengan ngeliwet bersama. Kegiatan diikuti langsung masyarakat di 30 Kecamatan se-Kota Bandung sehingga diharapkan tumbuh semangat gotong royong dan rasa memiliki serta menjaga terhadap fasilitas umum di Kota Bandung.

bank bjb turut berpartisipasi untuk menyukseskan acara ini. Ahmad Irfan menjelaskan ”bank bjb turut serta mendukung kegiatan Beberes Bandung yang merupakan bukti kepedulian bank bjb terhadap lingkungan, sebagaimana diketahui bahwa bank bjb adalah perusahaan yang lahir dan berkembang di Kota Bandung, sehingga melalui dukungan ini bank bjb memiliki andil dalam perbaikan/peningkatan kualitas lingkungan hidup, khususnya di Kota Bandung”.

Lebih lanjut Irfan menjelaskan ”Sebagai tuan rumah Asian Games 2018, dimana beberapa venueterdapat di Jawa Barat, maka melalui kegiatan Beberes Bandung bank bjb turut berpartisipasi untuk menyukseskan gelaran Asian Games tersebut dengan memperbaiki dan mempercantik fasilitas umum untuk menjaga nama baik bangsa di mata dunia.” Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen bank bjb untuk “Membangun Indonesia dan Memahami Negeri”.

(HW)

Sambut HUT RI ke-73 dan Asian Games, Pemkot Bandung dan bank bjb “Beberes Bandung”

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menyambut HUT RI ke 73 dan perhelatan olahraga Asian Games XVIII/2018, Pemerintah Kota Bandung menggelar kegiatan Beberes Bandung pada 11-12 Agustus 2018 di seluruh penjuru Kota Bandung. Acara ini turut dihadiri oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta Istri Atalia Kamil, Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan serta masyarakat yang turut mengikuti rangkaian kegiatan Beberes Bandung.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Dirut bank bjb Ahmad Irfan bersama masyarakat dan anggota TNI seusai Beberes Bandung (foto ist)
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Dirut bank bjb Ahmad Irfan bersama masyarakat dan anggota TNI seusai Beberes Bandung (foto ist)

Beberes Bandung merupakan momentum kerja bakti seluruh warga Kota Bandung mulai dari mengepel, mengecat trotoar, menyiram pohon, menanam bunga, mengecat pembatas jalan, menyapu taman, dan lain lain kemudian berakhir dengan ngeliwet bersama. Kegiatan diikuti langsung masyarakat di 30 Kecamatan se-Kota Bandung, sehingga diharapkan tumbuh semangat gotong royong dan rasa memiliki serta menjaga terhadap fasilitas umum di Kota Bandung.

bank bjb turut berpartisipasi untuk menyukseskan acara ini.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil heserta istri, Dirut bank bjb Ahmad Irfan bersama masyarakat Beberes Bandung (foto ist)
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil heserta istri, Dirut bank bjb Ahmad Irfan bersama masyarakat Beberes Bandung (foto ist)

“bank bjb turut serta mendukung kegiatan Beberes Bandung yang merupakan bukti kepedulian bank bjb terhadap lingkungan, sebagaimana diketahui bahwa bank bjb adalah perusahaan yang lahir dan berkembang di Kota Bandung, sehingga melalui dukungan ini bank bjb memiliki andil dalam perbaikan/peningkatan kualitas lingkungan hidup, khususnya di Kota Bandung,” kata Ahmad Irfan.

Lebih lanjut Irfan menjelaskan bahwa sebagai tuan rumah Asian Games 2018, dimana beberapa venue terdapat di Jawa Barat, maka melalui kegiatan Beberes Bandung bank bjb turut berpartisipasi untuk menyukseskan gelaran Asian Games tersebut dengan memperbaiki dan mempercantik fasilitas umum untuk menjaga nama baik bangsa di mata dunia.

“Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen bank bjb untuk ‘Membangun Indonesia dan Memahami Negeri’,” jelas dia.

Ketua KONI Jabar Optimistis Silat Jabar Gondol Emas di Asian Games 2018

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua KONI Jawa Barat (Jabar) Ahmad Saefudin memprediksi bahwa atlet silat asal Jabar akan meraih medali emas di gelaran Asian Games XVIII 2018 Jakarta Palembang.

“Silat berpeluang besar mendapat emas di Asian Games 2018. Dari kita ada Nunu Nugraha dan Wewey Wita. Mereka atlet silat kelas dunia,” kata Ahmad Saefudin di Bandung, Senin (13/8/2018).

Dia meyakini hal itu karena atlet Silat dari negara lain yang menjadi lawan Indonesia adalah atlet yang sudah diketahui kualitas ketangguhannya di pertandingan.

“Yang saya lihat dari negara lain atletnya hanya itu-itu saja. Artinya belum muncul lawan-lawan tangguh lainnya. Sehingga ini memungkinkan atlet silat kita mendapat medali emas,” lanjutnya.

Saat ini ada 171 atlet asal Jabar yang ikut di Asian Games 2018. Jumlah itu yang terbanyak dari keseluruhan atlet Indonesia yang akan bertanding di Asian Games 2018.

“Kalau tidak ada hambatan yang merintangi atlet kita, Insya Alloh kita mendapat 11 medali emas,” ucapnya.

(Ibenk/LIN)

Membandel, Puluhan PKL Digaruk dan Ditertibkan Pol PP

0
PKL Yang Membandel, Akhirnya Garuk dan ditertibkan Pol PP (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya menertibkan puluhan kios PKL dan ruko di sepanjang Jalan Mitra Batik, mulai dari perempatan Gunung Galunggung hingga Yogya Mitra Batik Kecamatan Cipedes, Senin (13/8/2018).

Tidak kurang dari 273 personel gabungan dari Pol PP, TNI, Polisi, Dishub serta instansi terkait lainnya diturunkan untuk mengamankan proses penertiban dan penataan PKL tersebut.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satuan Pol PP Kota Tasikmalaya Yogi Subarkah mengatakan, penertiban PKL dilakukan setelah mendapat laporan dari masyarakat bahwa di kawasan tersebut banyak PKL yang menggunakan fasilitas umum, seperti trotoar untuk berjualan.

“Mereka itu memakai trotoar dan telah menggangu ketertiban umum serta merampas hak-hak pengguna trotoar,” ungkap Yogi.

Proses dan tahapan penertiban sudah dilakukan dan ditempuh, sudah dilakukan sosialisasi, melayangkan surat teguran I.II dan III, sekarang dilakukan penindakan tegas terhadap mereka yang masih membandel.

(Seda/LIN)

Oded Akan Dorong KBS di Setiap Wilayah di Kota Bandung

0
Mang Oded ini saat meninjau KBS RW 09 Kelurahan Sukaluyu Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung. (FOKUSJabar/ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial akan terus mendorong hadirnya Kawasan Bebas Sampah (KBS) yang bersinergi dengan taman-taman di setiap kewilayahan di Kota Bandung. Demikian diungkapkan Oded saat meninjau KBS RW 9, Kelurahan Sukaluyu, Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Senin (13/8/2018).

“Program satu taman satu RW ini bisa bersinergi dengan KBS. Jadi bukan hanya taman, tapi bisa juga dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah,  seperti di kantor RW di Kelurahan Sukaluyu ini,” kata Oded.

Wali Kota Bandung terpilih 2018-2023 ini menuturkan bahwa KBS Sukaluyu bisa dijadikan sebagai role model bagi wilayah lain untuk pengelolaan sampah. Untuk pengelolaan sampah, KBS Sukaluyu melibatkan komunitas Yayasan Pengembang Biosience dan Bioteknologi (YPBB) serta bermitra dengan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung.

“Alhamdulillah, di Sukaluyu ini mereka sudah mengelola dan memilah sampah dengan baik. Ini dibuktikan dengan 58 persen warga yang sudah patuh memilah sampah,” jelas dia.

Di KBS Sukaluyu, kata Oded, sampah rumah tangga dijadikan alternatif untuk kebutuhan rumah tangga melalui energi biodegester dan pupuk kompos. Termasuk berbagai manfaat lain yang bisa diperoleh masyarakat sekitar.

“Ke depan, pengelolaan sampah seperti di sini bisa jadi contoh bagi wilayah lain. Wilayah lain harus bisa mereplikasi pengolahan sampah di kawasan ini dan kita akan dorong melalui regulasi,” tegasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Mohamad Salman Fauzi mengatakan, pihaknya berencana untuk memberdayakan petugas Gorong-gorong Bersih (Gober) untuk dapat memilah sampah dari sumber. Hal ini dilakukan agar penyelesaian masalah sampah di Kota Bandung bisa tuntas sejak dari sumber nya.

“Memang itu butuh kemauan. Karena itu, petugas Gober akan kita berdayakan untuk memiliki kemampuan memilah sampah. Selain itu, kita pun berencana membuat biodegester berbagai skala untuk pemenuhan kebutuhan kewilayahan. Seperti biodegester komunal untuk skala RW, Kelurahan, dan Kecamatan. Kita akan hitung kebutuhannya. Intinya, tidak akan sebesar alokasi anggaran dari TPS Ke TPA. Kita akan alihkan secara bertahap dengan cara mengelola sampah dari sumber,” pungkas Salman.

(Ageng/LIN)

Uang Santunan Warga Terdampak Jalur Ganda KA dalam Tahap Finalisasi

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah merampungkan besaran uang santunan bagi ratusan kepala keluarga (KK) yang akan dibebaskan terkait proyek jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan besaran uang santunan itu nantinya akan tercantum dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Jabar yang akan menjadi dasar bagi Kementerian Perhubungan untuk mencairkan anggaran.

“Dasar pemberian santunan itu SK Gubernur yang sedang kita finalisasi besarannya berapa,” kata Iwa di Bandung, Senin (13/8/2018).

Dia mencatat dari kunjungan lapangan pada pekan lalu, sebanyak 549 KK sudah aepakat untuk keluar dari lahan PT KAI yang akan menjadi proyek jalur ganda.

“Besaran santunan, sampai saat ini masih dihitung. Karena kami akan mendasari hasil penghitungan tim dari lapangan,” jelas dia.

Jika dasar hukum ini bisa dieksekusi dua pekan ini, pihaknya memastikan proyek tersebut dari mulai pembebasan lahan hingga fisik bisa dituntaskan hingga akhir 2018.

Khususnya untuk fase I sepanjang 4,5 kilometer antara Cigombong-Cicurug, lalu sepanjang 3 kilometer lokasi yang sama.

“Ini masuk segmen 1 sepanjang 26,8 kilometer dengan kebutuhan lahan mencapai 220 ribu meter persegi,” paparnya.

Iwa menjelaskan bahwa jalur ganda kereta api ini penting sebagai program strategis nasional.

Proyek ini, kata dia, bukan hanya merealisasikan arahan dari Presiden RI, lebih dari itu menyediakan sarana transportasi orang dan barang di daerah Cicurug hingga Cigombong.

Kemudahan dan percepatan transportasi barang dan orang ini bisa berdampak signifikan pada peningkatan ekonomi masyarakat Cicurug dan Cigombong.

“(pembangunan proyek) ini bukan hanya karena arahan pak presiden, tapi juga bagaimana kita membantu masyarakat banyak, utamanya dalam angkutan barang dan orang,” tegas Iwa.

Senada dengan Iwa, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat Heru Wisnu pun menyebut bahwa proyek jalur ganda kereta api ini akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga pada proses pembangunannya diperlukan kerjasama berbagai pihak terkait guna menjaga ketertibannya.

“Ini adalah program strategis nasional yang dibutuhkan masyarakat luas, termasuk yang di sekitar sini. Mohon bantuan semuanya dalam penertiban, karena (pembangunan fase satu) ini harus selesai di tahun ini,” kata dia.

Untuk diketahui, jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi memiliki panjang 56 KM, dengan fokus fase satu di jalur Cicurug-Cigombong sepanjang 7,5 kilometer.

Nantinya jalur ini akan menjadi salah satu solusi angkutan barang dan orang di Sukabumi dan Bogor.

(LIN)