spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7962

Tarif Air PDAM Tirta Galuh Ciamis Mulai September Naik

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Para pelanggan PDAM Tirta Galuh Ciamis harus bersiap-siap pada bulan September mendatang. Sebab manajeman PDAM akan menaikan tarif air minum. Alasannya pihak PDAM sudah terlalu lama tak menaikan tarif.

“Selama empat tahun tarif air minum memang belum mengalami kenaikan, makanya kami akan mengkaji ulang tarif lama dan sedang merancang tarif baru,” kata Direktur PDAM Tirta Galuh Cece Hidayat, Senin (27/8/2018).

Cece menuturkan, sejak Tahun 2014 tarif air PDAM tidak mengalami kenaikan padahal berdasarkan aturan tarif tersebut harus dikaji setiap dua tahun sekali.

Cece mengatakan, adanya kajian penyesuaian tarif yang dilakukan PDAM karena untuk saat ini biaya operasional cukup tinggi.

” Karena biaya operasional cukup tinggi untuk menyeimbangkanya harus menyesuaikan tarif ini,” ucapnya.

Adapun lanjut Cece, rencana penyesuaian tarif akan berlaku mulai bulan September pada tagihan Bulan Oktober 2018 mendatang.

” Untuk pembayaran Bulan September tarif sudah berlaku yang baru,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/DAR)

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkot Bandung Gandeng Kabupaten Lebak

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dalam upaya menjaga ketahanan pangan Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (Emil) dengan Bupati Lebak, Iti Octavia di Kantor Bupati Lebak, Senin (27/8/2018).

“Sekitar 95 persen pangan Kota Bandung berasal dari daerah lain. Dan Lebak merupakan daerah produsen. Dengan MoU ini, produk pangan Lebak bisa masuk ke Kota Bandung sehingga masyarakat Kota Bandung bisa menikmati harga dengan lebih murah,” ujar Emil melalui rilis yang diterima FOKUSJabar, Senin (27/8/2018).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung, Elly Wasliah menambahkan, melalui kerjasama yang dijalin, Kota Bandung akan memperoleh sejumlah keuntungan. Salah satunya, Kota Bandung bisa memperoleh sejumlah produk pangan dari Kabupaten Lebak yang memiliki produk unggulan beras premium ‘Si Berang’ dan pepaya Kalifornia.

“Warga Kota Bandung lebih suka mengonsumsi beras premium. Pemkab Lebak akan mendata pengusaha yang bisa menyuplai beras ke Kota Bandung. Nantinya pengusaha Kota Bandung akan membeli beras dan buah-buahan dari Kabupaten Lebak,” terang Elly.

Selain beras dan pepaya, Elly pun menyebut komoditas lain yang menjadi produk unggulan Kabupaten Lebak dan sangat memungkinkan dipasarkan di Kota Bandung. Produk tersebut yakni pisang dan manggis.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung pun akan mengembangkan rambutan unggulan Kabupaten Lebak, Tangkue, di Kota Bandung. Rambutan Tangkue dipilih karena lebih enak dibandingkan rambutan Rapiah karena lebih tebal dan manis. Rambutan Tangkue ini, akan dikembangkan di UPT Kawasan Pembibitan Pangan Hortikultura dan Peternakan di Kecamatan Cibiru.

“Kabupaten Lebak akan mengirimkan pendampingan untuk pengembangan rambutan Tangkue ini. Selain dengan Kabupaten Lebak, Kota Bandung tengah menjajaki kerja sama dengan Kabupaten Tasikmalaya sebagai produsen ayam, telur, cabai merah, dan beras organik. Ini semua untuk menjaga agar pasokan pangan ke Kota Bandung aman dan tersedia dengan harga murah,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)

Gomez Nilai Kondisi Fisik Pemainnya Bagus

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung berlatih untuk pertama kali di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Senin (27/8/2018), setelah libur Asian Games 2018 selama dua pekan.

Seusai memimpin latihan, pelatih Persib, Mario Gomez menilai kondisi fisik anak asuhnya dalam keadaan bugar. Karena sebelumnya, mereka tetap menjalankan program latihan secara mandiri.

Gomez sendiri sebelum meliburkan aktivitas latihan, memberikan pekerjaan rumah, agar saat kembali berlatih kondisi fisik pemainnya tidak menurun.

“Mereka dalam kondisi yang sangat baik, karena mereka berlatih sendiri saat liburan lalu. Sekarang mereka segar dan sekarang kita kembali latihan,” kata Gomez di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Senin (27/8/2018).

Sesi latihan tersebut merupakan persiapan perdana Maung Bandung sebelum menghadapi Arema FC pada pertandingan kandang Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, 13 September 2018.

(Arif/Bam’s)

Ini Tiga Aspek Kunci Pembangunan Wilayah versi Mang Oded

0
(foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengungkap tiga aspek yang menjadi kunci dalam pembangunan sebuah wilayah. Ketiga aspek tersebut yakni menyebut, transformasi, kaderisasi dan kemandirian.

“Ketiga aspek itu dapat menjadikan lingkungan yang nyaman, aman dan tentram. Kalau ingin maju dan berkembang dengan baik, minimal ada tiga aspek itu yang harus hadir,” ujar Mang Oded (sapaan Oded M Danial) saat ditemui di salah satu rumah makan di Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Minggu (26/8/2018) malam.

Mang Oded yakin, jika tiga aspek tersebut berjalan dengan baik maka sebuah desa atau lingkungan akan maju. Untuk itu, sebuah organisasi seperti Baladesa (Balad Orang Desa) harus mampu memberikan transformasi ketiga aspek tersebut kepada masyarakat.

“Baladesa harus menjelaskan visi maupun misinya dan harus tersampaikan kepada masyarakat. Kedua tujuan itu harus jelas sehingga bisa menjawab kebutuhan masyarakat sehingga wilayah tersebut menjadi maju,” terangnya.

Selain itu, Mang Oded mengingatkan pemimpin di wilayah untuk memiliki rencana untuk membangun wilayahnya lebih maju. Dirinya pun yakin jika seorang pemimpin dipastikan memberikan yang terbaik untuk kemajuan lingkungan.

“Yakin kalau kita berorganisasi dengan benar, berniat ikhlas serta punya kesempatan besar maka apa yang kita targetkan akan tercapai,” tegasnya. (ageng)Ini Tiga Aspek Sebagai Kunci Pembangunan Wilayah Versi Mang Oded

(ageng/bam’s)

Dua Musisi Klasik Internasional Tampil Menawan di TP Stage the Papandayan

0
Duet biola – piano pemenang Dutch Classical Talent Award 2017, Shin Sihan pada biola dan Anne Brackman pada piano saat tampil di TP Stage The Papandayan pada Minggu malam. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dua musisi muda internasional menghibur para penggemar musik klasik Kota Bandung di panggung TP Stage The Papandayan pada Minggu (26/8/2018) malam. Kedua musisi muda pemenang yang merupakan Dutch Classical Talent Award 2017 tersebut yakni pemain biola atau violinist muda, Shin Sihan dan pemain piano atau pianist, Anne Brackman.

Penampilan kedua musisi muda di TP Stage The Papandayan tersebut, tidak terlepas dari campur tangan pusat kebudayaan Belanda di Indonesia, Erasmus Huis. Shin Sihan merupakan violinist berbakat kelahiran tahun 1994 dan mulai mempelajari biola sejak usia 6 tahun. Sedangkan Anne Brackman lahir tahun 1995 dari keluarga pemusik dan mulai belajar suling di usia 3 tahun pada ibunya Josine Brackman-Pijnacker Hordijk, lalu pada usia 6 tahun mulai belajar piano pada neneknya Frieda Brackman-Hoogerwerf kemudian melanjutkannya di Conservatory of Amsterdam dibawah bimbingan Frank van de Laar dan berhasil meraih gelar Bachelor pada 2017.

Duet Sihan-Brackman ini pun berhasil memenangkan Dutch Classical Talent Award 2017 dan berkesempatan menggelat tur ke-11 tempat di Belanda. Di bulan Agustus 2018, duet musisi muda ini pun menggelar tur konser di beberapa kota di Indonesia. Termasuk di TP Stage The Papandayan, Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, Minggu (26/8/2018) malam.

Direktur Erasmus Huis, Mr Michael Rauner menuturkan, selain menggelar konser di Kota Bandung, kedua musisi klasik muda ini pun menggelar konser di Jakarta, Solo, dan Surabaya. Hal ini seiring dengan misi dari Erasmus Huis dalam mengembangkan potensi para musisi di Indonesia. Lebih khusus di aliran musik klasik.

“Kita ingin mengajak musisi muda di Indonesia untuk terus mengembangkan bakat dan potensi yang mereka miliki, terutama di musik klasik. Dengan kedatangan kedua musisi muda ini, kami pun berharap bisa memotivasi musisi muda di Indonesia dalam mengenalkan dan mengembangkan musik klasik disini,” ujar Michael sesaat sebelum penampilan duet Sihan-Brackman di TP Stage The Papandayan, Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, Minggu (26/8/2018) malam.

The Papandayan Hotel pun mengaku sangat terhormat dengan kedatangan dua musisi muda internasional untuk tampil menghibur di panggung TP Stage. Aliran musik klasik yang mereka bawakan, diharapkan bisa semakin menegaskan Kota Bandung sebagai gudangnya para seniman musik di tanah air.

“Ini sebuah kehormat6an bagi kami kedatangan dua musisi talenta internasional. Semoga hal ini bisa dimanfaatkan untuk semakin meneguhkan Kota Bandung sebagai kota lahirnya musisi kelas atas tanah air, sekaligus menjadi sebuah destinasi musik di tanah air,” tambah General Manager The Papandayan Hotel, Bobby Renaldi.

Kurator TP Stage, Venche Manuhutu pun memuji penampilan dua musisi muda pemenang Dutch Classical Talent Award 2017 tersebut. Kedatangan mereka pun membuat penampilan musik di panggung TP Stage semakin beragam.

“TP Stage itu biasanya menggelar musik jazz, tapi untuk kali ini kami mencoba genre yang lain yakni musik klasik yang merupakan dasar dari semua genre musik. Sebagai bagian integral dalam belajar musik, musik klasik ini merupakan hal penting bagi musisi muda dalam mengembangkan kemampuan bermusiknya. Kehadiran dua musisi muda klasik ini pun sangat istimewa dan semoga kedepan ada kolaborasi dari musisi luar negeri klain dengan musisi dari Bandung di TP Stage,” paparnya.

Pada penampilannya di TP Stage, duet Sihan-Brackman membawakan setidaknya lima repetoire dari musisi ternama dunia. Yakni repetoire dari K. Szymanowski, Tchaikovsky, C. Debussy, E. Chausson dan C. Frank. Gesekan biola Shin Sihan dan alunan piano classic Anne Brackman, menjadi satu kesatuan yang indah. Para penonton seakan tersihir dengan permainan indah yang mereka bawakan dan membuat semakin berwarna TP Stage.

“Kami sangat senang bisa tampil disini (TP Stage) meski baru pertama kali berkunjung ke Indonesia, khususnya Kota Bandung. Bagi saya, Bandung ini kota yang berbeda dari beberapa kota di dunia yang saya singgahi. Saya sangta suka Bandung, orangnya ramah dan makanannya sangat enak,” ujar Anne Brackman

“Iya ini pertama kali kami ke Indonesia meski ayah saya berasal dari Indonesia. Semoga penampilan kita disini bisa memotivasi musisi muda untuk semakin mengembangkan potensi di musik klasik. Setelah dari Bandung, kami akan kembali tampil di Jakarta, lalu ke Solo dan Surabaya,” pungkas Shin Sihan.

(ageng/bam’s)

Lama tak Mendapat Perhatian, Rumah Nek Supinah Ambruk

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Rumah Nek Supinah (69) warga Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis ambruk, Senin (27/8/2018) pagi tadi.

Menurut Kepala Desa (Kades) Kertahayu, Saepudin, rumah mak Supiah ambruk karena terlalu lama tidak diperbaiki pascadigoyang gempa Tasikmalaya 2017  lalu.

BACA JUGA:

Pj Gubernur Jabar Keluarkan Surat Edaran Study Tour

Saepudin menyebut, kondisi rumah tersebut cukup memprihatinkan.

“Rumah itu sudah miring dan hari ini ambruk,” ucapnya.

Untuk sementara, pemilik rumah tinggal di rumah kerabatnya.

” Kami sudah melaporkan peristiwa ini ke Pemerintah Daerah (Pemda),” pungkasnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

11 Pemain Ikuti Latihan Perdana Persib Bandung

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Setelah libur selama dua pekan, skuad Persib Bandung kembali berlatih di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Senin (27/8/2018).

Pada sesi latihan, jumlah pemain yang berlatih masih belum komplet. Hanya 11 orang yang sudah berlatih. Mereka adalah Muhammad Natshir, Patrich Wanggai, Ardi Idrus, Tony Sucipto, Hariono, In-Kyun, Victor Igbonefo, Supardi, Kim Jeffrey, Ghozali Siregar dan Dedi Kusnandar.

Mayoritas pemain belum berlatih pada hari pertama latihan. Pasalnya, mereka masih mendapatkan jatah libur tambahan hingga Rabu (29/8/2018).

Mereka yang belum berlatih dengan tim Maung Bandung merupakan pemain yang diturunkan pada pertandingan babak 128 besar Piala Indonesia 2018 menghadapi PSKC Cimahi di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, 15 Agustus 2018.

Persib sendiri setelah libur dua pekan, akan langsung fokus menatap pertandingan kandang menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, 13 September 2018.

(Arif/Bam’s)