spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7956

Kembali Berlatih Setelah Libur, Ini Kata Dedi Kusnandar

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung sudah menggelar latihan selama dua hari di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, setelah sebelumnya meliburkan aktivitasnya selama dua pekan.

Menurut gelandang Persib, Dedi Kusnandar, selama dua hari berlatih tidak menemukan kendala untuk menjalankan program latihan yang diberikan pelatih Mario Gomez.

Meski begitu, pemain asal Jatinangor, Kabupaten Sumedang ini tetap membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Pasalnya, selama libur hanya menjalankan program secara mandiri.

“Pasti adapatasi lah apalagi kita libur beda di kasih PR, tapi ada beda Alhamdulillah kita bisa mengikuti dan adaptasi gak terlalu jauh bisa continue lah,” kata Dado sapaan akrabnya di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung.

Dado menambahkan, pekerjaan rumah yang diberikan selama libur cukup bermanfaat. Sehingga, saat mendapatkan materi dengan intensitas yang tinggi tidak terlalu kaget.

“Capai pasti, tapi kita di kasih PR sebelumnya jadi gak terlalu kaget. Tapi latihan maksimal pasti cape kita dapat,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)

Indonesia Juara Umum Cabor Pencak Silat di Asian Games XVIII, Jabar Sumbang 4 Emas

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pencapaian Indonesia di cabang olahraga Pencak Silat pada ajang Asian Games XVIII dengan raihan 14 medali emas dan satu medali perunggu, tidak terlepas dari peran Jabar. Dengan sumbangan delapan atlet plus dua pelatih, Jabar berhasil menyumbangkan empat medali emas.

Empat medali emas yang disumbangkan Jabar yakni dari dua nomor seni dan dua nomor tanding. Dua medali emas di nomor seni yakni dari kelas regu putra dan putri.

Medali emas di kelas regu putra disumbangkan Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani dan Anggi Faisal Mubarok. Trio pesilat Jabar tersebut berhasil meraih skor tertinggi 465 mengalahkan trio pesilat Vietnam, Tien Dung Vu, Xuan Thanh Nguyen, dan Luu van Nam yang mencetak skor 450 di babak final.

Untuk medali emas regu putri, disumbangkan trio Pramudia Yuristya, Gina Tri Lestari, dan Lutfi Nurhasanah. Di babak final, trio pesilat asal Garut tersebut meraih skor tertinggi 466 dan terpaut dua angka dari trio pesilat Vietnam, Thi Thu Ha Nguyen, Thi Huyen Nguyen, dan Thi Binh Vuong.

Sedangkan untuk dua medali emas di nomor tanding, disumbangkan dari kelas C (55 kg sampai 60 kg) putra atas nama Hanifan Yudani Kusuma di kelas dan kelas B (50 kg sampai 55 kg) putri atas nama Wewey Wita. Di babak final yang digelar Rabu (29/8/2018) di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Hanifan harus berjibaku mengalahkan pesilat Vietnam, Thai Linh Nguyen dengan skor tipis 3-2.

Sementara itu, Wewey Wita meraih medali emas ke-14 tim Pencak Silat Indonesia sekaligus menjadi medali emas ke-30 bagi kontingen Indonesia di ajang Asian Games XVIII tahun 2018. Di babak final, Wewey berhasil mengalahkan pesilat Vietnam, Thi Them Tran dengan skor telak 5-0.

(ageng/bam’s)

Pemkab Tasikmalaya Dorong Kepemilikan Akta Kelahiran

0
Akte Kelahiran Wajib Dimiliki Setia Penduduk Indonesia (fokusjabar)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Dinas Kepedudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan upaya percepatan kepemilikan akta kelahiran bagi warga berusia 0-18 tahun.

Dari total 516 ribu warga, saat ini sudah tercatat sekitar 91 persen warga berusia 0-18 tahun memiliki akta kelahiran.

Kepala Bidang Pencatatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya Ano G. Poniman mengatakan, jumlah penerbitan akta kelahiran di Kabupaten Tasikmalaya tahun 2018 cukup signifikan dibanding tahun 2017 yang hanya 32 persen.

“Kami lakukan berbagai upaya agar masyarakat memiliki akta kelahiran. Mulai dari sistem jemput bola hingga bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Pendidikan di setiap kecamatan,” jelas Ano, Selasa (28/8/2018).

Melalui upaya tersebut, pihaknya mengakui mendapat hasil yang baik, ada peningkatan kepemilikan akta kelahiran pada usia 0-18 tahun.

Dia pun mengatakan bahwa raihan hasil 91 persen sudah melebihi target nasional dan provinsi yang hanya 83 persen.

Kendati begitu, pihaknya akan terus berupaya mendorong percepatan kepemilikan akta kelahiran agar lebih tinggi. Pada prosesnya Dukcapil Kabupaten Tasikmalaya menyasar kelangan pelajar yang masuk penduduk wajib administrasi kependudukan.

(Seda/LIN)

Transmigrasi Merubah Ekonomi Keluarga Lebih Baik

0
ilustrasi (web)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Program Transmigrasi yang digagas Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya sejak tiga tahun terakhir ini disambut positif masyarakat Kota Tasikmalaya.

Setidaknya sudah puluhan keluarga yang memanfaatkan program ini dan berhasil membangun kehidupan ekonomi keluarga lebih baik di daerah transmigrasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kota Tasikmalaya Rahmat Mahmuda mengatakan, keluarga yang mengikuti program transmigrasi mampu merubah kehidupan ekonomi keluarganya yang lebih sejahtera.

”Tercatat ada 20 keluarga yang ikut program transmigrasi ke Kab.Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan dan Kab.Luwuk Provinsi Sulteng,”ungkap Mahmuda Jum’at (31/08).

BACA JUGA:

Pj Gubernur Jabar Keluarkan Surat Edaran Study Tour

“Sekarang kondisi ekonominya sudah meningkat, mereka lebih maju dibanding sebelum berangkat, diketahui sebelumnya tidak bekerja, tidak mempunyai penghasilan tetap, alhamdulillah sekarang mereka sudah cukup sejahtera di transmigrasi,”tutur Rahmat.

Program transmigrasi merupakan program turunan dari pemerintah pusat. Dia menyebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng bakal membuka keran transmigrasi bagi 200 keluarga dari seluruh Indonesia tahun depan.

Sehingga kesempatan lebih banyak dan terbuka bagi keluarga di Kota Tasikmalaya untuk ikut program transmigrasi ini.

”Untuk ikut transmigrasi mereka dari keluarga tidak punya pekerjaan, tidak berpenghasilan, mau bekerja keras serta, berusia dibawah 30 tahun, sudah berkeluarga dan yang penting kondisi fisik yang sehat, sekarang ini pola transmigrasi menuju wirausaha,” pungkasnya.

(Seda)

Herda M Ghani Jadi Ketua KONI Kab Bandung Lagi, Fokus Benahi Organisasi Olahraga

0
Musor KONI Kabupaten Bandung di Gedung Omega, Lanud Sulaeman, Kabupaten Bandung. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pembenahan organisasi menjadi salah satu fokus penekanan Herda M Ghani usai terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung periode 2018-2022. Herda ‎kembali memimpin KONI Kabupaten Bandung pada gelaran Musyawarah Olahraga (Musor) KONI Kabupaten Bandung yang digelar di gedung Omega, Lanud Sulaeman, Kabupaten Bandung, Selasa (28/8/2018).

“Tantangan ke depan itu bagaimana fokus untuk 2019 yang ditekankan pada tertib administrasi organisasi. Kita ingin semua pengurus organisasi cabang olahraga di Kabupaten Bandung ini aktif, jangan hanya mengandalkan satu orang atau beberapa gelintir saja. Harus benar-benar aktif, tidak hanya dari masa baklsi sesuai surat keputusannya saja,” ujar Herda saat ditemui usai pelaksanaan Musor KONI Kabupaten Bandung 2018 di gedung Omega, Lanud Sulaeman, Kabupaten Bandung, Selasa (28/8/2018).

Herda mengaku, saat ini masih banyak organisasi cabang olahraga yang hanya satu atau segelintir pengurus saja yang aktif. Baik dalam menjalankan organisasi maupun dalam hal kebijakan pembinaan atlet di masing-masing cabang olahraga.

“Kalau diprosentase dari total 44 pengurus cabang olahraga anggota KONI Kabupaten Bandung, sekitar 50 sampai 70 persen masih mengandalkan satu orang atau segelintir orang pengurus saja. Semua orang harus benar-benar aktif jika sudah dilantik sebagai pengurus cabang olahraga. Meski aspek pembinaan tetap berjalan, tapi kami ingin didukung dengan jalannya roda organisasi yang sehat dan baik,” terangnya.

Herda menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa upaya untuk mendorong aktifnya semua pengurus cabang olahraga. Diantaranya terkait pengucuran bantuan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kepada cabang olahraga melalui KONI Kabupaten Bandung yang menggunakan sistem transfer ke rekening cabang olahraga bersangkutan.

“Dengan sistem pembayaran non tunai untuk pencairan bantuan dana hibah ini, mau tidak mau harus ada persetujuan pencairan dari dua orang pengurus harian di cabang olahraga. Ini juga menciptakan sistem transparansi anggaran di setiap cabang olahraga dan berharap bisa memotivasi semua pengurus untuk ikut terlibat dalam jalannya organisasi,” paparnya.

Selain di kepengurusan cabang olahraga, Herda pun akan menerapkan hal yang sama untuk kepengurusan KONI Kabupaten Bandung masa bakti 2018-2022. Dirinya sebagai Ketua Tim Formatur sekaligus Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung 2018-2022, akan memilih personel pengurus yang benar-benar mau aktif dalam organisasi sesuai dengan kewenangan dan tugas masing-masing.

“Saya akan pertegas untuk kepengurusan KONI Kabupaten Bandung 2018-2022 ini. Tidak akan pilih orang yang hanya numpang nama saja di jajaran pengurus tanpa ada kontribusi bagi organisasi maupun pembinaan keolahragaan di Kabupaten Bandung. Saya punya pengalaman dari kepengurusan KONI Kabupaten Bandung sebelumnya. Saya targetkan paling lambat tanggal 3 September, jajaran kepengurusan KONI Kabupaten Bandung 2018-2022 sudah terbentuk karena ada beberapa agenda besar yang dihadapi kedepan,” pungkasnya.

Herda M Ghani sendiri terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung pada acara Musor KONI Kabupaten Bandung tahun 2018 yang diikuti oleh 44 kepengurusan cabang olahraga anggota KONI Kabupaten Bandung. Sebelumnya, Herda M Ghani merupakan Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung masa bakti 2014-2018 danmerupakan calon tunggal pada pelaksanaan musor yang digelar di gedung Omega, Lanud Sulaeman, Kabupaten Bandung, Selasa (28/8/2018).

(ageng)

Meski Libur Panjang, Supardi Percaya Fisik Pemain Persib Terjaga

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kapten tim Persib Bandung, Supardi Nasir merasa optimis timnya akan tetap tampil maksimal pada pertandingan kandang Liga 1 2018 menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, 13 September 2018.

Menurut Supardi, kondisi fisik pemain tetap bugar, walaupun sebelumnya mendapatkan jatah libur selama dua pekan. Pasalnya, selama libur pemain tetap menjalankan program latihan secara mandiri yang diberikan pelatih Mario Gomez.

“Kebetulan kita sebelum libur dikasih program sama pelatih dan pelatih percaya sama pemain, tentunya juga pemain jaga kepercayaan pelatih, itu yang penting, mereka profesional, saya yakin mereka disiplin,” kata Supardi.

Supardi tak menampik saat kembali berlatih di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Senin (27/8/2018) kondisi fisik pemain akan sedikit menurun, hanya saja tidak telalu drop.

“Kalaupun drop gak mungkin di bawah 50, maksimal juga gak mungkin 100 persen, posisi pemain mungkin sekarang di 75-80 persen, gak terlalu sulit kita untuk mencapai 100 persen,” jelasnya.

(Arif)

Demiz Didapuk Jadi Jubir Kampanye Jokowi-Ma’ruf, Sandi Ucapkan Selamat

0
Deddy Mizwar (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) (Istimewa/FokusJabar.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Isu Deddy Mizwar yang didapuk sebagai juru bicara (jubir) Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi, mendapat respon positif dari Sandiaga Uno. Bakal Calon Presiden yang berpasangan dengan Prabowo itu pun memberikan selamat kepadanya.

“Selamat untuk pak Deddy Mizwar, ” katanya usai bertemu dengan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jabar di Savoy Homann, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Selasa (28/8/2018).

Sandi berharap dengan didapuknya Deddy Mizwar suasana politik saat berlangsungnya Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti bakal menjadi lebih baik.

“Pak Deddy Mizwar kan sejuk orangnya. Mudah-mudahan dalam mengeluarkan pernyataan (ketika nanti jadi Jubir Jokowi) yang sejuk, yang membangun,” ucap Sandi.

Sandi sendiri mengaku tidak kecewa bahwa kader dari partai pengusungnya direncanakan akan menjadi jubir pesaingnya di Pilpres. Menurutnya, setiap orang berhak menentukan sikap politiknya. “Setiap individu memiliki kebebasan untuk berpolitik. Saya tidak mau mengomentari itu,” terangnya.

Diketahui, Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristianto menyatakan bahwa Deddy Mizwar menjadi salah satu juru bicara timnya. Hal itu diputuskan sebagai bagian dari penggalangan dan upaya meningkatkan efektivitas tim kampanye sesuai hasil koordinasi dengan Jokowi.

“Bapak Dedi Mizwar itu sebagai salah satu jubir di dalam tim kampanye nasional pasangan Pak Jokowi dan KH Ma’ruf,” kata dia di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2018).

Hasto berujar, Deddy memiliki pengalaman luas dan komunikasi politik yang baik. Termasuk landasan kebudayaan yang menjadi salah satu fokus dari pasangan Jokowi-Ma’ruf.


Demiz Tak Khawatir Kemungkinan Sanksi Partai

Deddy Mizwar sendiri membenarkan terkait rencana dirinya didapuk sebagai jubir kampanye Jokowi-Ma’ruf. Ia menyebut sudah ada kesepakatan verbal antara dirinya dengan TKN Jokowi-Ma’ruf Amin. Namun, keputusan resminya masih perlu dibahas lebih lanjut dengan internal partai.

“Insyaallah fix seperti itu (Jubir Jokowi-Ma’ruf),” kata Deddy saat dihubungi, Selasa (28/8/2018).

Deddy Mizwar (Istimewa)

Hanya saja, kata Demiz, penetapan dirinya sebagai jubir secara teknis masih dalam pembahasan antara dua belah pihak, sekaligus menungu penetapan resmi calon presiden pada 21 September nanti. Hal ini agar semua keputusan jelas dan tidak ada unsur menduga-duga.

“Kalau memang semunya berkesuaian. Ini cita-cita bersama. Kita juga belum tahu sampai sejauh mana kewenangannya. Insyaallah, mudah-mudahan ini sebuah kabar baik. Semua kabar baik,” terangnya.

Disinggung statusnya sebaga kader Demokrat yang sudah sepakat mendukung Prabowo-Sandi, Demiz mengaku tidak ada kendala berarti karena sudah berkomunikasi dengan Sekjen Demokrat, Hinca Panjaitan.

Dengan demikian, ia tidak khawatir dengan kemungkinan keluarnya sanksi dari partai Demokrat. “Saya udah ngobrol teknisnya. Tanya aja ke Hinca,” tandasnya.

(Vetra)