spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7957

Gomez Tak Ingin Komentar Wasit Lagi

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez menegaskan, tidak akan memberikan komentar lagi terkait wasit yang memimpin laga pertandingan timnya di Liga 1 2018.

Menurut pelatih asal Argentina ini, saat ini lebih fokus untuk menyiapkan tim Maung Bandung. Apalagi, performa tim kebanggaan Bobotoh ini dalam kondisi bagus.

“Satu hal, saya pikir soal ini, saya ga akan lagi ngomongin soal wasit dan federasi. Karena itu bukan pekerjaan saya dan tanggung jawab saya,” ucap Gomez.

“Karena jika Soler ga ngomong yang lain gak ngomong gak akan ada yang ngomong. Tanggung jawab saya adalah dengan tim,” tambahnya.

Pelatih berusia 61 tahun ini menambahkan, untuk masalah wasit maupun hubungannya dengan PSSI, hal itu merupakan tanggung jawab dari manajemen. Karena, manajemen yang bisa melakukan protes atau banding secara resmi terkait keputusan yang dianggap merugikan.

“Kita punya manajer untuk ngomongin ini dan bukan tanggung jawab saya. Jika manajer ngomong ya gak apa-apa. Tapi ini bukan tanggung jawab saya. Jika wasit berlaku buruk itu bukan masalah saya,” ungkapnya.

“Fokus saya pada tim. Jangan tanya saya lagi soal wasit dan PSSI, karena bukan urusan saya. Jika mau tanya itu ke manajer atau ke yang lain bukan ke saya. Ok,” tegasnya.

(Arif/Bam’s)

Ribuan Mahasiswa UPI Deklarasi Anti Narkoba dan Radikalisme

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Ribuan mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melakukan deklarasi anti narkoba dan anti radikalisme. Deklarasi tersebut dibacakan oleh perwakilan mahasiswa baru dari setiap fakultas dan kampus daerah UPI pada kegiatan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) UPI tahun 2018 di Gymnasium, Kampus UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Selasa (28/8/2018).

Rektor UPI, Asep Kadarohman menuturkan, deklarasi anti narkoba dan anti radikalisme, merupakan yang pertama kali digelar pada saat pelaksanaan MOKAKU UPI. Selain deklarasi anti narkoba dan anti radikalisme, para mahasiswa baru UPI pun melakukan deklarasi anti mencontek dan plagiarism.

“Deklarasi ini sebagai wujud janji para mahasiswa yang merupakan generasi intelektual masa depan bangsa. Mereka harus memiliki jiwa kebangsaan dan integritas yang kuat. Kami menyadari betul jika salah satu permasalahan bangsa saat ini yakni terkait disintegrasi,” ujar Asep usai membuka kegiatan MOKAKU UPI tahun 2018 di Gymnasium, Kampus UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Selasa (28/8/2018).

Asep menambahkan, selain pembacaan deklarasi yang dilakukan mahasiswa baru, beberapa langkah dan upaya pun dilakukan pihak kampus dalam merealisasikan deklarasi tersebut. Pihak kampus terus memberikan edukasi dan pendampingan terkait bahaya narkoba, radikalisme serta tindakan-tindakan tidak terpuji lainnya.

Sebagai sebuah lembaga edukatif, ilmiah, dan religius, lanjutnya, UPI pun terus melakukan tindakan preventif sebagai pencegahan munculnya tindakan tersebut di kampus UPI. Pihaknya pun tidak akan mentolelir setiap pelanggaran yang dilakukan para mahasiswanya.

“Kami memiliki peraturan-peraturan bagi mahasiswa. Setiap mahasiswa yang melanggar, maka akan ada konsekuensi sanksi yang harus mereka terima. Namun sanksi yang diberikan yakni sanksi yang mendidik karena tujuan dari sanksi itu bukan untuk hukuman namun lebih kepada menyadarkan pelanggar untuk tidak mengulangi perbuatannya,” tegasnya.

Seperti diketahui, pada tahun ajaran 2018-2019, UPI menerima sebagai 8.916 orang mahasiswa baru dari jumlah pendaftar yang mencapai 133.210 orang. Mereka tersebar di berbagai fakultas dan kampus daerah yang terbagi di jenjang pendidikan D1, S1, S2, hingga S3.

(ageng/bam’s)

Supardi Berharap Timnas Tetap Dilatih Luis Milla

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir menilai Luis Milla pantas untuk dipertahankan di Timnas Indonesia, setelah sebelumnya memimpin skuad Garuda di Asian Games 2018.

Menurut Supardi, secara kualitas pelatih asal Spanyol tersebut sudah tidak diragukan lagi, walaupun hanya mampu membawa Timnas U-23 ke babak 16 besar Asian Games 2018.

“Saya berharap Milla dipertahankan, karena kelihatan signifikan perkembangan sepak bola,” kata Supardi.

Supardi menambahkan, saat Timnas Indonesia dilatih oleh Luis Milla, banyak perubahan yang dialami oleh skuad Garuda. Salah satu yang bisa dilihat adalah dari taktik dan strategi bermain.

” Tik tak, mereka main bola antar lininya gak monoton. Itu yang saya paling perhatikan,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)

Perkantoran di Kota Bandung Masih Banyak yang Belum Implementasikan Perwal KTR

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dinas Kesehatan (Dinkes) menargetkan pemantauan ke 1.700 Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di seluruh Kota Bandung. Lokasi tersebut antara lain di sekolah, hotel, restoran dan perkantoran baik kelurahan, kecamatan maupun perangkat daerah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Bandung, Henny Rahayu Ningtyas mengemukakan, tim satgas KTR telah melakukan pemantauan sejak April 2018 lalu. Hingga saat ini, tim stgas KTR baru menjangkau sekitar 50 persen lokasi dari yang ditargetkan.

“Kami yakin sampai akhir tahun ini target tersebut insya Allah tercapai,” ujar Henny saat ditemui di sela-sela pemantauan KTR di Kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda (Kesra) Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Selasa (28/8/2018).

Berdasarkan hasil pemantauan, Henny mengakui jika masih ada sejumlah perkantoran yang belum sepenuhnya mengimplementasikannya Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 315 tahun 2017 tentang KTR. Meski tanda KTR tersebut sudah ada, namun masih banyak yang melakukan pelanggaran.

“Misalnya, masih terlihat asbak yang disimpan sembarang tempat, puntung rokok dibuang dimana saja, dan terutama juga polusi asap rokok,” terangnya.

Bagi para pelanggar, tim satgas KTR masih menerapkan langkah persuasif. Pihaknya belum bisa melakukan penindakan tegas berupa pemberian denda atau lainnya.

“Saat ini aturannya baru Perwal, belum berupa Perda. Kami hanya menyampaikan formulir ke pengelola perkantoran tersebut dan mereka bisa lakukan evaluasi sendiri,” tegasnya.

Pemantauan lokasi-lokasi KTR tersebut merupakan salah satu upaya dalam implementasi Perwal Nomor 315 tahun 2017 tentang KTR. Selain keberadaan Perwal KTR, Kota Bandung pun sudah menerapkan hari tematik tanpa rokok yakni pada hari selasa.

(ageng/bam’s)

Pengurus KNPI Jabar Godog Payung Hukum Musda KNPI Ciamis

0
(FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Setelah mundur selama satu tahun lebih, Musda XIV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Ciamis digelar 22 September 2018 mendatang. Rancangan payung hukumnya saat ini tengah dirumuskan pengurus KNPI Jawa Barat.

Sekretaris KNPI Kabupaten Ciamis, Dani Alinurdin (A Inul) menyebut, Musda KNPI diundur selama satu tahun karena faktor non teknis. Dalam aturan setelah masa kepengurusan KNPI 2014-2017 habis, Juli 2017 lalu, kepengurusan lama wajib melaksanakan Musda dengan tenggang waktu enam bulan.

Namun pada saat itu, Juni-Desember sedang dalam masa Pilkada sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakan Musda. Karenanya, penyelenggaraan Musda diserahkan kepada Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Ciamis.

” Berhubung waktu itu masih dalam rangkaian Pilkada dan MPI pun tidak mau mengambil resiko memaksakan Musda, maka diserahkan ke pengurus Jawa Barat,” ucap A Inul, Selasa (28/8/2018).

Saat ini sambung Inul, pengurus KNPI Jawa Barat dalam tahapan merumuskan payung hukumnya. Tahapan verifikasi terhadap 78 OKP tengah dilakukan.

” Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) sudah bergerak melakukan tahapan-tahapan untuk melakukan penjaringan bakal calon ketua,” ucapnya.

Inul menjelaskan, dari 78 OKP dan 26 Pengurus Kecamatan (PK) terverifikasi berhak untuk mengajukan bakal calon ketua. Ketentuannya, PK dapat merekomendasikan maksimal untuk dua orang bakal calon,

Sementara OKP tingkat Kabupaten/Kota hanya dapat memberikan rekomendasi kepada satu orang bakal calon. Apabila surat rekomendasi tersebut dikeluarkan lebih dari satu dukungan, maka surat dukungan tersebut dinyatakan batal  seluruhnya.

” Dalam Musda Nanti ada 104 hak suara yang akan diperebutkan. Yakni, 78 OKP yang bernaung di KBNI Ciamis dan Pengurus Kecamatan (PK) sebanyak 26,” pungkasnya.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)

Kloter Pertama Jemaah Haji Jabar Tiba di Tanah Air

0
(HUMAS JABAR)

KOTA BEKASI, FOKUSjabar.co.id: Kloter Pertama jemaah haji Jawa Barat telah tiba di Tanah Air pada Selasa dini hari (28/8/18). Para jemaah haji asal Kabupaten Sumedang ini berjumlah 410 orang.

Mereka tiba sekitar Pukul 04.15 WIB dan disambut secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa dan Kepala Kanwil Jawa Barat Kementerian Agama Buchori, serta Plt. Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Setda Provinsi Jawa Barat Sonny S Adisudarma di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi, Jl. Kemakmuran Kota Bekasi.

“Selamat datang kembali di tanah air dalam keadaan sehat walafiat. Informasi terakhir kloter ini (jumlah jemaah) berangkatnya sama pulangnya juga sama,” tutur Iwa dalam sambutannya.

“Insyaallah bapak/ibu sekalian menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. Aamiin ya rabbal alamin,” sambungnya.

Lebih lanjut, Iwa mengaku pelaksanaan seluruh prosesi ibadah haji selama di Tanah Suci berjalan dengan baik. Selain itu, seluruh pelayanan dan pelaksanaan yang dilakukan kepada para jemaah pun berjalan semakin baik dari tahun ke tahun.

“Pelaksanaannya juga berkesan juga dari para jemaah menunjukkan bahwa dari tahun ke tahun pelayanan maupun juga pelaksanaan ibadah haji, khususnya Embarkasi Haji Bekasi melayani jemaah haji Jawa Barat semakin baik,” paparnya.

Iwa berharap, setibanya di Tanah Air, para jemaah haji terus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, sekaligus terus menjaga hubungan sosial dengan masyarakat. Dengan mereka begitu bisa ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Jawa Barat.

“Harapannya sesuai dengan tuntunan dan juga arahan Al Quran dan Hadist Rasulullah SAW, bisa meningkatkan ketaatan, ketaqwaan, sekaligus juga meningkatkan hablum minannas, hubungan manusia,” harap Iwa.

“Dengan demikian harapannya bisa turut membantu mendukung percepaan pembangunan di Jawa Barat,” lanjutnya.

Salah seorang jemaah haji juga menuturkan, ibadah haji merupakan salah satu ibadah yang paling didambakan selama bertahun-tahun. Karena ibadah ini merupakan penyempurna dari ibadah lainnya, yaitu Rukun Islam Kelima.

“Semoga ibadah haji ini tidak hanya menjelma menjadi kesalehan individual, tetapi akan menjelma menjadi kesalehan sosial,” katanya.

(dar)

Jelang Laga Kandang, Intensitas Latihan Persib Meningkat

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih fisik Persib Bandung, Yaya Sunarya menuturkan, staf pelatih sudah menyiapkan program latihan untuk anak asuhnya pascalibur Asian Games 2018 selama dua pekan.

Menurut Yaya, intensitas latihan akan terus meningkat setiap harinya. Pasalnya, 13 September mendatang tim Maung Bandung akan melakoni pertandingan kandang Liga 1 2018 menghadapi Arema FC.

” Kalau program kita tetap progres mulai hari pertama, kedua dan ketiga tetap sama. Cuma intensitasnya dan volumenya berbeda,” kata Yaya di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (28/8/2018).

Pada sesi latihan kedua ini, tiga pemain muda sudah bergabung yakni Wildan Ramdhani, Agung Mulyadi dan Puja Abdillah. Menurut Yaya, ketiga pemain tersebut sebenarnya masih memiliki jatah libur satu hari, namun mereke berinisiatif datang lebih awal.

“Kalau misalnya ada pemain yang ikut latihan kaya Wildan, Agung sama Puja itu karena mereka seharusnya datang besok mulai masuk itu. Tapi dengan keinginan sendiri untuk ikut gabung di latihan ini,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)