spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7936

Presiden Lantik Emil-Uu di Istana Negara

0
(HUMAS JABAR)

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo melantik sembilan Gubernur dan Wakil Gubernur Hasil Pilkada Serentak 2018 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/18). Salah satunya yakni Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Masa Jabatan 2018-2023, Mochamad Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum.

Prosesi pelantikan dimulai sekitar Pukul 10.00 WIB. Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pelantikan dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia. Kemudian Presiden memandu jalannya pengucapan sumpah dan janji jabatan yang diikuti para Gubernur dan Wakil Gubernur.

Setelah itu, Presiden juga para Gubernur dan Wakil Gubernur menandatangani berita acara pelantikan. Prosesi pelantikan diakhiri dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta ucapan selamat dari Presiden dan Wakil Presiden RI juga para Menteri Kabinet Kerja dan para tamu undangan.

Delapan Gubernur dan Wagub lainnya yang dilantik pada hari ini, yaitu: Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman; Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah; Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi dan Lukman Abunawas; Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin; Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana; Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dan Ria Norsan; Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor B Laiskodat dan Josef Nai Soi; serta Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Klemen Tinai.

Langsung Ngabret

Ditemui usai pelantikan, Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil mengaku bahwa dirinya tahu akan dilantik pada hari ini secara mendadak. Namun begitu, Emil dan Uu siap mengemban tugas negara sebagai Gubernur dan Wagub Jawa Barat lima tahun mendatang.

“Saya juga baru diberi tahu kemarin (pelantikan hari ini). Jadi, memang agak dadakan, tapi intinya kita siap mengemban tugas negara dan prioritas-prioritas ke depan sudah menunggu,” kata Emil.

“Jadi, besok serah terima (jabatan) di Gedung Sate di Bandung dengan Pak Pj. (Penjabat Gubernur) Iwan, setelah itu langsung kerja. Bahasa anak sekarang ngabret kira-kira dan doakan lancar,” lanjutnya.

Selain itu, Emil-Uu juga akan merangkul berbagai pihak di pemerintahannya, termasuk membentuk Dewan Pertimbangan Gubernur dan grup Whtasapp (WA) Walikota/Bupati di Jawa Barat. Dewan ini akan berisi para tokoh Jawa Barat serta para peserta Pilgub Jabar Tahun 2018.

“Kita juga akan merangkul mereka mereka yang dulu (dalam Pilkada Serentak 2018) berkompetisi, kita ada namanya Dewan Pertimbangan Gubernur. Isinya para gubernur Jawa Barat terdahulu. Mereka yang berkompetisi di 2018 kemarin inilah. Filsafah Sunda kita merangkul demi masa depan, karena Pilkada adalah masa lalu Jabar juara adalah masa depan” pungkasnya.

“Mereka yang dulu berkompetisi, kita ada namanya Dewan Pertimbangan Gubernur. Isinya para Gubernur Jawa Barat terdahulu. Mereka yang berkompetisi di (Pilkada) 2018 kemarin, inilah filsafah Sunda kita, merangkul demi masa depan karena Pilkada adalah masa lalu Jabar Juara adalah masa depan” katanya.

“Ya mulai besok saya bikin WA grup antara Walikota/Bupati, Sekda kalau tidak perlu bertemu kenapa bertemu kira-kira. Yang penting urusan di Jawa Barat cepat selesai terkoordinasi dan beres,” pungkasnya.

(HUMAS JABAR)

Kiper Persib dan Peraih Mendali Emas Asian Games 2018 Bertukar Jersey

0
(foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Penjaga gawang Persib Bandung, Muhammad Natshir (Deden) bertemu langsung dengan atlet Pencak Silat peraih mendali emas Asian Games 2018, Hanifan Yudani Kusumah.

Meski berbeda Cabang Olahraga (Cabor), namun Deden memiliki hubungan baik dengan Hanif yang se-daerah, di Soreang, Kabupaten Bandung.

Pada kesempatan tersebut, penjaga gawang yang mengantarkan persib meraih gelar juara ISL 2014 ini memberikan jersey dan Hanif pun membalasnya dengan memberi jersey kepadanya.

” Kebetulan tetanggaan. Saya main ke sana untuk mengucapkan selamat. Awalnya saya kasih jersey, dia juga ternyata memberikan untuk saya, sebagai kenang-kenangan, biar termotivasi untuk terus berjuang,” kata Deden dikutip laman Persib, Selasa (4/9/2018).

Deden manambahkan, pesilat yang juga cucu dari mantan penjaga gawang Persib ini akan hadir untuk memberikan dukungan saat Maung Bandung melakoni laga kandang kontra Arema FC di Gelora Bandung Lautan Api, 13 September mendatang.

” Hubungan emosianal kuat, bapak (ayah Deden) dan bapaknya Hanifan teman juga. Rencananya, nanti tanggal 13 dia juga mau nonton ke stadion. Kami saling dukung lah,” pungkas Deden.

(Arif/Bam’s)

Emil Sampaikan Permohonan Maaf kepada Warga Bandung

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dengan adanya rencana pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/9/2018), bersama dengan delapan kepala daerah lain, Ridwan Kamil pun lebih cepat meninggalkan Kota Bandung. Pria yang menjabat wali kota Bandung ini pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Kota Bandung.

“Jika ada kesalahan dan kekhilafan, saya mohon maaf lahir batin. Karena selama 5 tahun terakhir ini memimpin Kota Bandung, mungkin ada kekurangan atau kekhilafan,” ujar Emil saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Selasa (4/9/2018).

Meski demikian, Emil mengaku jika dirinya telah berupaya keras membangun Kota Bandung lebih baik dalam lima tahun terakhir bersama wakilnya, Oded M Danial. Hal tersebut pun dibuktikan dengan ratusan penghargaan yang diraih Kota Bandung.

“Yakinlah, saya sudah bekerja keras siang malam demi Kota Bandung. Sebanyak 345 penghargaan menjadi saksi sejarahnya, meski kekurangan pun masih ada,” tambahnya.

Meski akan meninggalkan Kota bandung, Emil memastikan akan terus membantu warga Kota Bandung. “Jangan khawatir. Saya akan menolong warga Kota Bandung dengan cara yang baru yakni sebagai gubernur Jabar,” tegasnya.

Seperti diketahui, Ridwan Kamil yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Bandung dan berpasangan dengan Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum tampil sebagai pemenang pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 dengan raihan 7.226.254 suara atau 32,88 persen. Pasangan dengan jargon Rindu ini mengalahkan pasangan calon Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang meraih 6.317.465 suara (28,74 persen), disusul pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan raihan suara sah 5.663.198 (25,77 persen).

Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar sendiri sebelumnya dijadwalkan pada 27 September 2018 atayu masuk pelantikan tahap II bersama Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Namun, pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar tersebut dipercepat dengan datangnya surat bernomor T.121/7055/Segera yang ditandatangani Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Sumarsono yakni pada tahap I yang dilaksanakan pada 5 September ini.

Sementara untuk jabatan Wali Kota Bandung yang kosong, secara otomotasi akan langsung diisi Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial hingga masa jabatan Wali Kota Bandung selesai pada 16 September mendatang. Setelah itu, akan ada pejabat yang mengisinya berdasarkan hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018.

(ageng/dar)

Polres Ciamis Kembali Tangkap 1 Orang Tahanan Yang Kabur

0
ilustrasi (web)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Setelah beberepa minggu melarikan diri dari dalam sel Mapolres Ciamis, Dede Heryadi tahanan Rutan Polres Ciamis akhirnya dibekuk di kebon sawo. Tersangka kasus pembunuhan itu  tertangkap kembali di Desa Sukajadi Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis, Senin (4/9/2018).

Kepala Desa Sukajadi Kecamatan Pamarican Haiz Azka membenarkan bahwa ada kejadian di wilayahnya. Setelah diselidiki ternyata polisi berhasil menangkap salah seorang tahanan yang kabur.  Informasi tertangkapnya pelaku pembunuhan itu cepat menyebar luas di sekitar tempat penangkapan. Warga pun heboh  dengan informasi telah tertangkapnya kembali tahanan yang melarikan diri tersebut.

“Tadi saya dapat kabar dari Polsek Pamarican bahwa sodara Dede Heryadi tertangkap kembali disekitar rumahnya,” katanya.

Sementara itu dengan telah ditangkapnya kembali satu orang tahanan yang berhasil melarikan diri tersebut tinggal 3 orang lagi yang masih dalam pemburuan jajaran Polres Ciamis karena sebelumnya telah ditangkap dua orang masing-masing bernama Dede Sutriona warga Kabupaten Pangandaran dan Miftah Farid Yusup warga Kabupaten Tasikmalaya.

(Husen Maharaja/DAR)

Hadapi Laga Berat di Putaran Kedua, Ini Kata Gomez

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menghadapij laga berat pada September 2018 di kompetisi Liga 1 2018. Laga perdana seusai libur Asian Games 2018 Maung Bandung akan menjamu Arema FC (13/9/2018).

Seusai menghadapi Arema, tim kebanggaan Bobotoh ini akan melakoni laga tandang ke markas Borneo FC (17/9/2018) dan kembali ke Bandung menghadapi Persija Jakarta (23/9/2018 serta Madura United (29/9/2018).

Pelatih Persib, Mario Gomez menuturkan, padatnya jadwal tersebut cukup berat bagi pasukannya. Meski begitu, hal tersebut juga dirasakan oleh tim lawan Maung Bandung.

“Itu susah untuk kita, tapi susah untuk mereka juga,” kata Gomez di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (4/9/2018).

Persib sendiri pada putaran kedua ini mayoritas akan menghadapi lawan-lawannya di kandang, sehingga menurut pelatih asal Argentina ini hal itu menjadi keuntungan bagi skuat Maung Bandung.

“Tapi itu penting bagi kita, tapi yang penting kita bermain dengan Arema Persija, Madura, Persebaya di home. Kita juga tanding dengan Bali, Barito Putera juga datang ke sini, yang paling penting kita coba tiga poin,” tegasnya.

(Arif/DAR)

Jelang Laga Persib vs Arema ‎Mali Ngak Mau Pusing dengan Kondisi Lawan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung menghadapi Arema FC pada pertandingan kandang Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, 13 September 2018, setelah sebelumnya libur Asian Games 2018.

Menjelang pertandingan tersebut, pemain belakang Persib, Bojan Malisic mengaku tidak ingin memikirkan kondisi tim berjuluk Singo Edan tersebut. Apalagi, pada putaran kedua ini mereka banyak mengalami perubahan.

“Sampai pertandingan terakhir mereka mengganti banyak pemain. Mereka juga menemukan pelatih baru jadi kita gak ganggu mereka,” kata Mali sapaan akrabnya di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (4/9/2018).

Pada putaran pertama, Persib berhasil menahan imbang Singo Edan dengan skor 2-2. Menurut Mali, pertandingan tersebut sudah berlalu, sehingga saat ini pihaknya memilih untuk fokus mempersiapkan diri bersama tim Maung Bandung.

“Saya gak tahu gimana kondisi sesungguhnya Arema. Maksudnya ini bukan our problem. Kita lebih baik mikirin Persib,” tegasnya.

(Arif/DAR)

Proyek Pembangunan TPPAS Nambo akan Selesai 18 Bulan

0
Penjabat Gubernur Jabar M. Iriawan. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Penjabat Gubernur Jawa Barat (Jabar) M. Iriawan memastikan, proyek pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) bisa selesai selama 18 Bulan.

“Cukup stag lama pembangunan Nambo ini. Saya berharap setelah saya melakukan peletakan batu pertama segera menyelesaikan pembangunan TPPAS ini dan targetnya tadi disampaikan pemenang lelang selesai 18 bulan,” kata Iriawan di Gedung Sate, Selasa (4/9/2018).

Proyek TPPAS Regional Lulut Nambo, yang berlokasi di Kampung Curug Dengdeng, Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, itu sendiri sudah direncanakan sejak 2002 beberapakali tertunda karena berbagai permasalahan birokrasi.

Namun Iriawan meminta kepada pemenang tender pembangunan TPPAS Nambo menyelesaikan proyek dengan cepat. Dia meminta komitmen itu ada sebelum ia selesai menjabat sebagai Pj Gubernur Jabar.

“Peletakan batu pertama TPPAS Nambo yang sudah cukup stag lama. Berkat kerja keras rekan-rekan Pemerintah Provinsi dan semua instansi yang terkait dengan persampahan ini, saya berharap setelah peletakan batu pertama ini segera menyelesaikan proses pembuatan pemrosesan dan pengolahan sampah ini,” katanya.

Pencanangan Pembangunan TPPAS Nambo sendiri dilaksanakan di Gedung Sate, Selasa (4/9/2018). Dengan begitu, kata Iriawan, proyek pembangunan TPPAS Nambo tidak ada masalah. Iriawan sendiri akan mengawal pembangunan yang sudah dijanjikan pemenang lelang meski sudah tidak lagi menjabat sebagai Pj Gubernur Jabar.

“Tentunya kalau mereka diminta sesuaikan targetnya, ternyata mereka bisa. Dulu kemana saja samapai diulur-ulur perpanjangan. Yang jelas saya ingin wilayah metropolitan, Depok, Bogor, Tangerang Selatan, yang sudah banyak direpotkan oleh masalah sampah menumpuk bisa teratasi,” katanya.

TPPAS Nambo sendiri akan mengolah kurang lebih 1.500 ton sampah setiap harinya menjadi 30% Refuse Derived Fuel (“RDF”). Dengan pemrosesan yang sederhana dan berbiaya rendah, RDF akan dibeli oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement”) sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

(Ibenk/DAR)