spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7899

Menang Tipis dari Borneo FC, Ini Kata Staf Pelatih Persib

0
gomez

BALIKPAPAN, FOKUSJabar.id: Persib Bandung kembali melanjutkan tren positif di Liga 1 2018 setelah menaklukkan tuan rumah Borneo FC dengan skor 1-0 di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (17/9/2018).

Asisten pelatih Persib Fernando Soler mengatakan,  kemenangan yang didapat pasukannya pada laga tersebut diraih dengan kerja keras. Pasalnya, tim tuan rumah mampu menampilkan permainan yang menyulitkan.

“Ya kita tadi sudah tahu Borneo tim kuat, mungkin (kita) susah untuk menang,” kata Soler seusai pertandingan.

Soler menambahkan, masalah penyelesaian akhir menjadi salah satu sorotan tim pelatih pada pertandingan tersebut. Pasalnya, banyak peluang yang gagal dimaksimalkan menjadi gol.

“Tadi kelihatan ya. Tapi menit-menit terakhir kita buka 1-0, ktia bisa kelihatan lebih, baik dari emosi dari Borneo. Kita tidak sabar, kalau kita sabar kita lebih banyak cetak gol tadi,” ucapnya.

(Arif/LIN)

Kim Senang Jalani Debut dengan Manis

0
Foto: web

BALIKPAPAN, FOKUSJabar.id: Laga tandang Persib kontra Borneo FC di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (17/9/2018) malam, menjadi laga debut bagi Kim Jeffrey Kurniawan.

Pemain bernomor punggung 23 ini sebelumnya harus absen cukup lama karena patah tulang fibula yang didapatnya pada liga 1 2017 lalu. Kembali merumput bersama tim Maung Bandung, Kim mengaku senang, apalagi pada pertandingan tersebut Persib berhasil tampil maksimal dan membawa pulang poin penuh.

“Yang pasti senang, tampil main pertama dapat tiga poin dan main di tandang lawan Borneo yang tangguh di kandang. Pastinya sangat senang,” kata Kim seusai laga.

Kim menuturkan, permainan apik pada pertandingan pekan ke-22 ini tidak lepas dari dukungan semua pihak. Sehingga dia bisa memberikan kontribusi bagi skuad Maung Bandung.

“Saya mengucapkan terima kasih pada jajaran pelatih atas kepercayaannya dan dukungan supporter. Dan semuanya yang mendoakan saya dan Persib, untuk menang dipertandingan hari ini,” tegasnya.

(Arif/LIN)

Dejan Kecewa Borneo FC Dikalahkan Mantan Timnya

0
dejan
dejan_antonic (foto web)

BALIKPAPAN, FOKUSJabar.id: Borneo FC gagal mengamankan poin pada pertandingan kandang Liga 1 2018, seusai ditaklukkan Persib Bandung dengan skor tipis 1-0 di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (17/9/2018) malam.

Pelatih Borneo FC Dejan Antonic mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Pasalnya, kekalahan didapat di kandang dan sebelumnya timnya juga menelan kekalahan dari Persija Jakarta.

” Kita semua kecewa, karena seperti ini sudah capek. Lima pertandingan kalah, saya tidak mengerti kenapa seperti ini,” kata Dejan seusai pertandingan.

Mantan pelatih Persib ini menambahkan, pada pertandingan tersebut tim berjuluk Pesut Etam tampil bagus dan mampu menciptakan beberapa peluang. Namun, tidak bisa memaksimalkannya menjadi gol.

Justru tim Persib bisa memanfaatkan peluang menjadi gol pada menit 82 melalui Ghozali Siregar.

“Kita game bagus sekali 25 menit, kita cukup bagus ada dua peluang bagus, babak kedua kita ganti sedikit tapi gol kita salah, saya gak mengerti dua kali bisa bola bersih semua lepas, sampai Ghozali dapat bola sendiri dan masuk gol,” jelasnya.

(Arif/LIN)

ARB: Pemilu 2019 Jadi Momentum Soliditas Internal Golkar

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) menyatakan, suksesi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 harus jadi momentum soliditas internal Partai Golkar.

Demikian ditegaskan ARB Dialog Nasional ‘Golkar Kembali ke Akar Rumput, Solusi Menurunnya Elektabilitas Golkar, 2019 Golkar Menang’ di kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Selasa (18/9/2018).

“Kalau kita menyalah – nyalahkan, Golkar pasti kalah. Golkar harus punya semangat untuk menang. Untuk menang kita perlu bersatu, ” tegas ARB.

Seluruh kader Golkar haris memperhatikan dua suksesi itu. Kader Golkar sudah seharusnya memenangkan Jokowi di Pilpres 2019.

“Golkar mempunyai dua tujuan pemenangan, yakni pemenangan Pilpres, Golkar itu menugaskan kader – kader duduk di dalam tim pemenangan Nasional dan mereka bertanggungjawab memenangkan Jokowi untuk kedua kalinya.

Namun, sukses Pileg 2019 wajib menjadi atensi seluruh kader di daerah karena sebagai tanda kemenangan suatu partai.

“Yang kedua, sangat pentingnya bagi Golkar adalah pemenangan Pileg, di situ dengan tegas bahwa tugas Bappilu harus memenangkan kursi sebanyak – banyaknya di dalam legislatif. Partai dikatakan menang kalau mempunyai jumlah terbanyak legislatif di daerahnya masing masing, itu benar,” kata dia.

Untuk diketahui, suara Golkar di 2014 sebanyak 14,75 persen, dengan jumlah kursi 16,25 persen.

“Jadi, kalau kita menggantungkan diri kepada orang lain, tidak akan ada efek yang akan kita harapkan. Maka kita harus berjuang untuk bisa sebanyak mungkin menempatkan kader di legislatif dan ini perlu semangat,” tegas dia.

(LIN)

Pemilu 2019, Golkar Pasang Target Tinggi Raihan Suara

0
fokusjabar.id bantuan pegawai
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (FOTO: WEB)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menilai, pemilihan umum tahun 2019 memiliki kompleksitas paling tinggi di dunia.

Kendati begitu, Golkar mematok target tinggi meraup suara.

Demikian disampaika Airlangga pada pelantikam Badam Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Jabar di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Selasa (18/9/2018).

“Nanti Pileg dan Pilpres bareng, diferensiasinya susah. Ini Pemilu paling kompelks se dunia,” jelas Airlangga.

Dalam penyelenggaraannya, masyarakat harus memilih calon presiden, calon anggota dewan perwakilan daerah (DPD), calon anggota DPR RI, Calon DPRD Provinsi, DPRD kabupaten dan kota. Tantangan pun hadir dengan lembaran kertas surat suara tanpa ada foto.

Artinya, ada sekitar 400 variabel yang menjadi pilihan masyarakat. Simulasi pemilihan penting dilakukan setiap pengurus daerah.

“Memang kompleks. Semua pengurus harus memperkuat kader. Kita harus realisasikan target nasional 18 persen atau 110 kursi. Di Jabar harus meraih 20 persen, atau dari 15 kursi menjadi 22 kursi,” tegas dia.

“Yang menguntungkan kita itu lembar untuk DPR RI warnanya kuning. Mudah-mudahan diuntungkan dalam kertas pencoblosan. Tapi simulasi juga sangat penting,” kata dia.

Dia mengklaim bahwa Jabar salah satu modal andalan untuk menjaring suara dalam Pemilu yang jika dilihat dari pemilih tradisionalnya sudah ada 10 persen.

Tanggal 23 September ini, kata dia, DPP akan melepas Caleg secara nasional l, sekaligus memberikan 1000 bendera per dapil. Setiap ketua di daerah harus memasang seluruh benderanya.

“Partai golkar menguasai kemenangan di 9 provinsi 20 kabupaten kota. Berpengaruh pada mesin partai. Jaringannya kuat. Yang paling penting di 80 dapil, dan punya minimal 80 kursi, itu 14 persen,” pungkas dia.

(LIN)

Peduli Nasib Guru Honorer, Legislator Demokrat Ini Ikut Aksi “ Jihad Guru “

0
Ribuan guru honorer di garut gelar aksi Jihad Guru (Foto Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Anggota DPRD Garut dari Fraksi Partai Demokrat (PD), Mas Yayu Siti Sapuro mengaku peduli dan berjanji akan berusaha maksimal memperjuangkan nasib para guru honorer.

Menurut dia, meski persoalan guru honorer bukan tanggung jawab Komisinya, namun dia mengaku akan tetap memperjuangkannya melalui Fraksi Partai Demokrat.

BACA JUGA:

Kecamatan Sukaresmi Gelar Kencana, SSC Garut Sosialisasi Mitigasi Bencana

“ Saya akan berupaya maksimal memperjuangkan nasib para guru honorer melalui Fraksi Partai Demokrat,” kata Yayu yang juga mantan guru honorer asal Kecamatan Balubur Limbangan, Selasa (18/9/2018).

Hal tersebut Yayu sampaikan bertepatan dengan aksi “ Jihad Guru “ yang mendapat pelecehan profesi dari Djajat Darajat yang kini sudah di copot dari jabatannya selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut.

“ Hari ini saya ikut gabung bersama ribuan guru honorer melakukan aksi Jihad Guru yang menuntut SK penugasan yang masih terkatung-katung,” tegas Yayu.

Anggota DPRD Garut Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang satu ini menegaskan bahwa pengabdian para guru honorer harus benar-benar di perhatikan.

” Mereka sudah lama mengabdi, tapi nasibnya belum sejahtera. Padahal, guru honorer merupakan motor penggerak generasi bangsa ke depan. Harusnya mereka di perhatikan,” kata mantan guru honorer di MTs Yapinur Limbangan (2005- 2009).

“ Sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib mereka, hari ini saya ikut bergabung dan mengawal ribuan guru honorer berunjuk rasa dalam aksi Jihad Guru,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)

Mahasiswa Berharap Supremasi Hukum Kasus Wali Kota Tasikmalaya Ditegakan

0
(FOKUSJabar/Nanang Yudi)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Ratusan mahasiswa berunjukrasa di depan Kantor DPRD Kota Tasikmalaya. Mereka meminta supremasi hukum kasus suap yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditegakan.

Koordinator Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya, Bangkit Semesta Juang Wahab mengatakan, supremasi hukum tampaknya masih sama seperti dulu. Contohnya, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman selalu lolos dari beberapa persoalan yang menjeratnya.

Tidak hanya itu, mereka menuntut kepada Pemerintahan Joko Widodo untuk mengalokasikan APBN dengan tetap sasaran juga memperbaiki harga nilai tukar rupiah yang semakin terpuruk mendekati angka Rp15 ribu per Dolar Amerika Serikat.

“Rupiah semakin merosot, para pekerja asing semakin meraja rela, kasus Wali Kota Tasikmalaya harus segera di usut tuntas,” teriaknya.

(Nanang Yudi/Bam’s)