spot_imgspot_img
Rabu 25 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7683

Wajit dan Bubur Durian Kalijaya Ciamis Siap Bersaing

0
Wajit Durian Produksi Kalijaya (Foto Husen Maharaja)
Wajit Durian Produksi Kalijaya (Foto Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Buah Durian hasil kebun (Holtikultura) Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabuapten Ciamis selain dijual butiran, warga pun menjualnya dalam bentuk olahan. Demikian dikatakan Kepala Desa Kalijaya Suharno, Sabtu (3/3/2018).

Suharno mengatakan, karena produksi hasil kebun khususnya durian di Desa Kalijaya sangat melimpah, wargapun membuat terobosan dengan mengolah durian sebagai bahan camilan.

“Hasil olahan warga kami yang saat ini sudah tersedia, yaitu wajit durian yang dikemas dengan harga terjangkau dan bubur durian,” kata Suharno.

BACA JUGA:

Lobi Politik Golkar-PAN Garut Santai tapi Serius

Menurut dia, makanan olahan berbahan dasar durian itu bisa menjadi produk andalan Desa Kalijaya, terlebih jumlah pohon yang ditanam di desa ini mencapai 3 pohon produktif dan 7 ribuan lebih belum berproduksi.

“Awal kami menanam pohon durian ini tahun 1994 dan untuk bibitnya kami dapat dari bantuan Pemkab Ciamis,” kata dia.

(Husen Maharaja/LIN)

Jalan By Pass Sigobing Banyuresmi Berlubang, Warga Tanam Pohon Pisang

0
Jalan Berlubang di Jalan By Pass Sigibing, Banyuresmi, Kabupaten Garut (Foto Andian)
Jalan Berlubang di Jalan By Pass Sigibing, Banyuresmi, Kabupaten Garut (Foto Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Sebagai bentuk protes atau kekecewaan terhadap infrastruktur jalan, warga menanam pohon pisang di lubang Jalan By Pass Sigobing, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Sabtu (3/3/2018).

Seorang pengendara Rado mengatakan bahwa dirinya biasa melewati jalan tersebut. Menurut dia lubang jalan sudah cukup besar, makanya warga meletakan pohon pisang di tengahnya.

Selain sebagai bentuk protes, menurut dia pohon pisang itu pun menjadi ciri bahwa ada jalan berlubang, sehingga saat malam hari pengendara bisa menghindarinya.

“Jalan itu belum lama dibangun, namun kondisinya sudah rusak, berlubang dan cukup dalam,” kata Rado.

Pihaknya sangat menyayangkan, terlebih jalan itu baru, tetapi kualitasnya sangat mengecewakan. Dirinya meminta agar pengendara berhati-hati saat melintas di jalan tersebut, terutama saat malam hari.

(Andian/LIN)

SIM A Bersubsidi Kemenhub, Pemohon Daftar Secara Online

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Progran pembuatan SIM A Umum bersubsidi dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) berlangsung selama satu bulan. Pada prosesnya, para pemohon bisa mengikuti program tersebut dengan mendaftar secara online.

Untuk Kota Bandung, Kemenhub menyiapkan kuota sebanyak 200 pemohon, namun jumlah itu masih bisa bertambah sesuai kondisi.

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat menijau pembuatan SIM A Umum di Mapolres Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Sabtu (3/3/2018).

“Kita tidak memikirkan kuota, semua diberi kesempatan. Paling tidak mereka memenuhi kualifikasi,” kata Budi.

Dia menyontohkan untuk kuota di Jakarta 600, tapi bisa tambah. Sifatnya cair. Program pembuatan SIM tersebut, kata dia, akan berjalan di 10 kota sasaran. Sebelum di Bandung, program serupa berlangsung di Jakarta dan akan berlanjut ke Jawa Timur.

Total kuota yang diberikan untuk 10 kota itu diprediksi sebanyak 50 ribu pemohon dengan anggaran Rp10-15 milyar.

Setelah program ini berjalan, pihaknya akan membuat program lain, yakni pembuatan KIR gratis. Pola bantuannya serupa, yaitu diberikan porsi anggaran dari Kemenhub dan Corporate Social Responsibility (CSR).

(LIN)

bjb Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Longsor di Kabuapten Kuningan

0

JAKARTA, FOKUSJabar.com : Menanggapi Bencana yang akhir akhir ini melanda beberapa wilayah di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Kuningan bjb melalui corporate social responsibility (CSR) menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam pergerakan tanah longsor dan banjir di enam lokasi posko bencana dari 11 lokasi desa terdampak bencana di Kabupaten Kuningan.

Bantuan diserahkan langsung melalui Kepala bank bjb Cabang Kuningan Maman Rukmana disaksikan Plt Bupati Kuningan Dede Sembada, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agus Mauludin, di enam titik lokasi pengungsian masing-masing wilayah kecamatan yang dilanda bencana, pada Sabtu (3/3/2018).

Bantuan yang diberikan berupa keperluan sehari-hari berupa  perlengkapan tidur, kebutuhan air bersih, perlengkapan untuk bayi, kebutuhan kaum ibu serta kebutuhan sehari-hari seperti sembako dan lauk pauk.untuk para korban. selain bersumber dari dana tanggung jawab sosial perusahaan  bank bjb, juga berasal dari sumbangan Serikat Karyawan (Sekar) bank bjb, dan para pegawai.

“Sesuai hasil koordinasi dengan pemerintah daerah, kami ingin  merehabilitasi dan melakukan recovery pasca mereka terkena bencana,” kata Maman Rukmana.

Atas Bantuan yang disalurkan bjb, Plt Bupati Kuningan Dede Sembada menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada bank bjb atas sumbangannya karena masyarakat memang membutuhkan perhatian.

Menurut Dede, pemulihan dan perhatian terhadap korban bencana bukan hanya tugas pemerintah, namun juga dibutuhkan peran aktif dari perusahaan.

“Semoga ke depan bukan hanya bank bjb yang aktif memberikan bantuan untuk bencana alam, tapi juga perusahaan lainnya karena semua perusahaan punya kewajiban menyalurkan CSR,” tutur Plt Bupati Dede Sembada.

Banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Kuningan terjadi pada Kamis (22/2) pukul 18.00-24.00 WIB, akibat curah hujan tinggi. “Bencana tersebut tersebar di 14 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Kuningan,” Jelas  Agus Mauludin Kepala BPBD Kabupaten Kuningan. Ditambahkannya bencana tanah longsor, terjadi di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, juga terjadi di Dusun Cisampih dan Dusun Cigerut, sehingga mengakibatkan akses jalan tertimpa longsoran.

Sementara di Desa Padamulya. Kecamatan Maleber longsor terjadi di Dusun Singkup dan Dusun Cimulya. Longsor juga menimpa Desa Pakembangan, Kecamatan Garawangi, dan Desa Sindangjawa Kecamatan Kadugede.

“Tak hanya merendam rumah, banjir juga merendam sebuah mushola, satu unit penggilingan padi, dan menyeret tiga unit mobil milik warga,” ujar Agus.

(HW)

SIM A Umum Taksi Online, Kota Bandung Dapat Kuota 200 Pemohon

0
Menhub Budi Karya Sumadi (foto : WEB)
Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: NET)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau program pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) Umum untuk pengemudi taksi online di Mapolres Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Sabtu (3/3/2018).

Peninjauan tersebut berkaitan dengan program Kemenhub yang mewajibkan setiap pengemudi taksi dalam jaringan (Daring) memiliki SIM A Umum.

Hal itu berlaku setelah angkutan sewa khusus dalam hal ini taksi online sepakat masuk ke domain angkutan umum sesuai dengan Undang-undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas.

Budi menyebut Bandung sebagai daerah ketiga dari total 10 kota yang dikunjungi Menhub. Dalam program itu pihaknya memberikan subsidi untuk proses pembuatan SIM bagi pemohon, namun dibatasi dengan kuota, yakni untuk Bandung sebanyak 200 pemohon. Jumlah tersebut, kata Budi, bisa bertambah sesuai kondisi.

Program subsidi dari kemenhub ini, kata dia, sebagai bentuk kepedulian bagi para pengemudi taksi, baik konvensional maupun online. Dia menyebutnya dengan pejuang transportasi.

“Alangkah indahnya kalau kita mengulurkan tangan dan mengajak mereka mematuhi peraturan yang sudah dibuat Kemenhub dan pihak kepolisian.Pengendara yang akan membawa penumpang tujuannya komersial sudah seharusnya mempunyai SIM khusus,” kata dia.

Adapun anggaran yang digelontorkan untuk program pembuatan SIM A Umum itu totalnya mencapai Rp15 milyar untuk 10 kota sasaran.

Untuk informasi, kuota Taksi online sudah ditetapkan oleh pemerintah. Untuk wilayah Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumedang sebanyak 4.542 kendaraan.

Wilayah Operasi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Indramayu sebanyak 1.343 unit.

Sementara Wilayah Operasi Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang diberi jatah 527 Kendaraan. Sedangkan wilayah Operasi Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur sebanyak 723 Kendaraan.

Untuk wilayah Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran diberi jatah 574 Kendaraan.

(LIN)

Kang Hasan: Pendidikan Berkarakter Sejak Dini Sangat Penting

0
Cagub Jabar TB Hasanuddin dalam Seminar di STKIP Pasundan Cimahi (foto IST)
Cagub Jabar TB Hasanuddin dalam Seminar di STKIP Pasundan Cimahi (foto IST)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Dewan Pangaping Pengurus Besar (PB) Paguyuban Pasundan Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) menekankan pentingnya pendidikan berkarakter ditanamkan kepada generasi muda sejak dini.

Hal itu penting sebagai upaya membangun SDM dan menguatkan moralitas bangsa yang sudah mengalami kemunduran di era global saat ini.

“Pendidikan berkarakter ini bisa meminimalisasi kecenderungan degradasi moral, etika dan budi pekerti. Tetapi jelas harus dibarengi cara berpikir kritis yang disampaikan dengan cara santun dan berpikir kreatif,” kata Cagub Jabar nomor urut 4 itu saat menjadi pembicara pada seminar nasional bertajuk ‘Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Keterampilan Abad ke 21’ di STKIP Pasundan Cimahi, Sabtu (3/3/2018).

Dengan begitu, kata dia, generasi bangsa mampu menciptakan kemandirian di segala bidang. Menurut dia, kecakapan berkomunikasi dan kerjasama dalam pembelajaran untuk menguatkan pendidikan karakter di abad ke 21 itu pun sangat penting.Menurut dia, para tenaga pendidik khususnya di Jawa Barat mempunyai tantangan besar dalam penguatan pendidikan berkarakter.

“Pembinaan Karakter kita masih belum maksimal, untuk para tenaga pendidik, mari kita perbaiki bersama,” tutur dia.

(LIN)

Malam Ini, Garuda Bandung Siap Revans Kekalahan atas Hangtuah

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kalah tipis atas BSB Hangtuah di game pertama babak playoff Indonesian Basketball League (IBL) 2018 dengan skor 76-74, Garuda Bandung siap membalas di game kedua yang akan digelar di gor C-Tra, Cikutra Bandung, Sabtu (3/3/2018).

Pada laga pertama‎ yang digelar pada Jumat (2/3/2018) malam, BSB Hangtuah berhasil mencetak 16 point dari turnovers dan 14 poin dari fastbreak. Sedangkan Garuda Bandung hanya mencetak 10 poin dari turnovers dan 7 points dari fastbreak.

“Sebenarnya kita bermain bagus dan pemain sudah bermain sesuai dengan game plan yang disusun. Hanya saja, kita kalah perolehan poin dari turnovers dan fastbreak yang bisa mereka maksimalkan dengan baik,” ujar Pelatih Garuda Bandung, Andre Yuwadi usai pertandingan, Jumat (2/3/2018) malam.

Coach Andre‎ menambahkan, secara permaianan, kedua tim bermain imbang. Namun Diftha Pratama dan kolega tampil tidak terlalu konsisten dalam melakukan defense dan offense.

“Mau tidak mau, untuk game kedua besok (Sabtu, 3/3/2018), kita harus merebut kemenangan untuk menjaga asa tampil di semifinal. ‎Saya hanya tekankan satu hal, konsisten dalam melakukan defend dan offense serta anak-anak harus bermain lebih pintar dan sabar,” tuturnya.

Hal senada diungkap kapten tim Garuda Bandung, Difhta Pratama. Penampilan yang sudah cukup baik pada malam ini, diharapkan akan lebih baik di game kedua pada Sabtu (3/3/2018) dan mengeliminir kesalahan-kesalahan.

“Semoga saja pada game kedua, besok, kita bisa tampil lebih baik lagi ‎dan bisa mengamankan game kedua,” ujar Difhta.

Sementara Pelatih tim BSB Hangtuah, Andika Supriadi Saputra ‎mengucap syukur setelah diberikan kemudahan dan kelancara pada game pertama babak playoff IBL 2018. Kemenangan yang diraih timnya atas Garuda Bandung, karena para pemainnya lebih sabar dalam membangun serangan atau melakukan pertahanan.

“Euforia atas kemenangan hari ini, bukan untuk pengingat saja namun harus ditingkatkan lagi untuk menjalani hari besok karena Garuda Bandung merupakan tim hebat dan tim besar,” tegasnya.

(ageng)