spot_imgspot_img
Rabu 25 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7682

Gomez Baru Pertama Merasakan Jadwal Kompetisi Mundur

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez mengaku baru pertama mengalami penundaan jadwal kick off kompetisi berkali-kali. Karena, selama karirnya, jadwal kick off selalu sudah ada kepastiannya.

Kick off pertandingan Liga 1 2018 kembali mundur untuk yang keempat kalinya, setelah sebelumnya dijadwalkan digelar pada 24 Februari, 3 Maret, 10 Maret, dan diwacanakan menjadi 18 sampai 25 Maret 2018.

“Tidak (pernah), seperti di Argentina, ini tidak pernah terjadi. Mungkin jika terjadi pengunduran jadwal liga, hanya sepekan ,” kata Gomez, Sabtu (3/3/2018).

Gomez menuturkan, mundurnya jadwal kompetisi membuatnya harus membuat program persiapannya kembali. Untuk itu, pelatih berusia 61 tahun berharap segera ada kepastian mengenai kick off kompetisi.

“Sekarang kita tidak tahu jadwal pertandingan, kapan ini dimulai, kapan kita bermain, kapan kita libur dan dimana kita akan bermain selanjutnya. Ini sangat penting bukan hanya untuk Persib, tapi untuk semua tim,” ucapnya.

(Arif/LIN)

Bek Persib Dikaruniai Anak Ketiga

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemain belakang Persib Bandung, Tony Sucipto sedang berbahagia setelah sang istri melahirkan anak ketiganya berjenis kelamin laki-laki, Sabtu (3/3/2018).

Pemain yang menggunakan nomor punggung 6 ini membagikan kebahagiannya mealui akun instagram pribadinya @toncip6, dengan memposting foto anak ketiganya yang baru saja dilahirkan.

Selain itu, dalam captionnya, pemain yang turut mengantarkan Persib meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2014 dan Piala Presiden 2015 ini juga menyampaikan rasa syukur atas kelahiran putra ketiganya”

“Welcome to the world baby boy “J anak ke 3 dari @toncip & @puput_jihanjinan 03-03-2018 Terima kasih ALHAMDULILLAH,” tulis Tony.

Postingan Tony ini mendapatkan like sebanyak 13 ribu lebih dan beberapa pemain Persib juga mengucapkan selamat atas kelahiran anak ketiga Tony di kolom komentar.

(Arif)

Kick Off Mundur, Gomez : yang Rugi Bukan Hanya Persib

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez menuturkan, mundurnya jadwal kompetisi Liga 1 2018 sangat merugikan banyak pihak. Selain Persib, tim perserta lain pun mengalami kerugian.

Mundurnya jadwal kick off yang semula akan digelar pada 10 Maret dan diwacanakan berlangsung antara 18 hingga 25 Maret, membuat tim harus kembali menyusun program.

“Yang rugi bukan hanya Persib, tapi semua tim. Situasi ini tidak menguntungkan bagi semuanya, tidak bagi pemain,  supporter juga staff,” tegas Gomez, Sabtu (3/3/2018).

Gomez menyebut bahwa Persib sudah mempersiapkan program untuk mengarungi kompetisi Liga 1 pada tanggal 10. Namun, mundurnya jadwal kompetisi ini membuat dirinya harus kembali membuat agenda persiapan.

“Kita berlatih setiap hari untuk persiapan Liga yang akan dimulai tanggal 10, sekarang diundur jadi tanggal 24, ini tidak baik bagi persiapan tim. Kita terus berlatih setiap hari tanpa kepastian kapan liga akan dimulai, kapan kompetisi akan bergulir? Dulu tanggal 10, sekarang 24,” kata dia.

(Arif/LIN)

Liga Kembali Mundur, Gomez Butuh Kepastian

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kompetisi Liga 1 2018 yang awalnya akan digelar pada 10 Maret 2018, diundur untuk keempat kalinya. Rencannya kick off kompetisi kasta tertinggi ini baru akan dimulai antara 18 hingga 25 Maret mendatang.

Menanggapi hal itu, pelatih Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez mengatakan bahwa seharusnya operator bisa memastikan jadwal kompetisi, agar program persiapannya tidak terganggu.

“Saya tahu, mungkin kita akan memulai kompetisi tanggal 24 (Maret) mendatang, tapi bagi kita yang terpenting kapan kompetisi ini akan dimulai dengan pasti, karena setiap saat berubah, kita tidak tahu kapan ini akan bergulir,” kata pelatih asal Argentina ini, Sabtu (3/3/2018).

Sebelumnya menggandakan pertandingan uji coba menghadapi Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Kamis (1/3/2018). Laga tersebut, asalnya menjadi uji coba terakhir Persib sebelum liga.

Namun, dengan adanya penundaan jadwal kompetisi, Persib kemungkinan besar akan kembali mengagendakan pertandingan uji coba untuk mengisi waktu.

(Arif/LIN)

Panpel Perserang Lebih Profesional, Persib Kapok Diundang ke Tasik

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Asisten pelatih Persib Bandung Fernando Soler menilai Panpel pertandingan uji coba menghadapi Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf sangat profesional jika dibandingkan dengan Panpel laga uji coba kontra Priangan Selection Tasikmalaya.

Menurut Soler, Panpel Perserang memenuhi semua persyaratan termasuk match fee yang diajukan oleh Persib. Hal itu berbeda dengan Panpel Priangan Selection, karena hingga kini pemain Maung Bandung belum mendapatkan match fee dari laga uji coba kontra Priangan Selection.

“Serang bagus, mereka profesional, makan di restoran, habis main di restoran, makan sama kita semua, It’s okay, no problem,” kata Soler, Sabtu (3/3/2018).

Persib sendiri menurut Soler merasa dipermainkan oleh pihak Panpel Priangan Selection, sehingga kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi tim Maung Bandung. Bahkan, tim kebanggaan Bobotoh ini ke depannya kemungkinan besar tidak akan lagi memenuhi undangan dari Panpel Priangan Selection.

“Tidak ada komunikasi sampai saat ini. Sms atau telepon tidak diangkat, tidak dibalas, pokonya kita sudah datang ke sana (Tasik), lebih baik nanti supporter atau siapa kasih tahu (panpel) di sana, nanti kalau misalnya mereka minta lagi di Twitter atau Instragram, kita minta maaf, kita tidak akan main lagi ke sana,” ucapnya.

“Karena itu, kalau mereka (Tasik) minta kita main lagi kita tidak akan ikut, minta maaf untuk supporter di sana, kita tidak main-main,” tegasnya.

(Arif/LIN)

Welas Asih, Panguyuban Pasundan Lakukan Trauma Healing di Ciniru

0
Anak-anak korban pergerakan tanah di Kuningan (Foto IST)
Anak-anak korban pergerakan tanah di Kuningan (Foto IST)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Forum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Pasundan bersama Paguyuban Pasundan Cabang Kuningan melakukan tindakan Welas Asih. Hal itu dilakukan untuk membantu ribuan korban terdampak bencana gerakan tanah dan longsor di Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan beberapa waktu lalu.

“Yang pertama kami lakukan, yakni mengurangi bahkan menghilangkan gangguan psikologis yang dialami anak-anak korban ini melalui trauma healing,” kata aktivis UKM Unpas Galih Abadi di Bandung, Sabtu(3/3/2018).

Adapun kebutuhan yang mendesak bagi para korban, yakni air bersih, sementara bahan pangan sudah mencukupi. Sebab, sumber mata air yang biasa dimanfaatkan warga untuk mandi, cuci bahkan memasak, saat ini tertutup lumpur akibat longsor yang terjadi.

“Pengungsi harus menunggu tanki air dari pemerintah dan relawan untuk mendapatkan air bersih, itu pun jumlahnya belum memadai,” jelas dia.

Berdasarkan pantauan Paguyuban Pasundan Cabang Kuningan, pengungsi korban bencana gerakan tanah dan longsor di Kecamatan Ciniru tersebar di beberapa lokasi. Beberapa di antaranya di aula Kecamatan Ciniru 255 jiwa, gedung PGRI Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru ada 250 jiwa, gedung Veteran Kecamatan Ciniru 156 jiwa, gedung SMPN 1 Ciniru, Balai Desa Cijemit 216 jiwa, Pesantren Desa Cijemit 15 jiwa, Dusun Sukacai Desa Cijemit 51 jiwa dan sisanya sekitar 567 jiwa tersebar di Dusun Wage, Desa Mungkaldatar.

(LIN)

Pembuatan SIM A Umum di Mapolres Bandung Banyak Pemohon Tak Penuhi Syarat

0
Ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Progran pembuatan SIM A Umum dari Kemenhub yang berlangsung di Mapolres Bandung, banyak pemohon tidak memenuhi syarat.

Demikian diungkapkan Kasubdit Regiden Polda Jabar AKBP Mariyono usai mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Sabtu (3/3/2018).

“Ada sekitar 184 yang mendaftar di hari pertama, tapi banyak yang tidak memenuhi syarat, sehingga kami kembalikan lagi berkas permohonan pembuatan SIM A Umumnya,” kata dia.

BACA JUGA:

Lobi Politik Golkar-PAN Garut Santai tapi Serius

Adapun syarat utama yang harus dipenuhi para pemohon, yakni pada pembuatan SIM A Umum, pemohon sebelumnya harus memiliki SIM A satu tahun.

“Kalau sudah punya (SIM A), baru bisa ditingkatkan lagi jadi SIM A Umum,” terangnya.

Pihaknya mengimbau agar para pemohon SIM A Umum untuk mengikuti setiap peraturan yang ada. Adapun subsidi dari Kemenhub , hal itu meringankan para pemohon dari segi biaya sesuai dengan PP 60 tahun 2016 tentang pemungutan PNPB.

“Kalau normal itu dipungut Rp 120 ribu, dengan skukp Rp 50 ribu dengan kesehatan dan psikologi. Dengan bantuan Kemenhub, pemohon hanya dibebankan membayar Rp100 ribu,” terangnya.

(LIN)