spot_imgspot_img
Senin 30 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7644

Persib Kembali Seleksi Pemain Lokal

0
(FOKUSJabar/Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung kembali mendatangkan pemain lokal untuk diseleksi menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2018 yang akan mulai bergulir 23 Maret 2018.

Pemain yang saat ini dipanggil untuk diseleksi yakni Ardi Idrus. Dia pun langsung diturunkan pada pertandingan uji coba menghadapi Maung Anom di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (19/3/2018).

Ardi menuturkan, rela mengikuti seleksi di Persib, walaupun sebelumnya sudah bergabung dengan Semen Padang, namun manajemen Semen Padang memberikan izin kepadanya untuk mengikuti seleksi.

“Aku sebenarnya di Semen padang. Cuma ada pembicaraan dengan manajer Semen Padang dan staf pelatih (Persib) makanya dia suruh aku ke sini,” kata Ardi Idrus di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (19/3/2018).

Ardi menambahkan, dihubungi staf pelatih Persib pada pekan lalu. “Sebenarnya dari Minggu lalu saya disuruh ke sini tapi baru hadir hari ini. Kontraknya baru masuk. Kebetulan diminta sama staf pelatih di sini sama manajer di sana jadi saya disuruh datang ke sini. Gitu aja,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)

Raja Dangdut Rhoma Irama Dukung Asyik di Pilgub Jabar

0
Rhoma Irama bersama Sudrajat (Foto IST)
Rhoma Irama bersama Sudrajat (Foto IST)

DEPOK, FOKUSJabar.id: Raja dangdut Rhoma Irama berkomitmen mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) di Pilgub Jabar 2018.

Pedangdut legendaris itu pun menyatakan dukungan atas nama Partai Idaman, Forsa dan Soneta Grup saat Sudrajat berkunjung ke studio rekaman Soneta di Jalan Tole Iskandar, Depok, Senin (19/3/2018). Rhoma pun mengaku siap turun (ikut kampanye) untuk menarik simpati masyarakat Jabar untuk memilih Asyik.

“Kami bicara terkait komitmen dukungan, dan sudah fix bahwa kami mendukung Asyik di Pilgub Jabar,” jelas dia.

Dalam pertemuan itu, kata Rhoma, dirinya dan Ajat membahas terknis pola kampanye yang akan dilakukan ke depan bersama dirinya. Dirinya tidak hanya memberikan dukungan kepada Cagub Jabar saja, tetapi di provinsi lain pun memberikan dukungan serupa dengan calon kepala daerah, sehingga harus mengatur jadwal kampanye nanti.

“Sekarang pilkada serentak di seluruh provinsi Jawa Barat kami juga mendukung dan berkampaye di provinsi lain jadi harus mengatur schedule agar tidak bentrok,” katanya.

Kendati begitu, Ketua Umum Partai Idaman itu enggan disebut juru kampanye (Jurkam), dirinya memposisikan diri sebagai partai pendukung dari partai yang dinahkodainya.

Sementara itu, Sudrajat menjelaskan bahwa dukungan dari partai Idaman membuat platfoam pasangan Asyik semakin besar. Sudrajat mengatakan bahwa selain didukung Gerindra, PKS dan PAN, saat ini pun didukung oleh PBB, PPP Dzan Faridz serta Idaman.

“Kekuatan kita semakin besar setelah sebelumnya didukung PBB, PPP Dzan Faridz dan ini menjadi tenaga untuk memenangkan Sudrajat dan Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar, terlebih mendapat dukungan dari Idaman,” jelas dia.

Sudrajat pun memastikan bahwa Rhoma Irama mendukung secara moril dan fisik, sehingga akan menyapa warga Jabar bersama dirinya. Sudrajat pun berterimakasih atas dukungan dari Rhoma, terlebih Soneta dan Idaman akan menjadi kekuatan untuk Asyik.

(AS/LIN)

Polda Jabar Bekuk Pengepul 15 Ribu Bibit Benur Pantai Cidaun Cianjur

0
Polda Jabar Bekuk Pengepul 15 Ribu bibit Benur Pantai Cidaun Cianjur. (FOKUSJabar/Adi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat mengamankan 15 ribu bibit Benur (Bayi Lobster) dari kelompok pengepul ilegal di Kampung/Desa Kertajadi, RT04/01, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur dari tangan R alias Bogel.

Bogel mendapatkan ribuan bibit Benur jenis Lobster Mutiara dan Pasir dengan cara membeli dari para nelayan di kawasan Pantai Jayanti Cidaun.

” Pelaku membeli Bayi Lobster  Pasir dari nelayan dengan harga Rp12 ribu per ekor. Sementara untuk jenis Mutiara Rp40-45 ribu per ekor,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, AKBP Hary Suprapto, di Bandung, Senin (19/3/2018).

Pengepulan Benur dilakukan pelaku selama tiga bulan dan dijalankan di hutan cagar alam di daerah Pelabuhan Jayanti. Namun, yang bersangkutan telah berpindah lokasi ke sebuah rumah di Kertajadi sejak 15 Maret 2018.

” Pelaku tidak memiliki surat izin usaha perikanan. Modus operandinya, mengumpulkan Benur dari para nelayan yang selanjutnya dikemas plastik untuk dijual,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 88 dan Pasal 92 UU RI nomor 45/2009 tentang perikanan dengan ancaman maksimal hukuman penjara 14 tahun penjara.

(Adie/Bam’s)

“Banjir” Relawan Asyik, Sudrajat-Syaikhu Bersyukur

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat-Akhmad Syaikhu (Asyik) bersyukur semakin banyak dukungan setiap harinya. Bahkan banyak relawan yang datang dari relawan pasangan lain. Seperti yang pernah terjadi di Karawang, Pasangan Asyik mendapat dukungan penuh dari relawan yang dipimpin Sopyan Junior. Diketahui, relawan ini memutuskan mengalihkan dukungan dari pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzanul Ulum ke pasangan Asyik.

Sudrajat mengaku bangga atas komitmen relawan dalam upaya memenangkan Asyik di Pilgub Jabar 2018. Hal ini memicu semangat untuk memantapkan tujuan baik membawa Jawa Barat semakin maju dan sejahtera.

“Kepada seluruh warga Jabar, kenali calon pemimpinnya, pilih baik-baik, pelajari rekam jejaknya, pendidikannya dan jejak langkahnya sebelum menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar periode mendatang. Pilih yang Asyik saja seperti yang dilakukan para relawan ini,” kata Sudrajat melalui rilisnya, Senin (19/3/2018).

Sementara itu, Sopyan Junior mengatakan bahwa kepindahan dukungan yang dilakukan dirinya bersama anggota sudah dipikirkan secara matang. Salah satu alasan mereka pindah, yakni karena ketidaksinkronan dengan pasangan Rindu. Sebagai komitmen, dirinya optimistis target 35 persen dari suara pemilih yang masuk pada Pilgub Jabar mendatang di wilayah Kabupaten Karawang bisa tercapai.

“Kami optimis 35 persen suara akan dikantongi pasangan Asyik. Kami pun yakin raihan suara tersebut akan mengantarkan kemenangan bagi pasangan Asyik,” kata dia.

Dewan Pembina Tim Pemenangan Relawan Matahari Asyik Haris Yuliana mengatakan, relawan Matahari Asyik akan menyiapkan lompatan dalam pemenangan Pilgub Jabar 2018 yang bisa jadi tidak dilakukan oleh tim lain. Relawan Matahari Asyik adalah sebuah kelompok kerja keumatan yang akan menjadi magnet bergerak secara kultural dalam memenangkan Pasangan Asyik.

“Kami tidak akan bekerja secara struktural, namun kultural. Seperti Gerakan 212, siapa yang menggerakan, mereka tidak ada strukturalnya, namun gerakan kultural,” kata Haris.

Relawan Matahari Asyik, kata Haris, akan turun langsung ke masyarakat untuk mensosialiasikan berbagai macam program kerja, visi dan misi Pasangan Asyik. Karena basis massa Relawan Matahari Asyik sudah sampai ke ranting atau desa, dan sudah terbentuk sejak lama.

“Basis dari Relawan Matahari Asyik adalah warga Muhammadiyah. Ini keluarga besar yang akan menghimpun banyak suara, makanya ini gebrakan Pasangan Asyik,” ungkap dia.

(LIN)

Tahun Ini, Pemkot Tasikmalaya Gelontorkan Dana Hibah Rp31 Milyar

0
Pemkot Tasik Siap Gelontorkan Dana Hibah Rp. 31 Milyar Lebih. (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya gelontorkan dana hibah sebesar Rp31 milyar. Dana hibah tersebut bagi lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang berdomisili di wilayah Kota Tasikmalaya.

Kabag Kesra Setda Kota Tasikmalaya, Nasihin mengatakan, meski sifatnya hibah, namun para penerima wajib menggunakannya sesuai ketentuan.

” Hibah bukan berarti tidak ada pertanggungjawaban. Artinya, semua penerima akan diperiksa mengenai penggunaannya. Jika tidak sesuai aturan, jelas ada konsekuensi hukum,” ungkap Nasihin saat sosialisasi penerima dana hibah di Gedung Serba Guna (GSG), Kompleks Balaikota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun, Kecamatan Bungursari, Senin (19/3/2018).

Menurutnya, dana hibah merupakan bentuk perhatian Pemerintah Daerah untuk membantu elemen masyarakat yang didasarkan sesuai dengan UU.  Dana sebesar Rp31 milyar tersebut diperuntukan bagi 340 lembaga atau organisasi kemasyarakatan.

Si-penerima dana hibah lanjut dia, sudah melalui tahapan verifikasi. Artinya, sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan.

” Penerima dana hibah harus bisa melaporkan pertanggungjawaban penggunaan dana. Kami imbau, dikemudian hari tidak menimbulkan masalah. Seperti korupsi, penyalahgunaan dana atau tidak tepat sasaran,” harap Nasihin.

(Seda/Bam’s)

Dojo Baraya Garut Fokus Latih Atlet O2SN dan BKC Bank BJB, Haikal: Saya Ingin Jadi Karateka Nasional

0
Dojo Baraya fokus latih atlet O2SN dan BKC BJB (Foto. Andian)

GARUT,FOKUSJabar.id: Salah satu tempat latihan beladiri Karate di Kecamatan Karangpawitan, Dojo Baraya, SMKN 4 Garut dibawah asuhan pelatih  Agus dan Nia (Kang Agus-Teh Nia).

Pelatih Dojo Baraya Garut (Foto. Andian)

Dengan penuh semangat, kedua pelatih yang kebetulan suami istri itu menggembleng seluruh anak didiknya yang akan bertanding di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Garut yang akan digelar awal Mei 2018 mendatang.

Baca Juga: BPBD Kota Tasikmalaya Mulai Antisipasi Kekurangan Air

Selain itu kata Kang Agus, untuk menghadapi kejuaraan BKC Bank BJB open se-Jawa Barat, Jumat-Minggu (13-15/4/2018) di Sorda Jabar Arcamanik Bandung.

“ Kami fokus melatih dan menggembleng para atlet yang akan mengikuti kejuaraan di Bandung dan O2SN tingkat Kabupaten Garut,” sebut Kang Agus, Senin (19/3/2018).

Secara terpisah, salah satu orangtua atlet Karate, Dadan Farid Ridwan ayahanda M. Haikal Al Hilal Hasbi mengapresiasi kedua pelatih Dojo Baraya. Bagaimana tidak, pemusatan latihan tersebut sangat baik untuk mematangkan para atlet.

“ Latihan ini sangat baik untuk persiapan jelang kejuaraan tingkat Jawa Barat dan O2SN Kabupaten Garut. Anak saya sendiri akan berjuang mewakili Kecamatan Wanaraja di tingkat Kabupaten Garut,” imbuhnya.

Sementara atlet berbakat M. Haikal Al Hilal Hasbi yang kini duduk di bangku kelas 3 SDN 1 Wanaraja bercita-cita ingin menjadi atlet Karate nasional dan dunia.

(Andian/Bam’s)

Emil: Daerah Butuh Hub untuk Ruang Kreasi Anak Muda

0
Cagub Jabar Ridwan Kamil (Foto IST)
Cagub Jabar Ridwan Kamil (Foto IST)

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Pimpinan Jatiwangi Art Factory (JAF) Arif Yudi menyebut bahwa anak-anak muda butuh ruang kreasi. Alhasil JAF dibantu Berkaf membangun ruang kreasi di area JAF.

“Tempat ini menjadi hub untuk ngumpul anak-anak muda yang ingin mengembangkan ekonomi kreatif, membuat pertunjukan musik, hingga diskusi politik,” kata dia di JAF Jatiwangi, Selasa (19/3/2018).

Menurut dia, anak-anak sekarang juga mulai banyak yang suka dengan politik. Buktinya, diskusi- diskusi politik tumbuh di sini. Diskusi ini bisa menjadi edukasi politik bagi masyarakat.

“Sekarang mencari pemimpin itu adalah mencari orang yang bisa kerja dan tahu cara mengerjakannya, agar dia bisa ajarin rakyatnya kerja,” kata Arif Yudi.

Tidak hanya itu, ekonomi kreatif pun tumbuh di kalangan anak muda.

Sementara itu Manager Apa Mart Pandu Rahadian menambahkan bahwa Apa Mart yang digelar di aula JAF ini sudah berlangsung 3 bulan lalu. Kegiatannya digelar satu bulan sekali. Yang jualan anak-anak muda di Jatiwangi.

“Ide awal hanya menangkap aspirasi anak muda di Jatiwangi yang kreatif membuat produk tapi bingung cara menjualnya. Maka JAF menangkap aspirasi tersebut sehingga jadilah Apa Mart di lokasi ini,” kata Pandu.

Apa Mart yang digelar di aula JAF itu tak sekadar tempat nongkrong biasa. Untuk bertransaksi, pengunjung harus membeli mpleng, mata uang pecahan 3 ribu, 15 ribu dan 30 ribu. mpleng yang terbuat dari tanah liat ini menjadi mata uang untuk transaksi di setiap gerainya.
Barang yang dijual mulai dari kaos oblong, penganan, hingga handycraft.

Sambil menikmati penganan, pengunjung pun akan dihibur oleh band-band lokal yang menyanyikan lagu-lagu indie ciptaan mereka.

Cagub Jabar nomor urut 1 Ridwan Kamil yang berkunjung ke JAF merasa takjub dengan tempat itu. Menurut dia, masyarakat harus diberi tempat berkreasi. Melalui tempat seperti ini, mereka akan datang membuat karya – karya kreatif.

“Bayangkan kalau tidak ada tempat seperti ini, masyarakat mau berekspresi di mana. Gagasan ini akan saya bawa ke kota kabupaten di Jabar,” kata dia.

Dengan anak muda nongkrong positif, menurut dia, akan menghasilkan energi positif. Di JAF ini misalnya, tanah liat tidak harus menjadi genteng , dengan diolah secara kreatif ditambah citarasa seni bisa maka bisa menjadi aneka barang kesenian yang memiliki nilai jual tinggi.

“Ketika idenya kreatif, bisa menambah nilai ekonomi yang tinggi. Itulah yang menjadi semangat saya membangun Jabar melalui pariwisata, ekonomi keeatif dan perdagangan secara digital, untuk mencapai market yang lebih luas,” kata Emil.

(LIN)