spot_img
Sabtu 7 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7535

Aliansi Rakyat Anti Penggusuran Kecam Aksi Pemukulan Terhadap 3 Orang Aktivis

0
(PRFM/Restu Sauqi)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Penggusuran melakukan aksi di Jalan Merdeka depan Balai Kota Bandung, Rabu (7/3/2018). Dalam aksinya, mereka mengecam tindakan represif berupa pemukulan terhadap 3 orang aktivis yang intens mendampingi warga RW 11 Tamansari.

Koordinator Aksi, Andri mengatakan pemukulan tersebut bermula ketika warga dan beberapa orang aktivis hendak menghadang kedatangan alat berat yang diduga didatangkan oleh pengembang rumah deret. Namun, beberapa orang yang diduga anggota ormas pengawal alat berat itu, melakukan tindakan represif kepada warga yang menghadang.

“Sebanyak 3 orang kawan kami mendapat pemukulan. Sehingga kami terpaksa melakukan okupasi terhadap alat berat tersebut,” kata Andri, seperti dilansir PRFM.

Andri menjelaskan, kasus rumah deret RW 11 Tamansari saat ini sedang berlanjut di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Sehingga, warga dan aktivis ingin saat proses hukum itu masih berlanjut tidak ada tindakan pembangunan apa pun oleh para pengembang, termasuk mendatangkan alat berat.

“Ketiga warga yang mendapat pemukulan bernama, Irfan salah, Lukman mendapat luka bagian pipi dan mendapat 3 jahitan, dan Salman mengalami luka parah bagian kepala. Saat ini Lukman dan Salman belum bisa menjalankan aktivitas sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Massa aksi Aliansi Rakyat Anti Penggusuran juga akan melakukan pelaporan kepada Polrestabes Bandung agar peristiwa tersebut dapat diusut tuntas.

(Agung)

Mulai Hari Ini, Tiket KA Mudik Lebaran Sudah Bisa Dipesan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Berdasarkan prosedur PT Kereta Api Indonesia (KAI), tiket mudik lebaran yang hendak digunakan pada H-10 lebaran, mulai hari ini sudah bisa dipesan.

Manager Humas PT KAI DAOP 2 Bandung, Joni Martinus mengatakan, berdasarkan ketetapan perusahaan KAI, setiap tiket kereta, semua jurusan telah bisa dipesan 90 hari sebelum waktu keberangkatan. Termasuk, tiket mudik lebaran yang diperkirakan jatuh pada tanggal 15-16 Juni 2018.

“Berdasarkan SOP, masayarakat sudah bisa memesan tiket dari H-90. Baik keberangkatan biasa, atau pun keberangkatan lebaran,” kata Joni, seperti dilansir PRFM, Rabu (7/3/2018).

Joni mengatakan pihaknya belum menetapkan jumlah armada kereta. Namun, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, jumlahnya tidak akan jauh berbeda.

“Jika kita mengacu tahun tahun sebelumnya kita menambah 4 KA yaitu Lodaya Malam (Bandung solo), Lodaya Pagi (Bandung solo), Pasundan (Kiara Condong – Suarabaya), Kutajaya Selatan (Jurusan Kutoarjo),” pungkasnya.

(Agung)

Sukseskan Pilkada 2018, ASN Pemkot Bandung Diminta Salurkan Hak Pilih

0
(Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pjs Wali Kota Bandung M Solihin meminta seluru Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menyalurkan pilihnya pada Pilkada Serentak 2018 27 Juni mendatang. Hal itu penting sebagai upaya ikut menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2018.

“ASN dilarang berpihak. Jadi berpihaknya pada saat mencoblos saja, saya tetap mengajak seluruh ASN menggunakan hak pilihnya,” kata Solihin seperti dilansir PRFM, Rabu (7/2/2008).

BACA JUGA:

Perekonomian Jabar Meningkat di Triwulan Pertama 2024

Salah satu bentuk dukungan tersebut, yakni dengan tetap bersikap netral, dan profesional dalam menjalankan tugas serta fungsinya sebagai ASN. Jangan coba-coba memihak, ASN harus tetap netral dan profesional melayani masyarakat.

(Agung/LIN)

Jawara Silat Banjar Siap Amankan Pilkada Serentak 2018

0
Ketua KPU Banjar, Dani Danial Muklis dan Ketua Harian IPSI Kota Banjar, Putut Cahyo Purnomo. (FOKUSJabar/Boip)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Jawara Pencak Silat Kota Banjar turun gunung dan berkomitmen menjaga stabilitas negara dalam rangka menyukseskan Pilkada Serentak 2018.

Komitmen tersebut dituangkan dalam sebuah pagelaran bertajuk ‘Jawara Paseuk Nagara’ yang akan digelar pada 7 April mendatang.

Ketua Harian Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kota Banjar Putut Cahyo Purnomo menjelaskan bahwa para jawara pencak silat diberikan amanah besar dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bersama menyukseskan pemilu.

“Dengan konsep pagelaran kolosal nanti, kita akan membantu mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada terutama pada pemilih pemula dengan balutan seni dan budaya,” ungkapnya, Rabu (07/03/2018).

Putut mengatakan bahwa pencak silat adalah bagian dari warisan Indonesia yang sarat akan makna. Tidak hanya untuk melindungi diri dari ancaman bahaya, tetapi bisa menjadi cara mengenal jati diri. Kaitannya dengan Pilkada, pencak silat juga bisa digunakan untuk suksesi pelaksaan pesta demokrasi dan sebagai benteng menjaga kondusifitas serta stabilitas negara.

(Boip/LIN)

RPJMD dan RPJPD Ciamis Takan Maksimal Tanpa Revisi Tata Ruang dan Wilayah?

0
Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana. (FOKUSJabar/Ibenk)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Ketua DPRD Kabupaten Ciamis Nanang Permana mengingatkan kembali tugas Pemkab Ciamis terkait revisi tata ruang dan wilayah (RTRW). Demikian disampaikan Nanang menyusul masukan DPRD pada Musrembang terkait revisi RTRW tahun lalu belul dilaksanakan Pemkab Ciamis.

“Rancangan revisi RTRW nya belum kami terima, apakah rancangan itu masih nol persen atau bagaimana, kami belum mengetahui. Ada di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Pertanahan (PUPRP),” kata Nanang, Rabu (7/3/2018).

Lebih lanjut dia menjelaskan, tata ruang dan wilayah Kabupaten Ciamis harus sudah diubah, terlebih secara geografis, Kabupaten Ciamis pun sudah banyak berubah. Untuk itu, pada Musrembang tahun lalu DPRD Ciamis meminta Pemkab untuk merevisi RTRW.

“Kami berharap Pemkab Ciamis, DPRD dan kita semua untuk memberikan perhatiannya pada revisi RTRW,” jelas dia.

Dia menegaskan, selama RTRW Kabupaten Ciamis belum diubah, maka selama itu pula penyusunan perencanaan dan pembangunan untuk mengisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunam Jangka Panjang Daerah (RPJPD) sampai tahun 2025 tidak akan pernah maksimal.

(Ibenk/LIN)

Relawan Matahari Asyik Menangkan Ajat-Syaikhu

0
Ketua relawan Matahari Asyik saat memberikan secara simbolis pernyataan dukungan kepada Cagub Jabar Sudrajat (Foto: LIN)
Ketua relawan Matahari Asyik saat memberikan secara simbolis pernyataan dukungan kepada Cagub Jabar Sudrajat (Foto: LIN)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Cagub Jabar nomor urut 3 Sudrajat mengapresiasi dukungan Matahari Asyik yang siap memenangkan Asyik di apolgub Jabar 2018.

Ajat berharap relawan Asyik terus menebarkan kebaikan dan berjuang bersama membangun Jawa Barat.

“Mari kita tetap bersih,bersatu dan membangun Jabar dengan Iman dan Taqwa menuju kesejahteraan,” kata Ajat di depan relawan Matahari di Kota Bandung, Rabu (7/3/2018).

Ajat mengatakan bahwa sikap dukugan relawan Matahari Asyik menjadi semangat untuk merauk suara Asyik. Dia berharap para relawan yang sudah merapat itu terus mendengungkan kebaikan di masyarakat dan menyampaikan visi-misi Asyik dalam membangun Jabar ke depan.

“Dukungan yang luar biasa seperti ini pun terjadi di sejumlah daerah, seperti di Sukabumi, Cianjur dan wilayah lainnya. Ada Garuda Asyik ada juga Gerakan Asyik. Ada yang terang-terangan mendeklarasikan diri, ada juga yang diam-diam langsung turun mensosilisasikan,” kata Ajat.

Lebih lanjut Ajat mengklaim bahwa yang hadir dalam deklarasi saat ini mengatasnamakan kelompok. Mereka setuju dengan visi misi Asyik dan siap menyampaikan visi misi Asyik di masyarakat.

Sementara itu, Dewan Pembina Relawan Matahari Asyik Haris Yuliana mengatakan, pihaknya ingin ada lompatan bagus pada kelompok kerja keumatan tersebut. Pihaknya menyebut bahwa relawan tersebut akan bekerja secara kultural dan bukan struktural.

“Dengan semangat 212 kita ingin menyentuh mereka dengan pendekatan kultural. Kita ingin mendorong para alumni 212 dan mengenalkan bahwa ada pemimpin seperti pasangan Asyik,” kata Haris.

Haris meyebut bahwa massa relawan Matahari Asyik sudah lama terbentuk dan sudah mengakar hingga ke tingkat desa. Di luar struktur tim pemenangan, basis yang massa Muhammadiyah ini siap memberikan lompatan-lompatan baru yang tidak dilakukan tim pasangan lain.

“Masyarakat sudah kebal dengan janji kampanye, makanya kita akan buat kerja kultural,” jelas dia.

Untuk diketahui, relawan Matahari Asyik memilih mendukung pasangan nomor urut 3 itu karena visi Asyik yang memuliakan agama.

(LIN)

Tinjau Lokasi Bencana Longsor, Dewan Imbau Warga Waspada

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Komisi V DPRD Jawa Barat meninjau lokasi terdamoak longsor di Kampung Bonjot, Desa Buniagara, Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (7/3/2018).

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Yomanius Untung langsung memimpin peninjauan tersebut. Di lokasi, para wakil rakyat itu memantau posko-posko pengungsian dan situasi terakhir pasca-musibah tanah longsor.

Selain meninjau, pimpinan dan anggota Komisi V DPRD Jabar itu pun memberikan bantuan logistik kepada korban terdampak tanah longsor.

Yomanius Untung mengaku prihatin dan turut berduka atas bencana tanah longsor yang melanda Kampung Bonjot, KBB.

Dia berharap proses evakuasi korban berjalan lancar dan bisa segera ditemukan.

Untung mengimbau agar masyarakat tetap waspada, terlebih bencana alam bisa mengancam keselamatan setiap saat.

“Kita harus pahami zona lingkungan. Kita pun harus melihat pemetaan zona mitigasi bencana serta zona mana yang boleh ditinggali. Tempat ini (lokasi bencana) tidak bisa dihuni lagi dan butuh relokasi,” kata Untung.

Dia berharap pemerintah setempat (stakeholder terkait) bisa memetakan perencanaan matang terkait relokasi bagi korban longsor.

” Relokasi kemungkinan harus tetapi tempat relokasinya harus betul-betul matang (aman). Jangan sampai para korban kembalin ke tempat semula,” kata dia.

Selain itu, rencana relokasi pun harus memperhatikan ketersediaan fasilitas penunjang bagi para korban. Misalnya ada sarana pendidikan, tempat peribadatan, dan aksesnya mudah.

Dia pun mengapresiasi langkah yang telah dilakukan pemerintah setempat terkait peringatan dini antisipasi bencana.

Namun permasalahan yang muncul di di masyarakat adalah, masih kurangnya kesadaran masyarakat terkait permasalahan zonasi lingkungan.

Padahal pemerintah setempat sudah mengingatkan bahwa lokasi tersebut masuk kategori daerah berbahaya untuk ditempati.

“Ini perlu kesadaran masyarakat agar mengetahui permasalahan zonasi lingkungan, sehingga mengetahui lokasi aman dan tidak aman” pungkasnya.

Untuk diketahui, musibah tanah longsor terjadi pada Senin pukul 06.00 WIB.

Akbitan insiden itu, satu rumah tergerus tanah longsor hingga 300 meter dan menewaskan dua orang warga. Curah hujan yang tinggi diduga menjadi salagmh satu penyebab tanah labil dan terjadi longsor.

(LIN)