spot_img
Jumat 29 Agustus 2025
spot_img
Beranda blog Halaman 6932

Hore ! 58 Kelompok Tani di Ciamis dapat Bantuan Traktor

0
(FOKUSJabar/DH)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kelompok tani di Kabupaten Ciamis kembali mendapatkan bantuan traktor dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Pertanian Ciamis Kustini mengatakan, tahun 2018 Ciamis bantuan traktor sebanyak 58 unit untuk kelompok tani. Masing-masing kelompok tani mendapat satu unit traktor.

“Hari ini baru datang 20 traktor dari provinsi. Belum semua datang, distribusinya bertahap. Titik distribusinya di dinas, jadi kelompok yang ambil ke sini,” kata Kustini, Kamis (29/03/2018) di ruangan kerjanya.

Traktor bantuan tersebut bisa diambil oleh kelompok tani. Setiap kelompok tani harus menyiapkan biaya jasa angkut.

“Ada biaya yang harus dikeluarkan petani untuk jasa angkut. Dari titik diatribusi di sini ke kelompok tidak ada anggarannya. Karena ini bantuan barang yang langsung didrop dari provinsi,” kata Tini.

Kustini menambahkan dengan bantuan tersebut maka jumlah traktor bantuan yang ada di Ciamis yang masih layak pakai sejak Tahun Anggaran 2014 sampai saat ini sebanyak 758 traktor. Jika dibandingkan dengan jumlah kelompok yang ada yakni 2500 kelompok, maka kebutuhan traktor di Kabupaten Ciamis masih sangat banyak.

“Ditambah bantuan yang sekarang datang, traktor layak pakai baru ada 758 unit. Itu baru setengahnya dari total jumlah kelompok tani yang ada. Tetapi ada juga traktor milik perorangan dan swasta,” kata Kustini.

Traktor bantuan pemerintah ini di lapangan disewakan oleh kelompok. Uang jasa sewa traktor itu untuk biaya pemeliharaan dan bahan bakar. “Jadi memang disewakan. Petani yang butuh ya sewa ke kelompoknya. Itu untuk pemeliharaan dan bahan bakar. Tarifnya di lapangan pasti beragam tergantung kesepakatan kelompok,” ujar Tini.

Kustini berharap dengan bantuan traktor tersebut produksi padi di Ciamis lebih meningkat. Petani di Ciamis sangat mengandalkan traktor untuk menggarap tanah sawah.

(DH)

Generasi Kedua Anak Jalanan Diamankan Satpol PP Ciamis

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Anak jalanan yang berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis sepertinya merupakan generasi kedua dari yang telah diamankan sebelumnya beberapa tahun lalu. Demikian dikatakan Kasi Dalops Satpol PP Kabupaten Ciamis Yudi Brata, Kamis (29/3/2018).

Yudi mengatakan, dugaan bahwa anak jalanan sudah beregenerasi karena saat ini anak-anak jalanan yang berhasil diamanka rata-rata usianya masih dibawah umur.

“Kami selalu mendapati anak jalanan yang usianya kurang dari 15 tahun, malahan ada anak jalanan usia sekolah dasar,” katanya.

Dikatakan Yudi, pada tahun-tahun yang lalu anak jalanan yang berhasil diamankan rata-rata usianya diatas 20 tahun.

“Kalau dilihat dari usia rata-rata saya kira ini sepertinya ada regenerasi di kalangan mereka,” ucapnya.

Adanya fenomena perubahan usia anak jalanan dari usia dewasa menjadi anak-anak membuat pihaknya sangat miris dengan kondisi  masa depan anak bangsa.

“Sejak usia anak-anak sudah menjadi anak jalanan bagaimana masa depanya nanti. Mau jadi apa mereka ??,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/DH)

Dua Mobil Mewah Terlibat Tabrakan di Banjar

0
(FOKUSJabar/Boip)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Sebuah mobil mewah Honda Civic Z 5114 UT rusak parah bagian depan akibat menabrak Toyota Serena bernomor polisi Z 1820 WT yang sedang terparkir di depan rumah kecantikan jalan BKR Kota Banjar, Kamis (29/03/2018).

Pemilik mobil Toyota Serena Linda (20) menuturkan bahwa mobilnya sedang di parkir saat dirinya melakukan perawatan kulit. Setelah dirinya hendak membayar biaya jasa kecantikan tiba-tiba terdengar suara keras dari luar.

“Saat saya lihat, ternyata mobil saya di tabrak dari belakang dan mengalami kerusakan parah,” ungkapnya.

Sementara pemilik kendaraan Honda Civic berwarna abu-abu yang diketahui bernama Rusdi (59) warga Pangandaran diamanakan di rumah warga lantaran mengalami shok berat.

Usep (36) juru parkir di sekitar kawasan tempat kejadian perkara menjelaskan mobil Honda Civic datang dengan kecepatan tinggi. Sebelum menabrak ban depan bagian kanan pecah akhirnya pengmudi tidak bisa mengendalikan kendaraan.

“Suara ban itu pecah dan menabrak kendaraan yang sedang parkir. Pengemudi keluar dan meminta tolong dia mengeluh sakit bagian dada,” katanya.

Kejadian kecelakaan lalu lintas ini sudah ditangani Unit Laka Lantas Polres Banjar. Petugas pun menerjunkan kedaraan derek untuk mengevakuasi kedua mobil yang mengalami rusak parah.

(Boip/DH)

Antisipasi Warga Palestina, Israel Kerahkan 100 Penembak Jitu

0
Kepala Staf Militer Israel, Gadi Eizenkot. (foto web)

ISRAEL,FOKUSJabar.id: Pemerintah Israel mengerahkan 100 penembak jitu di sekitar perbatasan Jalur Gaza guna menghalau warga Palestina yang dikabarkan akan menggelar demonstrasi besar.

“Kami telah mengerahkan 100 penembak jitu yang berasal dari seluruh unit militer Israel, termasuk pasukan khusus. Jika nyawa-nyawa dalam bahaya, akan ada izin untuk melepaskan tembakan,” ujar Kepala Staf Militer Israel, Gadi Eizenkot, kepada media lokal Yedioth Abronoth, Rabu (28/3/2018) waktu setempat.

Melansir CNN, Kamis (29/3/2018), Israel merencanakan pengerahan ini setelah sejumlah koordinator demonstrasi mendorong ribuan warga Palestina turun ke jalan di lima lokasi di sepanjang perbatasan Gaza mulai Jumat pekan ini.

BACA JUGA:

Perekonomian Jabar Meningkat di Triwulan Pertama 2024

Unjuk rasa dilakukan guna menuntut pengembalian hak warga Palestina atas tanah mereka yang saat ini diduduki Israel.

Penyelenggara demo mengaku unjuk rasa nanti didukung sejumlah faksi besar Palestina, termasuk Hamas yang selama ini dianggap Israel sebagai teroris.

(Agung/DH)

Efek Bandara Kertajati, Demiz Akan Siapkan Infrastruktur Priangan Timur

0

KUNINGAN, FOKUSJabar.id: Pengembangan infrastruktur jalan di wilayah priangan timur, termasuk yang ada di wilayah Kuningan, Ciamis dan lainnya menjadi salah satu komitmen Cagub Jabar Deddy Mizwar.

Deddy mengatakan upaya ini penting mengingat di wilayah tersebut banyak objek wisata yang menjadi perhatian masyarakat juga mengantisipasi tumbuhnya ekonomi paska beroperasinya Bandara Kertajati, Majalengka.

“Objek wisata di Jabar itu banyak, tapi itu harus diperhatikan terutama dari aspek aksesibilitas, atraksi, dan amenitas, itu syaratnya agar potensi wisata berkembang,” jelas Deddy Mizwar saat berkunjung ke objek wisata Waduk Darma Kuningan, Kamis (29/3/2018).

Menurut Cagub Jabar nomor urut 4 tersebut aksesibiltas sangatlah penting untuk mendorong dan menggali potensi potensi yang dimiliki objek wisata. Sehingga hal tersebut pun bisa mempermudah dan mempercepat gerak para wisatawan.

“Jadi perlu dipikirkan bagaimana akses yang bagus untuk kemari, nanti setelah BIJB jadi mungkin jalan tol ada kesini, jalan lingkar, itu bisa berkembang cepat,” katanya.

Termasuk juga untuk akses ke objek wisata waduk Darma, Kuningan yang harus dibenahi sehingga para wisatawan pun bisa mengaksesnya dengan mudah.

“Akses langsung ke Waduk Darma, itu harus dibuat dan direncanakan, bagaimana dari Majalengka ke Kuningan berapa lama, itu yang harus diperhatikan,” katanya.

Menurutnya itu harus menjadi perhatian, apalagi sebentar lagi Bandara Kertajati akan segera dibuka dan dioperasionalkan. Namun demikian, di sisi lain, masyarakat pun harus bersiap untuk menghadapi perkembangan dan melonjaknya kunjungan wisata ke daerah tersebut.

“Masyarakatnya harus disiapkan lebih baik, sebab saat pariwisata berkembang maka ini multifkier efek. Ada berbagai industri bisa berkembang, kesiapan warganya sendiri harus betul betul terlatih, jangan sampai ini berkembang dampaknya warga malah tersingkirkan,” katanya.

Oleh karena itulah lanjutnya, skill dan kemampuan sumber daya manusia nya harus terus ditingkatkan. Baik dari sisi pendidikan formal maupun pelatihan pelatihan.

“Jadi pendidikan seperti apa yang harus disiapkan untuk menunjang destinasi wisata. Baik itu pendidikan perhotelannya, kuliner, kerajinan tangan, fashion dan lainnya. Itu harus disiapkan,” katanya.

Menurutnya, peningkatan pendidikan dan keterampilan tersebut sangat penting, sehingga masyarakat sekitar pun bisa menikmati perkembangan ekonomi di wilayahnya masing masing.

“Kalau kunjungan wisatanya meningkat, SDM nya pun harus meningkat, kalau tidak maka akan ada orang lain dari luar daerah yang akan mengisi peluang peluang disana, akibatnya warga sekitar tidak akan mendapat apa apa,” katanya.

Seperti diketahui, dalam kampanye ke wilayah priangan timur Deddy Mizwar sempat mengunjungi beberapa objek wisata. Selain Pantai Pangandaran dan Situ Lengkong Ciamis, Jenderal naga bonar pun mengunjungi Waduk Darma.

(LIN)

 

Deddy Mizwar: Produksi Pertanian Kuningan Perlu Dioptimalkan

0

KUNINGAN,FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar akan mengoptimalkan potensi pertanian di daerah pendukung lumbung padi, seperti Kuningan dengan menitikberatkan pembangunan waduk dan irigasi teknis.

Deddy mengatakan, meski belum signifikan Kuningan memiliki potensi besar di sektor pertanian kalau dibandingkan dengan Indramayu.

BACA JUGA:

Perekonomian Jabar Meningkat di Triwulan Pertama 2024

“Makanya itu perlu didorong agar lebih dioptimalkan,” jelas Deddy saat melakukan peninjauan panen raya di daerah Luragung Kuningan, Kamis, (29/3/2018).

Sektor pertanian di wilayah Kuningan memang perlu lebih dioptimalkan, sehingga hasilnya pun bisa maksimal. Apalagi di wilayah Kuningan ini banyak pesawahan tadah hujan.

“Seperti di wilayah Luragung, ini sawah tadah hujan, produksinya bisa mencapai sekitar 5 ton per hektar gabah kering giling. Itu cukup bagus,” katanya.

Langkah optimalisasi salah satunya melalui irigasi teknis. Apalagi di wilayah Kuningan ini akan dibangun waduk Kuningan.

“Barangkali masalah irigasi teknisnya, sementara di Kuningan nanti ada waduk yang dibangun juga, Kalau Sumedang ada waduk Sadawarna dan Cipanas,” kata dia.

Lebih lanjut Deddy mengatakan, irigasi merupakan hal yang penting. Karena itu pemerintah pun akan membangun 7 waduk di Jabar.

“Mudah mudahan bisa lebih meningkat produksinya, bukan hanya produksi per hektar, tetapi juga index penanamannya bisa 2 sampai 3 kali lipat. Selain itu tinggal ditambah lagi inovasi teknologi dengan 2 kali setengah kali penanaman setahun tapi hasilnya lebih besar karena ada pembenihan dan pupuk yang bisa meningkatkan produksi,” katanya.

Menurut dia, banyak hal yang perlu dikembangkan dalam sektor pertanian di Jabar. Termasuk juga pengembangan lahannya, apalagi selama ini banyak lahan pertanian yang dialih fungsikan.

“Lahan pertanian ini masih sulit untuk dikembangkan intensifikasinya, banyak alih fungsinya. Makanya intensifikasinya plus irigasinya, kan baru 74 persen, jadi ada 26 persen lagi yang belum teririgasi dengan baik, makanya waduk waduk akan dibangun, ada 7 waduk termasuk Sukamahi, Ciawi, Sadawarna, Leuwi Keris, Patenggeng, Cipanas dan Waduk kuningan. Itu segera dibangun,” jelas dia.

(LIN)

Pastikan Warga Jabar Punya Hal Pilih, Hasanah Buka Posko Aduan DPS

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tim Pemenangan Cagub-Cawagub nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) membuka posko aduan bagi masyarakat yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Koordinator Tim Advokasi dan Hukum pasangan Hasanah Rafael Situmorang mengungkapkan, dibukanya posko itu untuk memastikan seluruh masyarakat Jabar memiliki hak pilih dalam Pilkada Serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019.

“Pemilu ini hak konstitusionap rakyat, karena itu kami ingin menjamin hal tersebut dipernuhi oleh penyelenggara Pemilu,” kata Rafael di kantor DPD PDIP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Kamis (29/3/2018).

BACA JUGA:

Soal Pilkada 2024, Ini Kesepakatan PDI-P dan PCNU Ciamis

Pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang tidak terdaftar dalam DPS untuk melapor. Rafael pun mendorong mastarakat yang sudah memenugi syarat sebagai pemilih agar berperan aktif dalam proses Pilkada ini.

“Kami siap mengadvokasi masyarakat yang belum masuk DPS. Harapannya agar seluruh masyarakat Jabar bisa berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini,” jelas dia.

(LIN)