spot_img
Sabtu 30 Agustus 2025
spot_img
Beranda blog Halaman 6929

Keren Euy ! Humas Jabar Borong Enam Piala PRIA 2018

0

SURABAYA, FOKUSJabar.id : – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Biro Humas dan Protokol Setda Jabar menyabet enam penghargaan pada ajang Public Relation Indonesia Awards (PRIA) 2018 yang diselenggarakan di Surabaya.

Dua penghargaan Gold diperoleh dari kategori Penghargaan Video Profile dan Departemen PR, dua penghargaan Silver pada kategori Program PR (Government PR/Ngopi Saraosna), satu penghargaan Bronze pada kategori Media Sosial.

Pemprov Jabar juga meraih penghargaan khusus kategori Pemerintah Provinsi Terpopuler di Media pada 2017.

Ditemui usai acara, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Jabar Sonny Adisudarma mengatakan penghargaan yang didapatkan adalah buah dari kerjasama dan kerjasama yang baik seluruh jajaran.

“Alhamdulillah kita mendapat apresiasi. Hal ini tentu patut disyukuri. Apalagi kategori yang didapatkan semuanya bergengsi,” ujarnya, Kamis (29/3) malam.

Raihan itu sekaligus meneruskan torehan prestasi dalam ajang serupa yang diselenggarakan pada tahun lalu di Bali dalam kategori media relations, new media (media sosial), website internal dan departemen public relations.

Sonny mengaku bahwa seluruh satuan kerjanya selalu memberikan kinerja terbaik dalam setiap menjalankan tugas. Apalagi suntikan moral didapatkan langsung dari Sang Gubernur Jawa Barat, Ahmad Herhawan.

“Kepercayaan Pak Ahmad Heryawan luar biasa. Beliau mendukung dengan fasilitas berupa anggaran yang cukup,” terangnya.

“Tentu ini menjadi motivasi kami untuk tetap berkarya, berdedikasi melayani masyarakat,” lanjutnya.

Kepala Bagian Publikasi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jawa Barat, Ade Sukalsah menambahkan bahwa modal utama insan kehumasan di sebuah pemerintah daerah adalah kepercayaan dari pimpinan.

“Buat kita, punyà ilmu atau jaringan akan percuma kalau ga ada kepercayaan dari pimpinan. Kepercayaan pimpinan adalah energi untuk kita agar bisa bekerja dengan leluasa,” katanya.

Terkait penghargaan yang didapatkan, Ade menilai bahwa itu berarti metodologi yang diterapkan sudah sesuai. Pasalnya, penilaian dilakukan oleh juri yang independen dan objektif.

“Pemprov Jabar bisa borong enam piala, tentu kita merasa percaya diri dan leluasa bahwa apa yang kita lakukan sudah pas,” imbuhnya.

“Tentu ini jadi semacam motivasi kami untu selalu bekerja dengan baik,” pungkasnya.

Pada tahunnya yang ketiga, PRIA akan digelar di Tunjungan, Surabaya, Kamis (29/3/2018), pukul 19:00 – 22:00 WIB bersamaan dengan festival rakyat Mlaku-mlaku nang Tunjungan dan diselenggarakan secara outdoor, menutup sepanjang Jalan Tunjungan, Surabaya. Walikota Surabaya Tri Rismaharini hadir langsung pada acara yang dihadiri juga oleh para penerima penghargaan dari unsur pemda, kementerian, lembaga, perbankan, dan swasta, serta 2500 orang warga Surabaya.

(DH)

Kabupaten Bogor Siap Jadi Tuan Rumah Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V

0
(FOKUSJabar/Ageng)
BOGOR, FOKUSJabar.id : Kabupaten Bogor menyatakan siap menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V pada Oktober 2018 sebagai tuan rumah pelaksana. Pelaksanaan Chef de Mission (CDM) Meeting yang digelar Rabu (28/3/2018) malam di Ballroom Aston Sentul Lake & Resort, Kabupaten Bogor, menjadi salah satu bukti kesiapan Bumi Tegar Beriman menyambut perhelatan multieven olahraga terakbar di Jabar.
Ketua Umum PB Porda Jabar XIII & Peparda Jabar V Tahun 2018 sekaligus Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti menuturkan, penunjukkan Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah Porda Jabar XIII dan Peparda V merupakan pengulangan sejarah setelah pada tahun 1999 pernah menjadi tuan rumah multieven olahraga empat tahunan di Jabar.
Dengan berbekal pengalaman tersebut, pihaknya pun mengaku cukup siap untuk menjadi tuan rumah dari pelaksanaan Porda Jabar XIII dan Peparda V pada tahun 2018.
“Menjadi tuan rumah Porda Jabar XIII dan Peparda V tahun 2018 merupakan pengulangan sejarah. Tahun 1999 Kabupaten Bogor pernah menjadi tuan rumah gelaran serupa, ” kata  Nurhayanti.
Sejak ditetapkan sebagai tuan rumah pada acara penutupan Porda Jabar XII tahun 2014 di Kabupaten Bekasi, Pemkab Bogor terus melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk membangun dan mematangkan pelaksanaan Porda Jabar XIII.
Untuk menguatkan semangat dalam menyukseskan gelaran Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V, Kabupaten Bogor sudah menetapkan maskot pada 10 April 2017 lalu yakni sepasang Harimau Jawa yang diberi nama Wela dan Weli.
Secara filosofi, harimau ini mencerminkan sifat Maung Lodaya dan Sancang yang berarti perkasa dan berjiwa pahlawan. Ini menunjukkan pada pelaksanaan Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V ini mengedepankan sikap perkasa dan kepahlawanan yang menjungjung tinggi sportifitas.
Pemkab Bogor juga telah menyiapkan tema kegiatan Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V yakni Mengukir Prestasi di Bumi Tegar Beriman. Tema tersebut diharapkan menjadi bagian dari spirit dunia olahraga yang diawali dengan tema Berjaya Di Tanah Legenda pada saat PON XIX, lalu Energy of Asia pada saat pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang, hingga spirit Olahraga Menyatukan Kita pada gelaran PON XX tahun 2020.
“Insha Allah, mata rantai dari tema-tema tersebut bisa menjadikan Jabar kembali berjaya di Tanah Papua pada tahun 2020 untuk Nusantara. Dan rangkaian terakhir, kita akan menggelar Kirab Api  Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V sebulan sebelum pelaksanaan untuk menebarkan spirit, ” ujarnya.
Api sendiri akan diambil dari api abadi di Gunung Pancar dan diarak di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor serta disemayamkan di Gedung Dispora di depan Stadion Pakansari Kabupaten Bogor.
(ageng/DH)

PPK Sukawening Gelar Sosialisasi Pilkada 2018

0
(FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sukawening Kabupaten Garut menggelar Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah 2018 tingkat PPS Desa Sukaluyu, Jumat (30/3/2018) bertempat di Aula Desa Sukaluyu.

Ketua PPK Sukawening, Ahmad Syaripudin mengatakan, sosialisasi di Sukaluyu merupakan titik terakhir sosialisasi yang mana sebelumnya acara yang sama telah dilaksanakan di 10 desa.

Sosialisasi tersebut merupakan tahapan Pilkada Serentatk 2018  yang harus dilaksanakan oleh PPK dan PPS.

“Intinya, acara ini merupakan ajakan kepada masyarakat guna menyalurkan aspirasinya pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang,” singkatnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sukaluyu, Asep Wahab, menyampaikan masyarakat menggunakan hal pilihnya.

“Selain sosialisasi indoor, besok PPK ada agenda konvoi diharapkan warga bisa meramaikan acara tersebut,” ajaknya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Sukaluyu, Ketua RW, PPDP serta sejumlah tamu undangan lainnya.

(Andian/DH)

Ini Alasan PUI Dorong Aher Maju di Pilpres 2019

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ketua Pemuda Persatua Umat Islam (PUI) Raizal Arifin menyatakan sosok Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) pantas menjadi kandidat calon presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Alasannya, Aher telah teruji sukses memimpin Jawa Barat dalam dua periode pemerintahan.

“Sosok Kang Aher bagi Pemuda PUI adalah presiden alternatif di Pilpres Tahun 2019,” katanya.

Adapun alasan Pemuda PUI mendukung Aher untuk menjadi presiden yaitu, telah teruji sukses memimpin Jawa Barat dua periode. Baik personal maupun kelembagaan, Aher telah menyabet 234 penghargaan bergengsi dari presiden maupun institusi kementerian.

“Baik tingkat nasional maupun internasional,” kata dia.

Kemudian kata Raizal, Aher adalah sosok yang cerdas secara keilmuan tapi taktis menangani persoalan-persoalan kekinian. Aher terus belajar, dari S-2 di IPB dan sekarang sekarang program doktoral. Bahkan Yongsan University, Korea memberikannya gelar Doktor Honoris Causa.

“Yang jelas dari akademik juga Aher ini sudah tidak perlu diragukan lagi,” tuturnya.

(AS/DH)

Aher Tanggapi Santai Didorong Pemuda PUI Maju di Pilpres 2019

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemuda Persatuan Umat Islam (PUI) mendorong Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) maju menjadi Calon Presiden 2019 mendatang.

Hal tersebut terungkap dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) Pemuda PUI di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Jumat (30/3/2018).

Sebagai Dewan Syuro PUI, Aher menanggapi tenang hal tersebut. Kata dia, ketika ada yang mendorong untuk mencalonkan diri sebagai presiden mudahan-mudahan terkabul.

“Aher for presiden? saya selalu bilang amin, mudah-mudahan,” katanya.

Aher mengapresiasi dorongan dari PUI, itu sebab kata dia siapapun yang mendorong dirinya untuk di Pilpres nanti itu merupakan suatu hal yang bagus dan baik.

“Kan dalam demokrasi terbuka. Siapa pun berhak menjadi pemimpin di negeri ini,” ujar Aher.

Kendati demikian kata Aher, kalau nanti perjalanannya seperti apa itu urusan lain. Sejumlah anak bangsa yang mendorong siapa pun kader bangsa yang hadir saat ini menjadi presiden cukup bagus.

“Kan muncul di kawasan tengah atau NTB ada TGB, Jakarta ada Pak Anies Baswedan kemudian di Jabar ada juga saya kira bagus,” ucap dia.

Terkait dukungan dari PUI Aher mengatakan, hal itu gambaran sekelompok umat yan menginginkan kadernya menjadi pemimpin.

“Itu bagus. Negeri ini perlu stok kepemimpinan yang banyak. Dengan 250 juta orang perlu kepemimpinan,” tuturnya.

(as/bam’s)

Gara-gara Foto Bareng Cagub Demokrat, Enam Kades di Karawang Jadi Tersangka

0
Ketua Panwaslu Kabupaten Karawang Syarif Hidayat menunjukkan foto para kades dengan salah satu Cagub Jabar, Kamis (29/3/2018).(KOMPAS/Farida Farhan) Penulis : Kontributor Karawang, Farida Farhan Editor : Reni Susanti

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jawa Barat, Yusuf Kurnia mengatakan, enam Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Karawang kedapatan foto bersama dengan Calon Gubernur (Cagub) Demokrat, Deddy Mizwar.

Ke-enak Kades sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kasusnya telah dilimpahkan ke Polres Karawang untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut Yusuf, petugas Panwaslu juga mengamankan barang bukti berupa Pin dan baju Pasangan Calon (Paslon) Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

” Biasanya, foto dalam bentuk apapun itu petunjuk awal. Nah nanti peristiwanya dimana, apa yang dilakukan, nggak hanya sekedar dilihat dari aspek itu,” ujar Yusuf, Jumat (30/3/2018).

Keenam Kades tersebut yakni, Kades Balonggadu, Suhana, Kades Kalijati (Deny Supriyatna), Kades Barugbug (Suhatip), Kades Duren (Abdul Halim), Kades Tirtasari (Tuti Komala) dan Kades Cirejag, Dadang Supriatna.

Akibat perbuatannya, mereka dikenakan Pasal 71 (1) jo 188 UU Nomor 10/2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi Undang-undang.

(Adie/Bam’s)

Produsen Tarik 27 Merk Ikan Makarel Bercacing

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id : Sejumlah produsen produk makanan ikan makarel bercacing akan menarik produk makanan berkaleng dari pasaran.

Penarikan tersebut merupakan respon dari instruksi BPOM setelah ditemukan Cacing dalam 27 merk ikan makarel kaleng.

Melansir CNN, Jumat (30/3/2018), Sekretaris Perusahaan PT Central Proteina Prima (CPP), Armand Ardika mengatakan, akan mengikuti instruksi apapun dari BPOM. Namun bukan berarti produk Fiesta Seafood Mackerel tidak aman untuk dikonsumsi.

“BPOM mau ngomong begitu (Fiesta Seafood Mackarel bercacing), silakan. Minta tarik, kami tarik. Tapi jangan salah, produk kami sudah melewati proses HACCP SNI dan sudah dicek oleh badan karantina KKP,” kata Armand , Kamis (29/3/2018).

Sementara itu, PT Heinz ABC Indonesia yang merupakan produsen ABC Mackereljuga mengungkapkan hal serupa.

“Perusahaan kami selalu menjunjung tinggi integritas dan menempatkan konsumen sebagai yang utama, di mana tindakan melakukan penarikan produk ABC Makarel secara sukarela dari pasar merupakan bukti nyata dari penerapan nilai-nilai tersebut,” tulis PT Heinz ABC Indonesia.

Armand menjelaskan sampai saat ini belum ada kepastian teknis dari BPOM terkait tindak lanjut mengenai durasi penarikan produk, jumlah produk yang ditarik, sampai perbaikan yang harus dilakukan.

Sebelumnya, Kepala BPOM Penny Lukito menginstruksikan bagi produsen, distributor, ataupun importir produk ikan makarel kaleng yang mengandung cacing parasit untuk menyetop penjualan.

“Kami instruksikan penghentian sementara impor dan produksi sampai ada audit yang lebih besar,” kata Penny.

(Agung)