spot_img
Sabtu 30 Agustus 2025
spot_img
Beranda blog Halaman 6928

Datang ke Ciamis, Aher Disambut Spanduk #2019GantiPresiden, Ini Respon Warga

0
Ketua AKDPI Ciamis M Abdul Haris. (FOKUSJabqar/DH)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kedatangan Ahmad Heryawan (Aher) ke Ciamis Sabtu (31/3/2018) disambut spanduk bertuliskan ‘Selamat Datang Calon Presiden-Ku #GantiPresiden2019’ di beberapa titik memancing respon warga Ciamis dari beberapa elemen.

Spanduk tersebut salah satunya direspon Ketua Aliansi Kuwu dan Perangkat Desa Indonesia (AKPDI) Kabupaten Ciamis M. Abdul Haris.

Menurut dia, spanduk itu sebagai sinyak bahwa arus dukungan terhadap Aher untuk melangkah pada bursa pencalonan di Pilpres 2019 mulai ramai, terutama di kalangan masyarakat etnis Sunda.

“Aher ini sosok potensial dari etnis Sunda untuk maju dan menjadi pemimpin nasional. Dan sebagai warga Jawa Barat, warga Sunda, saya juga turut mengapresiasi,” kata Haris.

Haris mengatakan bahwa Sunda adalah etnis terbesar kedua di Indonesia, sangat pantas jika masyrakat dari etnis Sunda ini menginginkan figur yang bisa mewakili etnis menjadi pemimpin nasional.

“Orang Sunda harus sepakat dan satu keingingan. Karena sampai saat ini figur Sunda yang potensial ya baru Kang Aher. Indikatornya beliau sudah teruji memimpin pemerintahan Jawa Barat selama dua periode, pengalaman itu modal dasarnya, ” kata Haris.

Respon positif juga muncul dari Ketua HMI Cabang Ciamis Hendrik Firmansyah. Menurut dia, setiap orang yang memiliki keinginan menjadi pemimpin dan memiliki niat memajukan negara harus didukung.

“Kami mendoakan yang memiliki niat baik memimpin negara menjadi lebih maju dan lebih baik. Semoga lancar dan tercapai,” kata Hendrik.

Di Ciamis rencananya Aher akan menghadiri undangan Deklarasi Aher For President yang digelar oleh Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Kabupaten Ciamis, bersilaturahmi dengan KH. Nonof Hanafi, Seminar di Universitas Galuh dan bersilatuthami ke Pesanten Miftahul Huda 2 Kecamatan Jatinrgara.

(DH/LIN)

Ridwan Kamil Gunakan Motor Plat Merah Saat Kampanye, Tim Klaim Hanya Spontan?

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Wakil Ketua Tim pemenangan Cagub-Cawagub Jabar nomor urut 1 Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum (RINDU) Arfi Rafnialdi mengklaim bahwa penggunaan kendaraan plat merah oleh Ridwan hanya spontan dan praktis.

Dia mengaku bahwa penggunaan sepeda motor plat merah  saat kampanye di Kuningan Senin (23/3) lalu itu karena tidak adalagi kendaraan.

Untuk diketahui, dalam sebuah foto, Ridwan Kamil tampak dibonceng menggunakan sepeda motor plat merah E 2254 Y.

“Itu spontan dan praktis semata, mengingat keterbatasan kendaraan roda dua di lokasi. Sebagai tamu, Ridwan Kamil tentu menghargai inisiatif tuan rumah,” klaim Arfi, Sabtu (31/3/2018).

Cagub Jabar Ridwan Kamil Pakai Motor Plat Merah (foto IST)
Cagub Jabar Ridwan Kamil Pakai Motor Plat Merah (foto IST)

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak masuk dalam jadwal kampanye, melainkan kunjungan kemanusiaan.

Terlebih saat itu Ridwan Kamil tengah meninjau pengungsian korban longsor di Desa Pinara, Kabupaten Kuningan.

“Kegiatan peninjauan di lokasi pengungsian dimaksud bukan merupakan kegiatan kampanye. Warga dan aparat Pemerintah Desa setempat yang tengah berada di tempat pengungsian berinisiatif menawarkan diri,” kata dia membantah.

(Adie/LIN)

Tinjau Pabrik Tahu, Hasan Siap Bantu Usaha Kecil dengan BogaGawe

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) mengatakan bahwa usaha di sektor informal perlu mendapatkan perhatian pemerintah, baik berupa bantuan permodalan maupun pelatihan.

Demikian diungkapkan Hasan saat mengunjungi pabrik pembuatan tahu di Kampung Sukatengah, Desa Sukamulya, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (31/3/2018).

Menurut dia, sektor usaha informal seperti ini jarang sekali mendapat perhatian dari pemerintah. Masyarakat yang menjalankan usaha di sektor informal biasanya berjalan sendiri tanpa bantuan dari pemerintah.

“Pekerjaan sektor non formal pada umumnya belum mendapat bantuan maksimal baik berupa pelatihan maupun dana. Tentunya ini harus dioptimalkan, dan kita punya program Bogagawe sebagai jawabannya,” kata Hasan melalui rilisnya.

Melaui program BogaGawe yang digulirkannya bersama Cawagub Anton Charliyan, dia akan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, misalnya dengan memberikan bantuan permodalan hingga bantuan pemasaran.

“Ini (Produksi Tahu) salah satu upaya meningkatkan taraf ekonomi masyarakat dan menyediakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar. Ini tentunya harus terus dikembangkan,” jelas dia.

Pada kesempatan tersebut, Hasan sempat berbincang mengenai bahan utama tahu, yakni kacang kedelai yang masih impor.

Produksi Tahu di Jawa Barat, kata dia, seharusnya menggunakan bahan dasar dari Jawa Barat. Menurut dia, Pemerintah harus merangkul dan mengajak para petani untuk menanam kacang kedelai di wilayah yang memungkinkan untuk ditanami.

“Petani itu harusnya meminta jaminan bahwa nanti hasil pertaniannya jangan ditinggal begitu saja, harus dibeli oleh pemerintah lewat bulog untuk kepentingan rakyat,” tegas dia.

(LIN)

Paguyuban Pasundan Tasik Bentuk Relawan Pemenangan Hasanah

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Dukungan Paguyuban Pasundan hingga ke tingkat desa-desa menjadi sejarah kekuatan politik organisasi.

Sebelumnya, organisasi ini sudah melahirkan sejumlah tokoh nasional seperti Rd. Oto Iskandar Dinata dan Ir. H. Djuanda di era Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Semangat pendahulu senantiasa tertanam dalam sanubari kader yang memiliki jiwa-jiwa petarung untuk melanjutkan perjuangan leluhur, di antaranya memerangi kemiskinan, memerangi kebodohan bahkan mempertahankan identitas kultural. Apalagi Sunda itu etnis yang ikut mendirikan NKRI,” kata Perwakilan PB Paguyuban Pasundan Sahidin, melalui rilisnya, Sabtu (31/3/2018).

Sahidin menyerukan agar Paguyuban Pasundan solid berjuang memenangkan Cagub Jabar Tubagus Hasanuddin ( Kang Hasan) sebagai Pituin Sunda.

Menurut dia, kemenangan Hasan nanti, adalah bentuk komitmen bagaimana Paguyuban Pasundan memunculkan tokoh-tokoh baru yang akan bisa memajukan Jabar fan nilai-nilai kesundaan yang saat ini sudah tergerus adanya proxy war.

“Saat ini nilai-nilai dan perilaku Nyunda, Nyantri dan Nyakola nyaris hilang dalam keseharian masyarakat, ” kata Sahidin.

Dia berharap, melalui konsolidasi relawan di Kabupaten Tasikmalaya ini akan memenangkan Hasan sebagai Gubernur Jabar yang secara otomatus mengimplementasikan tiga hal di atas.

Sahidin pun menyebut bahwa Hasan dan pasangannya Anton Charliyan mempunyai 7 program unggulan yang memang menjadikan nilai Kesundaan dimunculkan ketujuh progran itu.

Tujuh program itu, yakni Boga Gawe, Imah rempeug, Sekolah Gratis, Turkamlinng, Jabar Seubeuh, Jabar Cageur dan Molotot.com.

(LIN)

HMI: Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Bukan Hanya Tanggung Jawab KPU

0
Ketua HMI Ciamis Hendri Firmansyah. (Ibenk)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis Hendri menyebut, upaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pilkada Serentak 2018 bukan hanya tanggung jawab KPU. Tetapi semua pihak yang sadar akan pentingnya Pemilu.

Saat ini, kata dia,  pemilih pemula terlihat acuh saat dihadapkan pada Pilkada. Bahkan,  data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa indeks demokrasi Indonesia pertahun 2015-2016 menurun dari 70,9 menjadi 73,82.

“Itu menunjukkan minimnya pendidikan politik masyarakat, interpretasinya berpengaruh terhadap pemahaman dalam memilih calon pemimpin. Sehingga bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi semua aspek harus terintervensi dalam persoalan ini. semua harus sama-sama berupaya memberikan pendidikan politik khususnya bagi pemilih pemula,” tegas Hendri.

Hal serupa diungkapkan Ketua Desk Pilkada Kabupaten Ciamis Asep Sudarman.

Sekda Ciamis itu menilai bahwa partisipasi pemilih pemula harus ditingkatkan, salah satunya dengan memebrikan pendidikan politik.

(Ibenk/LIN)

Panwaslu Ciamis Temukan 2 ASN yang diduga Langgar Netralitas

0
 CIAMIS, FOKUSJabar.id: Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ciamis menemukan dua oknum aparatur sipil negara (ASN) yang diduga telah melanggar netralitas ASN saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 Ciamis.

“Ada dua temuan ASN yang diduga tidak netral. Hari Senin (2/4/2018) akan kita panggil,” kata Ketua Panwaslu Ciamis Uce Kurniawan kepada wartawan, Sabtu (31/3/2018).

Uce mengungkapkan, sebelumnya sudah ada seorang oknum ASN yang tak netral karena ikut dalam acara deklarasi pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Ciamis.

“Ada satu PNS yang melakukan pelanggaran, karena telah menghadiri deklarasi pasangan calon Bupati Ciamis, sudah kita sampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” ucap Uce.

Panwaslu Ciamis sudah menangani 19 kasus terkait dugaan pelanggaran Pilkada Serentak 2018 Ciamis. Kasus itu didapat dari laporan masyarakat dan sebagian dari temuan Panwaslu sendiri.

“Yang 19 semuanya sudah final. Tinggal dua lagi, kita akan mulai hari Senin,” pungkas Uce.

(Ibenk/LIN)

Bek Persib Siap Hadapi Sriwijaya FC

0
Tony sucipto fokusjabar.id
Tony Sucipto (web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemain belakang Persib Bandung, Tony Sucipto mengaku sudah siap menghadapi tuan rumah Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (1/4/2018).
Laga sebelumnya menghadapi PS TIRA di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Senin (26/03/2018) lalu dengan berakhir imbang 1-1 menjadi pelajaran bagi dirinya untuk tampil maksimal dilaga tandang nanti.
” Secara fisik dan mental pemain tidak ada masalah. Kami sudah siap. Selesai pertandingan kemarin, pembelajaran bagi kita untuk pertandingan selanjutnya dan sekarang kita sudah fokus ke Sriwijaya,” kata Tony, Jumat (30/3/2018).
Persib sendiri memiliki modal cukup bagus, karena pada turnamen Piala Presiden 2018 berhasil menaklukkan Sriwijaya FC dengan skor tipis 1-0. Namun, hasil tersebut tidak bisa dijadikan patokan untuk laga nanti.
“Itu bukan jadi acuan untuk pertandingan besok Piala Presiden sudah lewat sekarang kita di Liga tentunya berbeda,” jelasnya.
(Arif/Bam’s)