spot_img
Senin 26 Februari 2024
spot_img
More

    Aher Bicara Pendidikan Bersama PUI Lampung

    LAMPUNG, FOKUSJabar.id: Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengunjungi Provinsi Lampung, Rabu (1/8/2018).

    Tiba di Bandar Udara Radin Inten II, Ahmad Heryawan disambut Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Ulama Indonesia (PUI) dan Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Lampung.

    Bersama PUI dan Ketua DPW PKS Lampung, Aher yang juga Ketua Majelis Syuro PUI Pusat berdiskusi tentang masalah pendidikan.

    Pada saat Aher memimpin Jabar selama dua periode (2008-2013 dan 2013-2018) meraih 281 penghargaan. Dia mengungkapkan, berdasarkan perhitungan peningkatan angka partisipasi pendidikan setingkat SMA/SMK di Jabar naik signifikan.

    Dia melanjutkan, pada tahun 2008 angka partisipasi Jabar hanya kisaran 45 persen, tapi 2018 awal angka partisipasi pendidikan SLTA tahun ini sudah mencapai 81 persen.

    “Mungkin pada tahun ajaran baru ini, angka partisipasi pendidikan SLTA di Jabar dapat menembus angka 90 persen,” ujar Aher di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, saat Rapat Kerja Wilayah PUI Lampung Rabu (1/8/2018).

    Peningkatan partisipasi itu yang membuat Kementerian Pendidikan pada saat itu bangga pada Aher. Kendati demikian, bukan berarti Aher tidak mendapat hambatan. Menurutnya, pada waktu itu, tingkat SMA/SMK masih dipegang pemerintah daerah kabupaten/kota ada beberapa kota yang kurang memperhatikan peningkatan pendidikan di tingkat SMA/SMK.

    “Tapi setelah 2014 SMA/SMK menjadi tanggung jawab pemerintah provinai pengelolaannya. Kita yakin pendidikan tingkat SLTA yang lebih baik lagi setelah alih kelola ke pihak provinsi,” ujar Aher.

    Lebih jauh dia mengungkapkan, dengan pembangunan pendidikan yang dilakukannya selama memimpin Jabar, pendidikan telah menyentuh capaian yang menggembirakan. Pada 2013, indeks pendidikan sebesar 58,08 poin sedangkan pada 2017 menjadi 62,19 poin.

    Demikian pula dengan angka harapan lama sekolah meningkat sebesar 0,95 tahun yaitu dari 11,81 pada 2013 menjadi 12,76 tahun pada 2017. Sementara angka partisipasi kasar sekolah menengah meningkat dari 72,68 persen pada 2013-2014 menjadi 81,25 persen pada 2017-2018.

    Pada kurun waktu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2013-2018, telah direalisasikan pembangunan ruang kelas baru (RKB) bagi SMA/SMK/MA negeri, swasta, dan pesantren sebanyak 12.243 unit. Jumlah tersebut melebih target janji gubernur sebanyaj 10 ribu unit.

    Swlain di bidang pendidikan, Aher juga sukses membangun ekonomi Jabar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2016, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat mencapai angka 5,67 persen, meningkat dibanding 2015 lalu sebesar 5,03 persen.

    Tepat satu tahun yang lalu, pada Selasa 7 Agustus 2017, Koran Sindo memberikan penghargaan kepada Aher karena telah sukses membawa Provinsi Jabar menjadi salah satu provinsi termaju di Indonesia. Angka pertumbuhan ekonomi Jabar menempati posisi teratas di Pulau Jawa. Bahkan, melampaui pertumbuhan ekonomi rata-rata nasional 5,02 persen. Sementara nilai investasi Jawa Barat mencapai Rp 265 Triliun.

    Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo pada saat itu langsung memberikan penghargaan tersebut.

    (Ibenk/Bam’s)

    Berita Terbaru

    spot_img