spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 63

99 Mahasiswa Tasikmalaya Dapat Beasiswa S1 Baznas, Masing-masing Terima Rp2 Juta per Semester

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: Bupati Tasikmalaya H Cecep Nurul Yakin memberikan beasiswa untuk 99 mahasiswa

TASIKMALAYA,FOKUSJabar,id: Akses pendidikan perguruan tinggi kini makin terbuka luas bagi kalangan kurang mampu. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tasikmalaya resmi menyalurkan bantuan beasiswa strata satu (S1) kepada 99 mahasiswa berprestasi. Program ini hadir melenyapkan ganjalan finansial agar para pemuda daerah dapat menyelesaikan studi mereka tanpa hambatan biaya.

Program rutin tahunan ini menyasar anak muda lokal yang tersebar di 16 perguruan tinggi wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya, termasuk Universitas Siliwangi (Unsil). Pihak Baznas mengucurkan subsidi biaya kuliah sebesar Rp2 juta per semester untuk setiap penerima. Bantuan ini mencakup masa studi selama dua semester berturut-turut.

Baca Juga: HUT ke-70 SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Hesti Widiawati: Prestasi Membuat Dikenal, Karakter Membuat Dipercaya

Sinergi Pemkab dan Baznas Dongkrak Kualitas SDM

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Baznas tersebut. Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara transparan proved terbukti mampu memberikan dampak nyata pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah.

“Ini sekaligus wujud yang dibuktikan oleh Baznas yang mengelola zakat, infak, serta sedekah secara amanah dari masyarakat,” ungkap Cecep Nurul Yakin.

Dorong Generasi Muda Mandiri dan Menginspirasi

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menaruh harapan besar agar dana ZIS ini menjadi investasi sosial jangka panjang.

Cecep mendorong para penerima manfaat agar memanfaatkan kesempatan emas ini demi mencetak prestasi. Tentunya juga membangun daerah asal mereka di masa depan.

“Khusus untuk adik-adik mahasiswa penerima manfaat. Mungkin kali ini kalian adalah mustahik. Tapi kami doakan di kemudian hari Anda akan menjadi orang yang akan memberi manfaat bagi kampung halaman Anda semua,” pesan Cecep penuh motivasi.

(Abdul Latif)

200 Becak Listrik Siap Mengaspal di Kota Bandung, Pengemudi Lansia Jadi Prioritas

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Sebanyak 200 unit becak listrik bakal beroperasi di sejumlah kawasan di Kota Bandung. Kendaraan tersebut disiapkan sebagai transportasi penunjang, terutama di kawasan pasar dan destinasi wisata. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung menghadirkan solusi transportasi modern sekaligus ramah lingkungan. Sebanyak 200 unit becak listrik siap melayani masyarakat di kawasan pasar serta destinasi wisata berdaya jelajah landai.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa bantuan kendaraan listrik ini memiliki kriteria penerima yang sangat spesifik. Pemerintah memprioritaskan para pengemudi becak senior yang telah berusia 55 tahun ke atas dan memiliki KTP Kota Bandung.

Baca Juga: Aksi Maling Kabel Tembaga Ganggu Lampu Lalu Lintas di Bandung, Farhan Turun Tangan

“Sebanyak 200 unit becak listrik ini diperuntukkan bagi para penarik becak yang memenuhi kriteria,” kata Farhan di Kodim 0618 Kota Bandung, Jumat (18/9/2026).

Siapkan Stasiun Pengisian Daya dan Titik Operasional

Pemkot Bandung saat ini sedang menggodok aturan main dan jalur operasional. Pihaknya merangkul jajaran kecamatan untuk memetakan jalur strategis serta mendirikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Becak (SPKLB).

“Kami akan koordinasi dengan kecamatan-kecamatan untuk menentukan titik-titiknya di mana, sekaligus mengusulkan titik untuk charging-nya,” katanya.

Fokus Transportasi Penunjang Pasar dan Area Wisata

Farhan menjelaskan bahwa becak listrik ini tidak menggantikan angkutan umum utama. Pemerintah merancang kendaraan ini khusus untuk area dengan medan yang cenderung datar demi menghemat konsumsi daya baterai.

“Sebagai transportasi umum penunjang. Misalnya di pasar induk. Kemudian di tempat-tempat wisata tertentu yang tidak banyak tanjakan,” ucapnya.

Gagasan menghadirkan becak wisata cerdas ini berpotensi besar memanjakan para wisatawan yang ingin mengelilingi sudut kota tanpa polusi.

“Kalau becak wisata sih boleh juga. Nanti kita pikirkan,” katanya.

Sentuhan Teknologi Inklusi dan Apresiasi untuk Pusat

Selain memodernisasi becak, program ini membagikan tablet pintar kepada para siswa sekolah dasar. Siswa penyandang disabilitas netra juga menerima kacamata pintar berteknologi pemindai teks menjadi suara.

“Kacamata pintar itu ada kameranya, di-scan tulisan langsung diterjemahkan ke dalam suara,” jelasnya.

Farhan mengakhiri keterangannya dengan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap warga Kota Bandung.

“Terima kasih kepada Pak Presiden atas perhatian yang begitu besar, khususnya kepada keluarga besar anggota veteran di Kota Bandung,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Aksi Maling Kabel Tembaga Ganggu Lampu Lalu Lintas di Bandung, Farhan Turun Tangan

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Kabel lampu lalu lintas di Kota Bandung kembali dicuri. Aksi pencurian dilaporkan terjadi di puluhan titik dan berdampak terhadap fungsi perangkat pengatur arus lalu lintas. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Aksi nekat kawanan pencuri kembali merusak fasilitas umum di Kota Bandung. Para pelaku mengincar kabel lampu lalu lintas di puluhan lokasi berbeda hingga mengganggu arus kendaraan secara signifikan.

Pemerintah Kota Bandung tidak tinggal diam melihat kerusakan infrastruktur tersebut. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa pihaknya sudah mengambil langkah cepat untuk menyeret para pelaku ke jalur hukum.

Baca Juga: Sambut HJKB ke-216, 151 Kelurahan Kota Bandung Gelar Jumsih

“Itu memang kita sedang berkoordinasi dengan kepolisian dan juga memastikan bahwa para pelakunya akan segera ditangkap,” kata Farhan, Jumat (18/9/2026).

Kabel Tembaga Jadi Incaran Utama Maling

Farhan membeberkan alasan utama maraknya aksi kejahatan tersebut di jalanan. Komponen material kabel menjadi daya tarik utama bagi para pencuri untuk meraup keuntungan pribadi.

“Karena sekarang ini banyak kabel, terutama kabel tembaga, yang dicuri,” katanya.

Perketat Penjagaan Fasilitas Publik

Guna menutup celah aksi kejahatan serupa, Pemkot Bandung berjanji memperketat pengawasan di lapangan. Pihaknya mengandalkan sinergi bersama aparat kepolisian untuk memperkuat sistem pengamanan kota.

“Kalau kita kan masalah penjagaan, ya. Tapi bagaimanapun juga, kalau antisipasi kejahatan, kita bekerja sama dengan kepolisian,” ucapnya.

Pihak Pemkot Bandung saat ini masih mengumpulkan data komprehensif mengenai total kerugian dan jumlah pasti lokasi yang terdampak.

“Saya belum tahu persis datanya, tapi saya sedang menunggu informasinya,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Reaktivasi Kereta Api Banjar-Pangandaran Masuk Rencana 2028-2029

0
Pangandaran@fokusjabar.id
Poto: by Instagram

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Rencana menghidupkan kembali jalur kereta api Banjar-Pangandaran kembali dimatangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

‎Saat ini, pemerintah masih menyusun feasibility study (FS) sebagai dasar untuk menentukan tahapan selanjutnya.

‎Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dhani Gumelar mengatakan, rencana reaktivasi tersebut telah diusulkan kepada Kementerian Perhubungan. Dalam rencana strategis (Renstra) yang tengah ditawarkan, reaktivasi Banjar-Pangandaran masuk rentang 2028-2029.

Baca Juga: Wagub Jabar Jadi Sopir Angkot Listrik, Bupati Pangandaran Jadi Penumpang 

‎”Untuk reaktivasi memang hasil perhitungan kami cukup luar biasa, terutama Banjar-Pangandaran ini. Kita sudah usulkan juga ke Kementerian Perhubungan, kita sekarang sedang menyusun FS,” ujar Dhani saat menghadiri Upacara Hari Perhubungan Nasional tingkat Jawa Barat 2026 di Bandara Nusawiru, Kabupaten Pangandaran, Jumat (18/9/2026).

‎Dhani menegaskan, rencana tersebut masih berada pada tahap perencanaan. Setelah FS selesai, Pemprov Jabar akan melanjutkan penyusunan _detail engineering design_ (DED).

‎”FS dulu, terus nanti DED. Betul, baru kita hitung,” katanya.

‎Ia menyebut kebutuhan pembiayaan proyek diperkirakan cukup besar. Karena itu, pemerintah berencana menawarkan rencana tersebut kepada investor.

‎”Pembiayaan berapa yang pasti cukup besar dan ini masalah waktu juga nanti ditentukan oleh investor yang akan berinvestasi di sektor perhubungan ini,” ujar Dhani.

Terkait Pembiayaan Proyek

‎Menurutnya, pembiayaan akan menjadi tantangan apabila proyek sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

‎”Karena kalau bergantung kepada anggaran pemerintah rasanya lebih berat,” katanya.

‎Dhani mengatakan reaktivasi jalur Banjar-Pangandaran berkaitan dengan persoalan konektivitas menuju Kabupaten Pangandaran.

‎Pangandaran, kata dia, memiliki daya tarik sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Barat. Karena itu, konektivitas menjadi hal yang harus diperhatikan.

‎”Wilayah Ibu Bupati ini sangat menarik sebagai destinasi-destinasi wisata favorit di Jawa Barat, cuma memang jadi masalah ada terkait dengan konektivitas,” ujar Dhani.

Baca Juga: Harhubnas 2026: Wagub Jabar Dorong Konektivitas Transportasi Pangandaran

‎Ia menyebut rencana reaktivasi Banjar-Pangandaran diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjawab persoalan tersebut.

‎”Kalau misalkan di dalam renstra yang kita saat tawarkan sih kurang lebih di 2028-2029,” pungkasnya.

‎Selain membahas reaktivasi jalur kereta api, Dhani mengatakan peningkatan keselamatan transportasi menjadi salah satu perhatian Dishub Jabar. Hal itu sejalan dengan arahan Menteri Perhubungan yang menjadikan bulan ini sebagai momentum keselamatan transportasi.

(Sajidin)

Bupati Garut Dorong Kontribusi Mahasiswa di Desa

0
Bupati Garut fokusjabar.id
Pelepasan peserta KKN Gradasi Kabupaten Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin secara resmi melepas para mahasiswa/i peserta Kuliah Kerja Nyata Gotong Royong Akademisi Bersinergi dan Berinovasi (KKN-Gradasi) Tahun 2026 di Pendopo, Jum’at (18/9/2026).

Syakur menyampaikan, kemajuan Kabupaten Garut yang terdiri dari 442 desa dan kelurahan sangat di tentukan oleh kemajuan wilayah di tingkat desa.

BACA JUGA:

Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Trauma 10 Korban Selamat KM Virgo 8

Namun pembangunan desa saat ini masih di hadapkan pada tantangan Sumber Daya Manusia (SDM). Di mana Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Kabupaten Garut saat ini berada pada angka 7,86 tahun atau setara kelas 2 SMP.

“Makanya kita minta tolong mahasiswa dari berbagai macam jurusan untuk membantu. Karena di desa itu semua kompleksitas masalah ada dan harus kita selesaikan bersama. Ini adalah simulasi membangun Garut di masa yang akan datang,” kata Bupati Garut.

Pihaknya mengimbau seluruh peserta KKN untuk turun langsung dan memberikan kontribusi nyata sesuai disiplin ilmu masing-masing.

Dia berharap, kolaborasi lintas perguruan tinggi ini dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan di lapangan demi kesejahteraan masyarakat.

Direktur Program Pascasarjana Universitas Garut (Uniga), Gugun Geusan Akbar menerangkan, KKN-Gradasi 2026 melibatkan kolaborasi 5 Perguruan Tinggi di Kabupaten Garut.

Program yang di inisiasi oleh Pemerintah Daerah bersama akademisi ini telah berjalan selama tiga tahun dan menunjukkan dampak yang signifikan.

“Jika biasanya KKN di selenggarakan selama 1 bulan, KKN Gradasi di selenggarakan selama 4 bulan. Sehingga otomatis kegiatan yang bisa di intervensi oleh mahasiswa juga lebih banyak,” jelas Gugun.

BACA JUGA:

Minyak Akar Wangi Garut Dapat Sertifikat Indikasi Geografis

Untuk pelaksanaan tahun 2026, KKN-Gradasi di tempatkan di 16 lokus kecamatan yang mencakup 15 desa dan 1 kelurahan.

Pihak penyelenggara berharap. kontribusi mahasiswa tahun ini dapat terus meningkat dalam mengurai berbagai tantangan pembangunan di desa.

“Mudah-mudahan apa yang di niatkan oleh seluruh pihak bisa terlaksana dengan lancar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Garut,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

Debut di ACL Two, Ini yang Dirasakan Pemain Muda Persib 

0
FC Seoul-Persib fokusjabar.id
foto: ilustrasi

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain muda Persib Bandung, Ikwan Ali Tanamal menjalani debutnya di kompetisi Asia saat menghadapi Seoul FC di ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.

Debut tersebut terasa semakin istimewa, lantaran skuad Maung Bandung berhasil meraih kemenangan atas tuan ruman dengan skor tipis. 

Bertanding di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu 16 September 2026, gol tunggal skuad Maung Bandung dicetak oleh Julio Cesar saat memasuki menit kelima.

Baca Juga: Kalah dari Persib Bandung 1-0, Ini Kata Pelatih FC Seoul

Bagi Ikwan Tanamal, kesempatan tampil di AFC Champions League Two dan berhasil meraih kemenangan merupakan pengalaman yang sulit dilupakan.

“Alhamdulillah, debut hasil tiga poin pertama di ACL Two. Sangat bangga, sangat senang. Semoga ini jadi pembelajaran yang baik dan bagus agar ke depan bisa lebih meningkat dan bisa membantu Persib di kancah Asia,” katanya. 

Sebagai pemain muda dan tampil di pertandingan internasional ditambah lagi di kandang lawan, menurutnya sempat meras tegang. Apalagi, lawan yang dihadapi adalah klub asal Korea Selatan dan di liga domestik mereka berada di papan atas. 

“Ya awalnya cukup agak grogi sedikit pas tahu lawan Seoul, Korea. Tapi pas di lapangan ya biasa saja. Semoga debut pertama ini menjadi motivasi dan bisa berkembang ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga: Kondisi Pahlawan Persib Bandung Julio Cesar Membaik

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting baginya, ia berharap dari laga ACL Two ini menjadi modal untuk pertandingan berikutnya. 

Momen lain yang tidak kalah berkesan terjadi ketika Ikwan mendapatkan instruksi untuk menggantikan Julio Cesar yang mengalami cedera sehingga harus meninggalkan pertandingan.

“Sebelum itu saya enggak kaget. Tapi, saya tetap dalam kondisi sudah siap tampil. Sudah siap, sangat-sangat siap. Seribu persen siap,” tegasnya.

(Arif)

Rakercab Srikandi Pemuda Pancasila, Begini Pesan Wawalkot Banjar

0
Banjar@fokusjabar.id
Rakercab Srikandi Pemuda Pancasila Kota Banjar. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Banjar, Supriana menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) III Srikandi Pemuda Pancasila Kota Banjar di Gedung KNPI, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran Srikandi Pemuda Pancasila Kota Banjar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan berbagai program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rakercab di buka secara langsung oleh Wakil Ketua I Srikandi Pemuda Pancasila Jawa Barat dan di hadiri Wakapolres Banjar, sejumlah Kepala Perangkat Daerah serta jajaran Pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Banjar.

Baca Juga: Serius! Komisi II DPRD akan Panggil Pihak RSUD Kota Banjar

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Banjar Supriana menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya Rakercab III Srikandi Pemuda Pancasila Kota Banjar.

Baca Juga:Polres Banjar Juara Kompolnas Award 2026 Kategori Polres Tipe A

Wakil Wali Kota juga mengapresiasi komitmen Pemuda Pancasila yang terus menjaga, merawat dan mengawal Pancasila sebagai ideologi kebangsaan.

Nilai-nilai Pancasila perlu terus di wujudkan dalam sikap dan tindakan nyata yang mampu memperkuat persatuan serta kepedulian sosial.

“Selamat melaksanakan Rapat Kerja Cabang III Srikandi Pemuda Pancasila Kota Banjar. Semoga menghasilkan program-program yang aktual dan terukur serta dapat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mari bersama bergandengan tangan dengan Pemerintah Kota Banjar demi terwujudnya Banjar Masagi,” ujarnya.

Sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan Pemerintah Kota Banjar di harapkan terus terjalin. Sehingga berbagai potensi dan sumber daya yang dimiliki dapat diarahkan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas. Bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Banjar Masagi.

(Agus Purwadi)