spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 59

Baru Pulang dari Seoul, Marc Klok Tetap Bidik Kemenangan Persib atas Persijap Jepara

0
Marc Klok Laga Final fokusjabar.id
Kapten Persib, Marc Klok. (foto: Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengusung target kemenangan penuh saat melakoni laga tandang Super League 2026/2027 melawan Persijap Jepara. Persib bakal menjajal kekuatan tuan rumah di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9/2026).

Langkah skuad Maung Bandung tergolong tidak mudah. Pasalnya, para pemain baru saja menyelesaikan perjalanan udara yang cukup panjang dari Seoul, Korea Selatan.

Baca Juga: Babak Pertama PSGC Ciamis vs Sumsel United Panas, Ezechiel Cetak Gol lalu Raufa Gagalkan Penalti

Persiapan Mampet Bawa Tekad Membara

Kendati mengantongi waktu persiapan yang relatif singkat, Klok enggan menjadikan kelelahan fisik sebagai alasan. Gelandang naturalisasi tersebut menegaskan seluruh pemain Persib menyatukan tekad demi mengamankan tiga poin penuh di markas lawan.

“Kami tidak tahu kondisi di sana. Tapi apapun di depan, kami akan berusaha ambil dan kami ke sana untuk menang,” tegas Marc Klok, Sabtu (19/9/2026).

Menghormati Gaya Main Laskar Kalinyamat

Klok mengakui bahwa menundukkan Laskar Kalinyamat di depan pendukungnya sendiri bakal menguras keringat. Apalagi Persib mengantongi catatan yang kurang memuaskan saat berhadapan dengan Persijap pada musim sebelumnya.

“Ya, kita tahu Persijap bukan tim yang jelek, mereka sangat baik, punya playing style sangat bagus, punya pelatih dengan ide bagus juga. Kami tahu besok bukan pertandingan mudah buat Persib,” ucap Klok.

Misi Evaluasi Demi Tiga Poin

Menatap laga krusial ini, Klok kemudian mengajak seluruh rekannya untuk membedah evaluasi dari hasil musim lalu. Ia menilai timnya sudah memetakan sejumlah kelemahan agar sanggup memetik hasil yang jauh lebih baik pada pertemuan kali ini.

“Kami harus perbaiki dari musim lalu. Kami tahu apa kurang musim lalu dan kami tahu harus evaluasi dan harus perbaiki besok di match selanjutnya. Dan semoga musim ini kami bisa kalahkan Persijap,” pungkasnya.

(Arif)

Babak Pertama PSGC Ciamis vs Sumsel United Panas, Ezechiel Cetak Gol lalu Raufa Gagalkan Penalti

0
WhatsAppSPemain PSGC Ciamis Ezechiel Ndouasel Menggiring Bola Image 2026-09-19 at 16.49.04

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Laga panas mewarnai duel PSGC Ciamis kontra Sumsel United pada ajang Liga 2 musim 2026/2027 di Stadion Galuh, Sabtu (19/9/2026). Tim tuan rumah langsung menggebrak pertahanan lawan sejak wasit meniup peluit tanda mulainya babak pertama.

Para penggawa PSGC mengambil inisiatif serangan melalui skema variasi umpan dari Johan Josue Bonilla Calderon dan kawan-kawan.

Baca Juga: Persija vs Java United, David da Silva: Kami Diuntungkan

Benteng Kokoh Minhyeok Kim Redam Serangan Balik

Sumsel United sempat menebar ancaman berbahaya ke area pertahanan tuan rumah melalui skema serangan balik cepat. Kombinasi serangan tim tamu beberapa kali menembus lini tengah.

Namun, bek jangkung asal Korea Selatan, Minhyeok Kim, tampil solid mengawal lini pertahanan PSGC. Kim sukses mematahkan setiap gempuran pemain Sumsel United sebelum masuk ke kotak penalti.

Tandukan Maut Ezechiel Ndouasel Pecah Kebuntuan

Gelombang serangan PSGC akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-36. Berawal dari eksekusi bola mati Bonilla, bola meluncur akurat ke dalam kotak penalti lawan.

Ezechiel Ndouasel menyambut umpan tersebut dengan tandukan terukur dari jarak cukup jauh. Bola meluncur deras ke sudut gawang Sumsel United tanpa mampu terjangkau kiper Panggih Triatmojo. Gol indah ini mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan PSGC.

Aksi Heroik Raufa Aghastya Gagalkan Penalti Tim Tamu

Tertinggal satu gol memicu Sumsel United untuk menaikkan tempo permainan. Tekanan bertubi-tubi tim tamu memaksa bek PSGC melakukan kesalahan berupa handball di dalam area terlarang.

Wasit langsung menunjuk titik putih untuk Sumsel United usai meninjau insiden tersebut melalui sistem Video Assistant Referee (VAR).

Peluang emas Sumsel United untuk menyamakan kedudukan mendadak sirna. Kiper muda PSGC, Muhammad Raufa Aghastya, melakukan aksi penyelamatan heroik dengan menepis eksekusi penalti pemain Sumsel United secara sempurna.

Hingga wasit mengakhiri babak pertama, PSGC Ciamis sukses mempertahankan keunggulan 1-0 atas Sumsel United.

Susunan Pemain Utama

PSGC Ciamis

  • Penjaga Gawang: Muhammad Raufa Aghastya
  • Pemain Belakang: Zikri Ferdiansyah, Faris Abdul Hafizh, Surya Wardana, Minhyeok Kim
  • Pemain Tengah: Ghani Fathir Nuralbani, Johan Josue Bonilla Calderon, Alsidqi Muhammad Raffa Abubakar
  • Pemain Depan: Yandi Sofyan Munawar, Ezechiel Ndouasel (C), Aldi Imron Rosadi
  • Pelatih Kepala: Herry Kiswanto

Sumsel United

  • Penjaga Gawang: Panggih Triatmojo
  • Pemain Belakang: Ragil Dimas Tri Prasetyo, Franc Rikhart Sokoy, Arif Satria (C), Fedly Damara
  • Pemain Tengah: Tegar Hening Pangestu, Gilberto Carrara Martins Leite, Hibiki Mochizuki, Rizki Ramadhan
  • Pemain Depan: Tomi Darmawan, Ikechukwu Kenneth Ngwoke
  • Pelatih Kepala: M. Nasuha

(Mia)

Persija vs Java United, David da Silva: Kami Diuntungkan

0
David da Silva Persija fokusjabar.id
David da Silva (foto: ilustrasi)

BALI, FOKUSJabar.id: Striker Java United FC, David da Silva akan memanfaatkan situasi pertandingan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027.

Di mana laga tersebut tidak di gelar di Jakarta dan akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (19/9/2026) malam.

BACA JUGA:

4 Sanksi Persija Jakarta dari Komdis PSSI

“Kondisi ini akan di manfaatkan Java United untuk menghadapi Persija yang berstatus sebagai tuan rumah,” kata David da Silva.

Dia siap tampil maksimal pada pertandingan tersebut. Terlebih David mengklaim kebugarannya siap bertanding kontra Macan Kemayoran.

David siap tampil dan tidak mempermasalahkan perubahan lokasi pertandingan. Menurutnya, Bali bisa memberikan keuntungan tersendiri bagi Java United.

“Ini bukan masalah. Saya siap, saya akan tampil besok. (Bali) bukan kandang Persija. Mereka harus datang dari jauh,” kata David di kutip JawaPos.com.

Menurut David da Silva, Persija kehilangan salah satu keuntungan sebagai tim tuan rumah karena pertandingan di gelar di Bali dan tanpa kehadiran pendukungnya.

Meski demikian, dia menyadari pertandingan tetap terbuka dan segala kemungkinan bisa terjadi.

“Mereka mungkin kehilangan keuntungan bermain di hadapan para pendukungnya. Namun, pertandingan ini tetap bisa menghasilkan apa saja,” ungkap David.

Selain faktor venue, David juga mencermati perubahan permainan Persija sejak di tangani Shin Tae-yong.

Dia mengaku sudah melihat rekaman pertandingan Persija saat menghadapi Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung.

Menurut pengamatannya, Persija kini tidak lagi terlalu mengandalkan permainan dengan umpan-umpan pendek seperti sebelumnya.

BACA JUGA:

Menang Bersejarah di Seoul, Beckham Putra Jadikan Kemenangan atas FC Seoul Modal Hadapi Persijap

Mereka lebih sering memanfaatkan sisi sayap. Termasuk melalui crossing dan bola-bola silang.

David meminta rekan-rekannya tidak terlalu terpaku pada pemain tertentu dari Persija. Baginya, Java United harus lebih fokus menjaga permainan, mentalitas dan kepercayaan diri sepanjang pertandingan.

“Sebelumnya, mereka lebih banyak memainkan umpan-umpan pendek. Sekarang lebih banyak bermain dari sisi sayap, melakukan crossing dan lebih banyak mengandalkan bola-bola silang,” ujarnya.

“Siapa pun yang bermain bisa memberikan ancaman. Kami harus fokus pada tim sendiri dan memiliki mental yang kuat. Mereka tim yang bagus. Tetapi mereka juga harus menghormati kami karena memiliki pemain-pemain hebat,” tutup David.

(Bambang Fouristian)

Persib Bandung vs Persijap, Igor Tolic: Situasi tidak Ideal

0
Igor Tolic persijap fokusjabar.id
Igor Tolic (foto: ilustrasi)

JEPARA, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic berusaha memaksimalkan waktu persiapan yang relatif singkat sebelum menghadapi Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2026/2027.

Laga Persijap versus Persib Bandung akan teraji di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9/2026) malam.

BACA JUGA:

Persib Bandung Sulit Kalahkan Persijap Jepara

Igor Tolic menyadari timnya menghadapi situasi yang tidak ideal setelah melakoni perjalanan panjang dari Seoul, Korea Selatan. Setelah itu terbang ke Semarang.

Menurut Dia, kondisi tersebut semakin menantang karena tidak memiliki kesempatan untuk menjalani latihan resmi di stadion sehari sebelum pertandingan.

Musim ini, seluruh tim tidak mendapatkan fasilitas official training H-1 di stadion pertandingan.

Dia memanfaatkan dua hari berada di Semarang untuk menggelar latihan dan menjaga kesiapan tim sebelum bertolak ke Jepara.

“Kami tiba di Semarang dan menggelar dua sesi latihan. Karena latihan resmi (official training) di tiadakan. Dan kami tidak bisa mencoba lapangan stadion.”

“Kami memanfaatkan dua hari di Semarang untuk berlatih di lapangan sekolah. Kami berharap, kondisi rumput stadion besok dalam keadaan baik untuk permainan,” kata Igor.

Selain persoalan lapangan, kondisi kebugaran pemain juga menjadi perhatian utama tim pelatih.

Kata Dia, padatnya jadwal pertandingan serta perjalanan lintas negara membuat proses pemulihan menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Persijap Jepara.

Hingga 24 jam sebelum pertandingan, Tolic masih terus memantau kondisi para pemainnya.

Keputusan mengenai komposisi pemain. Termasuk siapa yang akan di percaya tampil sejak menit pertama akan di tentukan berdasarkan perkembangan kondisi kebugaran mereka.

“Kondisi pemain masih terus kami pantau. Kami memanfaatkan waktu 24 jam terakhir ini untuk pemulihan ekstra sebelum menentukan siapa yang siap tampil sejak menit awal besok,” jelasnya.

Tolic tidak akan menganggap remeh Persijap meskipun tim tuan rumah belum meraih poin dari dua pertandingan awal musim ini.

BACA JUGA:

Menang Bersejarah di Seoul, Beckham Putra Jadikan Kemenangan atas FC Seoul Modal Hadapi Persijap

Dia mengaku telah menyaksikan dua pertandingan Persijap. Menurutnya, hasil yang di raih Laskar Kalinyamat belum sepenuhnya mencerminkan kualitas permainan yang mereka tampilkan di lapangan.

“Saya sudah menyaksikan dua pertandingan awal mereka. Persijap hanya kurang beruntung belum meraih poin. Padahal permainan mereka sangat baik. Bertanding di Jepara selalu menjadi laga yang berat dan penuh tantangan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Pemain Timnas Indonesia sekaligus gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha mengatakan, timnya siap menghadapi Persijap Jepara.

Beckham mengakui rangkaian perjalanan tersebut bukan perkara mudah. Setelah menyelesaikan pertandingan di Seoul, harus kembali melakukan perjalanan menuju Jawa Tengah untuk menghadapi Persijap.

“Kondisi ya alhamdulillah menurut saya bagus, karena saya lihat juga pemain perjalanan yang bagus. Kemarin kita tahu lawan tim berat juga, Persija dan Seoul. Terutama Seoul, perjalanan cukup panjang dan kami langsung ke Semarang.”

“Ini pastinya enggak mudah. Semoga pemain bisa cepat fit kembali karena perjalanan hampir seharian kemarin, dan semoga kita bisa bermain maksimal lawan Persijap nanti,” ujar Beckham

(Bambang Fouristian)

Persija Jakarta kontra Java United Tanpa Penonton

0
Java United fokusjabar.id
Pelatih Java United (foto: ilustrasi)

BALI, FOKUSJabar.id: Pelatih Java United, Fabio Lefundes memilih fokus menatap laga pekan ketiga Super League 2026/2027 melawan Persija Jakarta.

Dia meminta anak asuhannya tidak terpengaruh dengan kondisi pertandingan yang tak akan di hadiri oleh penonton.

BACA JUGA:

Menang Bersejarah di Seoul, Beckham Putra Jadikan Kemenangan atas FC Seoul Modal Hadapi Persijap

Laga Java United kontra Persija Jakarta akan tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali Sabtu (19/9/2026) malam nanti.

Laga terpaksa di gelar di pulau Dewata seusai Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta serta Jakarta International Stadium urung bisa di pakai.

Alhasil laga di pindah ke Bali dan tanpa di hadiri oleh penggemar kedua tim.

“Pemain butuh atmosfer yang di ciptakan oleh suporter di stadion. Sayangnya, kami tidak dapat menikmati atmosfer seperti itu,” katanya di kutip jpnn.com.

Java United mengusung misi wajib menang di laga ini setelah dua laga sebelumnya tampil buruk.

Tercatat Gustavo Franca hanya mampu meraih satu angka dari dua laga yang telah di jalani.

BACA JUGA:

Laga Kandang Perdana, PSGC Ciamis Target 3 Poin vs Sumsel United

Tim berjuluk Laskar Kepodang Emas itu hanya mampu bermain imbang melawan Garudayaksa (1-1) sebelum akhirnya kalah dari Persita Tangerang (2-3).

Hasil tersebut membuat tim yang bermarkas di Semarang itu berada di posisi ke-17 klasemen sementara.

(Bambang Fouristian)

Catatan Buruk Persib, Beckham Putra Nugraha Siap Hadapi Persijap

0
Beckham Putra Nugraha fokusjabar.id
Beckham Putra Nugraha (foto: ilustrasi)

JEPARA, FOKUSJabar.id: Pemain Timnas Indonesia sekaligus gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha mengatakan, timnya siap menghadapi Persijap Jepara pada laga lanjutan Super League 2026/2027.

Pertandingan yang jadi tantangan bagi Persib Bandung akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9/2026).

BACA JUGA:

Debut di ACL Two, Ini yang Dirasakan Pemain Muda Persib 

Laga tersebut menjadi tantangan berikutnya setelah menjalani rangkaian pertandingan tandang.

Dalam sepekan terakhir, Beckham Putra Nugraha dan kolega harus menghadapi Persija Jakarta. Kemudian melakukan perjalanan panjang ke Korea Selatan untuk menantang FC Seoul pada ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.

Kemenangan 1-0 atas FC Seoul di Stadion Pala Dunia Seoul menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan diri. Namun, padatnya agenda membuat aspek kebugaran menjadi perhatian tim.

Beckham mengakui rangkaian perjalanan tersebut bukan perkara mudah. Setelah menyelesaikan pertandingan di Seoul, harus kembali melakukan perjalanan menuju Jawa Tengah untuk menghadapi Persijap.

“Kondisi ya alhamdulillah menurut saya bagus, karena saya lihat juga pemain perjalanan yang bagus. Kemarin kita tahu lawan tim berat juga, Persija dan Seoul. Terutama Seoul, perjalanan cukup panjang dan kami langsung ke Semarang.”

“Ini pastinya enggak mudah. Semoga pemain bisa cepat fit kembali karena perjalanan hampir seharian kemarin, dan semoga kita bisa bermain maksimal lawan Persijap nanti,” ujar Beckham di kutip persib.co.id.

BACA JUGA:

Kondisi Pahlawan Persib Bandung Julio Cesar Membaik

Selain menjaga kondisi fisik, kemenangan bersejarah di Korea Selatan turut memberikan suntikan kepercayaan diri bagi skuad Pangeran Biru.

Beckham menilai, keberhasilan mengalahkan FC Seoul di kandangnya menjadi catatan penting yang bisa di bawa menghadapi pertandingan berikutnya.

“Sangat besar. Kami lihat bisa menang di Seoul itu enggak mudah. Kami tim Indonesia pertama yang berhasil menang di sana. Ini jadi catatan penting buat kami dan modal ke depannya,” katanya.

Beckham juga menjadikan pengalaman ketika menghadapi Persijap pada musim sebelumnya sebagai tambahan motivasi. Kala itu, Pangeran Biru gagal meraih kemenangan di kandang Persijap.

“Tahun lalu kami lawan Persijap kami kalah dan tidak bisa menang di kandang. Ini jadi motivasi penting. Semoga kemenangan lawan FC Seoul jadi motivasi lebih melawan Persijap,” ungkapnya.

Persijap sendiri mengawali Super League dengan dua kekalahan. Namun, kondisi tersebut tidak membuat Beckham menganggap memiliki keuntungan.

Ia justru mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terpengaruh catatan lawan.

Menurut Beckham, menghadapi Persib selalu menghadirkan motivasi tersendiri bagi setiap tim. Karena itu, Pangeran Biru harus tetap berkonsentrasi pada persiapan dan permainan sendiri.

“Itu tidak menjadi acuan karena pastinya mereka akan berbeda saat melawan kami. Mempunyai catatan yang cukup baik saat melawan kami musim lalu, pasti mereka akan tampil berlipat ganda,” katanya.

Persib tidak ingin terlalu memikirkan situasi yang sedang di hadapi Persijap. Fokus utama adalah memastikan seluruh pemain siap dan mampu menjalankan rencana pertandingan dengan baik.

“Jadi, kami lebih mementingkan tim kami sendiri bagaimana menghadapi Persijap. Tidak usah memikirkan tim lain,” tutup Beckham.

(Bambang Fouristian)

Lalu Lintas Sempat Tertahan 3 Menit, Ini Evaluasi Pocari Sweat Run 2026 Bandung

0
Pocari Sweat Run 2026 fokusjabar.id
Pelaksanaan Pocari Sweat Run 2026 hari pertama di Kota Bandung, Sabtu (19/9/2026), berjalan lancar. Meski begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih menemukan sejumlah catatan dalam pengaturan lalu lintas, terutama di sekitar area finis Balai Kota Bandung. (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pelaksanaan Pocari Sweat Run 2026 hari pertama di Kota Bandung, Sabtu (19/9/2026) berjalan lancar. Meski begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih menemukan sejumlah catatan dalam pengaturan lalu lintas. Terutama di sekitar area finis Balai Kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, secara umum pelaksanaan kategori 10K berlangsung aman. Tidak ada kecelakaan lalu lintas yang terjadi setelah peserta memulai lomba.

BACA JUGA:

Menang Bersejarah di Seoul, Beckham Putra Jadikan Kemenangan atas FC Seoul Modal Hadapi Persijap

“Jadi hari pertama Pocari Sweat Run 2026 alhamdulillah lancar. Klaksonnya minimum sekali. Tidak ada kecelakaan lalu lintas setelah start,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Sabtu (19/9/2026).

Farhan mengatakan, kecelakaan lalu lintas memang terjadi di kawasan Dago. Namun, insiden yang melibatkan angkot dan truk itu berlangsung sekitar lima menit sebelum waktu start.

Sementara selama lomba berlangsung, arus kendaraan di sejumlah ruas yang terdampak pengaturan lalu lintas hanya sempat tertahan dalam waktu singkat.

“Walaupun sempat tertahan itu di beberapa titik tidak sampai lebih dari tiga menit,” katanya.

Farhan menyebut, kondisi lalu lintas secara umum sudah kembali lancar sekitar pukul 06.30 WIB. Catatan yang masih perlu di perbaiki berada di sekitar jalur menuju garis finis.

“Memang ada beberapa evaluasi, tapi minor ya. Terutama penanganan menjelang finish. Itu aja. Selebihnya all good. Begitu masuk pukul 06.30 sudah enggak ada apa-apa. Sudah lancar semuanya. Tinggal di titik menjelang finish aja, ya wajar karena pusat acaranya di sini, di Balai Kota,” ungkapnya.

Selain lalu lintas, persoalan kebersihan juga menjadi perhatian dalam penyelenggaraan lomba yang melibatkan banyak peserta tersebut.

BACA JUGA:

Bernadya, Maliq & D’Essentials hingga Dewa 19 Siap Guncang Jatinangor Music Fest

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto mengatakan, pihaknya menurunkan 30 personel untuk menangani kebersihan di sepanjang kegiatan.

DLH juga mengerahkan dua mobil truk, satu mobil pick-up dan satu mobil road sweeper.

“Kami mengerahkan dua mobil truk, kemudian satu mobil pick-up dan satu mobil road sweeper dengan 30 personel aktif,” kata Darto.

Darto mengatakan, pengelolaan sampah plastik juga di lakukan bersama pihak penyelenggara. Sampah tersebut akan di pilah dan di daur ulang.

“Yang pasti semua sampah plastik di-handle oleh Pocari Sweat. Jadi nanti sampahnya semua di pilah. Habis itu juga di-recycle. Jadi enggak ada sampah yang kebuang ke TPA,” katanya.

Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka Puspita Winawati mengatakan, aspek kenyamanan warga Bandung turut menjadi pertimbangan dalam pengembangan Pocari Sweat Run ke depan.

Salah satunya terkait kemungkinan penambahan kategori full marathon dengan jarak 42 kilometer.

Menurut Puspita, kategori tersebut membutuhkan rute yang lebih panjang dan berpotensi menggunakan lebih banyak ruas jalan di Kota Bandung.

“Pertama kali maraton, ya, kategori maraton 42 kilometer. Karena kalau 42 kilometer, rutenya harus memutar Bandung lebih banyak lagi. Jadi kita juga ngelihat kenyamanan warga Bandung. Kayaknya kita masih sampai dengan half marathon,”katanya.

Penyelenggara pun masih mempertahankan kategori lomba hingga half marathon dengan mempertimbangkan penggunaan jalan serta kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

(Yusuf Mugni)