spot_imgspot_img
Selasa 5 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 462

Jelang Nataru, Satlantas Polres Pangandaran Bikin Inovasi Berbasis Digital

0
polres pangandran@fokusjabar.id
Foto; web

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id:Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Satuan Lalu Lintas Polres Pangandaran membuat membuat inovasi berbasis digital, yakni membuat Scan Cepat Polantas Sigap.

Inovasi berbasis digital ini di mana QR Code tersebut berisi informasi terkait. Lalu lintas, pengalihan jalan, lapor kecelakaan lalu lintas dan juga informasi terkait kemacetan.

Kasatlantas Polres Pangandaran, Iptu Yudi Risnandar mengatakan, bahwa dengan memindai QR Code, wisatawan akan langsung masuk ke sebuah laman. Yang berisi pilihan menu Peta Rekayasa Arus Tahun Baru 2026,  Lapor Kemacetan, Lapor Kecelakaan dan Tanya SIM.

Baca Juga: Bisa Surfing, Pantai Batu Karas Pangandaran Ramai Dikunjungi Wisatawan

“Jika mengklik Menu Peta Rekayasa Arus tahun 2026, kita bisa mengunduh map. Dan juga video petunjuk arus lalu lintas di kawasan Pantai Pangandaran dan sekitarnya,” ungkapnya kepada wartawan Minggu, (21/12/2025).

Kemudian, lanjut dia, jika mengklik menu Lapor Kemacetan, maka akan masuk langsung ke operator  WhatsApp Satlantas Polres Pangandaran.

“Di sana kita bisa bertanya atau melaporkan situasi kemacetan di objek wisata. Berlaku jika mengklik menu Laporan Kecelakaan, dan juga menu SIM,” jelasnya.

Iptu Yudi Risnandar menjelaskan, bahwa inovasi tersebut sebagai bentuk komitmen. Dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat atau wisatawan yang berlibur ke Pangandaran.

“Wisatawan nantinya bisa mendapat informasi berkaitan dengan arus lalu lintas di objek Wisata Pantai Pangandaran dengan sekitarnya. Hanya dengan memindai QR Code, yang akan kuta pasang di beberapa tempat vital,” ujarnya.

Baca Juga: Musim Angin Barat Hantam Pangandaran, Tangkapan Ikan Layur Anjlok

Perlu Penyempurnaan

Ia juga menjelaskan, bahwa informasi berbasis digital tersebut, akan di update secara real time, jika ada beberapa perubahan.

“Tentu ini masih ada beberapa kekurangan dan perlu penyempurnaan. Kedepanya kita akan tambah fitur atau menu didalamnya,” jelasnya.

Yudi juga menambahkan, bahwa kedepanya juga akan di masukan nomor operator dari Samsat. Bagi masyarakat yang akan membayar pajak dan lain-lain.

“Juga kedepan itu kita bersama Bapenda akan melakukan inovasi baru. Untuk mereka yang akan membayar pajak kendaraan. Jadi semuanya sangat mudah,” pungkasnya.

(Sajidin)

Bisa Surfing, Pantai Batu Karas Pangandaran Ramai Dikunjungi Wisatawan

0
pantai batu karas@fokusjabar.id
Suasana di pantai batu karas, Pangandaran.(foto;Yud's/fokusjabar.id)

Pangandaran, FOKUSJabar.id: Pantai Batu Karas yang berada di Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran ramai pengunjung, dan tetap menjadi pilihan para wisatawan sebagai tempat untuk relaksasi, surfing atau selancar.

Karena memang, panorama pantai Batu Karas tidak kalah indahnya dari pantai barat dan timur Pangandaran. Dengan ombak lautnya yang ideal untuk surfing, membuat betah bagi peselancar apalagi bagi pemula.

Dengan pemandangan mangrove dan perbukitan hijau, menambah daya tarik bagi pantai batu karas, sehingga membuat candu bagi wisatawan untuk datang melepas penat.

Baca Juga: Musim Angin Barat Hantam Pangandaran, Tangkapan Ikan Layur Anjlok

Selain itu, di pantai batu karas, para wisatawan bisa melakukan kegiatan seperti mancing, bermain banana boat, melihat pemadangan laut di atas bukit tenjo. Juga bisa menikmati kuliner seefood segar.

“Suasananya memang membuat relaksasi, di pantai batu karas ini bisa main banana boat ada juga spead boat,” kata Akram, wisatawan asal Tasikmalaya, Minggu (21/12/2025).

Akram juga menyampaikan, bahwa dengan ombak pantai batu karas yang ideal sangat cocok untuk belajar surfing. Dan suasananya pun tidak terlalu ramai seperti di pantai pangandaran.

Baca Juga: Akibat Cuaca Buruk, Puluhan Perahu Nelayan Cilacap Bersandar di Pangandaran

“Saya ke sini bersama rombongan, dan kenapa pantai batu karas menjadi pilihan kami. Iya itu tadi suasananya menenangkan juga membuat rilek,” ungkapnya.

Hanya saja, saat ini di pantai batu karas banyak kapal-kapal nelayan menjadi pemandangan baru. Dan menurut informasi, lanjut Akram, adanya badai laut.

“Informasinya, ada badai dan untuk menghindari itu. Jadi kapal-kapal nelayan tersebut bersandar di pantai batu karas, itu yang saya dengar,” tuturnya.

Yang lebih menarik dari pantai batu karas, lanjut dia, banyak penginapan dengan suasana asri serta hijau seperti perkampungan. Selain itu sangat ramah di kantong.

“Sebelum ke pantai batu karas, ada grend canyon. Jadi memang suasananya bikin candu banget. Bisa juga langsung ke pantai Madasari deket juga. Pokoknya bagi yang ingin relaksasi kesini cocok sekali,”pungkasnya.

(Yud’s)

Indosat Optimalkan AIvolusi5G Hadapi Lonjakan Trafik Nataru di Jawa Barat

0
Indosat
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus memperkuat kesiapan jaringannya di kawasan Jakarta Raya yang mencakup Inner Jakarta Outer Jakarta dan Jawa Barat.

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus memperkuat kesiapan jaringannya di kawasan Jakarta Raya yang mencakup Inner Jakarta Outer Jakarta dan Jawa Barat.

Penguatan dilakukan melalui ekspansi jaringan 5G berbasis teknologi AIvolusi5G, guna memastikan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan aman di tengah meningkatnya mobilitas serta aktivitas digital masyarakat.

EVP-Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, menyampaikan bahwa penguatan jaringan ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk selalu hadir
dismomenmomen penting masyarakat.y5

“Di periode Natal dan Tahun Baru, konektivitas bukan hanya soal kecepatan,
tetapi juga stabilitas dan rasa aman. Melalui AIvolusi5G, kami memastikan jaringan Indosat tetap adaptif, andal, dan relevan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin digital, khususnya di kawasan Jakarta Raya dengan tingkat aktivitas yang sangat tinggi,” ujarnya Minggu (21/12/2025).

Sebagai pusat aktivitas ekonomi dan digital nasional, Jakarta Raya memiliki karakter lalu lintas data yang dinamis, padat, dan terus berkembang. Untuk itu, Indosat tidak hanya menambah kapasitas jaringan, tetapi juga mengadopsi pendekatan berbasis kecerdasan artifisial yang memungkinkan jaringan beradaptasi secara real-time terhadap kondisi lapangan, termasuk lonjakan trafik musiman selama Nataru.

Baca Juga: Indosat Perkuat Jaringan di Jawa Barat, Trafik Data Nataru Diproyeksikan Naik 18,6 Persen

Melalui AIvolusi5G, teknologi yang mengintegrasikan kecerdasan artifisial langsung di dalam jaringan, Indosat mampu mengoptimalkan performa jaringan secara otomatis, mulai dari pengelolaan kepadatan pengguna, pola mobilitas, hingga distribusi kapasitas secara dinamis, sehingga kualitas layanan tetap terjaga di berbagai kondisi penggunaan.

Di wilayah Jawa Barat, ekspansi jaringan 5G Indosat telah menjangkau 45 kecamatan di lima kota dan kabupaten dengan cakupan sekitar 93 persen wilayah prioritas. Penguatan difokuskan pada kawasan urban, pusat pertumbuhan ekonomi, permukiman padat, serta jalur penghubung antarkota yang menjadi bagian dari ekosistem Jakarta Raya.

Dari sisi performa, jaringan 5G Indosat mencatat rata-rata kecepatan unduh hingga 110 Mbps atau sekitar 2,2 kali lebih cepat dibandingkan jaringan 4G yang berada di kisaran 50 Mbps. Dalam kondisi optimal, kecepatan unduh 5G bahkan dapat mencapai hingga 0,87 Gbps. Sementara kecepatan unggah jaringan 5G mencapai 167 Mbps, jauh melampaui 4G yang berada di kisaran 25 Mbps.

Selain peningkatan performa, AIvolusi5G juga dilengkapi fitur perlindungan digital Anti-Scam dan Anti-Spam yang bekerja secara real-time di tingkat jaringan. Sejak diluncurkan, fitur ini telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko dan mendeteksi sekitar 90 juta pesan mencurigakan, serta melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan setiap bulan dari potensi penipuan digital.

Sebagai bagian dari kesiapan Nataru, Indosat turut menghadirkan pilihan paket 5G untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan hiburan pelanggan selama libur akhir tahun. Dengan penguatan jaringan dan optimalisasi berbasis AI, Indosat menegaskan komitmennya menghadirkan layanan yang andal dan aman bagi masyarakat Jakarta Raya selama periode Natal dan Tahun Baru.

(Yusuf Mugni)

Sekjen GAS Beri Ungkapan Berkelas Soal Pengelolaan Teras Cimanuk

0
Ormas GAS fokusjabar.id
Sekjen GAS, Mulyono Khaddafi

GARUT, FOKUSJabar.id: Konflik Pemda Garut dengan pengelola Teras Cimanuk hingga kini belum menemui titik temu. Kondisi tersebut membuat beberapa elemen masyarakat angkat bicara.

Mereka ikut perihatin sekaligus menyayangkan terhadap sikap Pemda Garut yang terkesan ‘arogan’ terhadap investor yang sudah menata kawasan Teras Cimanuk pascabanjir bandang tahun 2016.

BACA JUGA:

Soal Teras Cimanuk, Mantan Bupati Garut Bilang Begini

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan Anak Sunda (GAS), Mulyono Khaddafi mengaku prihatin. Bagaimana tidak, PT Pamara Perkasa Jaya telah berjasa namun pihak Pemda Garut terkesan tidak akan memperpanjang sewa.

“Saya menyayangkan jika Pemda Garut tidak memperpanjang kontrak kepada investor yang sudah berjasa,” kata Mulyono kepada FOKUSJabar, Minggu (21/12/2025).

Sebelum diterjang banjir bandang, Teras Cimanuk (Lapang Paris) yang notabene tanah negara sebagai kawasan militer. Di sana berdiri SLB milik Provins Jawa Barat, asrama Korem 062/Tarumanegara dan Rumah Sakit Paru milik Kementerian Kesehatan.

Status tanah tersebut tidak tercatat sebagai aset milik Pemprov Jabar dan aset Pemda Garut atau yang lainnya.

Banjir Bandang

Pada tahun 2016, Kabupaten Garut diterjang banjir bandang yang mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Selain alam rusak parah, harta benda milik terdampak musnah hingga menelan korban nyawa.

Waktu itu, di kawasan Lapang Paris ditemukan puluhan jasad yang diduga penghuni bangunan liar yang ada di Kawasan tersebut.

BACA JUGA:

Teras Cimanuk Disoal Pemkab Garut, Pengelola Minta Dokumen Kepemilikan Tanah

Pascabencana, kawasan tersebut tidak terkelola dengan baik. Di sana dipenuhi puing-puing bangunan yang ambruk, lumpur dan material lain yang terbawa arus banjir bandang.

Setelah cukup lama terbengkalai, seiring berjalannya waktu mulai ada kegiatan penataan yang dilakukan pihak ketiga (investor).

teras cimanuk fokusjabar.id
Teras Cimanuk Garut

Menurut Mulyono, Pemda Garut seharusnya memberikan apresiasi kepada investor yang telah menyulap lahan kumuh menjadi kawasan yang tertata dengan baik, indah dan berwawasan lingkungan. Bukan malah sebaliknya, mau mengambil alih kawasan tersebut.

SHP Terbit Tahun 2021

Dengan terbitnya Serifikat Hak Pakai (SHP) pada tahun 2021 memperjelas status tanah tersebut adalah tanak milik negara yang diberikan kepada Pemda Garut.

BACA JUGA:

Teras Cimanuk Garut Gelar Nobar Selangor FC vs Persib Bandung

Artinya, lahan tersebut bukan tanak aset milik Pemda Garut untuk ditata sesuai dengan SHP yang dikeluarkan ATR/BPN Kabupaten Garut Nomor 00015 Desa/Kelurahan Sukakarya, NIB 1017380800337 Pemberi hak tanah negara, dasar pendaftaran sesuai dengan Keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Garut tertanggal 22/11/2021 No: 00200/SKHP/BPN-10.17/XI/2021 surat ukur tanggal 22/12/2020 No.00090/SUKAKARYA/2020 seluas 8.495 M2.

Sekjen GAS menyoroti munculnya rencana pengambil alihan kawasan tersebut oleh Pemda Garut perlu digarisbawahi bahwa negara memberikan hak pakai kepada Pemkab untuk menata kawasan tersebut pada tahun 2021.

Sedangkan penataan sudah dilakukan jauh sebelum SHP kepada Pemda Garut turun.

“Jadi menurut saya, persoalannya bukan pada tujuan penataan  semata. Namun pada prosedur dan etika Pemkab Garut yang tidak dijalankan,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Ilham Akbar Habibie ke Garut, Ini Harapan Owner Teras Cimanuk

“Menurut Permendagri nomor 19 tahun 2016, sewa bisa diperpanjang lima tahun. Dan pengajuan perpanjangan maksimal empat bulan sebelum habis kontrak,” katanya.

Sementara pihak pengelola kabarnya telah mengajukan permohonan perpanjangan kontrak enam bulan sebelum masa sewa habis. Namun tidak ditanggapi oleh Pemda Garut.

“Jadi menurut kami, Pemda Garut tidak cukup alasan secara regulasi maupun etika kalau tiba tiba memutus kerja sama pengelolaan Teras Cimanuk,” pungkas Mulyono.

(Bambang Fouristian)

Indosat Perkuat Jaringan di Jawa Barat, Trafik Data Nataru Diproyeksikan Naik 18,6 Persen

0
Jawa Barat
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat kesiapan jaringan di wilayah Jakarta Raya, khususnya Jawa Barat, menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat kesiapan jaringan di wilayah Jakarta Raya, khususnya Jawa Barat, menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan trafik data seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun.

Jawa Barat dinilai memiliki peran strategis sebagai daerah tujuan wisata, jalur mudik, serta lintasan utama pergerakan masyarakat dari dan menuju Jakarta Raya. Kondisi tersebut membuat wilayah ini diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan pada penggunaan layanan data selama periode Nataru.

Indosat memproyeksikan kenaikan trafik data di Jawa Barat mencapai sekitar 18,6 persen dibandingkan hari normal, dengan puncak penggunaan diperkirakan terjadi pada 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Lonjakan trafik ini diprediksi terjadi di kawasan wisata, pusat kota, area permukiman, serta jalur penghubung antarkota dan kabupaten.

Untuk memastikan kualitas layanan tetap optimal, Indosat melakukan optimalisasi dan penguatan jaringan di 257 BTS yang tersebar di 157 kecamatan di Jawa Barat.

Penguatan difokuskan pada destinasi wisata utama, pusat keramaian, kawasan permukiman padat, serta jalur transportasi utama yang selama Nataru mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Indosat juga memanfaatkan teknologi AIvolusi5G untuk mengelola distribusi kapasitas jaringan secara dinamis dan real-time. Teknologi ini memungkinkan jaringan tetap stabil meski terjadi lonjakan trafik di titik-titik tertentu, khususnya di wilayah dengan mobilitas tinggi.

Baca Juga:Simpelnya IM3, Ajak Warga Bandung Temukan Makna Bersama di Bulan Ramadan

Seluruh kesiapan jaringan tersebut dipantau melalui Command Center Indosat yang beroperasi 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, guna memastikan deteksi dini dan penanganan cepat terhadap potensi gangguan layanan.

EVP–Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh mengatakan, kesiapan jaringan di Jawa Barat merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk menjaga konektivitas pelanggan di momen penting akhir tahun.

“Jawa Barat memiliki karakter unik selama Natal dan Tahun Baru, baik sebagai tujuan wisata maupun jalur pergerakan masyarakat. Kami memastikan jaringan Indosat tetap andal dan stabil di tengah mobilitas yang tinggi, sehingga pelanggan dapat menikmati konektivitas tanpa hambatan,”kata Chandra Pradyot Minggu (21/12/2025).

Selain menjaga stabilitas jaringan, AIvolusi5G juga menghadirkan perlindungan digital melalui fitur Anti-Spam dan Anti-Scam yang bekerja secara real-time di tingkat jaringan, tanpa memerlukan instalasi aplikasi tambahan.

“Melalui kombinasi penguatan infrastruktur, pemantauan jaringan 24/7, optimasi berbasis AI, serta perlindungan digital, Indosat menghadirkan jaringan A.N.D.A.L (Ada Nyata di Setiap Langkah) yang kuat, stabil, dan aman bagi pelanggan selama libur Natal dan Tahun Baru,”jelasnya.

(Yusuf Mugni)

Keren! Pemkab Ciamis Terbitkan SE Keselamatan Wisatawan

0
Pemkab Ciamisf okusjabar.id
Salah satu lokasi wisata yang ada di wilayah Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Pemkab Ciamis Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Pariwisata mengambil langkah antisipasi dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) No500.13/1082/Dispar/2025 tentang penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman dan menyenangkan pada Libur Natal dan Tahun baru (Nataru).

Menurut Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Dian Kusdiana, SE tersebut akan menjadi pedoman bagi pelaku usaha pariwisata, pengelola destinasi hingga pengelola desa wisata dalam menyiapkan layanan yang optimal selama periode libur akhir tahun.

BACA JUGA:

Damkar Rancah Ciamis Tangkap Ular Koros dari Kamar Kontrakan

“Fokus utamanya untuk  memastikan keselamatan pengunjung agar tetap terjaga ditengah cuaca yang cenderung tidak menentu,” katanya, Minggu (21/12/2025).

Dian menuturkan, kebijakan yang diambil Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi peningkatan aktivitas wisata.

“Pengelola destinasi wisata diminta tidak hanya siap secara teknis. Tetapi juga responsif terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan,” ucapnya.

Dian melanjutkan, pada momen libur akhir tahun biasanya diiringi lonjakan pengunjung yang cukup signifikan. Oleh karena itu, kesiapan sarana, pengelolaan pengunjung hingga antisipasi cuaca ekstrem harus benar-benar diperhatikan.

“SE menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pendukung, penerapan SOP, standar keselamatan wisata serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten. Prinsip Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE),” jelasnya.

BACA JUGA:

Siswa SMPN 2 Ciamis Tewas Mengenaskan di Jalan Sudirman

Dian menjelaskan, pengelola destinasi wisata juga diimbau untuk selalu  memperhitungkan daya dukung dan daya tampung wahana maupun fasilitas. Sekaligus melakukan perawatan rutin agar tetap aman digunakan wisatawan.

“Selain aspek keselamatan, kami juga mendorong kolaborasi dengan UMKM lokal untuk memenuhi kebutuhan wisatawan sebagai upaya menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” terangnya.

Dian menambahkan, apabila terjadi kondisi darurat, pengelola dan wisatawan dapat berkoordinasi dengan Pusdalops BPBD Ciamis di nomor 0811-2316-567, layanan kepolisian 110 maupun puskesmas terdekat.

Melalui surat edaran tersebut seluruh pemangku kepentingan pariwisata dapat memperkuat koordinasi dan kewaspadaan.

BACA JUGA:

Libur Panjang Nataru, Pemkab Ciamis Siapkan Pengamanan, Operasi Pasar, dan Mitigasi Bencana

“Tujuannya sederhana, agar kegiatan wisata selama libur Nataru berjalan aman, tertib dan tetap memberikan rasa nyaman bagi wisatawan,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Damkar Rancah Ciamis Tangkap Ular Koros dari Kamar Kontrakan

0
ular koros fokusjabar.id
Personel Damkar pos WMK Rancah saat menangkap ular Koros di kamar seorang pelajar di Rajadesa

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Personel Damkar pos WMK Rancah berhasil menaklukkan seekor ular Koros (Fytas Korros) berukuran cukup besar dari kamar kontrakan yang dihuni  seorang pelajar, Santi di wilayah Dusun Cigoong Desa Sirnabaya Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis.

Keberadaan Ular Koros diketahui oleh Santi yang akan pergi ke toilet sekitar pukul 00.00 WIB.

BACA JUGA:

Curah Hujan Tinggi, Dua Rumah di Ciamis Terdampak Longsor

Kepala Satpol PP Kabupaten Ciamis melalui Kasi Pengendalian dan Penangan Kebakaran Trisyanto, petugas piket Damkar pos WMK Rancah menerima laporan permintaan bantuan untuk mengevakuasi ular.

“Petugas piket Damkar pos WMK Rancah langsung menindaklanjutinya,” kata Dia, Minggu (21/12/2025).

Trisyanto menuturkan, di lokasi kejadian terlihat pelapor sangat ketakutan.

Petugas langsung menangkap ular tersebut dengan peralatan khusus dan keahlian yang dimiliki.

Setelah beberapa waktu  berjibaku, akhirnya ular Koros berhasil dievakusi,

BACA JUGA:

Damkar Kawali Evakuasi Ular Sanca dari Kandang Ayam

“Selanjutnya ular itu dibawa ke Mako pos Damkar WMK Rancah dan  akan dilepas liarkan di habitat aslinya yang jauh dari pemukiman penduduk,” ungkapnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, personel Damkar pos WMK Kawali mengevakuasi seekor ular Sanca (Pythonidae) dari kandang ayam milik Saepul Ahmad, warga Dusun Indrayasa Desa/Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar), Kamis (18/12/2025).

Ular Sanca berukuran cukup besar tersebut ditemukan oleh pemilik bangunan. Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada petugas Damkar.

Menurut Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Trisyanto, sekitar pukul 05.45 WIB petugas piket Damkar pos WMK Kawali menerima laporan dari warga soal penemuan ular.

“Tidak menunggu lama, 3 petugas piket langsung bergerak menuju lokasi kejadian,” katanya.

“Saat mengevakuasi cukup memakan waktu. Karena ular tersebut melakukan perlawanan dan kondisi kandang cukup sempit,” ucapnya.

(Husen Maharaja)