spot_imgspot_img
Selasa 5 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 463

Putri Karlina: Garut Harus Tentukan Identitas Pembangunan

0
Putri Karlina fokusjabar.id
WakilBupati Garut, Putri Karlina

GARUT, FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Putri Karlina memberikan catatan kritis mengenai arah pembangunan di wilayahnya.

Putri Karlina menilai, hingga saat ini Pemda masih terfokus pada pemenuhan kewajiban dasar tanpa menentukan identitas pembangunan yang spesifik.

BACA JUGA:

Bupati Garut dan Komunitas Marag Salurkan Bansos ke Cihurip

“Kalau belanja APBD untuk membangun jalan, infrastruktur, bantuan sosial, pendidikan dan kesehatan itu adalah kewajiban dasar. Namun, Kabupaten Garut belum menunjukkan pilihan pembangunannya mau dibiayai dari jalur apa,” kata Putri Karlina saat pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Garut masa khidmat 2025–2026.

Wakil Bupati menegaskan, sektor pariwisata seharusnya menjadi motor utama penggerak ekonomi daerah. Pasalnya memiliki akses yang tidak terbatas (unlimited access) terkait kemampuan fisik wilayah Kabupaten Garut.

Dia juga menyoroti besarnya potensi Sumber Daya Manusia (SDM). Terutama generasi muda yang harus dioptimalkan.

“Saya berharap PC PMII Kabupaten Garut dapat terus mengekspos berbagai kegiatan dan kajian yang berkaitan dengan potensi alam pariwisata serta pengembangan,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Wabup Garut: Anggap Alam Sebagai “Ibu”

Ketua PC PMII Kabupaten Garut 2025–2026, Adrian Hidayat mengajak seluruh jajaran pengurus untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai bahan refleksi atas perjuangan yang telah dilalui.

Dia menekankan pentingnya akselerasi organisasi untuk memperkuat peran PMII di tengah masyarakat.

“Momentum ini adalah saat bagi kita meneguhkan cita-cita untuk mengakselerasikan PMII Kabupaten Garut yang lebih maju ke depan,” tegas Adrian.

Ketua Panitia Pelaksana, Rizky Ziddan mengatakan, kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi Era Baru PMII sebagai Kompas Gerakan Intelektual dalam Mewujudkan Mimpi Garut Hebat.”

Menurut Dia, kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Namun sebagai upaya menumbuhkan semangat pergerakan yang selaras dengan visi dan misi “Garut Hebat.”

Ketua PKC PMII Jawa Barat, Rusli Hermawan memberikan pesan mendalam kepada para pengurus baru agar tidak terlena dengan zona nyaman.

BACA JUGA:

Jaga Arus Libur Nataru, Truk Bertonase Besar Dibatasi di Garut

“Sahabat-sahabat adalah pemilik masa depan bangsa ini. Jangan sampai pikiran kalian teracuni oleh hal-hal yang mendisorientasi nilai-nilai PMII,” pesan Rusli.

Dia optimistis, PMII Garut mampu menjadi kompas gerakan intelektual yang progresif.

(Y.A. Supianto)

Bupati Garut dan Komunitas Marag Salurkan Bansos ke Cihurip

0
Bupati Garut fokusjabar.id
Bupati Garut secara simbolis menyerahkan bansos

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai berkunjung dan melakukan aksi kemanusiaan ke Kantor Kecamatan Cihurip, Sabtu (20/12/2025) kemarin.

Bupati Garut bersama komunitas Motor Aparatur Pemerintah Kabupaten Garut (Marag) menyalurkan berbagai bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Soroti Aktivitas Ekonomi Rumahan, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Kegiatan bertajuk “Marag Berbagi” untuk mempererat silaturahmi dengan warga, meninjau kualitas pelayanan publik di tingkat desa dan kecamatan serta memastikan hasil pembangunan berjalan optimal.

Bupati Garut fokusjabar.id
Abdusy Syakur Amin

Bupati Garut mengapresiasi atas sambutan hangat warga Cihurip. Dia menegaskan, kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Alhamdulillah, saya merasa senang dan terhormat bisa bertemu langsung dengan warga Cihurip. Kehadiran kami di sini untuk memastikan pelayanan berjalan baik dan menyalurkan dukungan dari rekan-rekan Marag,” kata Syakur.

Camat Cihurip, Ganjar Ahadiat Tursana menjelaskan, bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga yang masuk dalam kategori Desil 1-4.

Mereka selama ini belum pernah menerima Bantuan Sosial (Bansos) dari program lainnya.

BACA JUGA:

Bupati Garut Instruksikan Perbaikan Jalan dan Skema Insentif

“Mudah-mudahan bisa menjangkau masyarakat Cihurip yang belum sempat merasakan Bansos sebelumnya,” harap Ganjar.

Ketua Marag, Hendra Hidayatulloh mengungkapkan, koordinasi dengan pihak kecamatan dilakukan agar bantuan tepat sasaran.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, perlengkapan sekolah, 40 sarung, 20 mukena dan 25 Al-Quran. Selain itu, ada paket makanan cepat saji dari Dinas Sosial Kabupaten Garut.

Hendra menambahkan, pihaknya akan terus berkomitmen menjalankan aksi serupa di berbagai wilayah Garut. Khususnya daerah terdampak bencana maupun wilayah pelosok yang membutuhkan perhatian khusus.

BACA JUGA:

Amankan Nataru, 1.580 Personel Gabungan di Garut Diterjunkan

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Garut berencana terus melakukan evaluasi dan koordinasi lintas sektor.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan sosial di masa mendatang terdistribusi secara akurat dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan (tepat sasaran).

(Y.A. Supianto)

Siswa SMPN 2 Ciamis Tewas Mengenaskan di Jalan Sudirman

0
SMPN 2 Ciamis fokusjabar.id
KOrban kecelakaan di RSUD Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Rizky Azis Pratama siswa SMPN 2 Ciamis tewas mengenaskan di Jalan Sudirman. Tepatnya di Lingkungan Cibeureum Keluarahan Sindangrasa Kecamatan/Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar), Minggu (21/12/2025) dini hari.

Korban mengalami luka parah di bagian kepalanya setelah sepeda motor yang ditumpanginya bersenggolan dengan sebuah sepeda motor.

BACA JUGA:

Bupati Ciamis Ingatkan Pemimpin Tentang Pertanggungjawaban Akhirat

Demikian dikatakan Kanit Gakum Satlantas Polres Ciamis Polda Jabar, Ipda Hery Eriawan.

Menurutnya, peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan satu orang tewas bermula sepeda motor Honda Vario Nopol  Z 4188 TAD yang dikendarai Evandra Gilbran yang membonceng Faiz dan Rizky Azis Pratama datang dari arah Kota Ciamis menuju arah Kota Tasikmalaya.

Di lokasi kejadian, serempetan dengan sebuah sepeda motor dari arah yang sama.

Selanjutnya sepeda motor yang ditumpangi korban oleng dan jatuh ke sisi kanan jalan raya.

“Setelah serempetan, sepeda motor yang ditumpangi korban jatuh ke sisi kanan jalan raya dan dari arah berlawanan datang sebuah kendaraan dan langsung menabrak korban,” ungkap Hery.

Hery mengatakan, beberapa saat setelah kejadian warga sekitar membantu mengevakuasi para korban yang bergelatakan di jalan raya.

BACA JUGA:

Ribuan Atlet Atletik Ikut Invitasi SAGC Championship 2025

“Kedua teman korban hanya mengalami luka ringan dan shock saat melihat Rizky Azis Pratama terluka parah,” jelasnya.

Hery menjelaskan, untuk proses hukum selanjutnya pihak penyidik Satlantas Polres Ciamis melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Korban saat ini sudah dibawa ke RSUD Ciamis. Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Fun Walk Keagamaan, Ketika Ribuan Langkah Menyatukan Perbedaan di Tasikmalaya

0
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi bersama Staf Khusus Presiden Tiar Nabila Karbala dan Kakanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, saat melepas Jalan Sehat Kerukunan (fokusjabar/Seda)
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi bersama Staf Khusus Presiden Tiar Nabila Karbala dan Kakanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, saat melepas Jalan Sehat Kerukunan (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Di balik riuh langkah ribuan peserta Fun Walk Keagamaan dari Taman Kota Tasikmalaya menuju Alun-alun Dadaha sebagai titik finish, Sabtu (29/12/2025), terselip kisah-kisah sederhana tentang harapan, kebersamaan, dan cara masyarakat merawat kerukunan di tengah keberagaman. Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.

Sejak pagi buta, masyarakat dari berbagai penjuru Priangan Timur sudah mengisi Taman Kota Tasikmalaya. Bukan hanya untuk berolahraga, tetapi untuk bertemu, berbaur, dan menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak pernah menghalangi seseorang untuk berjalan berdampingan.

Baca Juga: Kanwil Kemenag Jabar Gelar Wayang Golek di Kota Tasikmalaya

Di antara kerumunan itu, tampak Asep seorang pedagang kecil yang memilih menutup warungnya sebentar demi mengajak anaknya ikut kegiatan tersebut.

“Biar dia lihat, bahwa orang itu macam-macam, tapi bisa damai. Ini pelajaran yang nggak ada di buku,” katanya sambil menggenggam tangan putrinya.

Kisah serupa datang dari Maria, seorang guru sekolah minggu yang datang bersama rekan-rekan muslimahnya. Mereka membawa spanduk kecil bertuliskan “Berbeda untuk saling menguatkan”.

“Kami hadir supaya anak-anak kami tahu, harmoni itu harus dirawat, bukan hanya dibicarakan,”

Ruang Bertemu Lintas Suku, Agama dan Latar Belakang

Momen-momen semacam inilah yang menghidupkan tujuan diadakannya Jalan Kerukunan sebuah gelaran yang bukan sekadar acara olahraga, tetapi ruang bertemu bagi warga lintas suku, agama, dan latar belakang. Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Dudu Rohman, menegaskan bahwa kemajemukan di Jawa Barat selayaknya dirayakan.

“Keberagaman itu warna, bukan pemisah. Banyak daerah punya perbedaan, tapi tidak semuanya punya kedamaian seperti di Tasikmalaya,” ujarnya.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, turut mengapresiasi semangat masyarakat. Menurutnya, Tasikmalaya bukan hanya terkenal sebagai Kota Santri, tapi juga tempat di mana nilai toleransi hidup dalam keseharian.

“Kalau melihat langsung, warganya saling menyapa, saling menolong tanpa bertanya latar belakang. Itulah kekuatan kota ini,” katanya.

Selain jalan sehat, kegiatan ini juga membawa pulang manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Sebanyak 350 paket sembako dibagikan kepada anak yatim, kaum dhuafa, dan penghuni panti jompo, pengingat bahwa kerukunan bukan hanya soal berjalan bersama, tetapi juga menyentuh tangan mereka yang paling rentan.

Di tengah dunia yang sering kali gaduh oleh perbedaan, Tasikmalaya pagi itu menunjukkan sesuatu yang sederhana namun kuat: bahwa persatuan tidak selalu muncul melalui pidato atau panggung besar. Kadang, ia hadir lewat langkah-langkah kecil ribuan orang yang memilih bergerak bersama.

(Seda)

Curah Hujan Tinggi, Dua Rumah di Ciamis Terdampak Longsor

0
Ketpot: Rumah warga di wilayah Desa Bendasari Ciamis pasca kejadian longsor
Ketpot: Rumah warga di wilayah Desa Bendasari Ciamis pasca kejadian longsor

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sadananya dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya tanah longsor di Dusun Neglasari, Desa Bendasari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Insiden longsor tersebut mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan, sementara satu rumah lainnya berada dalam kondisi terancam.

Baca Juga: Bupati Ciamis Ingatkan Pemimpin Tentang Pertanggungjawaban Akhirat

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan adanya laporan longsor yang diterima pihaknya pada Sabtu (20/12/2025) siang.

“Mendapat informasi itu, kami langsung menurunkan personel ke lokasi kejadian,” ujarnya.

Ani menjelaskan, rumah yang terdampak merupakan milik War’ah. Bagian bangunan tambahan di area dapur mengalami kerusakan, namun masih tergolong ringan.

“Sifat kerusakannya hanya kategori ringan,” jelasnya.

Selain itu, rumah milik warga bernama Wahidin turut terancam terseret material longsoran. Kendati demikian, bangunan utamanya dilaporkan masih dalam kondisi aman.

“Rumah Wahidin masih aman, hanya posisinya berada di area rawan,” tambahnya.

Pasca kejadian, BPBD Ciamis telah menyalurkan bantuan logistik kedaruratan kepada pemilik rumah yang terdampak. Untuk penanganan lebih lanjut, BPBD masih berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

“Bantuan logistik darurat sudah diserahkan, dan langkah selanjutnya masih dikoordinasikan bersama pemerintahan setempat,” kata Ani.


(Husen Maharaja)

Musim Angin Barat Hantam Pangandaran, Tangkapan Ikan Layur Anjlok

0
Poto: Tangkapan layar nelayan di Pangandaran sedang menarik jaring ikan
Poto: Tangkapan layar nelayan di Pangandaran sedang menarik jaring ikan

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Hasil tangkapan ikan layur (genus Trichiurus) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami penurunan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Padahal, layur merupakan komoditas andalan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Cikidang, terutama pada bulan Desember, Februari, Maret, April, Oktober, dan November yang biasanya menjadi masa panen raya.

Salah satu nelayan Pangandaran, Sakio, mengatakan bahwa tangkapan layur saat ini hanya berkisar 20 hingga 30 kilogram per hari di TPI PPI Cikidang.

Baca Juga: Akibat Cuaca Buruk, Puluhan Perahu Nelayan Cilacap Bersandar di Pangandaran

“Yang terpantau di TPI rata-rata hanya 20 sampai 30 kilogram,” ujar Sakio kepada FOKUSJabar.id melalui pesan singkat, Sabtu (20/12/2025).

Meski hasil layur turun, Sakio menyebutkan bahwa tangkapan udang dan ikan tenggiri masih relatif stabil. “Di TPI sekarang kebanyakan hasil tangkapan udang dan tenggiri,” katanya.

Menurutnya, para nelayan tetap melaut meski kondisi cuaca kurang bersahabat. Situasi tersebut membuat hasil tangkapan ikan tidak maksimal.

“Walaupun tangkapan sedikit, sejak pagi banyak nelayan sudah melaut. Baik nelayan jaring udang, layur, bawal putih, maupun nelayan pancing,” jelasnya.

Wilayah Pangandaran sendiri masih dilanda hujan disertai angin kencang yang datang secara tiba-tiba. Sakio menegaskan kondisi itu merupakan ciri khas musim angin barat, periode yang paling diwaspadai para nelayan.

“Sekarang masuk musim angin barat. Musim yang paling ditakuti nelayan karena angin dan hujan sering tidak terprediksi,” ujarnya.


(Sajidin)

Bupati Ciamis Ingatkan Pemimpin Tentang Pertanggungjawaban Akhirat

0
Ketpot: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memberikan santunan
Ketpot: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memberikan santunan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Herdiat saat menghadiri tabligh akbar di Desa Mekarmukti, Sabtu (20/12/2025).

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Mekarmukti beserta jajaran yang telah menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut.

Baca Juga: Sinergi Pemkab dan Pemuda Muhammadiyah Diharapkan Jadi Fondasi Ciamis Berdaya Saing

“Menggelar kegiatan keagamaan adalah bagian dari tanggung jawab seorang pemimpin, karena di dalamnya ada ajakan bagi masyarakat untuk terus berada dalam kebaikan,” ujarnya.

Herdiat menekankan bahwa setiap pemimpin kelak akan mempertanggungjawabkan kepemimpinannya di akhirat. Ia mengingatkan bahwa salah satu dari delapan pintu surga diperuntukkan bagi pemimpin yang adil dan amanah terhadap masyarakatnya.

“Sebagai pemimpin, kita akan dimintai pertanggungjawaban. Ke mana kita membawa kepemimpinan itu,” tuturnya.

Ia pun berharap seluruh pemimpin, baik tingkat kabupaten maupun desa, terus memberikan teladan. Kemudian mengajak warganya menuju jalan kebaikan yang diridai Allah SWT.

“Saya berharap para kepala desa di Kabupaten Ciamis dapat terus mengajak warganya kepada kebaikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Mekarmukti, Asep Ari, menyatakan tabligh akbar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi. Kemudian menjaga kerukunan, serta membangun suasana desa yang harmonis.

“Pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur seperti jalan dan jembatan, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat,” ujarnya.

(Husen Maharaja)