spot_imgspot_img
Senin 4 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Hardiknas 2026 Kota Tasikmalaya, Viman Tegaskan Pendidikan Berkualitas Jadi Kunci Utama Putus Rantai Kemiskinan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Balekota Tasikmalaya, Senin (4/5/2026). Upacara khidmat ini melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), ratusan tenaga pendidik, jajaran Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam amanatnya, Viman menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga sekaligus fondasi utama untuk memutus rantai kemiskinan. Ia mengajak seluruh pihak menjadikan momentum Hardiknas sebagai pemacu semangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa.

Baca Juga: Misi Kemanusiaan di Singaparna, 546 Prajurit Yonif 939/Macan Putih Donorkan Darah untuk Warga Tasikmalaya

“Pendidikan yang berkualitas tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menjadi indikator utama dalam memutus rantai kemiskinan,” ujar Viman.

Peningkatan Kesejahteraan dan Kompetensi Guru

Viman menyadari bahwa kualitas pendidikan sangat bergantung pada kompetensi tenaga pendidiknya. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya berkomitmen memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan dan pengembangan kemampuan para guru. Langkah ini bertujuan mencetak generasi penerus yang cerdas dan berkarakter guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

Wali Kota juga menyoroti tantangan besar terkait capaian rata-rata pendidikan di Kota Tasikmalaya yang saat ini berada di angka 9,64 persen. Angka tersebut masih berada di bawah target standar Jawa Barat yang mencapai 13 persen.

“Kita harus memperkuat sektor pendidikan karena capaian kita masih sedikit rendah. Kita butuh kolaborasi antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat untuk mendorong program wajib belajar,” tambahnya.

Inovasi Program Tasik Pintar dan Sekolah Rakyat

Sebagai solusi konkret, Pemkot Tasikmalaya bersama pemerintah pusat telah merevitalisasi sejumlah bangunan sekolah dan menyalurkan bantuan melalui program Tasik Pintar. Selain itu, pemerintah mulai mengoperasikan Sekolah Rakyat (SR) dengan tiga rombongan belajar sambil mematangkan rencana pembangunan gedung permanen.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Rojab Riswan Taufik, mendukung penuh visi tersebut dengan menjanjikan program pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan. Menurutnya, pembentukan karakter siswa di era globalisasi memerlukan ketelatenan dan sinergi lintas sektor.

“Penanaman nilai karakter tidak bisa instan. Kami membutuhkan keseriusan semua pihak agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing tinggi,” pungkas Rojab.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru