BANJAR, FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjar Jawa Barat (Jabar), Dedi Suardi membentuk Koordinator Lapangan (Korlap) untuk revitalisasi sekolah tahun anggaran 2026.
Menurut Dedi, yang menjadi korlap itu pejabat di masing-masing bidang.
BACA JUGA:
Kecewa Janji Wali Kota Banjar Tak Kunjung Terwujud, Warga Bangun Jalan TPU Secara Swadaya
“Korlap 1 Johan (SMP), Korlap 2 Yadi (SD), Korlap 3 Friska (PAUD),” ungkap Dedi.
Saat di tanya berapa jumlah sekolah di Kota Banjar yang mendapatkan anggaran revitalisasi? Dedi tidak memberikan jawaban.
Dia hanya memberikan data, untuk sekolah yang mengajukan revitalisasi saja.
“Jumlah yang mengajukan, PAUD/TK sebanyak 18, SD (72) dan 15 SMP,” terang Dedi.
Sebelumnya, pegiat Anti Korupsi Kota Banjar, Aan Setiana menyoroti keras adanya potensi penyalahgunaan dana revitalisasi sekolah tahun anggaran 2026 yang akan di gelontorkan oleh pemerintah pusat ke daerah.
BACA JUGA:
Menakar Dampak Kurs Rupiah Bagi Stabilitas Ekonomi Rakyat
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah hendak menggelontorkan anggaran triliunan rupiah bagi 10 ribu sekolah di Indonesia. Termasuk di Kota Banjar.
“Skema yang di pilih adalah swakelola. Namun skema ini justru rawan di mainkan. Terutama dengan dalih administrasi dan mark up harga material,” katanya.
(Agus Purwadi)



