spot_imgspot_img
Jumat 24 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

HAN 2026: DKBP3A Pangandaran Wujudkan Kabupaten Layak Anak

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) menegaskan komitmennya mewujudkan daerah yang ramah anak dengan perlindungan yang holistik, integratif dan berkelanjutan.

‎HAN bukan sekadar seremoni tahunan. Namun momentum mengingatkan bahwa setiap anak berhak hidup, tumbuh, berkembang, mendapat perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, diskriminasi dan berhak berpartisipasi sesuai usianya.

BACA JUGA:

Karang Nini Pangandaran Punya Panorama Memukau, Sayangnya Jalannya Masih Rusak

‎”Anak merupakan amanah Tuhan Yang Maha Esa sekaligus generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat dan Indonesia,” kata Kepala DKBP3A, Agus Maliana kepada FOKUSJabar, Jumat (24/7/2026).

‎Pemkab Pangandaran menilai, perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama hingga tokoh adat.

‎DKBP3A menyebut, sejumlah program strategis terus di perkuat untuk pemenuhan hak anak dan pencegahan kekerasan.

‎Langkah nyata yang di lakukan antara lain:

‎1. Penguatan kelembagaan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

‎2. Optimalisasi Gugus Tugas KLA sebagai wadah koordinasi lintas sektor.

‎3. Penguatan Forum Anak Kabupaten Pangandaran sebagai pelopor dan pelapor dalam pembangunan ramah anak.

‎4. Peningkatan kapasitas keluarga melalui edukasi pola asuh positif, pencegahan kekerasan dan penguatan komunikasi.

‎5. Pembentukan UPTD PPA untuk layanan pengaduan, pendampingan psikologis, hukum, mediasi, rehabilitasi sosial dan rujukan.

‎6. Pencegahan perkawinan usia anak melalui edukasi ke remaja, orang tua, sekolah, tokoh agama dan masyarakat.

‎7. Pencegahan bullying, kekerasan seksual, eksploitasi dan perdagangan orang lewat kampanye dan sosialisasi.

‎8. Penguatan Sekolah Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, Desa/Kelurahan Layak Anak dan ruang publik aman bagi anak.

‎9. Pengembangan sistem pelaporan dan penanganan kasus yang cepat, terpadu dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.

‎10. Mendorong partisipasi anak dalam pembangunan daerah melalui musyawarah, forum konsultasi publik dan kegiatan kreatif.

‎DKBP3A juga menyoroti tantangan pengasuhan di era digital. Perkembangan teknologi membawa manfaat, namun juga berisiko. Seperti konten negatif, cyberbullying, eksploitasi seksual daring, judi online, penipuan digital hingga kecanduan gawai.

BACA JUGA:

Curhatan Kades di Pangandaran, DD Dipangkas 70 Persen untuk KDMP

‎Karena itu di perlukan pengawasan bijaksana dari orang tua, guru dan masyarakat agar anak bisa memanfaatkan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab.

‎Pemkab juga mengajak masyarakat tidak menutup mata terhadap dugaan kekerasan pada anak. Pelaporan cepat di nilai bisa meminimalisir dampak pada korban.

‎”Keberhasilan perlindungan anak tidak hanya di ukur dari banyaknya program yang di laksanakan. Tetapi juga dari semakin menurunnya kasus kekerasan terhadap anak, meningkatnya kualitas pengasuhan keluarga, bertambahnya ruang partisipasi anak,” ucapnya.

‎Menutup peringatan HAN 2026, Pemkab Pangandaran mengajak seluruh elemen membangun gerakan bersama menciptakan lingkungan aman, nyaman, inklusif dan bebas kekerasan.

‎”Jadikan setiap rumah penuh kasih sayang, setiap sekolah aman dan menyenangkan, setiap desa ramah anak dan setiap kebijakan mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi anak,” ajaknya.

BACA JUGA:

154 Kuda dari 13 Daerah Adu Cepat di Indonesia Derby 2026 Pangandaran

‎Dengan tagline “Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Anak Pangandaran Bahagia, Cerdas, Berkarakter, dan Berprestasi,” Pemkab menegaskan setiap anak di Pangandaran berhak bermimpi, belajar, bermain, berkreasi dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, tangguh serta siap menjadi pemimpin masa depan.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru