spot_imgspot_img
Selasa 5 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 461

KONI Kota Tasikmalaya Gelar Bimtek Pengelolaan Dana Hibah untuk 45 Cabor

0
Ket foto : Para Pengurus Cabang Olahraga mengikuti Bimtek yang digelar KONI Kota Tasikmalaya di Kantor Wali Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)
Ket foto : Para Pengurus Cabang Olahraga mengikuti Bimtek yang digelar KONI Kota Tasikmalaya di Kantor Wali Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Untuk meningkatkan kemampuan pengurus Cabang Olahraga (Cabor) dalam mengelola anggaran hibah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tasikmalaya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tahun 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Wali Kota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1, Bungursari, Minggu (21/12/2025) sore, Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Anton Suherlan membuka langsung kegiatan tersebut.

Baca Juga: HKN ke-61, Wali Kota Tasikmalaya Ajak Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

Bimtek dihadiri perwakilan dari 45 Cabor yang berada di bawah naungan KONI. Untuk memperkuat pemahaman peserta, panitia menghadirkan narasumber dari Kejaksaan, Kepolisian, Inspektorat, serta Disporabudpar Kota Tasikmalaya.

Anton menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi potensi kesalahan dalam pengelolaan maupun pertanggungjawaban dana hibah yang Cabor terima.

“Kami ingin para pengurus Cabor memiliki kemampuan dan kompetensi yang memadai dalam mengelola sekaligus mempertanggungjawabkan dana hibah dari pemerintah,” ujar Anton.

Menurutnya, melalui paparan para narasumber, harapannya peserta mendapat pemahaman menyeluruh tentang prosedur, regulasi, dan tata kelola dana hibah yang baik dan benar.

“Penggunaan dana harus benar-benar sesuai ketentuan agar tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Anton menegaskan pentingnya keterbukaan dan ketelitian dalam pelaporan penggunaan anggaran.


“Semua dana harus terlaporkan apa adanya. Tidak boleh ada laporan fiktif. Untuk apa, kegunaannya di mana, dan hasilnya bagaimana harus sesuai kondisi riil,” tegasnya.

Ia optimistis bahwa pengelolaan dana hibah yang tepat dan akuntabel akan berdampak positif terhadap peningkatan prestasi olahraga di Kota Tasikmalaya. Selain itu, transparansi dan disiplin pelaporan juga akan memperkuat kepercayaan pemerintah terhadap KONI maupun Cabor.

“Jika pengelolaan anggaran berjalan dengan baik, pemerintah akan semakin percaya dan tidak ragu memberikan bantuan pada tahun-tahun berikutnya,” pungkas Anton.

(Seda)

HKN ke-61, Wali Kota Tasikmalaya Ajak Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

0
Ket foto : Senam sehat para tenaga kesehatan di halaman Balekota pada puncak peringatan kesehatan tingkat Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)
Ket foto : Senam sehat para tenaga kesehatan di halaman Balekota pada puncak peringatan kesehatan tingkat Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ratusan tenaga kesehatan dari berbagai satuan kerja di Kota Tasikmalaya memadati halaman Balekota Tasikmalaya untuk memeriahkan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Minggu (21/12/2025).

Dengan mengusung tema “Generasi Sehat Indonesia Hebat”, peringatan HKN tahun ini disambut penuh kegembiraan oleh seluruh insan kesehatan yang setiap hari berkutat dengan pelayanan medis, obat-obatan, hingga tindakan penyelamatan nyawa.

Baca Juga: Akademisi Nilai APBD Kabupaten Tasikmalaya 2025 Tinggi Serapan, Minim Dampak

Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan beserta istrinya, dr. Elvira Kamarrow Putri. Keduanya ikut berbaur mengikuti senam sehat bersama para tenaga kesehatan di halaman Balekota.

Dalam sambutannya, Viman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kota Tasikmalaya.

“Hari ini kita semua bisa merasakan nikmatnya hidup sehat, dan itu tidak terlepas dari peran tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan maksimal demi kesehatan tubuh dan jiwa kita,” ujar Viman.

Ia menegaskan, kesehatan bukan hanya teori, tetapi dapat terwujud melalui kebiasaan sederhana secara konsisten setiap hari.


“Sehat itu adalah kebiasaan, dimulai dari hal-hal kecil dan dimulai dari diri sendiri,” ujarnya.

Gerakan Masyarakat Sehat

Lebih lanjut, Viman menyampaikan semangat HKN terwujud melalui program Tasik GEMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) yang mendorong warga untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat, rajin memeriksakan kesehatan, serta aktif melakukan deteksi dini.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak awal.
“Jangan menunggu sakit. Periksakan diri sedini mungkin melalui layanan CKG yang sudah pemerintah sedaikan gratis,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr. Asep Hendra menyebut peringatan HKN menjadi momentum penting bagi seluruh tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Optimalisasi layanan kesehatan adalah keharusan yang kami prioritaskan demi memperkuat derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Asep, program CKG mendapat respons positif. Hingga November 2025, capaian pemeriksaan kesehatan gratis di Kota Tasikmalaya telah mencapai 72 persen. Angka ini menempatkan Kota Tasikmalaya di peringkat ke-5 dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat.

Pihaknya menargetkan capaian itu meningkat menjadi 75 persen hingga akhir Desember 2025. Program CKG menyasar seluruh kelompok usia mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia.

“Ketika deteksi dini kesehatan berjalan optimal, kualitas kesehatan masyarakat meningkat, dan tentu berdampak pada peningkatan angka harapan hidup,” jelasnya.

(Seda)

Gubernur Jabar Resmikan Rute Penerbangan Bandung-Semarang

0
Gubernur Jabar fokusjabar.id
Gubernur Jabar resmikan rute penerbangan Bandung-Semarang

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meresmikan rute baru penerbangan Bandung-Semarang milik maskapai Wings Air.

Acara inaugurasi penerbangan perdana digelar di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung, Minggu (21/12/2025).

BACA JUGA:

Gubernur Jabar Hentikan Pembangunan Rumah

KDM menyambut baik penambahan rute baru tersebut. Di mana sebelumnya hadir rute Bandung-Solo di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung.

KDM berharap, kedua jalur penerbangan yang menghubungkan tiga kota besar di pulau jawa itu dipadati penumpang.

“Ini yang kedua setelah sebelumnya sudah ada penererbangan. Semoga jalur penerbangan dari Bandung ke Semarang dan Bandung ke Solo menjadi jalur penerbangan yang padat penumpang,” katanya.

Saat ini dua rute penerbangan tersebut melayani pemberangkatan selama dua kali dalam seminggu. KDM berharap, jumlah penerbangannya bisa terus bertambah.

“Semoga ke depan jumlah penerbangannya semakin banyak. Tidak hanya seminggu dua kali, tapi setiap hari,” harapnya.

Gubernur optimistis, hadirnya dua rute penerbangan tersebut akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor perdagangan, industri hingga pariwisata.

BACA JUGA:

Stop Beroperasi, Gubernur Jabar Beri Kompensasi Abang Becak, Delman dan Sopir Angkot

“Mudah-mudahan industri perdagangan semakin meningkat, pariwisata dan pasar-pasar ramai,” imbuhnya.

KDM berpesan untuk maskapai agar memberikan pelayanan yang ramah lingkungan.

“Harus memberikan pelayanan yang ramah terhadap lingkungan,” pungkas Gubernur.

(Bambang Fouristian)

Persib Bandung Bungkam Bhayangkara FC

0
Persib Bandung fokusjabar.id
Persib Bandungnaik ke peringkat 2 (oto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil meraih poin penuh setelah mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-0 di Sradion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (21/12/2025).

Dua gol Persib Bandung pada pertandingan pekan ke-15 Super League 2025/2026 di cetak Ramon Tanque menit 10 da 62.

BACA JUGA:

Hade! Bojan Hodak dan Beckham Raih JMTV Awards 2025

Persib Bandung naik ke peringkat dua klasemen sementara dengan mengumpulkan nilai 31. Thom Haye dan kawan-kawan terpaut 3 poin dari peuncak klasemen, Borneo FC.

Memasuki awal babak kedua, Persib Bandung mendapatkan peluang pertama dari tendangan bebas. Namun tendangan Thom Haye hanya menghasilkan sepak pojok.

Pada menit 54, Maung Bandung kembali mendapatkan peluang matang. Namun tandukan Ramon Tanque masih bisa di tepis penjaga gawang Bhayangkara FC, Aqil Savik.

Meski sejumlah peluang masih terbuang, namun tim kebanggaan Bobotoh masih terus memegang kendali permainan.

Gawang Persib yang dijaga Teja Paku Alam sempat terancam. Beruntung, tendangan Stjepan Plazonja hanya menghasilkan sepak pojok.

Gelombang serangan Persib Bandung akhirnya membuahkan hasil melalui tandukan Ramon Tanque. Dia memanfaatkan umpan matang Thom Haye.

Pada menit 72, pelatih Persib, Bojan Hodak melakukan pergantian pemain. Ramon Tanque ditarik ke luar digantikan Andrew Jung.

BACA JUGA:

Kalah dari Malut United, Teja Paku Alam Siap Bangkit

Tujuh menit berselang, Bojan Hodak kembali melakukan pergantian. Julio Cesar dan Saddil Ramdani masuk menggantik Dewangga dan Berguinho.

Pada menit 85, Hodak memasukkan Robi Darwis dan Beckham Putra Nugraha menggatikan Lucho dan Haye.

Gawang Pangeran Biru nyaris dibobol tandukan mantan pemainnya, Ilija Spasojevic. Beruntung, tandukannya masih menyamping tipis di sisi gawang Teja Paku Alam.

(Bambang Fouristian)

Akademisi Nilai APBD Kabupaten Tasikmalaya 2025 Tinggi Serapan, Minim Dampak

0
sekda kabupaten tasikmalaya fokusjabar.id
Akademisi Tasikmalaya, Dr. Basuki Rahmat, M.Si menyoroti proses pengisian jabatan Sekda Kabupaten Tasikmalaya dan mendorong DPRD aktif melakukan pengawasan.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tasikmalaya hingga 12 Desember 2025 dinilai cukup baik dari sisi persentase. Namun masih menyimpan persoalan serius jika dilihat dari kualitas hasil dan manfaatnya bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan akademisi Tasikmalaya sekaligus Lektor Kepala Program Pascasarjana STIA YPPT Priatim Tasikmalaya,  Basuki Rahma saat menganalisis kinerja realisasi belanja perangkat daerah tahun anggaran 2025.

BACA JUGA:

Tuntas! Sengketa Pegadaian Tasikmalaya dan BMR Berakhir Damai Tanpa Merugikan Konsumen

Berdasarkan data resmi, realisasi belanja daerah Kabupaten Tasikmalaya hingga pertengahan Desember 2025 mencapai Rp2,88 triliun dari total pagu Rp3,50 triliun atau setara 82,2 persen.

Capaian ini menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan APBD berjalan relatif baik dan mayoritas program telah dilaksanakan.

Namun dalam kerangka pengelolaan keuangan daerah berbasis kinerja, capaian tersebut tidak bisa dinilai hanya dari angka serapan semata.

“Persentase realisasi penting. Tetapi yang jauh lebih krusial adalah bagaimana belanja tersebut menghasilkan output, outcome dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Minggu (21/12/2025).

Output Timpang, Infrastruktur Tertinggal

Dalam analisis berbasis output, Basuki menemukan adanya ketimpangan kinerja antar perangkat daerah.

SKPD dengan tingkat realisasi tinggi di atas 90 persen umumnya merupakan perangkat daerah dengan karakter belanja administratif dan operasional. Sehingga output kegiatan relatif lebih mudah dicapai.

Sementara itu, perangkat daerah di sektor pelayanan dasar dan teknis seperti pendidikan, kesehatan dan layanan publik berada pada kisaran realisasi 78-88 persen.

Kondisi ini menunjukkan sebagian besar layanan telah berjalan. Namun belum sepenuhnya optimal.

Sorotan tajam diarahkan pada perangkat daerah dengan realisasi rendah, sekitar 47 persen yang umumnya berkaitan dengan sektor infrastruktur. Rendahnya realisasi ini mengindikasikan output fisik strategis belum sepenuhnya terlaksana.

BACA JUGA:

Kanwil Kemenag Jabar Gelar Wayang Golek di Kota Tasikmalaya

“Secara umum output kegiatan memang dihasilkan. Tetapi terlihat jelas adanya kesenjangan antara SKPD administratif dan SKPD teknis yang langsung bersentuhan dengan pembangunan fisik dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Outcome Belum Sepenuhnya Terasa

Dari sisi outcome atau hasil pembangunan, Basuki menilai tingginya serapan anggaran belum otomatis menjamin tercapainya perubahan signifikan di masyarakat.

Pada sektor pendidikan, kesehatan dan sosial, realisasi belanja seharusnya berdampak pada peningkatan kualitas layanan, aksesibilitas, serta kesejahteraan warga.

Namun, keterlambatan pelaksanaan program infrastruktur berpotensi menunda outcome penting. Seperti peningkatan konektivitas wilayah, efisiensi aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi lokal.

“Outcome pembangunan mulai terlihat, tetapi masih perlu penguatan keterkaitan antara belanja dan perubahan nyata yang benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Manfaat APBD Belum Maksimal

Dalam analisis berbasis manfaat (benefit), Basuki menekankan, belanja pelayanan dasar akan memberikan dampak langsung apabila dilaksanakan tepat sasaran dan berkualitas.

Sementara belanja infrastruktur memiliki efek jangka panjang dan multiplier effect tinggi bagi perekonomian daerah.

BACA JUGA:

Tamparan Keras Bagi Orang Waras, ODGJ Menegur Warga Tasikmalaya Lewat Aksi Bersih-Bersih

Namun, manfaat tersebut dinilai belum optimal apabila realisasi dan penyelesaian fisik proyek belum tercapai secara maksimal.

Di sisi lain, belanja administrasi dan penunjang pemerintahan lebih bersifat tidak langsung, berupa stabilitas tata kelola dan kelancaran pelayanan publik.

“Risiko utamanya adalah ketika serapan anggaran tinggi tetapi kualitas output dan outcome rendah, maka nilai manfaat APBD bagi masyarakat ikut menurun,” tegasnya.

Rekomendasi Akademisi
Menutup analisanya, Basuki menyimpulkan, kinerja penyerapan APBD Kabupaten Tasikmalaya tahun 2025 tergolong cukup baik secara kuantitatif, namun masih perlu peningkatan signifikan dari sisi kualitas belanja.

BACA JUGA:

Uang Rakyat Tak Bergerak, Serapan APBD Kabupaten Tasikmalaya Baru 82 Persen

Ia merekomendasikan agar evaluasi kinerja keuangan daerah ke depan tidak hanya berfokus pada persentase serapan, melainkan pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Perlu percepatan dan penguatan manajemen pelaksanaan program, terutama pada SKPD teknis dan infrastruktur. Evaluasi ini harus menjadi dasar perbaikan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan APBD tahun berikutnya agar belanja daerah semakin efektif, efisien, dan berdampak,” pungkasnya.

(F Kamil)

Inilah Wida Widiayani, Sosok Tangguh Kebanggaan Desa Wanasari Garut

0
wida widiyani@fokusjabar.id
Wida Widiyani, Sosok ibu dan aktivis sosial, dari Desa Wanasa widari, Kecamatan Wanaraja

GARUT, FOKUSJabar.id: Setiap tanggal 22 Desember selalu menjadi momen refleksi tentang kasih sayang seorang ibu. Dan Wida Widiayani warga RW 02 Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut Jawa Barat. Jadi sosok inspiratif bagi kaum hawa.

Wida Widiayani (47) bukan sekadar Ibu rumah tangga, juga menjadi sosok ibu bagi masyarakat setempat.

Dalam kesehariannya, Wida adalah seorang Ketua RW 02, Tenaga Pengajar di MDT Al Falah, Pengurus DKM Al Falah, hingga aktif di Pengurus Aisyiyah Cabang Wanaraja dan sebagai Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Wanaraja.

Baca Juga: Sekjen GAS Beri Ungkapan Berkelas Soal Pengelolaan Teras Cimanuk

Bagi Wida, kebahagiaan tertinggi yaitu selalu hadir di sela-sela kegiatan padatnya. Salah satu momen paling mengesankan baginya adalah ketika ia berhasil menyeimbangkan peran domestik dan sosial. 

“Sangat berkesan ketika di sela kesibukan, saya masih bisa meluangkan waktu mengambil raport anak sendiri, lalu lanjut mengajar ngaji anak-anak di masjid,” tuturnya kepada FOKUSJabar.id, Minggu (21/12/2025) 

Namun, pengabdiannya yang paling menyentuh terjadi saat ia memperjuangkan hak kesehatan bagi warga.

“Salah satu yang paling berkesan adalah saat mengantar pasien non-BPJS ke rumah sakit. Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik, biaya bisa di tanggung Pemkab Garut,” ungkapnya.

BPJS Kesehatan Gratis

Selanjutnya, pada bulan berikutnya warga tersebut langsung mendapatkan BPJS PBI atau gratis. Jadi, lanjut dia, ada kepuasan batin yang tidak bisa di bayar dengan bentuk materi.

Wida memang di kenal sebagai sosok ibu muda yang sangat cekatan dalam membantu urusan administrasi kependudukan warga RW 02, sehingga berjalan mulus tanpa hambatan.

Kiprahnya pun sangat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dan hal tersebut di sampaikan, Rohati salah seorang warga Rt 02 Desa Wanasari Garut.

“Semenjak beliau menjabat sebagai Ketua RW, banyak kemajuan yang kami rasakan. Mulai dari kegiatan ronda yang aktif kembali hingga kerja bakti rutin,” jelasnya.

Wida juga, lanjut dia, selalu turun langsung mendampingi warga. yang membutuhkan bantuan, baik yang sedang sakit maupun berduka. “Beliau langsung menangani dan melayat tanpa menunda,” ujar Rohati.

Dan sosok Wida Widiayani, tambah dia, adalah potret ibu masa kini yang berdaya, menginspirasi melalui aksi nyata, dan memimpin dengan hati.

Suka Duka di Lapangan

Menjadi aktivis sosial tentu ada resepnya, Wida pun bercerita bahwa setiap kejadian di lapangan adalah pelajaran berharga yang terus menambah ilmunya. Namun, ada pula kisah unik yang mengundang senyum sekaligus lelah.

Baca Juga: Putri Karlina: Garut Harus Tentukan Identitas Pembangunan

“Dukanya itu kalau sedang mengantar pasien rawat jalan ke kota. Setelah urusan rumah sakit selesai, eh, saya malah disuruh menunggu karena keluarga pasiennya mau lanjut belanja (shopping) dulu,” tuturnya..

Meski waktunya banyak terbagi untuk warga, prioritas utama tetap keluarga. Di Hari Ibu tahun 2025 ini, dia berdoa semoga anak-anaknya menjadi sosok yang sholeh dan sholehah.

“Harapansebagai ibu, saya ingin anak-anak menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah, serta sukses di dunia maupun di akhirat kelak,” pungkasnya.

Wida Widiayani adalah potret ibu masa kini yang berdaya, menginspirasi melalui aksi nyata, dan memimpin dengan hati.

Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2025.

(Y.A. Supianto) 

Antusias! Warga Pangandaran Berbondong-bondong Daftar Relawan SPPG

0
Poto: Suasana saat cek kesehatan daftar calon SPPG Sindangwangi Pangandaran.
Poto: Suasana saat cek kesehatan daftar calon SPPG Sindangwangi Pangandaran.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Ratusan warga dari berbagai desa di Kabupaten Pangandaran memadati Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengikuti proses rekrutmen relawan. Antusiasme paling besar datang dari kalangan muda yang berbondong-bondong melamar sebagai relawan SPPG Sindangwangi yang berlokasi di Dusun Karanghonje, Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Minggu (21/12/2025).

Para pelamar datang dengan penampilan rapi mengenakan busana putih dan bawahan hitam. Mereka membawa berkas lamaran dan menjalani proses seleksi langsung di lokasi, mulai dari pemeriksaan kesehatan, wawancara, hingga tahapan penilaian lainnya.

Baca Juga: Jelang Nataru, Satlantas Polres Pangandaran Bikin Inovasi Berbasis Digital

Pengelola SPPG Sindangwangi, Yayat Candra Hayat, mengungkapkan bahwa dari total 236 pendaftar, sebanyak 184 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.

“Antusiasme pelamar cukup tinggi. Dari wawancara yang dilakukan, banyak di antara mereka yang memiliki motivasi kuat untuk mendukung program pemerintah,” ujar Yayat.

Ia menegaskan, relawan SPPG harus memiliki kesiapan mental dan fisik, terutama karena tugas utama mereka berkaitan dengan penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menuntut kedisiplinan waktu.

“Bekerja menyiapkan makan bergizi gratis bukan hal mudah. Mereka harus siap bekerja sejak dini hari, sekitar pukul dua pagi untuk mulai memasak. Karena itu, sangat memerlukan mental, sikap, serta fisik yang kuat,” tambahnya.

Salah seorang pelamar, Rosy Ardha Lega (29), mengaku bersyukur adanya kesempatan kerja di desanya.

“Alhamdulillah, ada lowongan relawan SPPG. Semoga saya bisa keterima dan bekerja di sini,” ujarnya.

(Sajidin)