spot_imgspot_img
Senin 4 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 450

Screening HIV Kota Tasikmalaya Tembus 21 Ribu Orang, Ini Strategi Dinkes Kendalikan Penularan

0
Ket foto : Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr. Asep Hendra (fokusjabar/Seda)
Ket foto : Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr. Asep Hendra (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya terus memperluas jangkauan penanganan HIV/AIDS melalui program screening massal kepada kelompok masyarakat yang dinilai memiliki risiko tinggi terpapar virus tersebut.

Hingga pertengahan Desember 2025, lebih dari 21 ribu warga telah menjalani pemeriksaan dini. Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi penularan HIV/AIDS yang masih menjadi isu kesehatan serius di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: GOW Kota Tasikmalaya Meriahkan Hari Ibu dengan Peragaan Kebaya dan Aksi Penuh Keberkahan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr. Asep Hendra, mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga laju penularan HIV/AIDS dengan menyasar kelompok rentan secara aktif.

“Petugas kesehatan terus bergerak menyambangi kelompok-kelompok yang berisiko. Tujuannya jelas: memutus dan mengendalikan penularan HIV/AIDS di masyarakat,” ujar dr. Asep Hendra saat ditemui di kantornya, Selasa (23/12/2025).

140 Orang Positif HIV/AIDS, Screening Diperluas, Edukasi Diperkuat

Tak hanya melalui pemeriksaan, Dinkes juga memperkuat edukasi dan penyuluhan ke sekolah, kampus, lingkungan masyarakat, dan keluarga. Langkah ini diambil agar masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini.

“Screening bukan satu-satunya. Kami terus memberikan sosialisasi agar masyarakat tidak takut dan mau memeriksakan diri lebih awal,” jelasnya.

Dari 21 ribu warga yang sudah mengikuti screening, sekitar 140 orang terindikasi positif. Mereka langsung mendapatkan terapi obat anti-retroviral (ARV) secara gratis untuk dikonsumsi seumur hidup.

“Penderita yang rutin meminum ARV terbukti mampu mempertahankan kualitas hidupnya. Sistem imunnya tetap terjaga, sehingga bisa beraktivitas normal,” kata dr. Asep.

Kelompok Rentan Jadi Prioritas

Menurutnya, fokus utama Dinkes bukan sekadar menghitung jumlah kasus, tetapi memperkuat langkah promotif dan preventif pada kelompok berisiko tinggi.

“Ibu hamil, ibu rumah tangga, wanita usia subur, laki-laki yang sering bepergian ke luar kota, hingga calon pengantin, mereka kami masukkan ke kategori rentan,” ungkapnya.

Fasilitas Pemeriksaan Semakin Mudah

Saat ini, 4 rumah sakit dan 6 puskesmas telah ditetapkan sebagai fasilitas layanan pemeriksaan sekaligus pendampingan pengobatan HIV/AIDS. Sementara itu, 22 puskesmas di Kota Tasikmalaya siap melayani screening HIV secara gratis.

Dr. Asep memastikan kerahasiaan data pasien terjamin sepenuhnya.

“Masyarakat tidak perlu takut. Identitas pasien dijaga ketat dan tidak akan dibuka kepada siapa pun,” tegasnya.

(Seda)

Banjar Jadi Magnet Turnamen Bulutangkis, KGB Open II 2025 Diikuti 600 Peserta

0
Caption: Ketua Panitia KGB Open II 2025, dr Dino Avinsa foto bersama peserta turnamen
Caption: Ketua Panitia KGB Open II 2025, dr Dino Avinsa foto bersama peserta turnamen

BANJAR,FOKUSJabar.id: Turnamen Bulutangkis KGB Open II 2025 kembali menjadi panggung bergengsi bagi ratusan pebulutangkis muda yang ingin mengukur kemampuan sekaligus meraih prestasi. Gelaran yang berlangsung di Gedung Olahraga Koperasi Guru Banjar (KGB) ini diikuti sekitar 600 atlet dari berbagai daerah sejak dimulai, 11 November 2025.

Sejak pertandingan dibuka, atmosfer kompetisi langsung memanas. Para atlet dari kelas A hingga E tampil agresif, menunjukkan teknik dan determinasi tinggi. Dominasi peserta dari luar Kota Banjar khususnya dari Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya, juga tampak menonjol di sejumlah kategori, sehingga memacu atlet tuan rumah untuk tampil lebih maksimal menjaga nama daerah.

Ketua Panitia KGB Open II 2025, dr. Dino Avinsa, menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya fokus pada perebutan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menjaring bibit atlet potensial sekaligus mengasah mental bertanding mereka.

“Kami mempertandingkan kelas A sampai E agar semua level atlet bisa merasakan atmosfer kompetisi. Dari situ akan terlihat siapa yang siap mengikuti pembinaan lanjutan,” ujar Dino, Selasa (23/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa panitia telah menjalin koordinasi dengan Dispora dan KONI untuk memastikan proses pembinaan berkelanjutan. Para atlet yang tampil menonjol di turnamen tahun ini akan masuk dalam program pengembangan. Tujuannya agar mereka mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan total hadiah sekitar Rp23 juta. Selain memantik semangat kompetisi, hadiah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pertandingan.

“Lebih dari sekadar kompetisi, KGB Open II 2025 menjadi cerminan perkembangan olahraga bulutangkis di daerah,” tambah Dino.

Dengan hadirnya ratusan atlet dan ofisial dari berbagai kota, Banjar semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah yang siap menggelar event olahraga berskala lebih besar.

“Ini kegiatan tahunan kami. Harapannya ke depan gelarannya bisa lebih besar dan lebih meriah. Sehingga Banjar terkenal sebagai kota yang hidup dengan kegiatan olahraga,” pungkasnya.

(Agus)

GOW Kota Tasikmalaya Meriahkan Hari Ibu dengan Peragaan Kebaya dan Aksi Penuh Keberkahan

0
Ket foto : Para ibu-ibu GOW Tasikmalaya, berfoto bersama pada acara peringatan Hari Ibu Ke-97 di Ballroom Harmoni Hotel Tasikmaya (fokusjabar/Seda)
Ket foto : Para ibu-ibu GOW Tasikmalaya, berfoto bersama pada acara peringatan Hari Ibu Ke-97 di Ballroom Harmoni Hotel Tasikmaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana penuh keceriaan mewarnai peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Dewi Sartika ke-141 tingkat Kota Tasikmalaya tahun 2025. Para perempuan yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tasikmalaya tampil memukau dalam peragaan busana kebaya nasional yang digelar di Harmon Hotel Tasikmalaya, Selasa (23/12/2025).

Selain fashion show kebaya, momen perayaan juga diwarnai dengan aksi saling memberikan buket bunga antarsesama anggota GOW sebagai simbol rasa syukur, cinta, dan penghargaan atas kontribusi para perempuan yang aktif memajukan organisasi kewanitaan di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Hari Ibu ke-97 di Kota Tasikmalaya, Seluruh Petugas Upacara Kaum Perempuan

Acara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Tasikmalaya, Asep Maman Permana, serta dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya, Rani Permayani Dicky Candra, Ketua GOW Kota Tasikmalaya Eva Arifah Rosmajudi, dan para pengurus organisasi perempuan se-Kota Tasikmalaya.

Kemeriahan semakin terasa ketika Rani Permayani yang juga istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara naik ke atas panggung sambil bernyanyi. Para ibu-ibu pun larut dalam suasana, ikut bernyanyi, menari, dan berjoget bersama. Mereka tampil kompak mengenakan kebaya bordir khas Tasikmalaya yang dipadukan dengan batik lokal bernuansa kekinian.

Perempuan sebagai Penggerak Keluarga dan Masyarakat

Ketua GOW Kota Tasikmalaya, Eva Arifah Rosmajudi, menegaskan perempuan, khususnya para anggota GOW, harus menjadi teladan dalam membangun keluarga yang berkarakter dan kokoh.

“Ibu-ibu adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Mereka pendidik yang ramah bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan,” ujar Eva.

Ia menambahkan, peringatan Hari Ibu tahun ini menjadi momentum untuk terus menguatkan peran perempuan dalam memberdayakan diri. Kemudian momentum untuk meningkatkan kemampuan, dan berkontribusi pada pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”. Eva menekankan pentingnya peran strategis perempuan dalam membentuk generasi bangsa yang berkualitas, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing.

Eva juga mengingatkan bahwa Hari Ibu merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan perempuan Indonesia sejak era pergerakan hingga saat ini.

“Mereka bekerja tanpa pamrih, berkarya tanpa gelar demi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

GOW Tasikmalaya secara khusus mengenakan kebaya nasional sebagai wujud kecintaan pada budaya lokal dan upaya melestarikan warisan kearifan Indonesia.

Ajak Perempuan Menjadi Teladan dan Pelita Keluarga

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya, Rani Permayani Dicky Candra, mengajak para perempuan menjadikan Hari Ibu sebagai pengingat untuk meneladani perjuangan Dewi Sartika, tokoh pendidikan perempuan Indonesia.

“Jadilah ibu yang menjadi pelita, menerangi kehidupan keluarga melalui akhlak mulia,” ujarnya.

Rani menekankan peran ibu sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern. Terutama dalam membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang hebat dan berkarakter.

“Selamat Hari Ibu. Tetaplah menjadi teladan terbaik bagi generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

(Seda)

bank bjb Hadir untuk Lingkungan dan Masyarakat Melalui Program Penanaman Mangrove

0
bank bjb Hadir untuk Lingkungan dan Masyarakat Melalui Program Penanaman Mangrove
bank bjb Hadir untuk Lingkungan dan Masyarakat Melalui Program Penanaman Mangrove

SUBANG,FOKUSJabr.id: bank bjb kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui program-program yang memberi manfaat langsung bagi komunitas dan lingkungan. Tak hanya fokus pada penguatan sektor ekonomi, bank bjb juga terus mendorong inisiatif sosial dan lingkungan yang berdampak luas.

Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan lewat penanaman 10.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Dusun Mulyasari, Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Kamis (11/11/2025). Program ini merupakan bagian dari implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) bank bjb di bidang pelestarian lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, bank bjb menggandeng Yayasan Lingkungan Nusantara Indah (YLNI) sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara sektor perbankan, lembaga lingkungan, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir untuk menjaga kelestarian ekosistem yang rentan terhadap abrasi dan rob air laut.

BACA JUGA: Bank bjb Gandeng GoTo Financial Perkuat Layanan KYC Berbasis AI

Mangrove dipilih karena memiliki peran ekologis vital: melindungi garis pantai dari erosi, menjaga kualitas air, menyediakan habitat bagi berbagai biota laut, sekaligus menyerap emisi karbon. Menanam mangrove berarti berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada keseimbangan alam.

bank bjb menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat adalah dua hal yang saling terkait. Karena itu, program ini juga harapannya membuka potensi ekonomi baru. Seperti pengembangan pembibitan mangrove dan aktivitas turunan lainnya yang dapat meningkatkan pendapatan warga.

Partisipasi masyarakat menjadi elemen penting untuk menjaga keberlangsungan program. Dukungan pun datang dari pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan di Subang.

Upaya Pemulihan Kawasan Pesisir

Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Subang, Cece Rahman, mengapresiasi program ini dan berterima kasih atas kerja sama bank bjb dan YLNI dalam penanaman 10.000 mangrove. Hal senada disampaikan Endra Priatna dari YLNI yang menilai dukungan bank bjb sangat membantu upaya pemulihan kawasan pesisir.

Pada kegiatan tersebut berlangsung pula penyerahan bibit mangrove secara simbolis. Selanjutnya penanaman di area pembibitan sebagai tahap awal pemulihan ekosistem pesisir.

Lewat inisiatif ini, bank bjb menegaskan program CSR bukan sekadar kegiatan seremonial. Tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan nilai bersama. Ke depan, bank bjb berkomitmen terus menghadirkan program yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Tujuannya demi masa depan lingkungan dan masyarakat yang lebih baik, khususnya di wilayah operasional Jawa Barat dan Banten.

bank bjb Gandeng GoTo Financial Perkuat Layanan KYC Berbasis AI

0
Bank bjb Gandeng GoTo Financial Perkuat Layanan KYC Berbasis AI
Bank bjb Gandeng GoTo Financial Perkuat Layanan KYC Berbasis AI

BANDUNG,FOKUSJabar.id: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) resmi menjalin kerja sama dengan PT Identitas Anak Bangsa, perusahaan teknologi di bawah GoTo Financial yang menyediakan solusi verifikasi identitas berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada 4 Desember 2025 dalam rangka memperkuat layanan digital perbankan.

PT Identitas Anak Bangsa terkenal sebagai pengembang teknologi Know Your Customer (KYC) berbasis AI yang rancanagannya sesuai karakteristik kebutuhan di Indonesia. Teknologi tersebut membantu proses kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat keamanan transaksi, serta memitigasi potensi penyalahgunaan tanpa mengurangi perlindungan bagi konsumen.

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi bank bjb dalam meningkatkan penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking), manajemen risiko. Serta kepatuhan terhadap ketentuan terkait KYC, Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT), dan perlindungan konsumen.

BACA JUGA: bank bjb Perkuat Sinergi Pemerintah, Teken MoU dengan Kemenko Kumham Imipas

Melalui pemanfaatan teknologi verifikasi identitas berbasis AI, bank bjb memperkuat proses validasi data nasabah dengan akurasi lebih tinggi. Langkah ini kemudian harapannya dapat memitigasi risiko penyalahgunaan identitas dan meningkatkan efektivitas pengendalian internal, sekaligus tetap menjaga hak dan kenyamanan nasabah.

Layanan Perbankan Moderen dan Andal

Direktur Konsumer dan Retail bank bjb, Nunung Suhartini, menegaskan kolaborasi ini menjadi bagian upaya menghadirkan layanan perbankan yang lebih modern dan andal.

“Kerja sama strategis antara bank bjb dan GoTo Financial melalui PT Identitas Anak Bangsa menunjukkan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah. Kami juga terbuka untuk memperluas kolaborasi dengan GoTo Financial dan Grup GoTo di masa mendatang,” ujarnya.

Presiden Direktur GoTo Financial, Sudhanshu Raheja, mengatakan pihaknya siap mendukung bank bjb dalam memperkuat kualitas layanan digital.

“Kolaborasi ini membuktikan bahwa teknologi finansial dan perbankan dapat berjalan beriringan dalam menyediakan layanan digital yang modern. Terlebih seluruh lapisan masyarakat, dapat mekaksesnya,” ujarnya.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, bank bjb menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi. Kemudian memperluas akses layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Jawa Barat dan Banten. Kolaborasi dengan PT Identitas Anak Bangsa juga akan memperkuat fondasi pengembangan layanan keuangan digital nasional. Tentunya yang lebih aman, efisien, dan adaptif.

Tentang bank bjb

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) adalah bank pembangunan daerah yang telah tercatat sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (kode saham: BJBR). Sebagai bank nasional yang terus tumbuh, kemudian bank bjb berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah melalui layanan keuangan inovatif, inklusif, dan kompetitif.

Herry Dermawan Desak BBWS Bersihkan Sampah dan Percepat Irigasi Bendungan Leuwi Keris

0
Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Herry Dermawan
Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Herry Dermawan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Herry Dermawan, menegaskan bahwa Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sebagai pengelola Bendung Leuwi Keris harus bertanggung jawab atas penanganan sampah yang menumpuk di area bendungan tersebut. Menurutnya, persoalan sampah yang terus menggunung tidak boleh dibiarkan karena berdampak langsung terhadap fungsi dan keberlangsungan bendungan.

Herry mengatakan, berdasarkan informasi yang ia terima, BBWS Citanduy merupakan pihak yang bertanggung jawab mengelola Bendungan Leuwi Keris, sehingga pengendalian sampah di kawasan itu seharusnya menjadi kewenangan mereka.

Baca Juga: Bawaslu Ciamis Temukan Banyak Data Keanggotaan Parpol Tak Valid, Ini Respons KPU

“Sampah menumpuk di Bendung Leuwi Keris yang memiliki luas genangan sekitar 243 hektare dan mengairi kurang lebih 3.093 hektare sawah. Semua sampah dari hulu akhirnya bermuara ke Leuwi Keris,” ujarnya, Senin (22/12/2025) lalu.

Hingga kini, tumpukan sampah tersebut masih terlihat dan dinilai mengganggu operasional bendungan. Karena itu, Herry mendesak BBWS Citanduy untuk segera mengambil tindakan.

“Setahu saya yang memeliharanya sekarang adalah BBWS Citanduy. Mudah-mudahan mereka segera mendapatkan anggaran untuk menindaklanjuti penanganan sampah tersebut,” katanya.

Selain meminta percepatan pembersihan sampah, Herry juga menyoroti persoalan aliran irigasi yang belum berjalan optimal. Ia meminta BBWS mempercepat realisasi pembangunan saluran irigasi dan memastikan distribusi air dilakukan secara merata.

“Kami minta irigasi segera direalisasikan dan prioritaskan sawah-sawah terdekat. Jangan sampai lahan yang jauh mendapatkan suplai air, sementara yang berada dekat bendungan justru tidak terairi,” tegasnya.

Herry menyampaikan bahwa ia telah meninjau langsung lokasi dan menerima masukan dari masyarakat. Ia menekankan bahwa Bendungan Leuwi Keris tidak hanya dibangun untuk menampung air, tetapi juga harus berfungsi maksimal untuk mendukung ketahanan pangan.

“Air itu harus segera disalurkan, apalagi pemerintah saat ini sedang mendorong swasembada pangan,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Kolaborasi Pemkot Bandung dan Prosignal Olah Sampah Jadi Kompos, Produksi Tembus 14 Ton per Hari

0
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Berkolaborasi Dengan CV Prosignal Karya Lestari ubah sampah Organik jadi Pupuk Kompos.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Berkolaborasi Dengan CV Prosignal Karya Lestari ubah sampah Organik jadi Pupuk Kompos.

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Upaya penanganan sampah di Kota Bandung kini memasuki fase baru yang lebih berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan CV Prosignal Karya Lestari, sampah organik dari kawasan Gedebage mulai diolah menjadi pupuk kompos untuk mendukung pertanian, penghijauan, dan berbagai program lingkungan kota.

Operator CV Prosignal Karya Lestari, Aldi Ridwansyah, menjelaskan bahwa kerja sama ini berawal dari inisiatif komunikasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Dari sejumlah OPD yang dihubungi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung menjadi pihak pertama yang merespons positif dan meminta pasokan kompos hasil olahan sampah organik.

Baca Juga: Pesan Tegas Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Apel 10.000 Banser: NKRI Tak Boleh Kalah oleh Radikalisme

“Minggu lalu kami sounding ke beberapa OPD. Alhamdulillah Diskominfo yang pertama berminat dan meminta bantuan kompos hasil pengolahan sampah kami di Gedebage,” ujar Aldi di Balai Kota Bandung, Selasa (23/12/2025).

Pada tahap awal, Prosignal menyalurkan dua ton kompos, masing-masing satu ton untuk Diskominfo dan satu ton lainnya direncanakan untuk Pendopo Kota Bandung. Kompos itu berasal dari pengolahan sampah organik berupa sisa makanan, sayur, dan buah dari Pasar Gedebage.

“Ini murni sampah organik dan kami berikan gratis. Ke depannya, kalau sudah memasuki skala komersial, harga satu karung 30 kilogram diperkirakan sekitar Rp25 ribu,” jelasnya.

Saat ini Prosignal mampu memproduksi hingga 14 ton kompos per hari. Selain pupuk organik, perusahaan tersebut juga mengolah limbah kelapa menjadi cocopeat dan cocofiber sebagai media tanam atau perbaikan struktur tanah. Produk ini telah diproduksi di pabrik mereka di Cileunyi dan bahkan menembus pasar ekspor.

“Selama ini banyak petani, termasuk dari wilayah Ciwidey, yang sudah memanfaatkan produk kami,” kata Aldi.

Kolaborasi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir

Aldi menambahkan, kerja sama dengan Diskominfo telah disepakati secara resmi melalui surat. Ia berharap kolaborasi serupa dapat diperluas dengan Dinas Pertamanan serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk mendukung taman kota, kebun, dan program Buruan SAE.

Pada kesempatan yang sama, Humas Prosignal, Willy Aditya, menegaskan kolaborasi ini tidak hanya sebatas distribusi kompos. Namun juga mengedepankan edukasi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Ini bentuk kolaborasi antara Pemkot Bandung, khususnya Pak Wali Kota, dengan CV Prosignal. Kami ingin masyarakat memahami bahwa masalah sampah bisa diselesaikan dari hulu, lalu di hilir menjadi kompos yang bermanfaat,” katanya.

Willy menyebut, Wali Kota Bandung mendorong setiap dinas menjadi pengguna kompos untuk memberi contoh penggunaan hasil pengolahan sampah organik. Diskominfo menjadi pelopor, disusul dinas-dinas lain yang berkaitan dengan pertamanan dan ketahanan pangan.

“Untuk sementara ini kami gratiskan. Masyarakat yang membutuhkan tinggal datang, bawa karung atau mobil, kompos kami siapkan,” ujarnya.

Saat ini Prosignal menerima sekitar 27 ton sampah per hari dari kawasan Gedebage. Mulai dari sampah Pasar Gedebage, daun kering dari Dinas Lingkungan Hidup, hingga sampah kiriman dari sejumlah kelurahan seperti Mekarmulya.

Sistem Barter Sampah

Salah satu inovasi yang sedang dalam persiapan adalah sistem barter sampah dengan pengelola berbasis insinerator atau thermal. Sampah organik yang tidak dapat dapat melalui proses thermal akan dikirim ke Prosignal. Sementara sampah residu yang bisa dibakar dikirim ke pengelola insinerator.

“Ini win-win solution. Harapannya seluruh sampah Kota Bandung bisa tertangani tanpa harus dikirim ke TPA Sarimukti,” ungkapnya.

Dari total sampah setiap hari, Prosignal mampu menghasilkan sekitar 14 ton kompos. Dengan total produksi yang telah mencapai sekitar 3.000 ton sejak pengolahan mulai pada Juni 2025.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pemanfaatan hasil pengolahan sampah menjadi pekerjaan penting selanjutnya setelah proses pemilahan dan pengolahan berjalan.

“Setelah kita mampu memilah dan mengolah sampah, tahap berikutnya adalah pemanfaatan. Ini tidak mudah, karena belum tentu semua orang memahami cara memanfaatkannya. Oleh karena itu, kita harus terus mencari peluang agar dapat menggunakan kompos bisa secara optimal,” kata Farhan.

(Yusuf Mugni)