spot_imgspot_img
Jumat 1 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 419

Sepanjang 2025, Damkar Ciamis Catat 110 Kasus Kebakaran

0
Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar
Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis melalui Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) mencatat 110 kejadian kebakaran sepanjang Januari hingga 28 Desember 2025. Hal itu disampaikan Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar, Senin (29/12/2025).

Menurut Ega, selama periode tersebut kasus objek terbakar tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Mantan Kadisdik jadi Ketua Ika SMPN 2 Ciamis

“Dari jumlah itu, kejadian yang paling banyak menimpa rumah warga, yaitu 49 bangunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kecamatan Ciamis menjadi wilayah dengan insiden kebakaran tertinggi sepanjang 2025.

“Di Kecamatan Ciamis tercatat 19 kali kejadian kebakaran,” tambahnya.

Ega menyebutkan, sebagian besar insiden dipicu oleh konsleting atau arus pendek listrik, yang menjadi penyebab paling dominan.

“Terdapat 56 kejadian yang diduga dipicu konsleting listrik, disusul kebakaran akibat tungku api sebanyak 23 kasus,” jelasnya.

Selain kerugian material, Damkar Ciamis juga mencatat adanya korban luka.

“Selama Januari hingga 28 Desember 2025, terdapat tiga orang yang mengalami luka fisik akibat peristiwa kebakaran,” ungkapnya.

Total kerugian akibat seluruh kejadian kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp9.061.800.000.

(Husen Maharaja)

Siswa SMKN 1 Cijulang Pangandaran Pamerkan Produk Kuliner Kreatif di Ajang PKK

0
Poto: produk kuliner kreatif karya siswa SMKN 1 Cijulang Pangandaran
Poto: produk kuliner kreatif karya siswa SMKN 1 Cijulang Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: SMKN 1 Cijulang, Kabupaten Pangandaran, sukses menggelar Pameran Ujuk Karya Proyek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) khusus bidang kuliner. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para siswa untuk menampilkan inovasi sekaligus mengasah kemampuan berbisnis melalui pembelajaran berbasis proyek.

Pameran menghadirkan beragam produk kuliner kreatif buatan siswa, seperti Daily Dough, Moodrink, dan Boxylicious brand hasil perpaduan ide, kreativitas, dan keterampilan peserta didik dalam merancang konsep bisnis kuliner yang menarik dari segi rasa, kemasan, pemasaran hingga nilai jual.

Baca Juga: SPP Tanam Bibit Pohon Kelapa, Begini Kata Bupati Pangandaran

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala KCD Wilayah XIII, perwakilan UMKM, serta unsur Forkopimcam Cijulang sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan vokasi dan kewirausahaan di tingkat SMK.

Kepala SMKN 1 Cijulang, Rissiharto, menyampaikan bahwa pameran tersebut merupakan implementasi nyata pembelajaran PKK yang sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menghasilkan produk. Tetapi juga memahami perencanaan usaha, kerja sama tim, hingga strategi pemasaran,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Para tamu undangan terlihat antusias mengunjungi setiap stan dan mencicipi produk. Kemudian berdialog langsung dengan siswa mengenai proses produksi serta konsep usaha yang mereka kembangkan.


Perwakilan UMKM turut memberikan apresiasi sekaligus masukan konstruktif sebagai bekal siswa mengembangkan usaha di masa depan.

Rissiharto menegaskan pameran ujuk karya ini merupakan komitmen sekolah dalam mencetak lulusan yang kreatif. Kemudian juga inovatif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus siap memasuki dunia usaha dan industri.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal lahirnya wirausaha muda dari lingkungan sekolah yang mampu berkontribusi bagi perekonomian daerah,” pungkasnya.

(Sajidin)

Jelang Malam Tahun Baru 2026, DLH Bandung Kerahkan 750 Petugas & Puluhan Armada Sampah

0
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Darto
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Darto

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menyiapkan operasi kebersihan berskala besar. Sebanyak 750 petugas kebersihan dan puluhan armada angkut sampah akan dikerahkan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah di titik-titik keramaian.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengatakan pengamanan kebersihan difokuskan pada 47 titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian masyarakat saat malam tahun baru.

Baca Juga: Satpol PP Bandung Larang Kembang Api Saat Nataru 2025–2026, Ini Alasannya

“Total ada 47 titik yang kita waspadai. Terdiri dari 17 ruas jalan super prioritas, 15 ruas jalan tambahan, serta sejumlah area terbuka yang biasanya menjadi titik kerumunan,” ujar Darto di Balai Kota Bandung, Senin (29/12/2025).

Sistem Sif & Penempatan Petugas

DLH akan menerapkan pengaturan sif berbeda di setiap lokasi. Beberapa ruas jalan berisiko tinggi bahkan mendapat pengamanan penuh selama tiga sif.

“Di malam tahun baru ada sekitar empat sampai lima ruas jalan yang menerapkan tiga sif penuh, termasuk Jalan Braga dan Jalan Asia Afrika,” jelasnya.

Di titik-titik krusial, DLH menempatkan 6 hingga 12 petugas. Khusus malam pergantian tahun, 249 petugas disiagakan secara aktif, sementara total personel yang dikerahkan mencapai sekitar 800 orang, dengan 750 di antaranya fokus bertugas sepanjang malam tahun baru.

Dukungan Armada Besar

Untuk memastikan proses pengangkutan berjalan lancar, DLH menyiapkan armada dalam jumlah besar, terdiri dari:

  • 12 truk besar
  • 18 kendaraan pikap
  • 54 motor sampah

Penyesuaian jenis armada dilakukan berdasarkan karakteristik lokasi. “Ada titik yang cukup dilayani motor sampah, tidak selalu perlu truk besar,” ujar Darto.

DLH juga menambah kantong sampah pada titik-titik rawan, terutama kawasan wisata dan pusat keramaian seperti Braga. Pembersihan akan dimulai setelah massa benar-benar bubar, biasanya sekitar pukul 01.00–03.00 WIB.

Tambahan Sif demi Kebersihan Kota

Darto menegaskan bahwa pola penanganan sampah tidak berubah. Namun, khusus malam tahun baru, jam operasional ditambah dari dua sif menjadi tiga sif.

Untuk keselamatan petugas di ruas jalan yang ramai dan rawan, DLH menyiapkan skema perlindungan khusus.

“Petugas kita dilindungi oleh armada. Ada truk yang berjalan di belakang tim pembersih sebagai pelindung dari kendaraan yang melaju kencang,” jelasnya.

Beban ke TPA Berkurang

Sebagian besar sampah masih dibawa ke TPA Sarimukti. Namun, kapasitas pengelolaan sampah mandiri Kota Bandung terus meningkat lewat 12 titik pengolahan aktif, dengan volume pengelolaan mencapai 328–330 ton per hari.

“Ini cukup signifikan mengurangi beban ke TPA,” pungkas Darto.

(Yusuf Mugni)

STKIP Pasundan Sumbang 31 Medali di SEA Games XXXIII – Thailand

0
SEA Games XXXIII STKIP Pasundan
Mahasiswa dan alumni STKIP Pasundan berhasil menyumbangkan 31 keping medali bagi Indonesia pada SEA Games XXXIII di Thailand, 9-20 Desember 2025. (FOTO: Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pencapaian Indonesia pada ajang SEA Games XXXIII di Thailand, 9-20 Desember 2025, tidak terlepas dari peran berbagai pihak. Salah satunya kampus juara, STKIP Pasundan.

Perguruan tinggi yang berlokasi di Kota Cimahi itu menyumbangkan setidaknya 31 keping medali bagi kontingen Indonesia di SEA Games XXXIII – Thailand. Dengan rincian 13 medali emas, 8 perak, dan 10 perunggu.

BACA JUGA: Mahasiswa dan Dosen UPI Sumbang 14 Medali di SEA Games ke-33

Raihan tersebut disumbangkan oleh 38 mahasiswa dan alumni STKIP Pasundan yang menjadi bagian dari kontingen Indonesia pada SEA Games ke-33 di Thailand di tujuh cabang olahraga yakni dayung, futsal, hockey, pencak silat, gulat, handball, dan sepakbola putri. Selain itu, STKIP Pasundan pun berkontribusi sebanyak 1 orang wasit dan dua pelatih cabang olahraga.

“Jumlah medali itu dilihat berdasarkan nomor pertandingan yang diikuti 23 mahasiswa dan 15 alumni STKIP Pasundan. Selain atlet, ada satu wasit karate, pelatih hockey dan pelatih pencak silat yang merupakan civitas akademika STKIP Pasundan,” kata Wakil Ketua I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, ke-Islaman, dan ke-Sundaan STKIP Pasundan, Dr. Akhmad Olih Solihin, M.Pd. saat ditemui FOKUSJabar, Senin (29/12/2025).

Olih menuturkan, medali emas terbanyak yang disumbangkan mahasiswa STKIP Pasundan berasal dari cabang olahraga dayung. Yakni atas Nana Maulana Saepudin, Mugi Harjito, Sutrisno, yuda Firmansyah dan Riyan Prasetio yang masing-masing menyumbangkan 4 medali emas.

“Jadi kalau dilihat dari sumbangan medali berdasarkan raihan mahasiswa, jumlahnya mencapai 75 keping medali. Dengan rincian 45 medali emas, 20 perak dan 12 perunggu,” Olih menambahkan.

Olih mengatakan, partisipasi STKIP Pasundan dalam SEA Games XXXIII tahun 2025 di Thailand dengan mengirimkan 35 atlet mahasiswa, didampingi 2 pelatih dan 1 wasit merupakan bentuk komitmen kampus dalam mendukung prestasi mahasiswa di tingkat internasional serta mengharumkan nama Indonesia di ajang olahraga Asia Tenggara. Sebagai kampusnya para juara, STKIP Pasundan secara konsisten memberikan dukungan bagi setiap civitas akademikanya mencetak berbagai prestasi secara nasional maupun internasional.

“Segenap civitas akademika STKIP Pasundan mengucapkan terimakasih sekaligus bangga atas prestasi yang sudah diraih mahasiswa dan alumni pada SEA Games ke-33 di Thailand tahun 2025. Terimakasih telah mengharumkan nama Indonesia, semangat juang dan dedikasi mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi kita semua. Dari Pasundan untuk Indonesia,” Olih menegaskan.

(ageng)

Damkar Garut Dapat Kendaraan Pancar Baru, Lengkap dengan Lampu Teleskopik 360 Derajat

0
Keterangan Foto: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyerahkan secara simbolis satu unit Kendaraan Unit Pancar Pemadam Kebakaran (Damkar) terbaru dalam apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (29/12/2025).
Keterangan Foto: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyerahkan secara simbolis satu unit Kendaraan Unit Pancar Pemadam Kebakaran (Damkar) terbaru dalam apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (29/12/2025).

GARUT,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Garut kembali memperkuat layanan pemadam kebakaran dengan hadirnya satu unit Kendaraan Unit Pancar terbaru. Penyerahan armada berlangsung secara simbolis oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, pada apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Senin (29/12/2025).

Armada pemadam kebakaran ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Garut dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui skema Bantuan Keuangan (Bankeu) Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Dapat Bus Sekolah Baru di Hari Bela Negara

Wujud Implementasi Perda Penanggulangan Kebakaran

Bupati Abdusy Syakur Amin menyampaikan, kehadiran armada baru ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Kebakaran. Ia menilai, layanan pemadam kebakaran kini menjadi salah satu sektor pelayanan publik yang paling mendapat kepercayaan dari masyarakat.

“Fungsi Damkar sekarang seperti ‘serba bisa’. Ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat kepada Pemkab Garut dalam menangani berbagai persoalan secara langsung,” ujar Syakur.

Namun demikian, Syakur mengakui bahwa tantangan wilayah Garut yang luas masih menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Saat ini, Disdamkar Garut baru memiliki 10 pos pemadam yang harus menjangkau berbagai kecamatan.

Spesifikasi Canggih: Lampu Teleskopik & Teknologi Bandara

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menjelaskan kendaraan senilai sekitar Rp1,89 miliar tersebut memiliki fitur-fitur unggulan yang tidak dimiliki unit sebelumnya.

Beberapa keunggulan armada ini meliputi:

  • Lampu Teleskopik 360 Derajat, untuk penerangan maksimal saat terjadi pemadaman listrik.
  • Pancar Dinamis, teknologi khas unit pemadam bandara yang memungkinkan penyemprotan air dilakukan saat kendaraan bergerak.
  • Kabin Khusus, dengan kursi awak belakang yang dirancang agar petugas bisa mengenakan tabung oksigen (SCBA) sejak di dalam kendaraan, sehingga siap bergerak cepat begitu turun dari unit.

Menurut Eko, bantuan serupa juga dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat berikan kepada lima daerah eks-Bakorwil. Yakni daerah Garut, Cirebon, Purwakarta, Bogor, dan Bandung, masing-masing dengan pagu anggaran sebesar Rp2 miliar.

Penempatan dan Penguatan Personel

Unit Pancar baru ini akan bertempat di Pos Bakorwil (BKPP) dengan 18 personel yang terbagi ke dalam tiga sif. Dengan tambahan ini, Damkar Garut kini memiliki total 12 unit pancar dan 2 unit water supply. Serta berbagai kendaraan pendukung seperti ambulans dan rescue.

Terkait kebutuhan personel, Damkar Garut tengah membuka rekrutmen internal.

“Kami memberi kesempatan kepada ASN dari SKPD lain yang berminat bergabung. Saat ini sudah ada 47 pendaftar yang akan mengikuti pelatihan dan pembaretan minggu depan,” tutur Eko.

(Y.A. Supianto)

Dapat Perak, Hartono Soekwanto Apresiasi Maikhel di SEA Games Thailand

0
Bos KOI asal Kota Bandung, Hartono Soekwanto memberikan presiasi ke pada Petinju andalan Jawa Barat dan Indonesia, Maikhel Roberrd Muskita yang berhasil membawa pulang medali perak dari ajang SEA Games XXXIII tahun 2025 di Thailand
Bos KOI asal Kota Bandung, Hartono Soekwanto memberikan presiasi ke pada Petinju andalan Jawa Barat dan Indonesia, Maikhel Roberrd Muskita yang berhasil membawa pulang medali perak dari ajang SEA Games XXXIII tahun 2025 di Thailand

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Petinju andalan Jawa Barat dan Indonesia, Maikhel Roberrd Muskita berhasil membawa pulang medali perak dari ajang SEA Games XXXIII tahun 2025 di Thailand. Berlaga di kelas ligh heavyweight (75-81 kg) putra, Maikhel harus mengakui keunggulan petinju Filipina yang juga peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020, Eumir Felix Marcial.

Pada cabang olahraga tinju SEA Games ke-33 yang digelar di Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand, Maikhel mendapatkan bye dan langsung di partai semifinal. Pada babak semifinal, peraih medali emas PON XXI ini tampil meyakinkan dengan mengalahkan petinju tuan rumah, Yomkoht Jakkapong.

Petinju yang merupakan peraih tiga medali emas SEA Games (SEA Games Manila 2019, SEA Games Vietnam 2021 dan SEA Games Kamboja 2023) tidak mampu menghentikan pukulan tajam dari Maikhel. Sempat memukul jatuh Yomkoht Jakkapong di awal ronde pertama, akhirnya Maikhel memastikan tampil di final usai menang telak dalam pertarungan tiga ronde.

BACA JUGA: Jabar Sumbang 124 Medali bagi Indonesia di SEA Games ke-33

Di partai puncak kelas ligh heavyweight putra, Maikhel Muskita menghadapi petinju Filipina yang merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Eumir Marcial yang menang Referee Stop Contest (RSC) di ronde kedua atas petinju Vietnam, Manh Cuong Nguyen. Duel di partai final pun berlangsung ketat, dimana kedua petinju mampu mempertontonkan jual beli pukulan.

Apresiasi dan Dukungan dari Bos Koi Hartono Soekwanto

Namun dari lima ronde yang digelar, Maikhel harus mengakui keunggulan petinju Filipina dan kalah 1-4. Asa untuk mengulang sukses meraih medali emas seperti saat SEA Games Vietnam 2021 pun kandas dan petinju asal Jawa Barat ini pun harus puas dengan meraih medali perak.

“Dalam pertandingan itu ada menang dan kalah, itu hal yang tidak bisa kita hindari. Tapi hasil yang saya diraih di SEA Games Thailand ini sudah cukup baik karena saya naik kelas dan lawan yang dihadapi di final itu merupakan silver medalist Olimpiade bahkan pernah jadi juara dunia,” kata Maikhel saat dihubungi FOKUSJabar, Senin (29/12/2025).

Gagal membawa pulang medali emas, tidak membuat semangat Maikhel R. Muskita kandas. Petinju kelahiran Ambon 11 Januari 2001 ini justru makin terpacu untuk terus mencetak prestasi demi prestasi.

“Kualitas pertandingan di SEA Games Thailand ini jelas naik, karena saya melawan petinju tuan rumah yang merupakan pemegang tiga medali emas sebelumnya serta peraih medali perak Olimpiade. Ini semakin memotivasi saya untuk lebih baik kedepan dan bisa kembali menyumbangkan medali emas bagi Indonesia,” Maikhel menuturkan.

Keberhasilannya membawa pulang medali perak, Maikhel akui tidak terlepas dari dukungan semua pihak terkait. Mulai dari Pertina Jawa Barat hingga pengurusa tinju di Indonesia.

Maikhle pun mengaku jika dukungan pun hadir dari pihak-pihak di luar cabang olahraga yang dia geluti. Salah satunya dari bos KOI asal Kota Bandung, Hartono Soekwanto.

“Pak Hartono itu selalu memberikan support bagi saya, baik secara materul maupun materil. Dia selalu menanyakan pertandingan apa yang saya ikuti dan memberikan nasehat-nasehat,” Maikhel menegaskan.

Perjuangan Maksimal

Bos KOI Hartono Soekwanto menuturkan, perjuangan Maikhel R. Muskita di ajang SEA Games XXXIII sudah sangat maksimal. Menghadapi petinju tuan rumah Thailand di semifinal dan peraih medali perak Olimpiade 2020 asal Filipina di babak final merupakan pencapaian tersendiri bagi Maikhel R. Muskita.

“Kita bangga dengan pencapaian petinju Jabar, Maikhel di sana (SEA Games Thailand) karena sudah mampu mengibarkan bendera merah putih. Ini keren dan harus jadi contoh bagi anak muda lainnya di Jabar dan Indonesia,” Hartono menegaskan.

(ageng)

Kota Tasikmalaya Dapat Bus Sekolah Baru di Hari Bela Negara

0
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang menerima langsung bantuan Satu unit bus sekolah baru resmi yang diserahkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang menerima langsung bantuan Satu unit bus sekolah baru resmi yang diserahkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Peringatan Hari Bela Negara, Senin (29/12/2025) menjadi momen istimewa bagi dunia pendidikan di Kota Tasikmalaya. Pemerintah kota menerima satu unit bus sekolah baru dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Penyerahan dilakukan secara resmi di halaman Balekota Tasikmalaya.

Bantuan armada ini disambut antusias karena menghadirkan harapan baru bagi orang tua dan pelajar, terutama dalam meningkatkan akses transportasi pendidikan yang lebih aman dan terjangkau.

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Musnahkan 240 Bundel Arsip, Transformasi Digital Dipercepat

Prioritas untuk PAUD hingga SMP

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang menerima langsung bus tersebut, menegaskan bahwa penggunaannya akan diprioritaskan bagi siswa PAUD, SD, hingga SMP.

“Kami akan mengoptimalkan bus ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tasikmalaya. Tujuannya jelas: mempermudah akses siswa menuju fasilitas pendidikan,” ujar Viman.

Tidak hanya berfungsi sebagai sarana antar-jemput pelajar, Viman juga memiliki visi pemanfaatan yang lebih luas. Bus ini direncanakan menjadi fasilitas edukasi keliling yang bisa digunakan untuk:

  • Antar-jemput pelajar, sehingga mengurangi beban orang tua dan kemacetan di jam sekolah.
  • Sosialisasi literasi, dengan menjadikannya kendaraan edukatif keliling guna menumbuhkan minat baca.
  • Kunjungan belajar, mendukung kegiatan pendidikan luar kelas yang terjadwal di berbagai sekolah.

Penjadwalan Harus Efisien

Guna memastikan manfaatnya maksimal, Wali Kota Viman menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk menyusun jadwal penggunaan yang terukur dan transparan.

“Kami ingin bus ini digunakan secara efektif dan efisien. Saya minta dinas terkait menjadwalkannya dengan baik sesuai kebutuhan lapangan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Bus sekolah ini menjadi bagian penting dari program prioritas Tasik Pintar, yang terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan. Pemkot Tasikmalaya juga berkomitmen menambah dan melengkapi kebutuhan armada transportasi sekolah yang selama ini masih terbatas.

Dengan hadirnya bus baru ini, pemerintah berharap angka putus sekolah dapat ditekan, serta semangat belajar pelajar Tasikmalaya semakin meningkat berkat kemudahan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.

(Abdul)