spot_imgspot_img
Jumat 1 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Garut Pimpin Rakor Aplikasi Sagarut

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai gelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengembangan aplikasi Sagarut di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota.

Aplikasi Sagarut di rancang untuk mengukur respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat sekaligus menjadi pusat layanan digital terpadu.

BACA JUGA:

May Day 2026: Bupati Garut Instruksikan Pengamanan Humanis

Bupati Garut menegaskan, selama ini banyak program pembangunan dan penanganan masalah yang telah di lakukan SKPD. Namun tidak terdokumentasi atau terukur secara transparan di mata publik.

“Ketika masyarakat menuntut dan kita sudah kerjakan, tidak semua tahu. Dengan aplikasi ini, kita punya mekanisme secara transparan untuk melihat SKPD melakukan evaluasi serta mengantisipasi supaya hal tersebut tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Meskipun menargetkan digitalisasi penuh, pihaknya meminta masyarakat bersabar karena proses ini di lakukan secara bertahap. Mulai dari penguatan layanan administrasi publik hingga rencana digitalisasi tiket (e-ticketing).

“Digitalisasi adalah keinginan kita semua. Namun kami memutuskan untuk melakukannya secara bertahap agar hasilnya maksimal. Kami berharap melalui Sagarut, harapan masyarakat akan pelayanan publik yang prima dapat terpenuhi dan terukur,” katanya.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina menambahkan, rencana pengembangan tahun kedua Sagarut fokus pada pelayanan publik.

Wabup menyoroti perlunya integrasi sistem e-ticketing untuk meminimalisir permasalahan di sektor pariwisata dan fasilitas olahraga.

Wabup menginginkan Sagarut menjadi Top of Mind atau rujukan utama warga Garut saat ingin melakukan pengaduan atau bertanya mengenai layanan kependudukan secara terstruktur.

BACA JUGA:

Pesan Menyentuh Bupati Garut untuk 2 Kepala Desa PAW

“Karena Saya dan Bupati manusia tidak mungkin buka media sosial terus menerus. Jangan sampai ada anggapan bahwa saya tidak pernah membalas keluhan dari masyarakat. Media sosial peran utamanya adalah untuk memberikan informasi. Oleh karena itu harus ada kanal lain terkait dengan pengaduan maupun bagaimana masyarakat bisa tanya jawab yang lebih terstruktur,” ungkap Putri Karlina.

Dia berharap, sinergi antara pihak pengembang (developer) dengan seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Garut semakin kuat agar fitur-fitur di dalam Sagarut dapat segera di luncurkan dan di gunakan secara luas oleh masyarakat.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru