BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan menghadapi PSBS Biak pada pertandingan perdana putaran kedua kompetisi Super League 2025/2026.
Pada pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (25/1/2026), gelandang Persib, Marc Klok mengatakan, kemenangan menjadi target yang ingin di raih.
Marc Klok menuturkan, kemenangan pada pertandingan tersebut sangat penting untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen kompetisi Super League.
Lantaran, pada pertandingan perdana Super League 2025/2026, beberapa pesaing Persib di papan atas berhasil meraih kemenangan. Untuk itu, Persib juga wajib meraih poin penuh.
“Nanti malam adalah game penting lagi buat kita. Liga sudah dimulai lagi kemarin dan tim lain juga menang,” kata Marc Klok.
“Kita mau melanjutkan tren positif, karena sudah lama tidak main, sudah dua minggu sekarang,” tegas Marc Klok.
Pemain yang menggunakan nomor punggung 23 ini mengatakan, kondisi skuad Maung Bandung sendiri saat ini sudah dalam keadaan siap bertanding.
Lantaran, sebelumnya Persib memiliki waktu sekitar dua pekan untuk mempersiapkan diri sekaligus mematangkan persiapan sebelum menjamu PSBS.
“Semua pemain sudah kembali, semua sudah fit, punya semangat buat untuk melanjutkan liga ini pada putaran kedua. Besok adalah pertandingan pertama yang mau kita menangkan,” tegasnya.
Sauasana Rapat Anggota Tahunan Koperasi Warga Puspasari Desa Setiawaras Cibalong Kabupaten Tasikmalaya dengan aset mencapai Rp4 miliar
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id:Perjalanan Koperasi Warga Puspasari di Desa Setiawaras, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) menjadi bukti bahwa ekonomi kerakyatan yang di bangun dari kebersamaan mampu bertahan menghadapi perubahan zaman.
Koperasi ini berawal dari perkumpulan sederhana ibu-ibu yang tergabung dalam Wanita Republik Indonesia (Perwari) pada era 1970-an.
Dari obrolan ringan di teras rumah, mereka merintis usaha kecil untuk menopang ekonomi keluarga.
Kepada FOKUSJabar, Ketua Koperasi Warga Puspasari, Encep Wardiman menuturkan, kegiatan awal berupa penjualan perabot dapur dan makanan ringan. Seperti sale. Modalnya berasal dari rereongan dan kebiasaan menabung.
“Pelan-pelan berkembang menjadi simpan pinjam antaranggota PKK. Saat itu modal awal sekitar Rp500 ribu,” ujar Encep, Minggu (25/1/2026).
Usaha tersebut terus tumbuh dan menjangkau masyarakat desa secara lebih luas. Pada 2006, aset yang di kelola mencapai Rp300 juta dan resmi berbadan hukum sebagai koperasi dengan Nomor 512/12/BH/KOPERINDAG tertanggal 5 Oktober 2006.
Encep mulai di percaya mengelola koperasi sejak 2009 dan menjabat Ketua Koperasi Warga Puspasari sejak 2011 hingga sekarang.
Di bawah kepengurusannya, koperasi mengembangkan sembilan unit usaha. Di antaranya, simpan pinjam, permodalan ternak kambing dan sapi, permodalan pupuk serta kredit barang elektronik bekerja sama dengan toko mitra.
Asset Koperasi milyaran mengemuka Dalam RAT
Hingga tutup buku Tahun 2025, total aset koperasi tercatat mencapai sekitar Rp4 milyar dengan jumlah anggota sebanyak 693 orang.
“Alhamdulillah, koperasi tetap bertahan meski sempat di terpa berbagai tantangan. Termasuk saat pandemi Covid-19. Kami berusaha tetap hadir menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus, Koperasi Warga Puspasari menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada 24 Januari 2026.
RAT di hadiri Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kabupaten Tasikmalaya, unsur Muspika, kepala desa, tokoh masyarakat serta ratusan anggota koperasi.
Ke depan, Koperasi Warga Puspasari berencana memperluas usaha dan membuka peluang kolaborasi dengan KDMP, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai koperasi sebagai warisan ekonomi kerakyatan.
“Kami ingin koperasi ini terus tumbuh dan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Desa Setiawaras dan Kecamatan Cibalong,” pungkas Encep.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Dinkopukmperindag Kabupaten Tasikmalaya, Indra Asmara mengapresiasi pelaksanaan RAT yang tepat waktu dan tata kelola koperasi yang di nilai transparan serta akuntabel.
“RAT tepat waktu menunjukkan pengelolaan koperasi yang baik. Aset terus meningkat. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan agar kinerja terus di pertahankan,” ujarnya.
Tim Jakarta Garuda Jaya merayakan kemenangan atas Jakarta Bhayangkara Presisi pada laga lanjutan Proliga 2026 seri Bandung di GOR Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/1/2026) malam. (FOTO: PP PBVSI/BW)
BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tim Jakarta Garuda Jaya membuat kejutan pada lanjutan laga Proliga 2026 seri 3 putaran I di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/1/2026).
Tim bola voli putra yang di huni pemain muda ini berhasil mengalahkan juara bertahan, Jakarta Bhayangkara Presisi melalui laga lima set dengan skor 25-19, 18-25, 21-25, 25-22 dan 15-12.
Kemenangan Garuda Jaya atas Bhayangkara Presisi pada seri Bandung menjadi sorotan mengingat status kedua tim.
Garuda Jaya di huni sebagian besar pemain muda. Sedangkan Bhayangkara Presisi dengan status juara bertahan di huni para pemain senior berlabel timnas.
Posisi keduanya pun terlihat kontras di papan klasemen sementara Proliga 2026.
Tampil bukan sebagai tim unggulan, Garuda Jaya yang di perkuat Dawuda, Fauzan Nibras, Haikal, Bagas, serta pemain asingnya Timofei Sokolov, langsung menggedor pertahanan Bhayangkara Presisi di set pertama.
Skema serangan Garuda Jaya membuat Rendy Tamamilang dkk kewalahan sehingga set pertama berhasl di raih Garuda Jaya dengan skor meyakinkan 25-19.
Tersentak dengan performa Garuda Jaya di set pertama, pelatih Bhayangkara Presisi Reidel Toiran meminta Nizar Zulfikar dkk untuk tampil menekan sejak awal set kedua.
Hasilnya, poin demi poin di raih anak-anak Bhayangkara Presisi melalui spike Agil Angga, Yudha Mardiansyah, Hernanda Zulfi, maupun Rendy Tamamilang dan menutup set kedua dengan kemenangan 25-18.
Bhayangkara Presisi melanjutkan dominasi atas Garuda Jaya di set ketiga. Rendy Tamamilang tampil luar biasa dan langsung membawa timnya unggul jauh 20-16.
Dengan mental juara yang dimiliki, Bhayangka Presisi berhasil unggul 2-1 usai merebut set ketiga dengan skor 25-21.
Set keempat yang seharusnya menjadi penentu kemenangan bagi Bhayangkara Presisi, justru menjadi titik balik kebangkitan Garuda Jaya.
Meski sempat unggul jauh 13-7, namun Garuda Jaya secara perlahan mampu mengejar ketertinggalan poin. Dan bahkan merebut set keempat dengan skor akhir 25-22 sekaligus memaksa laga di tentukan pada set kelima.
Di set penentu, pertandingan berjalan sangat ketat. Garuda Jaya tampil lepas tanpa beban dan mampu mengimbangi juara bertahan Bhayangkara Presisi.
Kedua tim pun saling beradu spike-spike keras. Sehingga skor imbang beberapa kali terjadi. Namun, Bhayangkara Presisi dengan status unggulan justru melakukan beberapa kesalahan di poin kritis yang mampu di manfaatkan Garuda Jaya untuk menutup laga dengan skor 15-12 sekaligus memastikan kemenangan kedua di ajang Proliga 2026.
“Kunci kemenangan kita karena anak-anak bermain lepas, tanpa beban. Kita berhasil menekan Bhayangkara dari servis sehingga pola serangan mereka tidak berkembang,” kata Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto usai laga, Sabtu (24/1/2026).
Pemain Jakarta Garuda Jaya berupaya menahan serangan pemain Jakarta Bhayangkara Presisi pada laga lanjutan Proliga 2026 seri Bandung di GOR Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/1/2026) malam. (FOTO: PP PBVSI/BW)
Hal senada di ungkapkan kapten tim Garuda Jaya, Dawuda Alahimassalam. Bermain enjoy tanpa beban membuat pola serangan dan bertahan timnya berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah bisa menang. Kita bermain lepas tanpa beban, main enjoy,” kata Dawuda.
Sementara pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran mengaku tim asuhannya bermain di luar performa sebenarnya. Pasalnya, beberapa pemain Bhayangkara Presisi tidak dalam kondisi fit.
“Beberapa pemain kita kurang sehat sehingga permainannya jauh dari performa sebenarnya,” kata Toiran.
Pertandingan Proliga 2026 seri 3 putaran I di GOR Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung akan menjalani hari terakhir Minggu (25/1/2026).
Pada hari terakhir, akan di gelar tiga laga yang di mulai pukul 13.00 WIB antara tim putri Jakarta Popsivo Polwan versus Jakarta Livin’ Mandiri, di lanjutkan laga tim putra anatara Jakarta Livin’ Transmedia kontra Surabaya Samator, dan di tutup laga big match antara tim tuan rumah Bandung bjb Tandamata menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di kelompok putri.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak.(Arif/fokusjabar.id)
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memastikan timnya sudah siap untuk menghadapi PSBS Biak pada pertandingan perdana putaran kedua kompetisi Super League 2025/2026.
Pada pertandingan perdana putaran kedua skuad Maung Bandung akan melawan PSBS di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (25/1/2026).
“Akhirnya kami bermain setelah jeda singkat dan ini bagus untuk recovery. Akhirnya kami akan melanjutkan perjalanan di liga,” kata Bojan Hodak saat konferensi pers menjelang laga, Sabtu (24/1/2026).
Bojan Hodak menuturkan, pertandingan perdana putaran kedua diprediksi tidak mudah, lantaran PSBS Biak pasti akan berusaha untuk bangkit.
Selain itu, pada pertandingan terakhirnya PSBS berhasil meraih kemenangan atas Bhayangkara FC dengan skor 4-1. Sehingga, hal itu menjadi perhatian Bojan Hodak.
“Biak, tim dari peringkat empat terbawah tapi mereka bisa menjadi sangat berbahaya, karena bisa mengalahkan Bhayangkara 4-1 pekan lalu,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, pelatih asal Kroasia ini ini mengingatkan anak asuhnya untuk bekerja keras dan tidak menganggap enteng PSBS Biak.
“Jadi, kami jika tidak bermain 100 persen, mereka akan menjadi tim yang sangat berbahaya,” ujarnya.
Pada pertandingan pekan ke-18 kompetisi Super League 2025/2026, kemenangan menjadi target yang ingin diraih skuad Maung Bandung guna menjaga persaingan di papan atas.
“Saya harap, kami tetap fokus dan mendapatkan hasil yang positif besok,” tegas Bojan Hodak.
Penampakan bangunan kios milik pemerintah Kabupaten Pangandaran di Pantai Karapyak.
PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bangunan kios kokoh milik pemerintah Kabupaten Pangandaran yang berdiri di sepadan Pantai Karapyak, Kecamatan Kalipucang di nilai kurang pas dalam memposisikan struktur bangunan.
Akibatnya, bangunan dengan 12 kios tersebut tidak di minati oleh para pelaku usaha di pantai karapyak.
Pantauan FOKUSJabar.id, terlihat suasana di lokasi bangunan kios milik Pemkab Pangandaran nampak sunyi. Roling dor kios tertutup rapat dan terkunci.
Ketua Pedagang Pantai Karapyak, Yanto mengatakan, posisi bangunan yang membelakangi Pantai Karapyak di nilai kesalahan yang sangat fatal.
Menurut Yanto, Kesalahan ini yang membuat para pelaku usaha tak berminat membuka usahanya di lapak tersebut. Padahal sebelumnya kios tersebut sudah di bagikan kepada anggotanya.
“Kalau bangunan ini posisinya menghadap ke Pantai otomatis yang jualan banyak yang laku. Kalau ini kan yang laku nya kios di ujung jalan dan di dekat Pantai saja,” ungkap Yanto, Sabtu (24/1/2026).
Saat ini, kondisi bangunan kios hanya di isi oleh beberapa pedagang saja. Ia menyayangkan bangunan megah yang di bangun oleh pemerintah itu tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Yanto menyarankan, jika bangunan tidak berjalan secara optimal, ia meminta agar di alihfungsikan.
“Kalau di bongkar enggak mungkin. Ini kan sudah kokoh permanen. Mending di alihfungsikan,” kata Yanto.
Tidak Terlihat Estetika
Keberadaan bangunan kios tersebut sekaligus memunculkan sejumlah kios baru semi permanen kian menjamur di objek wisata Pantai Karapyak. Kondisi ini membuat keindahan destinasi yang di kenal wisata sejuta karang tidak terlihat estetika.
Kasatpol PP Kabupaten Pangandaran, Bangi mengatakan, pihaknya menemukan sedikitnya 8 bangunan kios baru di bagian selatan jalan wisata serta 31 kios yang menumpang di tanah warga.
Menurut Bangi, kemunculan bangunan baru bermula dari adanya 5 pedagang yang menempati kios milik Pemerintah Pangandaran. keberadaannya memunculkan polemik pedagang.
“Keberadaan kios tersebut memicu konflik dengan pedagang lainnya yang merasa tidak adil jika ada kios di sebelah selatan jalan,” ujar Bangi saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Sidang Senat Terbuka, Peringatan Milad Ke-11 Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS), yang digelar di Graha UMTAS Tamansari Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)
TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas) menapaki usia ke-11 dengan penuh kesederhanaan namun sarat makna.
Momentum milad ini menjadi penegasan komitmen Umtas untuk terus bertumbuh sebagai perguruan tinggi unggul yang mengintegrasikan keilmuan, inovasi dan nilai-nilai keislaman.
Peringatan hari jadi tersebut di tandai dengan Sidang Senat Terbuka yang di gelar di Graha Umtas, Jalan Tamansari Gobras, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian orasi ilmiah serta pemberian penghargaan kepada dosen berprestasi.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Asep Goparulloh, Rektor Umtas, Neni Nuraeni, Anggota DPR RI Ferdiansyah, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Barat Yadi Janwari, pimpinan perguruan tinggi, sivitas akademika, serta mahasiswa.
Sejak resmi bertransformasi menjadi universitas pada 2014, Umtas terus mencatatkan kemajuan signifikan. Kemudian memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang berkembang pesat di Jawa Barat.
Rektor Umtas, Neni Nuraeni menyampaikan bahwa lebih dari satu dekade perjalanan Umtas tidak terlepas dari tantangan dan dinamika. Namun, berkat kerja kolektif dan sinergi seluruh sivitas akademika serta dukungan berbagai pihak, Umtas mampu bertahan dan terus melangkah maju.
“Keberhasilan Umtas hingga hari ini merupakan hasil kerja keras bersama. Fondasi yang kami bangun akan terus diperkuat demi kemajuan Umtas hari ini, esok, dan masa depan,” ujarnya.
Pengembangan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Ia menambahkan, meningkatnya kepercayaan masyarakat tercermin dari tingginya minat calon mahasiswa yang memilih UMTAS sebagai tempat menimba ilmu. Kondisi tersebut mendorong universitas untuk terus berinovasi, baik dalam peningkatan kualitas sumber daya dosen maupun pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.
Pada Milad ke-11 ini, Umtas juga meluncurkan dua program studi baru, yakni Program Studi S2 Pedagogi dan Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Pembukaan prodi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat daya saing lulusan.
“Kehadiran dua prodi ini menjadi wujud nyata komitmen Umtas dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Kemudian adaptif terhadap kebutuhan zaman,” tegas Neni.
Tak hanya itu, Umtas juga menatap masa depan dengan optimisme. Rektor mengungkapkan, pengembangan fakultas kedokteran menjadi salah satu agenda jangka panjang sebagai kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Barat Prof. Yadi Janwari menekankan pentingnya arah dan tujuan yang jelas bagi perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Menurutnya, karakter insan Muhammadiyah terletak pada keunggulan intelektual, etos kerja keras, serta integritas yang berpijak pada nilai-nilai keislaman. Memasuki usia ke-11, Umtas di nilai telah memasuki fase transisi menuju kedewasaan institusi.
“Umtas tidak cukup hanya dikenal, tetapi harus hidup bernilai dan menghadirkan karya yang berdampak nyata bagi masyarakat luas,” ungkap Yadi.
Ia pun mendorong Umtas untuk terus meningkatkan kualitas dosen, profesionalitas akademik, serta penguatan sarana dan prasarana pendidikan. Dengan jumlah mahasiswa sekitar 3.000 orang saat ini, Umtas di targetkan mampu menampung hingga 5.000 mahasiswa pada 2027. Seiring penambahan program studi dari 15 menjadi minimal 20 prodi.
“Di fase ini, Umtas harus menunjukkan jati dirinya sebagai perguruan tinggi unggul. Kemudian menjadi motor inovasi yang berkontribusi bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Poto: Bupati Pangandaran Citra Pitriyami saat bertakziah ke almarhum Egi Prastian.
PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Duka mendalam menyelimuti jagat media sosial usai kabar meninggalnya konten kreator muda, Egi Prastian, dalam kecelakaan tragis di Jalan Raya Nasional Malangbong, Kabupaten Garut, Jumat (23/1/2026) malam. Kepergian Egi tak hanya meninggalkan luka bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi dunia kreator dan pariwisata Pangandaran.
Egi dikenal luas sebagai kreator konten aktif di berbagai platform media sosial, seperti TikTok dan Facebook. Lewat karyanya, ia kerap mempromosikan keindahan wisata Pangandaran, termasuk aktivitas perahu pesiar yang menjadi salah satu daya tarik kawasan tersebut.
Kabar duka ini turut mendapat perhatian dari Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami. Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Sabtu (24/1/2026), Bupati Citra menyampaikan rasa belasungkawa atas berpulangnya Egi Prastian.
“Turut berdukacita atas berpulangnya Egi Prastian,” tulisnya.
Menurut Bupati Citra, Egi bukan sekadar konten kreator, melainkan mitra promosi pariwisata yang berperan penting dalam memperkenalkan potensi Pangandaran kepada publik luas. Kepergiannya terasa sebagai kehilangan besar, terutama di tengah upaya pemerintah daerah yang tengah gencar memajukan sektor pariwisata.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, karya, dan kontribusi almarhum dalam mempromosikan wisata Pangandaran,” ujarnya.
Ia pun mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarganya mendapat ketabahan.
Sebelumnya, Egi Prastian (26) meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas saat mengendarai sepeda motor Yamaha RX King miliknya. Benturan keras dalam insiden tersebut menyebabkan korban mengalami luka fatal kemudian meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kepergian Egi meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat Pangandaran yang mengenalnya sebagai sosok kreatif, energik, dan konsisten mempromosikan potensi daerah melalui media digital.