spot_imgspot_img
Sabtu 10 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 290

Mulai dari Karnaval Hingga Melesat Run, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Kuningan ke-528

0
Kuningan, FOKUSjabar.id
Pemab Kuningan

KUNINGAN,FOKUSJabar.id: Bupati Kuningan menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.14.1.1/27/PROKOMPIM/2026. Surat edaran ini memuat pedoman HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-528 Kuningan.

Pemerintah mengusung tema HUT RI “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Baca Juga: Cuma Ada 83 Dokter Spesialis di Indonesia, Kuningan Gelar Sosialisasi Penanganan Kanker Anak

Sementara itu, Hari Jadi Kuningan mengusung tema “Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi”. Masyarakat dapat mengunduh logo resmi melalui tautan milik Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Seluruh instansi menggelar Upacara HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026. Upacara perangkat daerah mulai pukul 06.30 WIB.

Stadion Mashud Wisnusaputra menampung Upacara Tingkat Kabupaten pukul 09.00 WIB. Petugas melaksanakan Upacara Penurunan Bendera pada sore hari.

Masyarakat wajib menghentikan aktivitas selama tiga menit pada pukul 10.17–10.20 WIB.

Petugas pengecualian berlaku khusus bagi pelayanan darurat medis dan pemadam kebakaran. Instansi, TNI, Polri, dan pengelola transportasi membunyikan sirine penghormatan pahlawan. Warga mengibarkan Bendera Merah Putih sejak 1 Agustus hingga 12 September 2026.

Masyarakat juga menghias lingkungan dengan umbul-umbul, spanduk, serta lampu dekorasi. Pengelola media luar ruang menggunakan identitas visual resmi Hari Jadi.

Rangkaian acara HUT RI meliputi Pengukuhan Paskibraka, Taptu, dan Renungan Suci. Pemerintah daerah juga menggelar Turnamen Sepakbola Bupati Cup dan Tabligh Akbar.

Acara perayaan menyajikan Haul Syekh Maulana Akbar, Khitanan Massal, hingga Karnaval Budaya. Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menyemarakkan peringatan ini dengan semangat kebersamaan.

(KuninganKab/Irfansyahriza)

Ketua MPR Sampaikan Undangan Sidang Tahunan kepada Presiden Prabowo

0
Nasional , FOKUSJabar.id
Gedung MPR RI.

NASIONAL,FOKUSJabar.id: MPR RI mematangkan persiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR Tahun 2026. Pimpinan MPR menyerahkan undangan resmi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sidang Tahunan ini merupakan agenda rutin penting dalam kalender ketatanegaraan Indonesia.

Baca Juga: Pemkot Depok Gandeng Tiga Kampus, Siapkan Pusat Layanan Beasiswa Kuliah

Forum kenegaraan ini memaparkan perkembangan kinerja penyelenggaraan pemerintahan kepada publik.

Ketua MPR Ahmad Muzani memimpin rombongan pimpinan MPR menemui Presiden Prabowo di Jakarta.

Pertemuan pada Senin, 3 Agustus 2026 ini mempererat silaturahmi kebangsaan antarlembaga negara.

Muzani mengundang Presiden Prabowo untuk menyampaikan laporan kinerja lembaga negara.

Ia membeberkan kepastian tanggal pelaksanaan sidang tahunan usai menggelar pertemuan tersebut.

“Sidang Tahunan MPR tahun 2026, rencananya akan digelar pada hari Jumat, tanggal 14 Agustus 2026,” kata Muzani, Senin, 3 Agustus 2026.

MPR juga mengundang Presiden untuk menghadiri peringatan Hari Konstitusi dan HUT MPR.

Masyarakat memperingati Hari Konstitusi setiap 18 Agustus dan HUT MPR setiap 29 Agustus.

Pihak MPR menggabungkan dua momentum bersejarah tersebut agar pelaksanaan acara berjalan efektif.

“Dua peristiwa penting itu kami jadikan satu, rencana yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Agustus,” ucapnya.

MPR optimistis seluruh rangkaian agenda kenegaraan ini mampu memperkuat komunikasi antarlembaga.

(Jingga Sonjaya)

Pemkot Depok Gandeng Tiga Kampus, Siapkan Pusat Layanan Beasiswa Kuliah

0
DEPOK, FOKUSjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan tiga perguruan tinggi yakni Universitas Trilogi, Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma, serta Universitas Budi Luhur yang diwakili masing-masing pimpinan.

DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemkot Depok memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat setempat. Wali Kota Depok, Supian Suri, menandatangani nota kesepahaman bersama tiga kampus besar.

Prosesi penandatanganan berlangsung saat apel pagi di Balai Kota Depok, Senin, (3/8/2026). Kemitraan ini membuka peluang beasiswa kuliah secara lebih luas dan merata.

Baca Juga: Mulai Senin, U-Turn Jalan Kartini Depok Ditutup untuk Kurangi Kemacetan

Universitas Trilogi, ITB Swadharma, serta Universitas Budi Luhur resmi menjadi mitra pemerintah. Para pimpinan institusi menghadiri langsung acara penandatanganan kesepakatan tersebut.

Pemerintah kota segera menghadirkan Pusat Layanan Beasiswa Kuliah di Mal Pelayanan Publik. Layanan terpadu ini mempermudah warga mengakses informasi pembiayaan kuliah.

“Kita ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk bisa kuliah, termasuk mendapatkan informasi beasiswa yang dibiayai negara, pemerintah, maupun pihak lain,” ujarnya di sela apel tersebut.

Supian Suri menyebut belum ada instansi khusus penanganan kuliah secara menyeluruh.

Pusat layanan baru ini menjembatani masyarakat dengan berbagai penyedia beasiswa. Ia membeberkan banyak lembaga menyediakan kuota kuliah gratis tanpa peminat maksimal.

Pemerintah menghimpun seluruh peluang beasiswa demi masyarakat yang membutuhkan.

Pemkot Depok menargetkan 500 penerima beasiswa pada tahun pertama ini. Jumlah penerima beasiswa melonjak hingga 1.000 mahasiswa pada tahun depan.

Kerja sama ini juga menyediakan program magang serta kuliah ke Malaysia. Langkah strategis ini mencetak SDM unggul sekaligus menekan angka pengangguran daerah.

“Harapannya, anak-anak kita memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik,” tandasnya.

(Jingga Sonjaya)

Mulai Senin, U-Turn Jalan Kartini Depok Ditutup untuk Kurangi Kemacetan

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Ari Manggala saat memantau Lalin dilokasi penutupan U-turn di Jalan Kartini, Senin (03/08/26).

DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemkot Depok dan Satlantas Polres Metro Depok menggelar uji coba rekayasa lalu lintas Jalan Kartini. Langkah ini berlangsung mulai Senin, (3/8/2026).

Petugas menyegel sejumlah titik putar balik atau U-turn selama satu pekan. Pihak kepolisian menguji kebijakan baru ini untuk mengurai kemacetan jam sibuk.

Baca Juga: AEC Gala 2026 Bandung: 750 Siswa Pentaskan Drama Bahasa Inggris dan Budaya Sunda

Pemerintah optimistis rekayasa jalan ini memperlancar mobilitas harian warga. Kabid Lalu Lintas Dishub Depok, Ari Manggala, mengungkapkan penyebab utama kemacetan di kawasan tersebut.

Ia menyebut titik penyempitan arus atau bottleneck memicu penumpukan kendaraan. Arus dari Boulevard GDC dan Jalan Raya Citayam menyatu ke jalan dua lajur.

“Arus kendaraan dari Boulevard GDC maupun Jalan Raya Citayam bertemu di satu titik, kemudian menyempit menjadi dua lajur. Kondisi ini menyebabkan perlambatan, sehingga perlu memberlakukan pembatasan di beberapa titik U-turn,” katanya.

Petugas menutup U-turn depan SPBU secara total. Namun, petugas menyisakan U-turn Jalan Pemuda khusus motor dan warga lokal perumahan.

Pihaknya mengarahkan pengendara lain menuju Simpang Siliwangi atau U-turn Dahlia. Pengaturan ini berlaku pada pagi pukul 06.00–08.00 WIB dan sore pukul 17.00–20.00 WIB.

Tim gabungan terus memantau dampak kebijakan ini di lapangan. Hasil evaluasi lapangan akan menentukan keputusan permanen Pemkot Depok.

“Mudah-mudahan dengan rekayasa ini mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan nyaman,” tutupnya.

(Jingga Sonjaya)

Eka Ramdani Pimpin Latihan Perdana PSGC Ciamis, Kebut Persiapan Liga 2 2026/2027

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketfot: Eka Ramdani Pimpin Latihan Perdana PSGC, Pembentukan Skuad Belum Rampung

CIAMIS,FOKUSjabar.id: PSGC Ciamis mulai memanaskan mesin lewat sesi latihan perdana sebagai bagian dari alur persiapan menyongsong kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Asisten Pelatih Eka Ramdani memimpin langsung agenda latihan tertutup di Stadion Galuh Ciamis, Senin (3/8/2026), sembari terus mengamati perkembangan perakitan skuad.

Sebanyak 28 pemain langsung melahap porsi latihan perdana tersebut. Komposisi ini menghimpun talenta akademi Persib Bandung, deretan eks penggawa Persib serta klub Liga 1, pemain pilar PSGC musim lalu, hingga para pemain senior yang kenyang pengalaman di panggung sepak bola nasional.

Baca Juga: Jelang Liga 2, PSGC Ciamis Kini Diperkuat Deretan Legenda Persib di Bangku Pelatih

Kendati sesi latihan telah bergulir, Eka Ramdani membeberkan bahwa kerangka tim belum mengkristal secara utuh. Beberapa nama yang masuk dalam daftar proyeksi Laskar Singacala belum menampakkan diri di lapangan, termasuk legiun asing yang hingga kini masih mengonfirmasi kedatangannya.

“Kalau kompetisi mulai 12 September, berarti waktu persiapan efektif kita hanya sekitar satu bulan. Ini Liga 2 yang kompetisinya lebih kompetitif, sehingga tidak akan mudah kalau kita tidak mempersiapkan tim dengan baik,” ujar Eka.

Eka menegaskan bahwa tim pelatih sangat membutuhkan kehadiran seluruh amunisi agar porsi program latihan sanggup berjalan optimal. Ia menaruh harapan agar manajemen menyegera proses perekrutan, sehingga jajaran pelatih bisa langsung mengalihkan fokus untuk membangun kekompakan serta taktik permainan.

Evaluasi Posisi yang Perlu Suntikan Pemain Baru

Selain menanti kehadiran para pemain incaran, PSGC tetap membentangkan pintu bagi bakat-bakat lokal untuk bersaing memperebutkan tempat di dalam skuad. Tim pelatih akan menggunakan kurun waktu pekan ini guna mengevaluasi posisi-posisi yang masih memerlukan suntikan amunisi baru.

Sederet nama seperti Yandi, Cecep, dan Basit kembali menjalani tahapan pemantauan intensif. Sementara itu, mayoritas peserta yang memadati lapangan latihan berasal dari akademi Persib Bandung serta pilar PSGC musim terdahulu.

Di sektor penjaga gawang, jajaran pelatih juga masih menggulirkan evaluasi mendalam. Tim pelatih belum mematok jumlah maupun susunan kiper yang akan bertahan, sebab mereka bakal membahas keputusan tersebut bersama pelatih kiper usai mengamati performa para pemain sepanjang sesi latihan.

Dengan sisa waktu persiapan sekitar satu bulan sebelum panggung kompetisi resmi membentang, PSGC terpacu mempercepat proses pembentukan tim.

Sesaat setelah komposisi pemain terisi lengkap, fokus latihan akan langsung mengarah pada peningkatan koordinasi antarpemain. Serta pematangan taktik demi membawa Laskar Galuh bersaing ketat di Liga 2 musim 2026/2027.

(Mia)

AEC Gala 2026 Bandung: 750 Siswa Pentaskan Drama Bahasa Inggris dan Budaya Sunda

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Petas AEC Dwitahunan Memukau Ratusan Penonton yang Hadir (IST)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ratusan orang membuncah di acara Armidale English College (AEC) Gala 2026 Enter Pixel di Gedong Budaya Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (2/8/2026). Ada 750 siswa mengukuti pertunjukan dwitahunan yang memadukan pembelajaran bahasa Inggris dengan seni peran.

Acara bertajuk Enters Pixel itu menghadirkan tiga drama berbahasa Inggris, seperti The Legend of Tangkubanparahu; Wednesday dan Wreck-It Ralph. Ketiganya dipilih sebagai media belajar yang dekat dengan dunia anak dan remaja.

Baca Juga: Usai Viral, Pengelola Padela Bandung Buka Suara soal Keluhan Kebisingan

“Kami ingin membangun kepercayaan diri siswa dalam pergaulan sosial melalui bahasa Inggris. Mereka tidak hanya wajib mahir berbahasa, tetapi juga mampu tampil dan berkarya di berbagai bidang,” kata Ketua AEC Gala 2026 Enters Pixel Denaz Akmal Febriansyah di sela acara.

Budaya Sunda Bertemu Pop Culture

Dari tiga judul dalam pementasa ini, The Legend of Tangkubanparahu sengaja masuk sebagai upaya pelestarian budaya Sunda kepada generasi muda. Sementara  Wednesday dan Wreck-It Ralph! terpilih karena memiliki daya tarik kuat di kalangan remaja sehingga harapannya bisa meningkatkan minat belajar bahasa Inggris.

Selain kemampuan bahasa, AEC juga menekankan pembentukan karakter. Ada enam nilai utama yang terus tertanam dala siswa, yakni bold atau pemberani, different atau berani tampil beda, trustworthy dapat dipercaya, sympatheticn memiliki rasa simpati, committed_ berkomitmen, dan galant atau ksatria.

“Enam karakter ini kami jadikan fondasi, untuk selanjutnya menjadi bekal mereka menghadapi tantangan global,” kata dia.

Untuk diketahui, AEC sudah berdiri sejak 1991 dan rutin menggelar gala setiap dua tahun sekali sebagai wadah pengembangan akademik dan nonakademik. Lembaga ini juga aktif bekerja sama dengan pemerintah dalam pelestarian budaya Sunda. Termasuk terlibat dalam produksi film di sejumlah daerah seperti Desa Tenjolaya, Kabupaten Bandung.

Aleya Nur Sabani salah seorang penonton mengaku terkesan dengan pertunjukan tersebut. Selain sesuai ekspektasi, para pemain juga tampil sangat menghayati.

“Proses dubbing terdengar rapi, perpindahan adegan berlangsung cepat, begitu juga penataan propertinya sangat tertata,” kata Aleya.

(LIN)

Harga Cabai Merah Lokal di Ciamis Tembus Rp120 Ribu per Kg, Naik Rp40 Ribu dalam 4 Hari

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketpot: Cabe merah lokal di Blok F Pasar Subuh Pasar Manis Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah pedagang di Pasar Subuh Blok F Pasar Manis Ciamis, Jawa Barat, mencatat lonjakan harga cabai merah lokal secara signifikan dalam kurun waktu empat hari terakhir.

Sebelum merangkak naik tajam, para pedagang melepas cabai merah lokal seharga Rp80.000 per kilogram. Namun, angka tersebut kini melompat hingga menyentuh Rp120.000 per kilogram.

Baca Juga: Jelang Liga 2, PSGC Ciamis Kini Diperkuat Deretan Legenda Persib di Bangku Pelatih

Cuaca terik akibat musim kemarau ekstrem menjadi pemicu utama melambungnya harga komoditas ini, lantaran banyak tanaman cabai milik petani mati mendadak akibat kekurangan pasokan air.

Fenomena tersebut mengikis ketersediaan stok cabai merah lokal di tingkat petani. Di sisi lain, tingkat permintaan pasar tetap tinggi. Sehingga memicu hukum ekonomi keterbatasan pasokan di tengah tingginya kebutuhan otomatis mendongkrak harga jual.

” Naik nya harga Cabe yang dijual di kios Saya ini karena pembelian dari bandar besar nya juga naik,”kata Jajang. Senin (3/8/2026).

Jajang membeberkan bahwa kenaikan harga modal dari tingkat pemasok besar memaksa dirinya ikut menyesuaikan harga patokan bagi para pelanggan yang rutin berbelanja ke kiosnya.

” Ya harus gimana lagi. Karena pembelian Cabe merah lokal ini dari bandar besar nya udah naik maka Saya juga terpaksa menaikan harga untuk konsumen,”ucapnya.

Pada kesempatan terpisah, Nining, seorang pedagang sayuran keliling, mengeluhkan dampak kenaikan harga cabai merah lokal. Fenomena yang merusak skema penjualan eceran kepada para pembelinya.

” Saya harus menjual minimal satu Cabe merah seharga Rp 3000 namun banyak pembeli yang merasa kemahalan,”ungkapnya.

(Husen Maharaja)