spot_imgspot_img
Sabtu 10 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 289

Persib vs Persija di Bali, Ini Kata Dedi Kusnandar

0
Dedi Kusnandar Persib fokusjabar.id
Gelandang Persib, Dedi Kusnandar (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar (Dado) memastikan siap menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Menurut Dedi Kusnandar, meski laga berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026), skuad Maung Bandung siap untuk bertanding.

BACA JUGA:

3 Tahun Menunggu, Faris Abdul Hafizh Pecah Telur

Dado menuturkan, di manapun lokasi pertandingan di gelar, ia bersama rekan-rekannya selalu siap dan mengikuti keputusan yang di ambil oleh panitia penyelenggara Turnamen Pramusim Piala Presiden 2026.

“Di mana pun kami harus siap. Kami ikuti instruksi,” kata pemain yang menggunakan nomor punggung 11 ini.

Pertandingan semifinal ini di prediksi bakal berlangsung ketat. Terlebih kedua kesebelasan memiliki motivasi berlipat untuk bisa tampil di partai puncak Piala Presiden 2026.

Selain itu, pertemuan antara Persib dan Persija selalu memiliki gengsi yang berbeda di bandingkan dengan pertandingan lainnya.

Menurut Dado, Piala Presiden tetap menjadi bagian dari proses persiapan skuad Maung Bandung sebelum menghadapi musim kompetisi 2026/2027.

Karena itu, pada pertandingan turnamen pramusim ini tim pelatih Persib Bandung lebih menitikberatkan pembentukan performa dan kekompakan tim di banding hasil semata.

“Kita tahu lawannya siapa. Pasti semua sudah tahu harus seperti apa dan harus bagaimana. Tapi pelatih menekankan bahwa ini pre-season. Target utama kami adalah persiapan tim, walau tentu kami juga punya target,” jelasnya.

BACA JUGA:

Persib Bertemu Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Dedi Kusnandar menyadari, laga ini hanya sebatas turnamen pramusim, namun ia memastikan bahwa ambisi meraih trofi tetap menjadi motivasi, meski proses membangun tim yang solid tetap menjadi prioritas utama.

“Pasti harapan semua pemain, pelatih, dan tim adalah pengin juara. Tapi kembali lagi, tujuan pra-musim adalah persiapan. Kalaupun nanti bisa juara, itu jadi bonus buat kami,” pungkasnya.

(Arif)

Balsa Sekulic Optimistis Singkirkan Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

0
Balsa Sekulic fokusjabar.id
Balsa Sekulic (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Striker anyar Persib Bandung, Balsa Sekulic siap menampilkan permainan terbaiknya saat menghadapi Persija Jakarta pada laga semifinal Piala Presiden 2026.

Pertandingan antara juara Grup A dan runner up Grup B Piala Presiden 2026 ini rencananya akan di gelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026), pukul 15.30 WIB.

BACA JUGA:

Persib Bertemu Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Pemain asal Montenegro ini menyadari, Persija merupakan salah satu tim kuat. Meski demikian, ia menilai skuad Maung Bandung juga di huni banyak pemain berkualitas.

Sehingga, Balsa Sekulic merasa optimis skuad Maung Bandung bisa tampil maksimal pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 dan melanjutkan perjalanan ke partai puncak.

“Saya mengharapkan ini akan jadi pertandingan yang bagus. Persija adalah tim yang punya kualitas tinggi. Tapi kami pun harus percaya dengan kualitas yang kami miliki. Jadi, saya harap kami bisa ke final,” kata Balsa Sekulic.

Sebelumnya pertandingan tersebut, skuad Maung Bandung memiliki waktu persiapan dan memulihkan kondisi fisik usai menyelesaikan fase grup.

Menurutnya, dalam jeda pertandingan dari fase grup ke semifinal di manfaatkan tim untuk beristirahat sekaligus mematangkan persiapan menghadapi pertandingan yang di prediksi akab berlangsung ketat.

“Waktu tambahan ini sangat penting untuk istirahat dan mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi semifinal,” ujarnya.

Pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2026, Persib di pastikan tidak akan di perkuat Rosembergne “Berguinho” da Silva dan Dion Markx yang masih menjalani pemulihan.

BACA JUGA:

Balsa Sekulic Senang Cetak Gol kontra Tampines Rovers

Meski begitu, Balsa Sekulic menegaskan seluruh pemain siap berjuang agar skuad Maung Bandung bisa meraih kemenangan dan mendapatkan tiket ke partai final.

“Saya menyesalkan Berguinho dan Dion tidak bisa bermain. Tapi kami akan tetap melakukan yang terbaik yang bisa kami capai,” tegasnya.

(Arif)

Pemkot Tasikmalaya Canangkan BIAS 2026, Target Cakupan Imunisasi Anak Tembus 95 Persen

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi memegang anak dan dr. Elvira Kamarrow Putri, sedang menyuntik Imunisasi Anak saat pencanangan program BIAS di SDN Dadaha Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mengawali gelaran Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2026 sebagai perisai perlindungan anak-anak dari ancaman berbagai penyakit berbahaya.

Agenda pencanangan BIAS berlangsung secara seremonial di SDN Dadaha, Jalan Lingkar Dadaha, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Gelontorkan Rp47 Miliar untuk Perluas Kepesertaan JKN Lewat Program JAGA-JKN

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan meresmikan langsung program tersebut bersama Kepala Dinas Kesehatan dr. Asep Hendra. Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Rojab Riswan Taufik, Kadis Kominfo Amran Saefullah, Ketua TP-PKK dr. Elvira Kamarrow Putri, serta tim medis program BIAS 2026.

Melalui program ini, tim medis menyuntikkan vaksin Measles Rubella (MR), Difteri Tetanus (DT), Tetanus Difteri (Td), serta Human Papillomavirus (HPV) pada lengan para siswa.

Sebelum memulai tindakan imunisasi, Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan bersama Ketua TP-PKK dr. Elvira Kamarrow Putri terlebih dahulu menyapa murid-murid SDN Dadaha. Para siswa dan jajaran guru menyambut kedatangan mereka dengan antusiasme tinggi.

Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan bahwa program BIAS serentak sepanjang Agustus ini membidik kelompok pelajar sekolah dasar agar memperoleh imunitas kuat dari serangan penyakit infeksi.

Daya Tahan Tubuh yang Prima, Jauh dari Ancaman Penyakit

Ia membeberkan bahwa sasaran program mencakup pemberian vaksin MR untuk murid kelas 1 dan 2 SD/sederajat, serta vaksin HPV pencegah kanker serviks khusus bagi siswi kelas 5 atau anak berusia 11 tahun.

“Pemberian vaksin ini, nantinya akan berlangsung langsung di sekolah dan madrasah masing-masing. Dengan bekerja sama pihak puskesmas setempat, sebagai tim medis saat proses suntik,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan Senin (3/8/2026).

Viman optimistis lewat suntikan imunisasi ini, para pelajar mengantongi daya tahan tubuh yang jauh lebih prima. Sehingga terhindar dari berbagai ancaman penyakit.

“Tentu kesehatan dan sektor pendidikan itu tidak bisa terpisahkan. Keduanya harus terpenuhi dengan baik, Anak-anak yang sehat dan kuat akan lebih siap untuk mengikuti pelajaran di kelas. Terlebih anak yang pintar akan berkontribusi dalam kemajuan pembangunan sumberdaya manusia,”ujarnaya.

Guna mengoptimalkan proteksi anak secara menyeluruh, Pemkot Tasikmalaya memasang target capaian imunisasi tahun 2026 melampaui angka 95 persen.

“Program BIAS ini berangsung secara nasional. Sebagai bentuk preventif atau pencegahan dari sejumlah penyakit yang dapat di cegah dengan cara imunisasi yang para siswa dan pelajar tingkat SD sederajat terima,” paparnya.

“Dari BIAS Ini, anak-anak kita selamatkan dari sejumlah penyakit seperti Tuberkulosis, polio, difteri, pertusis, tetanus, hepatiti B, campak, rubella, serta pneumonia,”terang Viman Alfarizi.

Ia menambahkan, catatan data medis hingga pertengahan tahun 2026 menunjukkan angka cakupan imunisasi telah menembus 91 persen. Capaian ini melompat dari periode tahun 2025 yang berada di kisaran 80 hingga 91 persen.

“Sejauh ini, Pemkot Tasikmalaya sudah mendapat predikat zero doses. Sehingga perlu terus berlangsung program ini untuk menyasar seluruh anak supaya tumbuh kuat dan sehat. Dan dibutuhkan kolaborasi lintas sektor mulai dari Dinas Pendidikan, jajaran Kesehatan, para Camat, TP-PKK, lurah serta seluruh elemen masyarakat,”pungkasnya.

(Seda)

Pemkot Tasikmalaya Gelontorkan Rp47 Miliar untuk Perluas Kepesertaan JKN Lewat Program JAGA-JKN

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Kantor BPJS Kesehatan, Luncurkan Progam JAGA JKN, untuk keberlanjutan kebutuhan jaminan kesehatan masyarakat (ist Bpjs Kesehatan)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus menguatkan komitmen guna memperluas jangkauan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di tengah masyarakat. Langkah ini mewujud melalui Penandatanganan Kesepakatan Bersama Program Jaringan Advokasi Gapai Aktivasi Jaminan Kesehatan Nasional (JAGA-JKN).

Kesepakatan ini mengandalkan langkah strategis untuk memperkokoh fungsi advokasi serta edukasi Program JKN, sehingga sanggup memacu kepesertaan aktif dan menjamin keberlanjutan penyelenggaraan JKN di Kota Tasikmalaya secara berkesinambungan.

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Jadi Pelopor di Indonesia, Luncurkan TK Negeri Rakyat Gratis untuk 850 Anak

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya, Kgs. Hamdani, melayangkan apresiasi setinggi-tingginya sekaligus menguntumkan ucapan terima kasih atas terobosan Pemkot Tasikmalaya dalam menjamin proteksi kesehatan bagi warganya. Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan hak konstitusional dan kebutuhan dasar bagi setiap elemen warga negara.

“Data yang ada, cakupan kepesertaan JKN saat ini di Kota Tasikmalaya mencapai 98,35 persen dengan angka keaktifan peserta sebesar 80,42 persen. Ini artinya, masih ada sebagian kecil masyarakat di Kota Tasikmalaya yang belum mendapatkan perlindungan kesehatan oleh BPJS Kesehatan,”Ungkap Hamdani dalam keterangan Senin (3/8/2026).

Hamdani membeberkan bahwa Pemkot Tasikmalaya menggelontorkan alokasi dana sebesar Rp47 miliar demi menjaga serta mendongkrak keaktifan peserta JKN. Kucuran anggaran tersebut bakal merangkul masyarakat yang hingga kini belum tersentuh jaminan program JKN.

“Alokasi anggaran ini, tentu kita berharap adanya dukungan dari semua pihak dan stakeholder khususnya kader-kader Posyandu dan tenaga Bidan yang bisa membantu mengedukasi tentang manfaat dan pentingnya progam JKN ke lapisan masyarakat,”terangnya.

Capaian Predikat Universal Health Coverage (UHC)

Hamdani menguraikan salah satu fokus utama program JAGA-JKN yakni mengawal capaian predikat Universal Health Coverage (UHC). Yakni prioritas yang telah mendekap Pemerintah Kota Tasikmalaya. Pihaknya meyakini interaksi intensif serta edukasi masif dari kader posyandu dan bidan di tengah warga sanggup mendongkrak literasi serta pemahaman publik terhadap jaminan kesehatan.

“Program JAGA JKN ini memiliki akselerasi dari program Gerakan Masyarakat Sehat (Gemas) yang diprogramkan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan. Ketika masyarakat mampu menjalankan hidup sehat dari program Gemas, maka kesehatan masyarakat pun akan terlindungi melalui program JKN ini,”paparnya.

“Dari kesepakatan bersama JAGA JKN ini, kita dapat menjadikan Kota Tasikmalaya lebih sejahtera. Terlebih semakin sehat masyarakatnya, dan sinergi ini menjadi legacy untuk masa depan kesehatan bagi semua,”imbuhnya.

Pada kesempatan sama, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan sinergi dan kolaborasi memegang peran kunci dalam menopang keberhasilan suatu program daerah. Lewat kesepakatan yang bergulir ini, seluruh jajaran berkomitmen memberikan payung perlindungan. Serta jaminan kesehatan bagi seluruh warga Tasikmalaya melalui program JAGA-JKN.

“Pemerintah terus berkomitmen untuk menjaga status UHC Prioritas yang telah diraih Pemkot Tasikmalaya. Karenanya Progam Gemas harus berjalan beriringan dengan program JAGA JKN yang digelorakan Bpjs Kesehatan Cabang Tasikmalaya,”ungkap Viman Alfarizi.

Ia mengakui bahwa Pemkot Tasikmalaya telah mengunci alokasi anggaran puluhan miliar rupiah demi meng-cover seluruh warga yang belum terdaftar. Sehingga seluruh lapisan masyarakat mengantongi kepastian jaminan pelayanan kesehatan.

“Sinergi yang terajut antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan BPJS Kesehatan, diharapkan seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya dapat terlindungi Kesehatannya. Dan dukungan dari seluruh stakeholder, sangat kita butuhkan. Tentunya agar program JAGA JKN ini terus berkelanjutan untuk menjaga status UHC Prioritas Kota Tasikmalaya,”pungkasnya.

(Seda)

Ubah Pola Pikir Bansos, Pesan Menohok Bupati Sumedang untuk Pendamping PKH

0

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Apel Pagi Gabungan Dinsos Sumedang menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memimpin langsung acara di halaman Kantor Dinsos, Senin (3/8/2026).

Para peserta apel mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini menghimpun jajaran Dinsos bersama pendamping PKH, Tagana, TKSK, PSM, hingga Karang Taruna.

Baca Juga: Total Hadiah Rp12 Juta! Ini Syarat dan Jadwal Lomba Resensi Buku Pelajar Cirebon

Bupati Dony mengapresiasi tinggi nuansa kebudayaan dan semangat kebersamaan seluruh insan sosial. Ia memuji soliditas bersama seluruh mitra dalam melayani masyarakat.

“Kunci keberhasilan pelayanan sosial adalah kolaborasi. Tidak ada satu institusi yang mampu bekerja sendiri. Dengan sinergi yang kuat, pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal dan berdampak,” ujar Dony.

Dony turut menyampaikan penghargaan atas kerja keras para insan sosial tanpa mengenal waktu.

Ia mengingatkan bahwa ketulusan melayani masyarakat miskin dan korban bencana akan membawa keberkahan.

“Dinas Sosial adalah wajah kepedulian pemerintah. Ketika masyarakat mengalami musibah, kemiskinan atau persoalan sosial lainnya, kehadiran Dinas Sosial bukan sekadar hadir secara fisik, tetapi harus membawa harapan,” tegasnya.

Dony menitipkan tiga pesan utama bagi seluruh jajaran dan mitra. Pesan pertama menekankan pentingnya bekerja dengan hati demi manfaat nyata bagi publik.

Kedua mengajak petugas melayani warga dengan empati serta sikap ramah. Ketiga mendorong inovasi tanpa henti agar pelayanan sosial semakin cepat dan tepat sasaran.

Ia juga mendorong para pendamping sosial untuk terus mengedukasi warga agar semakin mandiri. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial.

“Keberhasilan pendamping bukan terukur dari banyaknya penerima bantuan, tetapi ketika masyarakat mampu bangkit, mandiri, dan beralih dari tangan yang menerima menjadi tangan yang memberi,” katanya.

(SumedangKab/IrfansyahRiza)

Total Hadiah Rp12 Juta! Ini Syarat dan Jadwal Lomba Resensi Buku Pelajar Cirebon

0
Cirebon,FOKUSJabar.id
Sumber FOto: Pemkot Cirebon

CIREBON,FOKUSJabar.id: Dispusip Kota Cirebon memperpanjang pendaftaran Lomba Resensi Buku Tingkat SMA/SMK/MA hingga 6 Agustus 2026. Kebijakan ini memberi ruang lebih luas bagi pelajar untuk membaca dan mengasah minat menulis.

Kepala Dispusip Kota Cirebon, Mastara, menyebut lomba ini bertujuan memupuk budaya literasi generasi muda.

Baca Juga: Sektor Perikanan Cirebon Merekor, Budi Daya dan Hasil Tangkap Nelayan Tumbuh Pesat

“Melalui lomba resensi buku ini, kami ingin mengajak para pelajar untuk tidak berhenti pada kegiatan membaca. Mereka juga harapannya mampu memahami isi buku, menyampaikan pandangan secara kritis, serta menuangkannya dalam tulisan yang menarik dan orisinal,” ujar Mastara.

Ia memperpanjang pendaftaran demi merespons antusiasme tinggi para pelajar yang masih menyiapkan karya.

“Kami melihat antusiasme pelajar cukup baik. Karena itu, masa pendaftaran hingga 6 Agustus 2026 agar peserta yang masih mempersiapkan resensinya memiliki kesempatan untuk menyelesaikan dan mengirimkan karya terbaik,” lanjutnya.

Peserta wajib mendaftar sebagai anggota perpustakaan melalui layanan Sistem Informasi Perpustakaan Dispusip.

Lalu, peserta memilih satu dari 10 judul buku koleksi Perpus atau aplikasi iPusnas. Pelajar mendaftar secara daring serta mengunggah kartu anggota dan naskah melalui formulir resmi.

Panitia akan memasukkan peserta 60 besar ke dalam grup WhatsApp khusus untuk pembekalan.

Karya resensi wajib menggunakan bahasa Indonesia yang lugas dan asli tanpa Artificial Intelligence.

Peserta akan mengikuti pembekalan pada 10 Agustus 2026 mendatang.

Tahap penulisan karya berlangsung tanggal 11–26 Agustus 2026 dan juri menilai pada 27–30 Agustus.

Panitia mengumumkan nama-nama pemenang pada 31 Agustus 2026. Kemudian juga pihaknya menyediakan hadiah uang tunai jutaan rupiah, piala, serta piagam bagi para pemenang.

Juara pertama memboyong Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta.

“Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan pelajar yang gemar membaca, terlebih berani menyampaikan pemikiran, dan memiliki kemampuan literasi yang semakin baik. Manfaatkan perpanjangan waktu ini dan jangan ragu untuk ikut berpartisipasi,” pungkas Mastara.

(Pemkot Cirebon/IrfansyahRiza)

Sektor Perikanan Cirebon Merekor, Budi Daya dan Hasil Tangkap Nelayan Tumbuh Pesat

0
Cirebon, FOKUSjabar.id
Sumber Foto: CirebonKab

CIREBON,FOKUSjabar.id: Sektor perikanan Kabupaten Cirebon mencetak kinerja positif sepanjang tahun 2025. Produksi perikanan budi daya di Cirebon terus melonjak hingga mencapai puncaknya pada Desember.

Sektor perikanan tangkap juga menyumbang hasil stabil bagi perekonomian pesisir.

Baca Juga: Mulai dari Karnaval Hingga Melesat Run, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Kuningan ke-528

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Cirebon mencatat aktivitas budi daya sebagai motor utama. Hasil panen merangkak naik pada semester kedua hingga menembus angka tertinggi akhir tahun.

Produksi perikanan budi daya menembus 7.004.263,8 ton pada Desember 2025. Capaian ini melonjak drastis dari angka Januari yang mencatat 3.009.234 ton. Budi daya tambak air payau menyumbang angka terbesar hingga 4.207.000 ton.

Sektor budi daya laut menghasilkan 2.065.000 ton dan kolam air tawar menyumbang 732.263,8 ton. Tren kenaikan produksi budi daya ini terlihat menguat sejak September 2025.

Nelayan perikanan tangkap memanfaatkan lima jenis alat tangkap utama. Penggunaan alat tangkap arad menghasilkan 15.685,31 ton ikan selama 2025.

Tangkapan jaring trammel net menyumbang 9.728,52 ton dan jaring insang tetap 6.268,71 ton. Tangkapan alat bubu mencatat 4.389,65 ton serta rawai dasar 1.091,68 ton.

Aktivitas penangkapan ikan meningkat tajam menjelang akhir kuartal ketiga. Data ini membuktikan pertumbuhan pesat sektor perikanan Kabupaten Cirebon sepanjang 2025.

(CirebonKab/Irfansyahriza)