spot_imgspot_img
Rabu 15 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 23

Bukan Nonton Biasa, Piala Dunia 2026 Dirayakan di Dalam Akuarium Raksasa Pangandaran

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana pertunjukan bermain bola di dalam Aquarium Indonesia Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Menyambut euforia Piala Dunia 2026, Aquarium Indonesia Pangandaran menghadirkan pengalaman wisata berbeda bertajuk “Pesta Bola Bawah Laut”.

Event spesial ini memadukan semangat sepak bola dunia, hiburan interaktif, dan keindahan biota laut dalam satu paket rekreasi keluarga. Pengelola mengusung konsep World Cup Football Underwater Celebration.

Baca Juga: PLN ULP Pangandaran Batalkan Pemadaman Terencana

Melalui program ini, pengelola mengajak pengunjung merasakan sensasi sepak bola dari sudut pandang yang belum pernah ada sebelumnya, langsung dari dalam akuarium raksasa.

Selama event berlangsung, Aquarium Indonesia Pangandaran menyuguhkan berbagai rangkaian kegiatan menarik, di antaranya:

  1. Juggling Dalam Air: Atraksi mengolah si kulit bundar (juggling) di dalam air yang diperagakan langsung oleh penyelam profesional.
  2. Feeding Show ala Pemain Bola: Sesi pemberian pakan biota laut oleh penyelam yang mengenakan jersi (jersey) resmi negara peserta Piala Dunia 2026.
  3. Goal Berhadiah: Permainan interaktif menendang bola ke gawang dengan lima titik target berlubang kecil untuk menguji akurasi peserta.
  4. Kuis Piala Dunia: Kuis interaktif seputar sejarah, fakta unik, dan momen menarik FIFA World Cup 2026 yang bisa diikuti oleh seluruh pengunjung.
  5. Tebak Skor di Instagram: Pengunjung cukup menebak skor pertandingan Piala Dunia 2026 di kolom komentar Instagram resmi Aquarium Indonesia Pangandaran. Tentunya untuk berkesempatan mendapatkan tiket masuk gratis (free ticket).

Champion Rewards dan Pembagian Hadian Spesial

Keseruan para wisatawan bakal semakin lengkap dengan adanya Champion Rewards. Yakni pembagian hadiah spesial bagi pemenang permainan interaktif, serta sesi foto bersama penyelam profesional berkostum sepak bola.

Direktur Aquarium Indonesia Pangandaran, Rika Sudranto, mengatakan event ini bertujuan menghadirkan perayaan sepak bola dunia dengan kemasan kreatif, menghibur, dan ramah keluarga.

“Sepak bola merupakan bahasa universal yang menyatukan berbagai bangsa. Melalui konsep bawah laut yang unik, kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Sekaligus mengajak masyarakat lebih mengenal dan mencintai kehidupan laut,” ujar Rika, Jumat (10/7/2026).

Rika berharap event Pesta Bola Bawah Laut ini bisa menjadi destinasi liburan alternatif di Pangandaran yang edukatif. Sekaligus menghibur bagi semua kalangan masyarakat.

(Sajidin)

Pemkab Garut-Kemenkeu dan LMAN Jajaki Kerja Sama Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah

0
Pemkab garut LMAN fokusjabar.id
Bupati Garut foto nersama Kemenkeu dan LMAN

GARUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Jawa Barat (Jabar) mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan aset daerah guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah tersebut di tandai dengan pertemuan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bersama Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (10/7/2026).

BACA JUGA:

Bupati Garut dan PTP Tes Kebugaran

Bupati Garut menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kehadiran dua tokoh penting tersebut.

Menurutnya, kunjungan ini memberikan advice (masukan) berharga agar aset-aset kebanggaan Garut dapat di kelola secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami merintis upaya untuk melakukan upaya kerja sama terkait pengelolaan aset. Khususnya SOR RAA Adiwijaya, Art Center. Kemungkinan juga nanti Situ Bagendit,” kata Bupati.

Syakur menyebut, LMAN akan membantu Pemkab Garut mulai dari proses inventarisasi, pengelolaan hingga menjadikan aset tersebut sebagai objek PAD.

Kerja sama ini juga mencakup layanan konsultasi, arahan strategis hingga membuka jaringan (networking) dengan investor potensial.

Direktur PKKN DJKN Kemenkeu, Encep Sudarwan menegaskan, pihaknya terus mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan BMD. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan bagi daerah.

“Kami sangat mengapresiasi Pak bupati yang sangat semangat untuk mengoptimalkan barang di daerah demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik lagi,” kata Encep.

Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari menyambut baik kepercayaan yang di berikan Pemkab Garut.

Dia menilai, kawasan SOR di Ciateul memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Namun perlu perhatian ekstra agar potensinya maksimal.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Pos JPL 19 Tingkatkan Keselamatan Perlintasan

LMAN berkomitmen memberikan jasa layanan konsultasi berupa analisis Highest and Best Use (HBU), studi kelayakan (feasibility study) hingga pendampingan penuh untuk menjaring mitra atau investor yang tepat.

“Sehingga tidak ada kawasan yang menjadi mangkrak. Tentunya yang sudah ada dan SOR itu merupakan kawasan yang sangat bernilai ekonomi tinggi namun perlu lebih mendapatkan perhatian lagim,”  katanya.

“Kita siap support Kabupaten Garut untuk semakin bisa berkembang lagi kawasan SOR di Ciateul,” pungkas Kristijanindyati.

(Bambang Fouristian)

Mendadak Dievakuasi dengan Brankar, Wali Kota Bandung Dilarikan ke Rumah Sakit

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dilarikan ke Rumah Sakit pada Jumat (10/7/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, terpaksa dilarikan ke rumah sakit secara mendadak, Jumat (10/7/2026). Hingga saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih menunggu informasi resmi dari tim dokter terkait kondisi kesehatan maupun penyebab orang nomor satu di Kota Kembang tersebut harus menjalani perawatan intensif.

Berdasarkan pantauan langsung di Balai Kota Bandung, petugas mengevakuasi Farhan dari Ruang Tengah Wali Kota menggunakan brankar menuju mobil ambulans yang telah bersiaga di halaman.

Baca Juga: Farhan: Akibat Kemarau Pasokan Pangan ke Kota Bandung Bisa Terganggu

Saat proses evakuasi berlangsung, Farhan tampak mengenakan kaus putih. Petugas medis juga sudah memasang selang infus serta memberikan bantuan oksigen kepada Wali Kota.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, mengaku baru menerima kabar mengejutkan tersebut secara mendadak saat dirinya tengah mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Bandung.

“Saya juga dapat informasi dadakan. Kebetulan tadi saya sedang ada di rapat paripurna. Ada informasi bahwa Pak Wali sakit. Saat ini beliau sedang dibawa ke rumah sakit. Saya belum tahu beliau sakit apa. Kita menunggu informasi dari dokter yang menangani beliau,” ujar Henryco di Balai Kota Bandung, Jumat (10/7/2026).

Henryco memastikan, tim medis di rumah sakit saat ini sudah memberikan penanganan darurat kepada Farhan. Meski demikian, otoritas pemkot belum menerima keterangan tertulis maupun lisan dari dokter mengenai diagnosis penyakit sang Wali Kota.

“Kita doakan saja beliau cepat sembuh, sehat dan segera pulih kembali, sehingga dapat beraktivitas kembali bersama-sama,” tuturnya.

Sebelumnya Kondisi Fisik Wali Kota Terlihat Bugar

Kabar tumbangnya Farhan terbilang sangat mengejutkan bagi jajaran internal Pemkot Bandung. Sebab, sehari sebelumnya, kondisi fisik Farhan masih terlihat bugar dan ia tetap menjalankan agenda kedinasan seperti biasa.

“Saya kaget baru dapat informasi ini. Kemarin baik-baik saja, alhamdulillah sehat. Makanya dengar berita hari ini terus terang kaget,” ungkap Henryco.

Henryco mengaku tidak mengetahui secara pasti aktivitas terakhir Farhan sesaat sebelum dilarikan ke rumah sakit. Pasalnya, sejak siang hari ia harus memimpin delegasi pemkot di gedung dewan.

Padahal, Muhammad Farhan sejatinya dalam jadwal menghadiri rapat paripurna tersebut sebagai salah satu agenda krusial jalannya roda pemerintahan daerah.

“Harusnya beliau menghadiri rapat paripurna karena memang dalam agenda kehadiran dari pimpinan,” jelasnya.

Henryco menambahkan, jadwal kerja Farhan pada hari Jumat ini terbilang sangat padat. Selain wajib menghadiri sidang paripurna DPRD sejak pukul 13.30 WIB, Farhan juga diagendakan menerima kunjungan kehormatan dari luar negeri menjelang petang.

“Rencananya sejak pukul 13.30 rapat paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi, kemudian lanjut jawaban wali kota. Lalu pukul 17.00 beliau ada pertemuan dengan Wali Kota Petaling Jaya,” urai Henryco.

Hingga berita ini rilis, Pemkot Bandung masih terus memantau perkembangan kondisi kesehatan Muhammad Farhan di rumah sakit. Otoritas setempat belum bisa memastikan apakah rangkaian agenda penting Wali Kota sepanjang akhir pekan ini akan batal total atau ada penjadwalan ulang.

“Saya belum tahu agenda beliau seperti apa dengan kondisi kesehatan beliau. Informasi dari dokter pun saya belum terima,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Agun Gunandjar Ajak UMKM Ciamis Daftarkan HKI agar Produk Terlindungi dan Bernilai Tinggi

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Agun Gunandjar Dorong Inovasi UMKM Ciamis Terlindungi melalui Pendaftaran HKI

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat X, Agun Gunandjar Sudarsa, mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Ciamis untuk lebih peduli terhadap perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Menurut Agun, pendaftaran HKI menjadi langkah strategis untuk mengamankan hasil inovasi sekaligus mendongkrak nilai ekonomi produk lokal.

Baca Juga: IDI Ciamis Siap Perkuat Pelayanan Kesehatan Berbasis Kolaborasi

Ia menyampaikan pesan penting tersebut saat menghadiri Forum Komunikasi Masyarakat Bidang Hukum mengenai layanan kekayaan intelektual di Aula Wretikandayun, Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Jumat (10/07/2026).

Dalam kesempatan itu, Agun menilai perkembangan UMKM di Ciamis menunjukkan tren yang sangat positif. Berbagai produk unggulan hasil kreativitas masyarakat, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga industri makanan dan minuman, terus bermunculan dan berpeluang besar menembus pasar yang lebih luas.

“Perkembangan UMKM di Kabupaten Ciamis sangat luar biasa. Banyak karya kreatif dan inovatif yang lahir dari masyarakat. Karena itu, karya-karya tersebut harus mendapatkan perlindungan hukum sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi penciptanya,” ujar Agun.

Ia menegaskan, perlindungan HKI menjadi kebutuhan mendesak di tengah persaingan usaha yang semakin terbuka lebar. Tanpa pendaftaran resmi, sebuah merek maupun karya inovatif berisiko tinggi dicatut oleh pihak lain, sehingga pencipta asli kehilangan hak eksklusifnya.

Pendaftaran HKI Semain Praktis

Menurut Agun, negara telah menyediakan mekanisme perlindungan resmi melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum. Oleh karena itu, ia bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat menggelar sosialisasi ini untuk mengedukasi masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat sudah bersusah payah menciptakan sebuah karya, tetapi tidak memiliki perlindungan hukum karena belum didaftarkan. Ini adalah hak yang harus diakui oleh negara,” katanya.

Agun menjelaskan, proses pendaftaran HKI kini semakin praktis karena sudah berbasis digital melalui aplikasi resmi Kementerian Hukum. Masyarakat cukup membuat akun, melengkapi berkas administrasi, lalu mengikuti proses verifikasi hingga sertifikat resmi terbit.

Selain itu, ia juga menyarankan pelaku UMKM untuk memanfaatkan keberadaan Sentra Kekayaan Intelektual Universitas Galuh. Lembaga ini siap memberikan pendampingan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan teknis.

“Kalau masih mengalami kendala, silakan datang ke Sentra Kekayaan Intelektual Universitas Galuh. Di sana ada pendampingan bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan digital,” tuturnya.

Sebagai Ketua Pembina Universitas Galuh, Agun turut mendorong sivitas akademika agar aktif mematenkan hasil penelitian, karya ilmiah, buku, hingga inovasi kampus. Bahkan, salah satu hasil riset di kampus tersebut saat ini sedang dalam proses pengajuan paten.

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan UMKM

Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem inovasi daerah. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan produk unggulan yang berdaya saing tinggi sekaligus aman secara hukum.

Tak hanya kampus, Agun juga melihat potensi besar kekayaan intelektual di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan agama. Berbagai inovasi, termasuk di bidang ekonomi syariah, layak memperoleh perlindungan agar dapat berkembang hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Kalau sudah terdaftar secara resmi, selain mendapat perlindungan hukum, peluang pengembangan usaha juga semakin besar. Produk dengan merek yang sama bisa dikembangkan ke berbagai daerah bahkan menembus pasar global,” ungkap Agun.

Menariknya, forum tersebut juga mengungkap bahwa pembinaan HKI menyasar hingga warga binaan pemasyarakatan. Petugas saat ini tengah memproses pengajuan hak cipta atas karya lagu yang lahir dari tangan warga binaan.

Melalui gerakan ini, Agun berharap semakin banyak pelaku UMKM di Ciamis yang melek HKI, sehingga setiap produk lokal tidak hanya terlindungi dari plagiarisme, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para kreatornya.

(Mia)

Bupati Garut dan PTP Tes Kebugaran

0
kebugaran bupati garut fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin bersama jajaran Pejabat Tinggi Pratama (PTP) melaksanakan kegiatan pengukuran kebugaran jasmani di Lapang Jogging Track, Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (10/7/2026).

Menurut Bupati, olahraga dan tes kebugaran bersama ini sangat penting di lakukan untuk menunjang kinerja pemerintahan.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Pos JPL 19 Tingkatkan Keselamatan Perlintasan

Dia menekankan bahwa kebugaran fisik berbanding lurus dengan kualitas pelayanan publik.

“Saya bersama para PTP Kabupaten Garut melaksanakan olahraga dan tes kebugaran. Intinya kita ingin menyakinkan berada di posisi yang optimal dan fit. Sehingga bisa melayani seluruh masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegas Bupati Garut.

Syakur menyebut, inisiatif ini tidak hanya di peruntukkan bagi para pejabat pemerintahan, namun juga kepada masyarakat.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Garut untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

“Jangan lupa untuk terus berolahraga,” pesannya.

(Bambang Fouristian)

Farhan: Akibat Kemarau Pasokan Pangan ke Kota Bandung Bisa Terganggu

0
Farhan pangan fokusjabar.id
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Muhammad Farhan wanti-wanti potensi terganggunya pasokan bahan pangan menjelang musim kemarau.

Kondisi tersebut di nilai perlu di antisipasi agar ketersediaan pangan dan stabilitas harga tetap terjaga.

BACA JUGA:

Berawal dari 450 Bata, Pertanian Organik Desa Cisadap Ciamis Kini Meluas Jadi 4 Hektare

Farhan mengatakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memiliki peran penting untuk memastikan distribusi bahan pangan ke Kota Bandung tetap berjalan lancar. Mengingat kota ini bergantung pada pasokan dari daerah lain.

“Menjelang kemarau saya sangat khawatir suplai bahan makanan ke Kota Bandung terganggu. Kita mau pastikan suplai yang tidak terganggu dan distribusi yang lancar,” kata Farhan, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, Kota Bandung bukan daerah penghasil pangan. Sehingga seluruh kebutuhan masyarakat bergantung pada pasokan dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Kita ini bukan produsen. Kita ini 100 persen konsumen. Sedikitnya 16 provinsi menjadi supplier kita,” katanya.

Farhan menjelaskan, pemerintah hanya dapat melakukan intervensi langsung melalui Bulog untuk menjamin ketersediaan bahan pangan pokok.

Sementara itu, distribusi kepada para pelaku usaha juga harus di pastikan berjalan baik agar pasokan di pasar tetap mencukupi.

“Pemerintah akan memastikan bahwa bahan pangan dasar tersedia. Yang kedua adalah memastikan para pelaku di pasar, baik itu dari penyuplai sampai pengecer mendapatkan barangnya dulu. Karena dengan suplai yang cukup, maka harga pun akan bisa sama-sama kita kendalikan,” jelasnya.

Farhan mengungkapkan, saat ini harga telur dan daging ayam cenderung menurun. Sehingga menguntungkan masyarakat. Namun, kondisi tersebut juga perlu di imbangi dengan menjaga keberlangsungan usaha para pemasok.

“Saat ini masyarakat lagi happy karena harga telur dan harga ayam lagi turun. Tapi pada saat bersamaan kita juga mesti memperhatikan para supplier. Kalau harganya turun terus, lama-lama supplier akan menghentikan suplainya. Nah, ini yang mengkhawatirkan,” ucapnya.

BACA JUGA:

Farhan Ungkap Kriminalitas Bandung Melonjak 20 Persen, Banyak Pelaku Masih Remaja

Terkait cadangan pangan, idealnya memiliki rotasi cadangan sekitar 250 ton beras setiap hari. Namun, penyimpanan beras dalam jumlah besar juga memiliki tantangan tersendiri.

“Minimal kita harus punya sekitar 250 ton beras per hari untuk di rotasikan. Kita memang tadinya kebayang punya stok, tapi penyimpanannya enggak mudah. Beras tidak boleh disimpan lama-lama nanti busuk,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

PLN ULP Pangandaran Batalkan Pemadaman Terencana

0
PLN ULP Pangandaran fokusjabar.id
Ilustrasi (foto: web)

‎PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Kabar baik untuk warga Pangandaran. PT PLN (Persero) ULP Pangandaran resmi membatalkan rencana pemadaman listrik terencana yang sebelumnya sudah di jadwalkan.

‎Pembatalan itu di sampaikan PLN ULP Pangandaran melalui surat Pemberitahuan Nomor 0305/STH.01.03/F02150500/2026 tertanggal 10 Juli 2026.

BACA JUGA:‎

Meski Fiskal Terbatas, Citra Pitriyami Naikkan Insentif Kader Posyandu Pangandaran

‎Manager ULP Pangandaran, Diki Gunawan menjelaskan, pembatalan di lakukan karena adanya pertimbangan operasional dan kondisi sistem kelistrikan. Tujuannya agar keandalan pasokan listrik kepada pelanggan tetap terjaga.

‎“Bersama ini kami sampaikan bahwa rencana pelaksanaan pemeliharaan jaringan listrik yang sebelumnya telah di jadwalkan di batalkan,” tulis PLN dalam surat pemberitahuan tersebut.

‎Dengan adanya pembatalan ini, dipastikan tidak akan ada penghentian sementara aliran listrik sesuai jadwal yang sebelumnya sudah diumumkan kepada pelanggan.

‎Sebelumnya, PLN ULP Pangandaran sempat mengeluarkan surat pemberitahuan pada 7 Juli 2026 dan surat perubahan durasi pada 8 Juli 2026 terkait pemeliharaan jaringan listrik terencana.

BACA JUGA:

Bupati Pangandaran Siap Tuntut Kompensasi Jika Tumpahan Batu Bara Tongkang Nautika 22 Rugikan Warga

‎PLN juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan loyalitas pelanggan, serta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin sempat timbul akibat pemberitahuan awal.

‎“Atas perhatian dan pengertiannya, kami ucapkan terima kasih,” tutup surat yang ditandatangani Manager ULP Pangandaran, Diki Gunawan.

(Sajidin)