TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Mahasiswa Institut Agama Islam Tasikmalaya (IAIT) menggelar IAIT Fest 2026 di lingkungan Kampus IAI Tasikmalaya, Jalan Noenoeng Tisnasaputra, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Februari 2026.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, membuka langsung IAIT Fest 2026 dengan pembacaan Bismillahirrahmanirrahim di hadapan ratusan tamu undangan. Festival ini menjadi ruang aktualisasi potensi, kreativitas, dan bakat mahasiswa serta pelajar, sekaligus sarana memperkenalkan Kampus IAIT kepada masyarakat luas.
Baca Juga: Cypher Cup 2026 Tuntas, Basket Pelajar Tasikmalaya Panen Prestasi
Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang menghadirkan kegiatan positif dan inspiratif di lingkungan kampus. Ia menilai IAIT Fest mampu menumbuhkan kreativitas, disiplin, semangat gotong royong, serta kerja sama antarmahasiswa.
“Ini kegiatan yang sangat positif. Mahasiswa bisa menggali potensi dan bakat, belajar berorganisasi, sekaligus mempererat silaturahmi,” ujarnya, Senin (2/2/2026).
Ia juga menekankan bahwa IAIT Fest menjadi media dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, penyebaran nilai-nilai keislaman tidak hanya berjalan melalui pengajian atau mimbar masjid, tetapi juga dapat dikemas secara kreatif melalui kegiatan kampus.
“Dakwah tidak harus selalu konvensional. Melalui IAIT Fest ini, mahasiswa diajak memperdalam ilmu keislaman dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia menambahkan, penguasaan ilmu agama memiliki peran penting sebagai penyeimbang pendidikan formal dalam membentuk karakter dan moral generasi muda.
“Prestasi akademik saja tidak cukup. Ilmu keagamaan menjadi pondasi untuk menjaga akhlak, etika, dan moral,” tegasnya.
Wadah Strategis Untuk Memotivasi Mahasiswa Agar Terus Berprestasi
Sementara itu, Rektor IAI Tasikmalaya, Dr. Ade Zaenul Mutaqin, menyebut IAIT Fest 2026 sebagai wadah strategis untuk memotivasi mahasiswa agar terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“IAIT Fest mendorong mahasiswa menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, unggul, berdaya saing, serta berakhlak mulia dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” kata Ade Zaenul Mutaqin.
Ia menjelaskan, tema “Revitalisasi Dakwah Kreatif sebagai Media Pembentukan Karakter Islam di Era Digital” menuntut mahasiswa untuk tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.
“Kami mendorong mahasiswa menyebarkan dakwah secara lebih kreatif dan relevan dengan zaman, namun tetap berlandaskan nilai Islam,” ujarnya.
Rektor berharap IAIT Fest 2026 dapat menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda agar mampu memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat.
Ketua Pelaksana IAIT Fest 2026, Hanifah, menyampaikan kegiatan ini melibatkan peserta dari kalangan pelajar SMA sederajat se-Priangan Timur serta mahasiswa. Ia mengaku antusiasme peserta sangat tinggi sejak hari pertama.
“Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat luar biasa. Ini menunjukkan semangat dakwah dan kreativitas generasi muda Islam terus tumbuh,” ungkap Hanifah.
IAIT Fest 2026 berisi berbagai kegiatan bernuansa religi dan edukatif. Yakni antara lain lomba pidato bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris, lomba MTQ, lomba nasyid, serta bazar UMKM lokal.
(Seda)