spot_img
Selasa 10 Februari 2026
spot_img

Tergerus Zaman, Pedagang Mainan Keliling di Ciamis Bertahan Demi Keluarga

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejak belasan tahun lalu, Yayat (50), warga Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, menggantungkan hidup keluarganya dari berjualan mainan anak-anak secara berkeliling di kawasan Pasar Manis Ciamis, Jawa Barat. Dari hasil dagangan sederhana itu, ia menafkahi seorang istri dan satu anak.

Setiap hari, Yayat memulai aktivitasnya sejak pagi buta hingga sore hari. Ia menyusuri area pasar sambil menawarkan beragam mainan, mulai dari harga terjangkau hingga puluhan ribu rupiah, dengan harapan bisa membawa pulang penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Gorong-gorong Tersumbat, Rumah Warga di Ciamis Terendam

Namun, kondisi perekonomian yang berubah membuat perjuangannya kian berat. Yayat mengaku situasi saat ini jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Keadaan ekonomi sekarang sangat berbeda dengan dulu,” ujar Yayat, Senin (2/1/2026).

Ia menyebutkan, pendapatan dari berjualan mainan anak-anak terus menurun dari tahun ke tahun. Jika sebelumnya ia mampu mengantongi Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per hari, kini angka tersebut sulit dicapai.

Perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor utama. Kehadiran gawai di tangan anak-anak perlahan menggeser minat terhadap mainan tradisional yang selama ini ia jual.

“Sekarang penjualan sangat sepi. Bisa dapat Rp50 ribu saja sudah sangat bersyukur,” tuturnya.

Meski penghasilannya terus menyusut, Yayat memilih tetap bertahan. Ia tidak memiliki pilihan usaha lain selain berjualan mainan yang telah ia tekuni selama bertahun-tahun.

“Daripada tidak punya penghasilan sama sekali, berjualan mainan ini tetap saya jalani,” pungkasnya.


(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru