spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pesona 0 Kilometer Bagolo Pangandaran, Surga Tersembunyi di Atas Tebing Nanggerang

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kabupaten Pangandaran menyimpan destinasi wisata tersembunyi yang belum banyak diketahui publik. Namanya 0 Kilometer Bagolo, sebuah kawasan elok di atas Tebing Nanggerang, Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang.

Lokasi ini memanjakan pengunjung dengan sajian panorama laut lepas serta hamparan perbukitan hijau. Ketinggian tebing menghadirkan sudut pandang menakjubkan bagi para pelancong.

Baca Juga: Diburu Pembeli hingga Jawa Tengah, Tembakau Tarisi Pangandaran Tembus Rp28.000 per Kg

Pengunjung bisa menyaksikan luasnya lautan di satu sisi. Sementara di sisi lain, kebun dan bukit hijau menyejukkan pandangan mata.

Suasana tenang menjadikan tempat ini pas bagi wisatawan yang ingin menghindari keramaian objek wisata populer.

Seorang warga Cibuluh, Ica, membagikan kekagumannya terhadap keindahan 0 Kilometer Bagolo.

“Pemandangannya bagus banget. Sebelah kanan bisa lihat hamparan laut yang luas, sebelah kiri kita bisa lihat hamparan kebun dan perbukitan dari atas tebing yang tinggi,” ujar Ica, Minggu (11/10/2026).

Ica menilai kawasan ini sangat cocok sebagai tempat berkumpul bersama keluarga atau teman. Pengunjung kerap memanfaatkan area ini untuk makan bersama (botram) di alam terbuka.

Sediakan Area Camping Kapasitas Ratusan Tenda

Kawasan perbukitan ini tidak hanya menawarkan pemandangan indah. Pengelola juga menyediakan fasilitas camping ground bagi wisatawan yang ingin bermalam di alam bebas.

Wisatawan bisa membawa tenda sendiri atau menyewa perlengkapan berkemah melalui kerja sama pengelola dengan pemilik alat.

Pengelola 0 Kilometer Bagolo, Entis Sutrisno, menyebutkan bahwa area perkemahan ini sering menjadi lokasi kegiatan komunitas maupun para pembuat konten. Bahkan, kawasan tersebut pernah menampung sekitar 120 tenda sekaligus.

Entis mengisahkan awal mula perintisan destinasi ini sejak tahun 2023. Warga bersama lembaga dan pemerintah desa merancang gagasan tersebut hingga meresmikannya sebagai program desa wisata pada 2024.

“Perencanaan dengan warga, kemudian musyawarah dengan lembaga desa, pemerintah desa, akhirnya ini menjadi program desa wisata,” ujar Entis.

Nama 0 Kilometer Bagolo merefleksikan posisi wilayah yang berada di ujung timur desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Istilah ini merupakan konsep pengembangan pariwisata, bukan titik nol geografis resmi Kabupaten Pangandaran.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru