MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Berawal dari hobi mengoleksi bunga, Mamay Rosmayati kini mengelola destinasi wisata yang ramai pengunjung. Ia menyulap kebun pribadinya di Blok Sukamanah, Desa Argalingga, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, menjadi Wisata Bukit Hortensia.
Mamay menceritakan awal mula penataan kebun ini khusus untuk area camping keluarga. Ia ingin menikmati keindahan hamparan bunga di tengah sejuknya udara pegunungan.
Baca Juga: Demi Foto di Gerbang Mirip Rumah Jokowi, Kakak Beradik dari Cirebon Datang ke Majalengka
“Pengin kalau camping tuh seru, pagi-pagi gitu bangun tidur tuh banyak bunga,” ujar Mamay kepada FokusJabar, Minggu (11/10/2026).
Niat menanam bunga makin kuat usai melihat bunga peacock saat berkunjung ke Kota Bandung. Ia lantas menanam jenis bunga tersebut di kebunnya demi mempercantik suasana perkemahan.
Mamay semula tidak berencana membuka kebunnya untuk publik. Rekan penanam bunganya yang mengusulkan gagasan tempat wisata tersebut.
Kendati sempat ragu akibat akses jalan yang sulit, Mamay akhirnya memberanikan diri membuka objek wisata baru ini.
Keberanian Mamay membuahkan hasil manis. Meski baru buka selama dua pekan, arus kedatangan wisatawan terus melonjak saban hari.
“Pas hari ketiga ada palingan 70 orang gitu ya. Kesininya 150, kesininya jadi tambah banyak,” katanya.
Pantauan FokusJabar pada Minggu (11/10/2026) siang menunjukkan angka kunjungan hari itu sudah menembus lebih dari 250 orang.
Sensasi Petik Stroberi Berlatar Gunung Ciremai
Wisata Bukit Hortensia menyajikan keindahan aneka bunga dengan latar megah Gunung Ciremai. Para pengunjung juga bisa menikmati aktivitas memetik buah stroberi serta tomat segar secara langsung.
Pengelola mematok harga tiket masuk yang sangat ramah kantong, yakni Rp10.000 per orang.
Mamay mencatat ada sekitar lima jenis bunga menghiasi kebunnya saat ini. Ia berencana menambah varietas tanaman baru agar tampilan kebun selalu memesona setiap musim.
Kendati terus memoles area wisata, Mamay enggan memasang banyak ornamen buatan. Ia memilih mempertahankan keasrian alam yang menjadi nilai jual utama tempatnya.
“Enggak bikin taman yang buatan, kayaknya yang alami-alami aja,” ungkapnya.
Lewat imajinasi dan ketekunannya, Mamay kini menghadirkan opsi wisata segar bagi warga yang mendambakan keasrian bunga di kawasan Argalingga.
(Jilly Ortega)



