CIAMIS, FOKUSJabar.id: Sebanyak 41 jemaah umrah Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Ciamis akan di dampingi pembimbing ibadah yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, KH. Fadlil Yani Ainusyamsi (Ang Icep) selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Ang Icep menjadi salah satu pendamping dalam program umrah bersama Korpri Kabupaten Ciamis yang di jadwalkan berangkat Kamis (8/10/2026).
BACA JUGA:
Program Umrah Korpri Ciamis 2026 Berlanjut, 41 Jemaah Berangkat
Sebelum keberangkatan, ia memberikan pesan kepada para jemaah agar tetap tenang dan tidak larut dalam kekhawatiran selama perjalanan.
Pesan tersebut di sampaikan Ang Icep usai acara pelepasan jemaah di Masjid Al-Karomah, Kompleks Islamic Center Ciamis, Rabu (7/10/2026).
Menurut Ang Icep, situasi dan kondisi perjalanan umrah tahun ini bisa saja berbeda di bandingkan tahun sebelumnya. Namun, kondisi tersebut tidak perlu menjadi beban bagi para jemaah.
“Insyaallah, walaupun situasi dan kondisi perjalanan mungkin berbeda, kita tinggal pasrah dan berdoa sepenuhnya kepada Allah SWT,” ujar Ang Icep.
Ia mengatakan, berbagai kekhawatiran mengenai kondisi perjalanan merupakan hal yang wajar. Namun, jemaah di minta tetap yakin dan menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya.
“Allah akan senantiasa melindungi orang-orang yang sedang menjalankan ibadah,” katanya.
Dia juga mengingatkan jemaah agar mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun mental.
Menurutnya, perjalanan umrah membutuhkan kesiapan dan kesabaran karena para jemaah akan menjalani rangkaian ibadah di tengah kondisi lingkungan yang berbeda dengan kehidupan sehari-hari.
Ia berharap, para jemaah dapat menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan dan memanfaatkan kesempatan berada di Tanah Suci untuk memperbanyak doa serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ang Icep menilai, program umrah bersama Korpri Kabupaten Ciamis memiliki makna lebih dari sekadar perjalanan ibadah.
Menurutnya, pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci di harapkan dapat memberikan motivasi dan semangat baru kepada anggota Korpri dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
BACA JUGA:
Harga Sayuran Naik di Pasar Galuh Kawali Ciamis, Bunga Kol Tembus Rp25.000 per Kilogram
“Alhamdulillah, dari waktu ke waktu semakin memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh anggota Korpri dalam menjalankan pekerjaan, insyaallah,” tuturnya.
Ia berharap, nilai-nilai yang di peroleh selama menjalankan ibadah dapat di terapkan ketika para jemaah kembali menjalankan aktivitas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, perjalanan umrah tidak berhenti pada pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kehidupan dan pengabdian para jemaah setelah kembali ke Ciamis.
Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Wawan Ruhyat mewakili Bupati Herdiat Sunarya berpesan, para jemaah agar menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci.
“Dari pemerintah, kami hanya bisa mendoakan. Mudah-mudahan perjalanan mereka di mudahkan dan di lancarkan serta ibadahnya menjadi ibadah yang mabrur,” kata Wawan.
Ia mengingatkan jemaah agar tetap menjaga kesehatan fisik dalam berbagai kondisi selama perjalanan.
“Mudah-mudahan mereka kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat walafiat dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah melaksanakan ibadah umrah,” ujarnya.
Program umrah bersama Korpri Kabupaten Ciamis tahun 2026 di jadwalkan berlangsung selama 11 hari. Mulai 8 hingga 17 Oktober 2026.
Para jemaah akan menjalani rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah sebelum kembali ke Kabupaten Ciamis.
(Mia)



