JAKARTA, FOKUSJabar.id: Tokoh senior Partai Golongan Karya (Golkar), Azis Samual menyampaikan dua hal krusial mengenai dukungan penuh terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hingga Pemilu 2029 dan menindak tegas terhadapkader/pengurus partai yang terseret kasus korupsi.
Dia mendorong DPP Partai Golkar untuk menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) sebagai forum resmi pengambilan keputusan partai.
BACA JUGA:
Donny Oskaria: Manajer KDKMP bukan Pegawai Tetap BUMN
“Dinamika politik hari ini membutuhkan keberlanjutan kepemimpinan (sustainable authority) demi menjaga stabilitas nasional,” kata Azis di kutip jpnn.com, Rabu (23/9/2026).
Menurut Dia, kepastian politik jangka panjang sangat krusial untuk memberikan sentimen positif bagi pasar dan menjaga kepercayaan publik serta investor terhadap arah kebijakan pemerintah.
Soal isu integritas partai, Azis Samual mendesak DPP Partai Golkar untuk melakukan pembersihan secara masif di seluruh tingkatan organisasi.
Hal ini merespons masih adanya pengurus dan kader Golkar yang terjerat kasus korupsi. Termasuk kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang belakangan ini kembali melibatkan Partai berlambang Pohon Beringin.
“Perlu langkah-langkah tegas yang mendesak untuk segera memberhentikan atau memecat dari kepengurusan seluruh kader atau pengurus di semua tingkatan yang terbukti terlibat kasus korupsi atau terkena OTT KPK,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Mendiktisaintek Ungkap Persiapan Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi
Demikian juga untuk membersihkan kepengurusan partai dari kader yang berstatus sebagai mantan narapidana kasus korupsi. Hal ini untuk memastikan bahwa Partai Golkar tidak di nilai oleh masyarakat luas sebagai bunker atau “tempat perlindungan” bagi para pelaku kejahatan korupsi.
Menurutnya, langkah tegas pembersihan internal dari kader bermasalah hukum merupakan komitmen nyata dalam mendukung penuh visi Presiden Prabowo Subianto.
“Dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak cukup hanya di sampaikan melalui jargon atau forum politik. Namun harus di buktikan dengan tindakan konkret menjaga integritas partai pendukung agar senafas dengan semangat pemberantasan korupsi yang di gaungkan Kepala negara,” kata Azis.
Pembersihan institusi partai dari pengurus yang terseret kasus korupsi maupun mantan narapidana menjadi syarat mutlak untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, kuat dan berwibawa/
BACA JUGA:
Bos BGN Sebut Program MBG Masih Hadapi Persoalan
Dengan menjaga integritas partai dari praktek korupsi, Partai Golkar dapat menjadi pilar konsolidasi politik yang solid dan terpercaya dalam mengawal setiap program strategis Presiden Prabowo untuk kesejahteraan rakyat.
Azis juga menegaskan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap para menteri di Kabinet Merah Putih yang terbukti melakukan tindakan pidana korupsi.
Sikap tegas ini di nilai sejalan dengan cita-cita menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih (clean governance), demi terwujudnya stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat.
“Dukungan tanpa ragu kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil tindakan paling tegas terhadap menteri maupun pejabat kabinet yang terlibat kasus korupsi,” ujar Azis.
Menurutnya, kepercayaan rakyat dan stabilitas pemerintahan harus berada di atas kepentingan politik manapun. Sehingga penegakkan hukum yang konsisten dan tanpa pandang bulu di jajaran kabinet menjadi harga mati yang tidak bisa di tawar.
Dia mengatakan, langkah berani Presiden dalam menindak tegas para pembantunya yang melenceng akan semakin memperkuat legitimasi serta kewibawaan pemerintahan di mata publik dan dunia internasional.
BACA JUGA:
Krisis Beras Premium di Ritel Modern, Stok Bulog 4,6 Juta Ton
“Dengan Kabinet Merah Putih yang bersih dari praktik korupsi, roda pemerintahan dapat bergerak efektif, fokus mewujudkan program strategis nasional serta memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar berdampak bagi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” tutup Azis.
(Bambang Fouristian)



