spot_imgspot_img
Minggu 2 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

DPD PERBASI Jabar Gelar Rapim Perdana di Tasikmalaya, Satukan Langkah Wujudkan Basket Jabar Berprestasi

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Jawa Barat mengawali masa kepengurusan 2026–2030 dengan menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) di Hotel Horison Kota Tasikmalaya, Sabtu-Minggu, 1–2 Agustus 2026.

Agenda tersebut merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan strategis pembinaan bola basket di Jawa Barat selama lima tahun ke depan.

Baca Juga: Ribuan Orang Bernama Asep Tumpah Ruah di Tasikmalaya, Paguyuban Asep Dunia Rayakan Milangkala ke-16

Rapim diikuti jajaran Dewan Pengurus DPD PERBASI Jawa Barat, para Ketua Wilayah 1 hingga 5, serta para ketua bidang dan perwakilan pengurus.

Sebanyak 22 peserta hadir dalam forum tersebut. Mereka membahas berbagai agenda strategis yang akan menjadi pijakan organisasi dalam menjalankan roda kepengurusan.

“Rapim merupakan tindak lanjut setelah terbitnya Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PERBASI Nomor 008 Tahun 2026 tentang pengukuhan kepengurusan DPD PERBASI Jawa Barat,” kata Ketua Pelaksana, Dudi Pamungkas, Sabtu (1/8/2026).

Dengan legalitas tersebut, terang Dudi yang juga merupakan Sekretaris Umum DPD PERBASI Jawa Barat, kepengurusan memiliki kewenangan penuh untuk menjalankan program organisasi secara terarah dan terukur.

Wadah Untuk Menyatukan Visi

Menurutnya, Rapim tidak sekadar menjadi forum silaturahmi antarpengurus, tetapi juga menjadi wadah menyatukan visi dan membangun kesamaan pandangan. Serta memperkuat kesiapan manajerial seluruh jajaran dalam mengelola organisasi selama masa bakti 2026–2030.

“Melalui Rapim ini harapannya seluruh pengurus memiliki landasan operasional yang sama. Sehingga mampu menjalankan program organisasi secara efektif dan terintegrasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Dudi mengemukakan, Rapim mengusung tema “Stronger Together: Bersatu Dalam Visi, Bersinergi Dalam Aksi, Berprestasi Untuk Jawa Barat.”

Tema tersebut mencerminkan semangat membangun kolaborasi antarpengurus demi meningkatkan prestasi bola basket Jawa Barat di tingkat nasional.

Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan. Di antaranya penyelarasan visi dan misi organisasi, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Kemudian juga penetapan program prioritas pembinaan atlet, pengembangan lisensi pelatih dan wasit, hingga penyelenggaraan kompetisi secara berjenjang.

Selain itu, Rapim juga membahas pembagian tugas dan fungsi setiap bidang. TUjuannya agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif tanpa tumpang tindih kewenangan.

Pada aspek pembinaan, forum turut merancang kalender kejuaraan resmi di Jawa Barat. Termasuk persiapan Kejuaraan Daerah (Kejurda), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).

Penguatan koordinasi dengan Pengurus Cabang dan Pengurus Kota PERBASI se-Jawa Barat juga menjadi perhatian guna menciptakan sistem pembinaan yang lebih terintegrasi.

Selama dua hari pelaksanaan, Rapim dibagi ke dalam sejumlah sidang pleno. Hari pertama diawali pembukaan resmi oleh Ketua Umum DPD PERBASI Jawa Barat. Selanjutnya Sidang Pleno I mengenai arah kebijakan organisasi dan strategi kepengurusan periode 2026–2030.

Malam harinya, peserta dibagi ke dalam empat komisi yang membahas bidang hukum dan organisasi, kepelatihan serta perwasitan. Kemudian membahas anggaran dan sport industry, hingga kemitraan serta pengembangan teknologi informasi dan basis data organisasi.

Program Kerja Organisasi

Pada hari kedua, hasil pembahasan masing-masing komisi dipresentasikan dalam Sidang Pleno III untuk diselaraskan dan disahkan menjadi program kerja organisasi.

Rapim kemudian berakhir dengan penandatanganan rekomendasi sebagai pedoman pelaksanaan program DPD PERBASI Jawa Barat hingga tahun 2030.

Melalui Rapim perdana ini, DPD PERBASI Jawa Barat berharap terbangun organisasi yang semakin solid dan profesional. Terlebih adaptif dalam menjawab tantangan pembinaan olahraga bola basket.

Sinergi antarbidang, dukungan pemerintah daerah, serta kolaborasi dengan berbagai mitra harapannya menjadi fondasi untuk melahirkan atlet-atlet basket Jawa Barat yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.


(Farhan K)

spot_img

Berita Terbaru