BOGOR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menuntaskan tahap finalisasi penyelarasan materi Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Langkah ini memperkuat kebijakan anggaran agar terus menopang program pembangunan daerah.
Bupati Bogor Rudy Susmanto memacu seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar menggenjot kinerja. Sisa waktu pelaksanaan anggaran 2026 kini semakin terbatas.
Baca Juga: Pemkab Bekasi Hentikan Aktivitas Pembakaran Sampah di Pasirtanjung
Rudy memimpin langsung rapat finalisasi tersebut di Ruang Soekarno-Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Senin (28/9/2026).
Rudy menegaskan bahwa perubahan APBD bukan sekadar formalitas penyesuaian angka semata. OPD harus mengarahkan seluruh alokasi dana demi memenuhi kebutuhan prioritas warga.
“Yang wajib kita tuntaskan, kita tuntaskan. Yang sudah berjalan dan terlaksana kita evaluasi. Jangan sampai ada program yang tidak memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegas Rudy.
Rudy meminta setiap instansi menjaga fokus menuntaskan sisa pekerjaan. Seluruh program wajib daerah harus berjalan lancar tanpa penundaan.
Selain itu, OPD wajib mengukur efektivitas program yang telah berjalan. Evaluasi berkala mencegah pemborosan anggaran pada kegiatan yang kurang penting.
“2026 akan segera berakhir. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus fokus, bergerak cepat, dan memastikan setiap rencana dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Dorong Pemerataan Pembangunan di 40 Kecamatan
Rudy mengingatkan agar pelaksanaan pembangunan menjangkau seluruh kawasan Kabupaten Bogor. Asas pemerataan menjadi kunci agar warga menikmati hasil pembangunan secara adil.
Kabupaten Bogor mengayomi wilayah luas yang terbagi dalam 40 kecamatan. Pemkab Bogor wajib mengalirkan dana pembangunan secara merata ke seluruh pelosok.
“Pembangunan harus hadir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Kita jaga keuangan daerah tetap sehat, pengelolaannya tepat sasaran, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tukasnya.
Rudy menaruh perhatian besar pada kesehatan kas daerah. Pengelolaan APBD wajib berlangsung tepat sasaran serta memberi dampak nyata bagi publik.
Ia meminta pimpinan OPD menjaga arah dan sasaran program kerja. Percepatan proyek akhir tahun harus tetap mengutamakan kualitas hasil kerja.
Finalisasi Perubahan APBD 2026 menjadi pijakan penting Pemkab Bogor mengawal sisa tahun anggaran. Langkah ini memastikan seluruh program pemda memberi manfaat optimal bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
(Jingga Sonjaya)



