spot_imgspot_img
Sabtu 20 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BPS Gandeng Kepala Daerah se-Priangan Timur Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Badan Pusat Statistik (BPS) RI menggandeng seluruh kepala daerah se-Priangan Timur untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Kolaborasi strategis ini kukuh berdiri pasca-acara peluncuran (launching) resmi di Aula Utama Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Komplek Balekota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun, Sabtu (20/6/2026).

Agenda krusial penentu arah kebijakan ekonomi sepuluh tahun ke depan tersebut menghadirkan langsung Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Anggota DPR RI Ferdiansyah, serta jajaran Bupati dan Wali Kota dari seantero Priangan Timur.

Baca Juga: Keajaiban Medis RSUD KHZ Musthafa: Tim “Code Stroke” Selamatkan Nyawa dalam 4,5 Jam

Dalam suasana khidmat, para pemimpin daerah ini menyepakati komitmen bersama. Mereka siap mengawal kelancaran proses pencacahan lapangan demi menyuplai basis data yang valid, presisi, dan akurat bagi fondasi pembangunan nasional.

“Sensus Ekonomi 2026 memegang peranan yang sangat krusial dalam merancang peta jalan dan kebijakan pembangunan satu dekade mendatang. BPS menggelar hajat besar ini hanya sekali dalam sepuluh tahun, sehingga akurasi data di lapangan menjadi harga mati,” tegas Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, Sabtu (20/6/2026).

Amalia menaruh harapan besar agar para kepala daerah di klaster Priangan Timur aktif mendorong kelancaran operasional para petugas. Namun, ia juga melayangkan pesan bahwa kesuksesan pemetaan denyut nadi ekonomi Indonesia ini tidak melulu bertumpu pada birokrat, melainkan membutuhkan sokongan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.

Sosialisasi Rumus TIR: Gerakan Terima Petugas, Isi Benar, dan Jaminan Rahasia Data

Sebagai bukti nyata dukungan politik dan administratif, para kepala daerah se-Priangan Timur serentak menerbitkan surat edaran resmi. Langkah ini bertujuan menginstruksikan warga serta pelaku usaha di wilayah masing-masing agar menyambut baik agenda nasional ini.

Amalia juga menitipkan dua mandat utama bagi seluruh jajaran petugas sensus di lapangan. Yakni pastikan tidak ada satu pun pelaku usaha yang terlewat (zero omission) dan kumpulkan data sewajar kondisi riil.

“Saya menginstruksikan seluruh koordinator wilayah, kepala BPS Provinsi, hingga tingkat kabupaten/kota untuk mengawal ketat proses pendataan ini. Kita harus menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 lewat rumus TIR: Terima petugas sensus dengan baik, Isi data secara benar, dan kami menjamin Rahasia data Anda terjaga seutuhnya,” jelas Amalia.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk menyokong gerakan pencanangan ini. Menurut Viman, kualitas potret ekonomi tahun ini akan menentukan kemakmuran dan pertumbuhan Kota Tasikmalaya hingga tahun 2036.

“Masyarakat harus menyadari bahwa potret data yang mereka berikan akan menjadi cermin kebijakan pemerintah daerah dalam menyejahterakan warga satu dekade ke depan. Oleh karena itu, saya meminta seluruh elemen masyarakat Kota Tasikmalaya memberikan jawaban sejujur-jujurnya kepada petugas,” ungkap Viman.

Viman optimistis bahwa keterbukaan informasi dari para pelaku usaha akan menghasilkan basis data yang solid dan dapat dipertanggungjawabkan. Akurasi data tersebut nantinya menjadi kompas utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program kerja pasca-pemilu demi mengatrol daya saing ekonomi lokal.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru