TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, resmi membuka perhelatan bergengsi Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bola Voli Antar Club Piala Ketua Umum PBVSI. Acara seremonial pembukaan tersebut berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan atlet serta pencinta olahraga yang memadati tribun GOR Sukapura Dadaha, Komplek Olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya, Sabtu (20/6/2026) sore.
Sebanyak 10 tim terbaik se-Kota Tasikmalaya langsung turun gelanggang untuk beradu taktik. Komposisi peserta terdiri atas 5 tim putra dan 5 tim putri yang mewakili rupa-rupa klub voli lokal. Selama dua hari ke depan, para pevoli ini akan menguras keringat dan menguji mental demi merebut takhta juara tertinggi dalam kompetisi penuh gengsi tersebut.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, melayangkan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Tasikmalaya. Menurutnya, kepengurusan saat ini sangat aktif memupuk bakat-bakat muda melalui kompetisi yang berkesinambungan.
“Kami melihat olahraga bola voli di Kota Tasikmalaya kembali bergairah dan menjadi idola baru kaum muda. Buah dari pembinaan yang konsisten ini mengantarkan tim voli kita mencetak sejarah baru. Yakni lolos ke putaran final Porprov Jabar XV pada November 2026 mendatang,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Dicky menilai Kejurkot 2026 sebagai instrumen krusial untuk menjaring bibit atlet potensial. Ia berharap jebolan turnamen ini mampu mengharumkan nama Kota Tasikmalaya, baik di level Jawa Barat, nasional, hingga panggung internasional.
Siasati Keterbatasan Fiskal Daerah, PBVSI Fokus Pantau Progres Latihan Klub
Keberhasilan menembus Porprov Jabar XV menjadi catatan emas tersendiri bagi dunia olahraga lokal. Sejak Kota Tasikmalaya berdiri 24 tahun silam, baru kali ini tim voli daerah mampu menembus ketatnya persaingan kualifikasi pekan olahraga provinsi tersebut.
Kendati berkomitmen mendukung penuh pembinaan olahraga, Ia menyampaikan permohonan maaf terbuka mengenai keterbatasan stimulus anggaran dari pemerintah daerah akibat kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami kontraksi berat.
“Kondisi keuangan daerah saat ini memang kurang menguntungkan bagi kita semua. Namun, keterbatasan sirkulasi anggaran ini tidak boleh menyurutkan, apalagi memadamkan api semangat pembinaan olahraga anak-anak muda,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum PBVSI Kota Tasikmalaya, H. Oman Rohman, menegaskan bahwa Kejurkot ini memegang fungsi sebagai cermin evaluasi berkala bagi klub-klub voli lokal. Pengurus ingin memantau sejauh mana efektivitas pola latihan yang berjalan di internal masing-masing perkumpulan.
“Kejurkot ini tidak sekadar memicu nafsu berburu gelar juara. Target utama kami adalah meninjau progres teknik, ketahanan fisik, dan mental bertanding para pemain muda. Data kompetisi ini akan menjadi bahan acuan tim pemandu bakat untuk memperkuat skuad utama Kota Tasikmalaya,” jelas Oman Rohman.
Oman memastikan turnamen kilat ini berlangsung selama dua hari penuh, dari 20 hingga 21 Juni 2026. Sejak peluit laga pembuka berbunyi, atmosfer pertandingan langsung menyajikan tensi tinggi. Jual beli smash keras, rapatnya dinding block, hingga penyelamatan bola secara dramatis sukses mengocok emosi penonton yang memadati GOR Sukapura.
(Seda)



