spot_imgspot_img
Rabu 10 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ketum Gatra: Program MBG Jangan jadi Bansos Gaya Baru

GARUT, FOKUSJabar.id: Ketua Umum Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra), Holil Aksan Umarzen mengatakan, Dia merupakan salah satu yang mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Dia, program MBG gagasannya sangat bagus. Anak-anak sekolah mendapat asupan gizi yang lebih baik, stunting di tekan dan masa depan generasi bangsa di persiapkan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Instruksikan Kepala Desa Proaktif Atasi Stunting

Tetapi, dengan anggaran yang begitu besar, program MBG jangan hanya menjadi program bagi-bagi makanan. Namun harus ada dampak nyata bagi ekonomi rakyat.

“Petani, peternak, nelayan, koperasi, warung dan UMKM lokal seharusnya ikut tumbuh dan menikmati perputaran ekonomi dari program MBG,” kata Ketum PM Gatra, Rabu (10/6/2026).

Holil menyebut, saat ini yang berkembang justru sistem yang tertutup dan manfaat ekonomi hanya berputar di kalangan tertentu. Sehingga publik mulai bertanya, siapa yang sebenarnya paling di untungkan dalam program strategis presiden Prabowo Subianto?

“Anak-anak harus kenyang, tetapi tata kelola juga harus bersih. Jangan sampai program yang mulia ini tercoreng oleh praktik-praktik yang tidak transparan dan hanya menguntungkan segelintir pihak,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Indonesia Emas 2045 tidak Akan Tercapai Tanpa Penataan Daerah

Oleh karena itu, MBG harus menjadi program pemberdayaan rakyat, bukan sekadar proyek anggaran seperti Bantuan Sosial (Bansos). Transparansi, pengawasan dan keberpihakan kepada ekonomi lokal adalah kunci agar cita-cita besar presiden Prabowo benar-benar sampai kepada masyarakat.

Anak-anak kenyang, ekonomi rakyat hidup dan ruang bagi praktik mafia ditutup rapat. Itulah MBG yang sesungguhnya.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru