spot_imgspot_img
Minggu 12 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sekolah Rakyat di Kota Bandung Terkendala Lahan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung hingga kini masih belum memiliki lahan yang memenuhi syarat untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Yang merupakan program pendidikan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa mengatakan, pencarian lahan masih terus di lakukan. Meski tiga lokasi sebelumnya telah di identifikasi namun belum memenuhi kriteria luas minimal 5 hektare.

“Ini kan amanah dari pusat. Kita masih mencari lokasi karena memang ada standar dari Kementerian PU. Kemarin ada, tapi kurang dari 5 hektare,”kata Yorisa Minggu (12/4/2026).

Baca Juga: Dekopinwil Gelar Rapim dan Rakerwil Jabar, Ini yang Dibahas  

Yorisa menegaskan, bahwa Pemkot Bandung terus berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah. Seperti BKAD dan Dinas Cipta Bina Konstruksi untuk mendapatkan lahan yang sesuai.

Pemkot Bandung menargetkan pada 2027 lahan sudah bisa di usulkan ke pemerintah pusat untuk kemudian di bangun. Sehingga Sekolah Rakyat dapat mulai beroperasi pada awal 2028.

Yorisa mengungkapkan, bahwa Kota Bandung saat ini telah menjalankan Sekolah Rakyat dalam bentuk rintisan di tiga lokasi. Antara lain Balai Tenaga Kerja, Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekkesos), dan Wyata Guna.

Baca Juga: Inilah Tujuan Dishub Kota Bandung Tambah PJU di Taman Lantas

“Saat ini sudah ada tiga lokasi rintisan yang belum permanen, dengan jumlah siswa sekitar 250 orang,”ujarnya.

Untuk pengembangan ke depan, Pemkot Bandung mengusulkan wilayah Bandung Timur seperti Ujungberung dan Cibiru sebagai calon lokasi pembangunan.

“Tidak apa-apa di luar kota Bandung yang penting asetnya milik pemkot Bandung,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru