CIAMIS, FOKUSJabar.id: Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) berhasil mengembangbiakan Sapi Pasundan selama kurang lebih enam tahun dari 7 ekor betina dan 3 ekor jantan menjadi 34 ekor di Mini Ranch, Nusa Sirem, Cibeureum Sukamantri.
Kepala Disnakkan Ciamis, Anton Wahyu Radityananto mengatakan, Sapi Pasundan yang berada di Mini Ranch merupakan Sapi yang sedang di kembangbiakan.
BACA JUGA:
Bupati Ciamis Apresiasi Sinergi TNI-Masyarakat dalam Penuntasan Program TMMD
“Ke depannya, jika Sapi Pasundan ini sudah baik populasinya akan melibatkan masyarakat untuk di perjualbelikan,” Kata Anton.
Dia mengaku, sampai saat ini Sapi Pasundan tidak bisa di perjualbelikan. Namun bagi yang ingin membeli harus memakai SK Bupati.
“Saat Ini tidak di perjualbelikan. Jika ada yang berminat untuk bibit, tentunya harus dengan SK Bupati. Jika populasinya sudah banyak baru kita akan melakukan kerja sama dengan masyarakat,” katanya.
Anton menjelaskan, Sapi Pasundan memiliki perbedaan dengan sapi lokal lainnya. Sapi ini memiliki ukuran yang kecil.
“Kurus bukan karena kekurangan gizi atau tidak terawat, tetapi itu sengaja untuk perkembangbiakan. Karena jika terlalu besar tidak menjadi maksimal,” ungkapnya.
“Sapi Pasundan sebelumnya banyak di temukan di daerah Rancah dan Tambaksari. Dan untuk bobot maksimal mencapai 450 kilogram,” tambah Anton.
Sampai saat ini perkembangbiakan Sapi Pasundan di Mini Ranch Sukamantri tergolong berhasil.
BACA JUGA:
Bupati Ciamis Ajak Desa Gunakan Tanah Bengkok Jadi Lahan Percontohan Padi Organik
“Alhamdulillah, sekarang sudah ada 34 ekor, dan juga sudah diambil 5 ekor untuk penelitian di Bogor dan perkembangbiakan di BBI,” ujarnya.
“Untuk kapasitas kandang di Mini Ranch ini hanya muat 40 ekor, dan bagi halamannya untuk 50 ekor,” pungkasnya.
(Mia)



