spot_imgspot_img
Rabu 8 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ketua DPRD Pangandaran Soroti Aset Publik belum Terinventarisasi

PANGANDARAN,FOKUSabar.id: Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menyoroti masih banyaknya aset yang belum terinventarisasi dengan baik. 

‎Hal ini karena ia menemukan indikasi sejumlah aset publik yang justru tercatat atau di kuasai sebagai aset korporasi.

‎”Saya menemukan jalan bukan aset publik tapi aset perusahaan,” ujar Asep, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Kemenhaj Jamin Keselamatan Calon Haji Asal Pangandaran

‎Asep mengatakan, temuan ini terjadi di wilayah Pananjungsari. Di lokasi tersebut terdapat patok aset milik Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) yang saat ini sudah menjadi akses jalan publik.

‎”Saya menemukan patok di pinggir laut, setelah jalan itu ada patok PJKA. Artinya, ini harus di sesuaikan, karena lokasi itu sudah menjadi akses publik. Patoknya seharusnya di pindahkan ke sebelah jalan, bukan malah jalan itu masuk dalam batas aset mereka,” katanya.

‎Asep menegaskan, akses-akses publik semestinya tetap menjadi milik publik dan tidak boleh masuk dalam klaim aset pihak lain. 

‎Temuan ini, menurutnya menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan aset daerah.

‎Untuk itu, pemerintah daerah perlu segera memperkuat pengelolaan aset, khususnya lahan milik Pemda Pangandaran.

‎Selain itu, pemerintah pun di dorong untuk mulai melakukan investasi lahan guna mendukung pembangunan infrastruktur seperti jalan.

Baca Juga: Bupati Pangandaran Janjikan Perbaikan Sistem Shuttle dan Sentral Parkir

‎”Sejak awal saya sudah menyampaikan soal pentingnya penataan aset. Dengan kejadian ini, sudah seharusnya pemerintah daerah memperkuat aset lahan. Bila perlu, mulai investasi lahan untuk infrastruktur,” ucap Asep.

‎Asep pun menyoroti sejumlah aset yang berasal dari hibah, namun belum jelas status pencatatannya dalam administrasi pemerintah daerah. Salah satunya adalah lahan untuk jalan wisata Badeto Ratu di kawasan Pantai Pangandaran.

‎”Itu tanahnya hibah, tapi belum jelas apakah sudah masuk dalam inventaris aset daerah atau belum,” ujarnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru