CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, sejak siang hingga petang ini. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sebuah pohon petai berukuran besar tumbang dan menimpa dua rumah warga di Dusun Pabuaran, Desa Sirnabaya, Senin (6/4/2026).
Insiden ini merusak bagian atap rumah milik Warto dan Iwa Kartiwa yang masing-masing dihuni oleh empat jiwa. Meski hantaman pohon menghancurkan struktur atap hingga berantakan, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Para pemilik rumah menaksir kerugian materi mencapai jutaan rupiah.
Baca Juga: 30 ASN Pemkab Ciamis Ikuti Pelatihan PKA Tahun 2026
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari aparat Pemerintah Desa Sirnabaya petang tadi. BPBD segera mengambil langkah cepat untuk menangani dampak bencana di lokasi kejadian.
“Kami langsung menindaklanjuti laporan pohon tumbang yang menimpa rumah warga tersebut dengan menerjunkan personel ke lapangan,” ujar Ani.
Penanganan Darurat dan Asesmen
Personel BPBD Kabupaten Ciamis saat ini sedang melakukan proses asesmen di lokasi untuk mendata kerusakan secara detail sebagai bahan laporan kepada pimpinan. Selain melakukan pendataan, petugas bersama warga membantu membersihkan material pohon yang masih menimpa bangunan.
Sebagai bentuk kepedulian awal, BPBD juga telah menyalurkan bantuan logistik kedaruratan kepada keluarga Warto dan Iwa Kartiwa. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban para korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak pasca-kejadian.
“Kami sudah menyerahkan bantuan logistik darurat kepada para pemilik rumah untuk membantu mereka menghadapi situasi sulit ini,” tambahnya.
Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem
Mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya masih cukup tinggi, Ani Supiani meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Terjangan angin kencang yang sering menyertai hujan deras berpotensi memicu bencana serupa di titik lain.
BPBD mengimbau warga, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor maupun banjir, untuk selalu sigap mengantisipasi segala kemungkinan yang tidak diinginkan. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan cuaca guna memastikan keselamatan warga di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
(Husen Maharaja)



