GARUT,FOKUSJabar.id: Pengusaha asal Kecamatan Cibatu sekaligus owner CV Hurip Jaya (HRJ), Asep Ahmad menyulap lahan eks Pasar Cibatu menjadi sebuah taman kuliner yang di peruntukan bagi para pelaku UMKM.
Lahan seluas 1.784 meter persegi tersebut awalnya kumuh karena kerap di jadikan tempat pembuangan sampah. Kini, bersih dan tertata rapih.
BACA JUGA: TKC Jual Sembako, Bupati Garut: Saya Bongkar
Menurut Asep, keinginan menyulap lokasi eks Pasar menjadi taman kuliner lantaran melihat kondisi perekonomian di Cibatu lemah. Kalah jika di bandingkan dengan kecamatan Wanaraja dan Balubur Limbangan.
Di mana perekonomian di dua kecamatan tersebut setiap malam terus berjalan.
“Meski Cibatu terbilang kota mati, namun ternyata peluang usaha untuk meningkatkan ekonomi sangat besar. Salah satunya dengan menggandeng pelaku UMKM,” kata Asep.
Asep mengaku, Dia mendapat dorongan dan dukungan berbagai pihak untuk membangun Taman Kuliner Cibatu (TKC). Termasuk dari Forkopimcam dan Ormas setempat.
“TKC tidak akan berjalan jika tidak mendapat dukungan dari semua pihak,” ungkapnya.
Asep menegaskan, keberadaan TKC tidak akan mematikan perekonomian Pasar Tradisional. Justru sebaliknya membantu meningkatkan daya beli masyarakat.
Salah satu pelaku usaha UMKM Yeni mengatakan, TKC membantu meningkatkan usahanya setelah dua tahun terjun bebas karena pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).
“Alhamdulillah dengan adanya TKC, Saya bisa jualan. Ekonomi kembali berjalan,” imbuhnya.
BACA JUGA: 2 Rumah di Talegong Garut Terdampak Longsor
Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Rudy Gunawan, Inspeksi Mendadak (Sidak) ke eks Pasar Cibatu yang di sulap menjadi TKC yang mendapatkan penolakan dari pedagang Pasar Cibatu, Minggu (9/10/2022).

“Ternyata ini pasar kuliner. Tidak ada yang menjual sembako seperti yang di takutkan pedagang pasar,” katanya.
Rudy juga mendukung aktivitas jualan kuliner yang dilakukan pelaku UMKM Cibatu.
Meski begitu, Bupati Garut menegaskan, pedagang TKC dilarang menjual sembako. Jika ada yang melanggar, pihaknya akan membongkarnya.
(Bambang Fouristian)


