spot_imgspot_img
Jumat 26 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Satu Bulan, Kasus Covid-19 Di Kota Bandung Mengalami Kenaikan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, dalam satu bulan terakhir kasus Covid-19 di Kota Bandung mengalami peningkatan.

Hal itu menyusul pelacakan, tes dan tracing yang dilakukan sebagai upaya meminimalisasi penyebaran virus corona di Kota Bandung.

Pada 11 Oktober 2020 kasus mencapai 1.584 dan bertambah menjadi 2.262 kasus di bulan November 2020.

“Dalam satu bulan ada penbahan 600 lebih,” kata Ema seusai Ratpat Terbatas (Ratas) di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana Jabar Rabu (11/11/2020).

Kendati begitu, angka positif aktif dalam satu bulan terakhir menurun dari 260 kasus pada Oktober menjadi 258 kasus di bulan November.

BACA JUGA: Prank ke Call Center Covid-19 Bandung Capai 1.500

Angka kesembuhan bertambah 600 pasien, begitupun dengan pasien meninggal yang naik dari 64 orang menjadi 94 orang di bulan November.

“Penambahan yang meninggal 31 orang itu lebih kepada faktor penyebab usia, 73 persen karena penyakit penyerta paling tinggi diabetes,” kata dia.

Kemudian angka reproduksi Covid-19 berada di bawah satu, yaitu 0.82 atau menunjukan bahwa kasus Covid-19 terkendali. Tetapi positivity rate sebesar 7.02 persen atau penyebarannya masih tinggi. 

“Positif rate sebetulnya tidak boleh 5, artinya tingkat sebaran masih tinggi dan bisa berimbas menjadi kluster keluarga. Semua harus berdisiplin,” kata dia.

Saat ini pihaknya tengah fokus mengupayakan ruang isolasi pasien Covid-19 agar bertambah. Sebab kapasitas ruang isolasi yang terisi mencapai 70 persen dan melebihi ambang batas.

“Ada yang perlu diwaspadai, jumlah orang dirawat meningkat sehingga kapasitas tempat tidur yang dari ideal tidak boleh 60 persen sekarang 76 persen, lampu kuning,” kata Ema.

Ema menambahkan, dalam upaya  mencari fasilitas ruang isolasi di luar rumah sakit. Pihaknya akan menambah satu hotel untuk ruang isolasi mandiri.

“Kita punya rumah sakit cukup banyak, over kapasitas belum tapi kategori maksimal yaitu RSKIA untuk OTG sekarang juga bergejala, OTG di dua hotel, sekarang kita persiapkan satu hotel lagi,” kata dia.

(Yusuf Mugni/LIN)

spot_img

Berita Terbaru